Breaking News
light_mode
Beranda » Pers rilis » Harga Emas Masih Kuat, Tren Kenaikan Berlanjut di Tengah Tekanan Global

Harga Emas Masih Kuat, Tren Kenaikan Berlanjut di Tengah Tekanan Global

  • account_circle Vrit Time
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam jalur penguatan, seiring berlanjutnya tren kenaikan yang telah berlangsung selama beberapa sesi terakhir. Logam mulia tersebut kembali menunjukkan daya tariknya sebagai aset lindung nilai di tengah meningkatnya ketidakpastian global, baik dari sisi geopolitik maupun kondisi ekonomi internasional. Pada perdagangan awal, harga emas tercatat menyentuh area tertinggi baru di kisaran $5.220 per troy ounce, mencerminkan sentimen pasar yang masih sangat positif terhadap emas.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menjelaskan bahwa penguatan emas ini telah terjadi selama tujuh hari berturut-turut, dengan kenaikan terakhir lebih dari 0,60%. Menurutnya, lonjakan harga emas tidak lepas dari meningkatnya ketegangan geopolitik global yang mendorong investor untuk mencari aset aman guna melindungi nilai portofolio mereka. Situasi ini diperparah oleh kekhawatiran pasar terhadap potensi intervensi di pasar valuta asing, khususnya wacana untuk menopang nilai tukar Yen Jepang, yang semakin memperkuat daya tarik emas sebagai instrumen safe-haven.

Dari sisi teknikal, Andy Nugraha menilai struktur pergerakan harga emas masih menunjukkan kecenderungan yang sangat kuat. Pola candlestick yang terbentuk mengindikasikan dominasi pembeli, sementara indikator Moving Average mempertegas bahwa arah tren jangka pendek hingga menengah tetap berada dalam fase bullish. Selama harga mampu bertahan di atas area support utama, momentum kenaikan dinilai masih cukup solid untuk mendorong harga emas ke level yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, Andy memproyeksikan bahwa apabila tekanan beli tetap terjaga, XAU/USD berpeluang melanjutkan penguatan hingga mendekati level psikologis $5.300. Level ini dinilai penting karena dapat menjadi konfirmasi lanjutan atas kekuatan tren naik yang sedang berlangsung. Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap terbuka, terutama jika harga gagal melanjutkan kenaikan. Dalam skenario korektif, area $5.155 dipandang sebagai support terdekat yang berpotensi menjadi tujuan penurunan harga sebelum kembali menentukan arah berikutnya.

Sementara itu, dinamika pasar global turut memperkuat sentimen positif terhadap emas. Pergerakan harga menunjukkan bahwa pelaku pasar masih sangat sensitif terhadap isu-isu risiko global, mulai dari eskalasi perang dagang hingga ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Pelemahan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menopang harga emas, di mana Indeks Dolar AS (DXY) terus tertekan dan mencatatkan level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini membuat emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi relatif lebih murah bagi investor global.

Sentimen terhadap dolar AS juga dipengaruhi oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat yang menyebut bahwa nilai dolar masih berada pada level yang “cukup kuat”. Pernyataan tersebut justru dinilai pasar sebagai sinyal ketidakselarasan kebijakan, sehingga mendorong tekanan lanjutan pada DXY dan mempercepat aliran dana ke aset aman seperti emas.

Selain faktor geopolitik dan nilai tukar, perhatian investor saat ini juga tertuju pada keputusan Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan rilis hari ini. Meskipun bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada kisaran saat ini, pasar akan mencermati dengan seksama pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, guna mencari petunjuk arah kebijakan moneter selanjutnya. Nada pernyataan yang dovish berpotensi memperpanjang pelemahan dolar dan mendorong emas ke level yang lebih tinggi, sementara sikap hawkish dapat memicu koreksi jangka pendek.

Tekanan ekonomi global juga tercermin dari rilis data ekonomi AS terbaru, di mana Indeks Kepercayaan Konsumen tercatat mengalami penurunan tajam dan berada di level terendah sejak 2014. Data tersebut memperkuat kekhawatiran terhadap prospek ekonomi dan mendorong investor untuk meningkatkan eksposur pada aset lindung nilai.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, prediksi harga emas hari ini masih mengarah pada bias bullish jangka pendek, dengan $5.300 sebagai target kenaikan utama dan $5.155 sebagai level support krusial. Pelaku pasar diimbau untuk tetap mencermati perkembangan geopolitik, data ekonomi, serta kebijakan bank sentral yang berpotensi memicu volatilitas harga emas sepanjang perdagangan hari ini.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Vrit Time

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus

    KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), memastikan seluruh layanan angkutan barang tetap beroperasi secara optimal guna menjaga ketahanan distribusi nasional pada masa libur panjang akhir pekan pada momen hari besar dan cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus. Di tengah peningkatan mobilisasi masyarakat pada periode 14–17 Mei 2026, perusahaan berkomitmen menjamin rantai pasok […]

  • Apakah Bitcoin Akan Menembus US0.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

    Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, Indonesia (17 May 2026) Pasar aset kripto global memasuki minggu ketiga Mei dengan sentimen yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan regulasi Amerika Serikat, penguatan narasi institusional Bitcoin, serta dinamika geopolitik global yang mempengaruhi energi dan pergerakan dolar AS.  Berdasarkan data pasar pada 17 Mei 2026 pukul 17.00 WIB, harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran US$78,235, di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap perkembangan Clarity Act di Amerika Serikat dan potensi perubahan struktur pasar aset digital global.  Tim trading desk di FLOQ menyoroti bahwa pasar saat ini mulai bergerak bukan hanya berdasarkan volatilitas jangka pendek, tetapi juga berdasarkan perubahan persepsi terhadap legitimasi aset digital secara global.  Salah satu perkembangan terbesar minggu ini datang dari Amerika Serikat setelah Senate Banking Committee mendorong Clarity Act maju pada 14 Mei. Bagi pasar, perkembangan ini dipandang sebagai langkah penting menuju kerangka regulasi aset digital yang lebih jelas, khususnya terkait pengawasan token, struktur pasar, dan batas otoritas regulator.  Menurut FLOQ, arah regulasi yang semakin jelas berpotensi meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap industri aset digital.  “Pasar mulai melihat Bitcoin bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi sebagai aset yang semakin mendekati legitimasi finansial arus utama. Ketika regulasi mulai lebih jelas, investor institusional cenderung lebih percaya diri untuk membangun eksposur jangka panjang terhadap aset digital,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan founder FLOQ.  Sentimen tersebut turut mendorong kembali narasi Bitcoin menuju level psikologis US$100.000. FLOQ melihat bahwa penguatan narasi ini tidak berdiri sendiri, tetapi datang bersamaan dengan meningkatnya pembahasan mengenai adopsi institusional, aliran modal ke ETF Bitcoin, dan perubahan cara pasar melakukan valuasi terhadap aset digital.  Di sisi lain, pasar global […]

  • Dianggap Suami Idaman, Regi Datau Terbang Lintas Negara demi Kejutan Anniversary untuk Ayu Dewi

    Dianggap Suami Idaman, Regi Datau Terbang Lintas Negara demi Kejutan Anniversary untuk Ayu Dewi

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Berpegang pada prinsip “Happy Wife, Happy Life”, Regi Datau menyiapkan kejutan istimewa berupa sebuah truk yang dipenuhi skin booster favorit sang istri. Jakarta, 22 Juni 2026 — Perayaan anniversary Ayu Dewi dan Regi Datau tahun ini menghadirkan cerita yang tak biasa. Bukan sekadar makan malam romantis atau hadiah mewah, Regi memilih memberikan sesuatu yang sangat […]

  • Dari Balik Jeruji ke Panggung Rakyat: Nato Band & Musik Daul Lapas Pamekasan Guncang Ribuan Warga Pamekasan

    Dari Balik Jeruji ke Panggung Rakyat: Nato Band & Musik Daul Lapas Pamekasan Guncang Ribuan Warga Pamekasan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pamekasan, 25 Januari 2025 – Narapidana Lapas Kelas IIA Pamekasan tampil percaya diri dan sukses menghibur sekitar 5.000 warga Pamekasan melalui penampilan Nato Band dan musik daul khas Madura dalam rangkaian kegiatan Jalan Jalan Sehat (JJS) yang digelar oleh Jurnalis Muda Pamekasan (JMP) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Pamekasan. Kegiatan yang diselenggarakan dalam […]

  • Pedagang UMKM di Sekitar BRI Region 6/Jakarta 1 Rasakan Manfaat dan Keuntungan Transaksi Menggunakan QRIS BRI

    Pedagang UMKM di Sekitar BRI Region 6/Jakarta 1 Rasakan Manfaat dan Keuntungan Transaksi Menggunakan QRIS BRI

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Kehadiran layanan pembayaran digital QRIS BRI memberikan dampak positif bagi para pedagang UMKM di sekitar lingkungan BRI Region 6/Jakarta 1. Kemudahan, kecepatan, serta keamanan dalam bertransaksi menjadi alasan utama para pelaku usaha merasakan manfaat nyata dari penggunaan QRIS BRI dalam aktivitas usaha sehari-hari. Sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa penggunaan QRIS BRI membantu meningkatkan kenyamanan pelanggan, khususnya […]

  • Di Tengah Tekanan Pasar, KRAS Jadi Saham Menarik Pilihan Investor

    Di Tengah Tekanan Pasar, KRAS Jadi Saham Menarik Pilihan Investor

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Di tengah tekanan pasar yang terjadi pada penutupan perdagangan 2 April 2026, ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah dan mayoritas sektor industri bergerak turun, saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau KRAS justru mencatatkan penguatan Menyikapi fenomena tersebut, analis pasar modal Dr. Riska Afriani mengatakan, investor memang akan memilih saham-saham yang dinilai menarik dan […]

expand_less