Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026

Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mengaktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 untuk menjaga keandalan pasokan energi bersih selama periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, saat kebutuhan energi meningkat. Perusahaan juga memastikan kesiapan personel, prosedur tanggap darurat, serta langkah antisipatif di area berisiko seperti wilayah panas bumi di dataran tinggi yang rawan longsor.

Jakarta, 6 Maret – Bersiap akan kebutuhan energi yang melonjak pada periode Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) aktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) untuk memastikan stabilitas serta keandalan pasokan energi bersih agar tetap optimal selama masa ini.

Rika Gresia Wahyudi, selaku Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE mengutarakan bahwa dari aspek operasional Pertamina NRE selalu mengedepankan operational excellence dan HSSE excellence, baik di periode reguler maupun periode khusus seperti Ramadan dan Idulfitri. Sebagai informasi, equivalent availability faktor (EAF) pembangkit Listrik yang dikelola Pertamina NRE secara terkonsolidasi pada bulan Januari mencapai 99,26 persen, yang artinya pembangkit listrik Pertamina NRE sangat andal. Produksi listrik di Januari juga melampaui 4,6 persen dari target di bulanan atau mencapai 811.650 megawatt hours (MWh).

Namun demikian, khusus di masa Ramadhan dan Idulfitri Pertamina NRE meningkatkan kesiapsiagaan agar operasional tetap berjalan lancar. Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) dibentuk untuk mengawal kesiapsiagaan di lapangan.

“Pengaktifan Satgas RAFI sangat vital untuk memastikan seluruh aset dan operasional energi bersih yang dikelola Pertamina NRE tetap berjalan andal dan aman, sehingga dapat terus mendukung pasokan listrik berbasis energi bersih selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Rika.

Satgas RAFI Pertamina NRE bertugas melakukan pemantauan operasional secara intensif terhadap seluruh portofolio pembangkit energi bersih yang dikelola perusahaan, termasuk pembangkit listrik tenaga panas bumi, tenaga surya, serta fasilitas energi rendah karbon lainnya. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam dengan melibatkan baik dari tim operasional di berbagai wilayah kerja, ataupun melalui ruang kendali.

Dengan memanfaatkan New Renewable Energy Optimization and Visualization (NOVA) yang merupakan sistem pemantauan aset operasi, Pertamina NRE dapat melakukan monitoring secara real-time dan terintegrasi langsung dari kantor pusat Pertamina NRE Jakarta. Di sisi lain, perusahaan juga memastikan pemenuhan kebutuhan personel di lapangan selama masa satgas, memastikan kesiapan operator saat menjalankan tugas, serta penerapan emergency response untuk koordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan keadaan darurat dan situasi kritis. Khusus di area operasi panas bumi yang berlokasi di dataran tinggi, Pertamina NRE melalui anak usahanya yang mengelola pembangkit Listrik panas bumi (PLTP), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), juga mengantisipasi apabila terjadi longsor.

Pertamina NRE mengelola portofolio energi bersih dengan total kapasitas terpasang sebesar 3 gigawatt (GW) yang mencakup pembangkit listrik berbasis energi surya, panas bumi, gas alam cair (LNG), dan biogas. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas total 55,69 MW; pembnagkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) mencapai 1,8 GW; dan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) mencapai 2,4 MW.

Sedangkan di sektor panas bumi, PGE mengelola enam Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang dioperasikan sendiri dengan total kapasitas 727,5 MW yang berada di Kamojang dan Karaha (Jawa Barat), Ulubelu (Lampung), Lahendong (Sulawesi Utara), Lumut Balai (Sumatera Selatan), serta Sibayak (Sumatera Utara).

Melalui pengaktifan Satgas RAFI 2026, Pertamina NRE sebagai bagian dari Pertamina Group menegaskan perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional, khususnya dalam memastikan pasokan energi bersih tetap stabil selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H, saat aktivitas masyarakat meningkat dan kebutuhan energi turut mengalami lonjakan. Hal ini menunjukkan upaya perusahaan untuk hadir bagi masyarakat di semua lini penyaluran energi hingga memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Perkuat Pembiayaan Alat Berat, Tumbuh 33,26% Melalui Ekspansi yang Selektif

    BRI Finance Perkuat Pembiayaan Alat Berat, Tumbuh 33,26% Melalui Ekspansi yang Selektif

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi diversifikasi pembiayaan produktif sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Salah satu segmen yang menunjukkan kinerja positif adalah pembiayaan alat berat yang hingga kuartal I 2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 33,26% secara tahunan (year-on-year/yoy). Capaian tersebut diraih di tengah tantangan […]

  • Cara Mengelola Tagihan Kartu Kredit agar Keuangan Tetap Terkontrol

    Cara Mengelola Tagihan Kartu Kredit agar Keuangan Tetap Terkontrol

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Menggunakan kartu kredit bisa membantu saat kamu membutuhkan metode pembayaran yang praktis. Namun, kemudahan transaksi juga perlu diikuti dengan pengelolaan tagihan yang baik. Kalau tidak diperhatikan, tagihan kartu kredit bisa menumpuk dan membuat pengeluaran bulanan sulit dikendalikan. Karena itu, penting untuk memahami cara mengatur penggunaan kartu kredit, mengecek tagihan secara rutin, dan membayar sesuai ketentuan […]

  • Bitcoin Tertekan Jelang Keputusan The Fed, Harga BTC Bertahan di Bawah US.000

    Bitcoin Tertekan Jelang Keputusan The Fed, Harga BTC Bertahan di Bawah US$80.000

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 September 2026 — Harga Bitcoin (BTC) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Bitcoin turun sekitar 1,75% dalam 24 jam ke level US$78.119,62, sejalan dengan penurunan kapitalisasi pasar kripto global sekitar 2,01%. Tekanan terhadap aset kripto terjadi ketika pasar mulai meningkatkan kewaspadaan menjelang pertemuan The Fed Amerika Serikat pada 16 September 2026. […]

  • Emas Menguat di Tengah Konflik Global, Berpeluang Tembus Level 5.225

    Emas Menguat di Tengah Konflik Global, Berpeluang Tembus Level 5.225

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan hari ini seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik global. Pada sesi perdagangan Asia Kamis, 5 Maret 2026, harga emas (XAU/USD) tercatat masih bergerak di zona positif di sekitar level 5.145. Penguatan ini terjadi setelah sebelumnya logam mulia tersebut mencatat kenaikan lebih dari […]

  • Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

    Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat pembiayaan mobil bekas masih memiliki ruang pertumbuhan di tengah dinamika pasar otomotif nasional. Pilihan kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau menjadi salah satu pertimbangan konsumen, terutama ketika masyarakat semakin selektif dalam menentukan kendaraan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Peluang tersebut berjalan di tengah […]

  • Jangan Panik! Koreksi Bitcoin Saat Imlek Justru Bisa Jadi Peluang

    Jangan Panik! Koreksi Bitcoin Saat Imlek Justru Bisa Jadi Peluang

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Februari 2026 — Periode Tahun Baru Imlek 2026 yang berlangsung pada 17 Februari hingga awal Maret kembali menjadi perhatian pelaku pasar kripto global. Secara historis, perayaan ini kerap diikuti pola musiman pada pergerakan harga Bitcoin, mulai dari tekanan jual menjelang libur hingga pemulihan setelah aktivitas perdagangan kembali normal. Sejumlah riset pasar menunjukkan bahwa […]

expand_less