Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Open Networks dan AI Dorong Transformasi Digital Global South

Open Networks dan AI Dorong Transformasi Digital Global South

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

NEW DELHI — Open network dan kecerdasan artifisial (AI) dinilai menjadi fondasi baru bagi transformasi ekonomi digital di negara-negara Global South. Hal ini mengemuka dalam panel How Open Networks Are Transforming the Global South pada ajang India AI Impact Summit 2026 di New Delhi, Jumat (20/2/2026).

Panel menghadirkan Aniket Doegar (Founder & CEO Haqdarshak) sebagai pembuka, T Koshy (Founding MD & CEO ONDC) sebagai pembicara kunci, serta dimoderatori Savita Muley (CTO Haqdarshak). Diskusi juga diikuti Sujith Nair (CEO Beckn Labs & CO-Founder Networks for Humanity), Shamina Singh (Founder & President Mastercard Center for Inclusive Growth), dan Sachin Gopalan (Founder & CEO Indonesia Economic Forum).

Akses Harus Disertai Kepercayaan

Founder & CEO Haqdarshak, Aniket Doegar, menekankan bahwa transformasi digital harus dimulai dari akses yang bermakna. “Akses bukan sekadar soal ketersediaan. Yang lebih penting adalah kepercayaan dan rasa memiliki kendali. Tanpa itu, masyarakat tidak benar-benar bisa merasakan manfaat ekonomi digital,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa open network membuka ruang partisipasi yang lebih setara.

Open network memindahkan kekuatan dari sistem tertutup menuju infrastruktur bersama, sehingga warga tidak terkunci pada satu platform dan tetap memiliki pilihan serta martabat dalam bertransaksi.”

Open Network sebagai Pilihan Tata Kelola

Dalam keynote, T Koshy menegaskan bahwa open network adalah keputusan tata kelola, “Ini bukan hanya pilihan teknologi, melainkan pilihan tata kelola. Kita memilih memisahkan infrastruktur dari inovasi agar lebih banyak pihak bisa berpartisipasi,” ujar Koshy.

Menurutnya, open network merancang ulang cara pasar bekerja.

Open network tidak menggantikan pasar, tetapi merancang ulang pasar. Dengan rel interoperabel yang sama, pelaku usaha kecil bisa masuk tanpa hambatan besar.”

Ia juga mengingatkan agar AI tidak menciptakan konsentrasi kekuasaan baru.

“Pertanyaan terpenting bukan apakah kita bisa membangun sistem yang canggih, tetapi siapa yang diuntungkan, siapa yang mengendalikan, dan siapa yang tertinggal.”

AI untuk Mempermudah, Bukan Mempersulit

CEO Beckn Labs, Sujith Nair, menyebut bahwa open network menempatkan manusia sebagai pusat, “Jaringan terbuka menempatkan orang dan pelaku usaha di pusat, memberi mereka pilihan dan kendali,” ujarnya.

Menurutnya, AI berfungsi menyederhanakan kompleksitas teknis.

“Peran AI adalah menyembunyikan kerumitan di belakang layar. Pengguna tidak perlu memahami detail teknis, yang penting mereka bisa mendapatkan harga lebih baik dan peluang pasar lebih luas.”

Ia menambahkan bahwa arsitektur terdesentralisasi mencegah penumpukan kekuatan di satu titik.

Data Harus Melindungi dan Memberdayakan

Dari perspektif global, Shamina Singh menekankan pentingnya prinsip pengelolaan data, “Data harus dimiliki oleh konsumen, memberi manfaat bagi konsumen, dan menjadi tanggung jawab kita untuk melindunginya,” ujar Shamina.

Menurutnya, AI hanya bermakna jika berdampak nyata pada kehidupan masyarakat.

“AI harus memberi manfaat bagi manusia dan menjaga martabat mereka, bukan sekadar menjadi simbol kecanggihan teknologi.”

Indonesia dan Akselerasi di ASEAN

Founder & CEO Indonesia Economic Forum, Sachin Gopalan, menjelaskan bahwa Indonesia mengadopsi pendekatan open network karena kebutuhan nyata di lapangan.

“Ini lahir dari kebutuhan. Tantangan UMKM, koperasi, dan pasar tradisional menunjukkan bahwa interoperabilitas adalah solusi yang relevan,” ujar Sachin.

Ia optimistis kombinasi open network dan AI dapat membuka potensi generasi muda.

“AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi untuk membebaskan potensi manusia, terutama di desa dan kota kecil.”

Panel ini menegaskan bahwa masa depan ekonomi digital Global South tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi oleh komitmen membangun sistem yang terbuka, adil, dan inklusif. Open network dan AI diposisikan sebagai instrumen untuk memperluas partisipasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Komunitas Sadululur Sepoor Gelar Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Manggarai

    KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Komunitas Sadululur Sepoor Gelar Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Manggarai

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menggelar kampanye dan sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Manggarai, Sabtu (23/5). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membangun kesadaran bersama terkait pentingnya menciptakan ruang transportasi publik yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. Dalam kegiatan tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menggandeng komunitas Railfans Sadulur Sepoor bersama […]

  • Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517

    Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517

    • calendar_month 12 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Prospek harga emas (XAUUSD) pada perdagangan pekan depan diperkirakan masih menghadapi tekanan bearish. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, struktur pergerakan emas pada time frame H4 masih menunjukkan dominasi tren penurunan. Kondisi tersebut diperkuat oleh kegagalan harga untuk melewati area resistance 4.617–4.643. Dengan momentum bullish yang belum mampu menghasilkan breakout, Dupoin Futures melihat peluang pelemahan […]

  • Fisik Rampung 100%, Pelindo Sinergi Lokaseva Group Kawal Persiapan Pra-Operasi Fly Over Teluk Lamong untuk Kelancaran Logistik Jawa Timur

    Fisik Rampung 100%, Pelindo Sinergi Lokaseva Group Kawal Persiapan Pra-Operasi Fly Over Teluk Lamong untuk Kelancaran Logistik Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 29 Juni 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) terus mendukung penguatan konektivitas kawasan strategis berbasis pelabuhan guna memperlancar arus barang, memperkuat integrasi kawasan, dan meningkatkan daya saing wilayah. Salah satu infrastruktur strategis yang saat ini memasuki tahap persiapan operasional adalah Fly Over Teluk Lamong (FOTL) yang telah rampung dibangun secara fisik. FOTL […]

  • Apakah Bitcoin Akan Menembus US0.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

    Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta, Indonesia (17 May 2026) Pasar aset kripto global memasuki minggu ketiga Mei dengan sentimen yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan regulasi Amerika Serikat, penguatan narasi institusional Bitcoin, serta dinamika geopolitik global yang mempengaruhi energi dan pergerakan dolar AS.  Berdasarkan data pasar pada 17 Mei 2026 pukul 17.00 WIB, harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran US$78,235, di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap perkembangan Clarity Act di Amerika Serikat dan potensi perubahan struktur pasar aset digital global.  Tim trading desk di FLOQ menyoroti bahwa pasar saat ini mulai bergerak bukan hanya berdasarkan volatilitas jangka pendek, tetapi juga berdasarkan perubahan persepsi terhadap legitimasi aset digital secara global.  Salah satu perkembangan terbesar minggu ini datang dari Amerika Serikat setelah Senate Banking Committee mendorong Clarity Act maju pada 14 Mei. Bagi pasar, perkembangan ini dipandang sebagai langkah penting menuju kerangka regulasi aset digital yang lebih jelas, khususnya terkait pengawasan token, struktur pasar, dan batas otoritas regulator.  Menurut FLOQ, arah regulasi yang semakin jelas berpotensi meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap industri aset digital.  “Pasar mulai melihat Bitcoin bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi sebagai aset yang semakin mendekati legitimasi finansial arus utama. Ketika regulasi mulai lebih jelas, investor institusional cenderung lebih percaya diri untuk membangun eksposur jangka panjang terhadap aset digital,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan founder FLOQ.  Sentimen tersebut turut mendorong kembali narasi Bitcoin menuju level psikologis US$100.000. FLOQ melihat bahwa penguatan narasi ini tidak berdiri sendiri, tetapi datang bersamaan dengan meningkatnya pembahasan mengenai adopsi institusional, aliran modal ke ETF Bitcoin, dan perubahan cara pasar melakukan valuasi terhadap aset digital.  Di sisi lain, pasar global […]

  • Kenaikan Harga BBM Tekan Biaya Operasional Mobil Mewah, Pemilik Mulai Cari Alternatif Likuiditas

    Kenaikan Harga BBM Tekan Biaya Operasional Mobil Mewah, Pemilik Mulai Cari Alternatif Likuiditas

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Dalam situasi ekonomi yang dinamis, kemampuan untuk mengelola aset secara adaptif menjadi kunci. Kenaikan BBM bukan hanya soal biaya tambahan, tetapi juga menjadi pemicu perubahan strategi finansial di kalangan pemilik aset bernilai tinggi. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai memberikan tekanan signifikan terhadap biaya operasional kendaraan pribadi, khususnya […]

  • Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal

    Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    TEGAL — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penyediaan hunian sementara (huntara) berspesifikasi standar layak huni untuk memfasilitasi 456 kepala keluarga korban bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Menteri PU Dody menegaskan, percepatan infrastruktur kedaruratan ini ditargetkan rampung selambatnya H-5 menjelang Idul Fitri 2026. Upaya ini dilakukan agar masyarakat terdampak segera mendapatkan akses […]

expand_less