Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Saat Brand Lain Bakar Budget, Her Assets Society Semarang Bangun Sistem Mini Konsorsium

Saat Brand Lain Bakar Budget, Her Assets Society Semarang Bangun Sistem Mini Konsorsium

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

Dalam dunia bisnis, bahkan konglomerat membangun group dan holding untuk memperbesar skala, memperkuat sistem, dan mengamankan pertumbuhan jangka panjang. Bisnis besar tidak berjalan sendiri.

Di tengah tingginya biaya KOL, mahalnya exposure digital, serta kompetisi pasar yang semakin padat, womenpreneur pun membutuhkan ekosistem. Her Assets Society hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.

Her Assets Society Resmi Diluncurkan 14 Februari 2026: Ekosistem Profesional Womenpreneur yang Terstruktur dan Terkurasi

Semarang, 14 Februari 2026 –
Her Assets Society resmi diluncurkan dalam acara Business Lounge pada 14 Februari 2026, bertepatan dengan momentum Tahun Kuda yang melambangkan keberanian, kecepatan, dan akselerasi pertumbuhan.

Dipimpin oleh Sharon Dwidjoatmodjo, Director Community Her Assets Society yang juga mewakili PT Muvin Group Indonesia (jasa otomotif), komunitas ini hadir sebagai ekosistem profesional bagi perempuan pemilik bisnis yang serius membangun aset dan legacy jangka panjang.

Di usia 30 tahun, Sharon (paling ujung kanan) berhasil membawa Her Assets Society menjangkau lintas usia, lintas bidang industri, dan lintas kota mulai dari Semarang, Jakarta, Yogyakarta hingga Salatiga. Awalnya dirancang berbasis distrik di Semarang, namun permintaan dari luar kota menunjukkan bahwa kebutuhan akan ekosistem bisnis perempuan yang strategis bersifat lebih luas.

Berbeda dari Komunitas yang Sudah Ada

Her Assets Society tidak hadir untuk bersaing dengan komunitas yang sudah existing, melainkan untuk melengkapi.

Jika banyak komunitas berfokus pada networking dan sharing, Her Assets Society melakukan hilirisasi atas setiap aset yang dimiliki anggotanya baik brand, jaringan, keahlian, maupun reputasi agar dapat diolah menjadi legacy secara holistik.

Pendekatan yang diterapkan mencakup:

Penguatan positioning bisnis

– Sistem kolaborasi yang terstruktur

– Optimalisasi visibilitas brand

– Strategi marketing kolektif

– Pembangunan nilai jangka panjang

Awalnya, Her Assets Society dirancang berbasis distrik di Semarang sebagai ruang terkurasi bagi business owner perempuan. Namun dalam waktu singkat, permintaan keanggotaan datang dari Jakarta, Yogyakarta, hingga Salatiga. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan ekosistem bisnis perempuan yang strategis bersifat nasional, bukan hanya lokal.

Profesional, Bukan Sekadar Dagang

Dengan positioning sebagai The Professional Womenpreneur Society, Her Assets Society menegaskan standar profesionalitas.

Yang dihadirkan bukan sekadar pelaku usaha yang ingin berjualan, tetapi perempuan yang serius membangun bisnis.

Profesional berarti:

– Memiliki visi dan arah bisnis

– Siap berdiskusi strategis

– Berpakaian rapi dan representatif sebagai business owner

– Menghargai etika dan standar komunitas

Karena citra dan sikap adalah bagian dari aset bisnis itu sendiri.

Terkurasi dan Berdampak

Her Assets Society tidak dirancang untuk menjadi komunitas dengan jumlah anggota besar.

Fokusnya adalah dampak.

Keanggotaan dilakukan secara terkurasi, dengan prinsip bahwa dalam setiap distrik (kecamatan), tidak diperkenankan adanya kompetitor langsung di dalam ekosistem yang sama.

Tujuannya adalah menciptakan kolaborasi, bukan kompetisi internal.

Dengan model ini, setiap anggota memiliki ruang tumbuh yang sehat, posisi yang jelas, serta dukungan ekosistem yang kuat di wilayahnya masing-masing.

Ekosistem untuk Mengurangi Beban Marketing

Menjawab tingginya biaya KOL dan promosi digital, Her Assets Society menghadirkan:

Membership Campaign
Sistem promosi terintegrasi berbasis anggota untuk meningkatkan visibilitas.

Collaborative Campaign
Kolaborasi lintas brand untuk memperluas market reach sekaligus menekan biaya marketing individual.

Struktur Keanggotaan Her Assets Society

Untuk menjaga sistem tetap terkurasi dan berdampak, Her Assets Society memiliki tiga lapisan keanggotaan:

🔹 The Contributor

Anggota yang tidak wajib memiliki bisnis, namun berperan sebagai pendukung ekosistem.
Mereka dapat berkontribusi melalui jaringan, keahlian, insight, atau dukungan kolaboratif dalam campaign komunitas.

🔹 Activate Member

Perempuan pemilik bisnis yang aktif membangun brand dan terlibat dalam Membership Campaign.
Mereka adalah pelaku usaha yang ingin meningkatkan positioning dan visibilitas secara strategis.

🔹 Lead Committee (Level Kecamatan/Distrik)

Perwakilan terkurasi di setiap kecamatan yang memegang peran koordinatif dan strategis.
Struktur ini memastikan tidak ada kompetitor langsung dalam satu distrik, sehingga kolaborasi lebih sehat dan terarah.

Dengan sistem ini, Her Assets Society tidak hanya membangun komunitas, tetapi membangun ekosistem yang saling menguatkan.

Karena di era saat ini, promosi bukan lagi soal siapa yang paling vocal berbicara tetapi siapa yang memiliki sistem dan jaringan yang tepat.

Member Lintas Kota & Lintas Industri

Sejak peluncurannya, Her Assets Society telah menghimpun member dari berbagai kota dan sektor, di antaranya:

1.  SKYEATS – PT. Kolaborasi Berkat Bangsa -Inike Rahmawati (Jakarta)

2. D’Parcelin – PT. Parcelin Creative Indonesia – Prahendita Putri Prasetyani (Semarang)

3. Aresty Bakes – PT. Aspirasi Karya Aresty – Aresty Amalia Andini (Yogyakarta)

4. PT. Akuratdata Cendekiatama Elspertia Solusindo – Fanny Magdalena (Jakarta)

5. Jenny Widjaja – Konsultan Pajak (Jakarta)

6. Ris Seafood – Mariska Triandaruni (Semarang)

7. Yayasan Meira Visi Persada – Meida Rachmawati (Salatiga)

8. Momotaro – CV. Makan Minum Mantab – Kristi Delasia (Semarang)

Keberagaman ini menunjukkan bahwa Her Assets Society bukan komunitas sektoral, melainkan ruang strategis bagi perempuan pemilik bisnis yang ingin membangun aset, pertumbuhan, dan legacy.

Menurut Sharon Dwidjoatmodjo:

“Jika bisnis besar membangun group untuk memperkuat posisi, maka womenpreneur juga perlu membangun ekosistem. Komunitas adalah strategi jangka panjang. Bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi sistem untuk bertumbuh.”

Dengan positioning sebagai komunitas profesional, Her Assets Society menargetkan ekspansi lintas kota secara terkurasi dan membangun jaringan womenpreneur yang tidak hanya bertumbuh secara omzet, tetapi juga positioning dan kredibilitas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjalanan Kereta Api Kembali Normal, KAI Daop 2 Bandung Pastikan Tidak Ada Kerusakan Prasarana maupun Infrastruktur Operasional Pasca Gempa Pangandaran

    Perjalanan Kereta Api Kembali Normal, KAI Daop 2 Bandung Pastikan Tidak Ada Kerusakan Prasarana maupun Infrastruktur Operasional Pasca Gempa Pangandaran

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Update Info Daop 2 Bd Kamis, 6 Agustus 2026 Perjalanan Kereta Api Kembali Normal, KAI Daop 2 Bandung Pastikan Tidak Ada Kerusakan Prasarana maupun Infrastruktur Operasional Pasca Gempa Pangandaran Bandung (Jawa Barat), 6 Agustus 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah operasional Daop 2 […]

  • Kenali Tanda Kotoran Kucing Sehat dan Tidak Sehat

    Kenali Tanda Kotoran Kucing Sehat dan Tidak Sehat

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Pawfriends, memperhatikan kesehatan kucing peliharaan kita sangat penting, dan salah satu cara mudah untuk mengevaluasi kondisi tubuh mereka adalah dengan mengamati kotorannya. Kotoran kucing dapat menjadi indikator utama dari kesehatan pencernaan mereka. Namun, banyak pemilik kucing yang tidak mengetahui tanda-tanda kotoran kucing yang sehat atau tidak sehat. Berikut ini adalah panduan untuk mengenali tanda kotoran […]

  • Berikut Ini Porsi Wet Food Harian untuk Kucing

    Berikut Ini Porsi Wet Food Harian untuk Kucing

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Banyak Pawfriends yang sudah memilih wet food karena teksturnya lembut dan aromanya menggugah selera kucing. Namun, masih terdapat kesalahan dalam menentukan porsi wet food kucing, entah terlalu sedikit atau justru berlebihan. Padahal, porsi wet food kucing yang tidak tepat bisa membuat asupan nutrisi jadi tidak seimbang dan berdampak pada kesehatan jangka panjang. Pentingnya Menentukan Porsi […]

  • Pelindo Multi Terminal Hadir di Universitas Al Azhar, Jembatani Dunia Pendidikan & Industri Pelabuhan

    Pelindo Multi Terminal Hadir di Universitas Al Azhar, Jembatani Dunia Pendidikan & Industri Pelabuhan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Medan, Januari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memperkuat komitmen keberlanjutan dan ketahanan operasional pelabuhan dengan hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Ceremony MoU dan MoA serta Kuliah Tamu bertajuk “Sinergi BMKG–Pelabuhan dalam Ketahanan Lingkungan Berbasis Cuaca” bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan […]

  • PT Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal Tahun 2026

    PT Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta,  4 Juni 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) mencatatkan kinerja operasional yang positif di awal Tahun 2026. Capaian ini mempertegas peran PT PSL sebagai entitas yang mengintegrasikan layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan hinterland/kawasan pendukung dalam menghadirkan solusi layanan yang efektif dan efisien bagi ekosistem kepelabuhanan. Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT PSL, […]

  • Strategi Baru OpenAI: Efisiensi vs Inovasi, Apa Dampaknya ke Saham Teknologi?

    Strategi Baru OpenAI: Efisiensi vs Inovasi, Apa Dampaknya ke Saham Teknologi?

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI dikabarkan mulai mengurangi fokus terhadap pengembangan model video AI mereka, Sora. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari penyesuaian strategi yang lebih luas di tengah meningkatnya kompetisi dan kebutuhan efisiensi dalam pengembangan teknologi AI generatif. Sora sebelumnya diperkenalkan sebagai model AI yang mampu menghasilkan video realistis dari teks, menarik perhatian besar dari […]

expand_less