Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231

Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia diperkirakan masih akan bergerak dinamis pada perdagangan hari ini, dengan peluang penguatan yang tetap terbuka meskipun sempat mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, secara teknikal pergerakan emas masih menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H1, sehingga potensi kenaikan harga masih cukup besar selama sentimen pasar tetap mendukung.

Pada perdagangan terbaru, harga emas atau XAU/USD tercatat mengalami penurunan tipis sekitar 0,37% dan diperdagangkan di kisaran $5.170 per troy ounce. Pelemahan ini terjadi di tengah penguatan dolar Amerika Serikat setelah rilis data inflasi terbaru dari AS yang menunjukkan hasil relatif sejalan dengan ekspektasi pasar. Data inflasi yang stabil membuat pelaku pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan sikap hati-hati dalam menentukan arah kebijakan moneternya.

Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan menguatnya dolar AS, yang secara historis sering menjadi faktor penekan bagi harga emas. Ketika dolar menguat, harga emas cenderung menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan terhadap logam mulia tersebut bisa berkurang dalam jangka pendek.

Di sisi lain, faktor geopolitik juga turut memengaruhi pergerakan harga emas global. Ketegangan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menambah kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik yang lebih luas. Situasi ini memicu kenaikan harga minyak dunia karena adanya risiko gangguan terhadap pasokan energi global.

Lonjakan harga energi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terkait inflasi global. Pasar menilai bahwa kenaikan harga minyak berpotensi memperpanjang tekanan inflasi, yang pada akhirnya dapat memengaruhi keputusan bank sentral, khususnya Federal Reserve, terkait waktu dan besaran penurunan suku bunga. Saat ini, sebagian besar pelaku pasar hanya memperkirakan satu kali penurunan suku bunga oleh The Fed hingga akhir tahun ini.

Selain itu, ketidakpastian geopolitik juga semakin meningkat setelah muncul laporan mengenai operasi militer yang melibatkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersama kelompok Hizbullah terhadap sejumlah target di kawasan Timur Tengah. Bahkan, otoritas Bahrain menyatakan bahwa Iran telah menargetkan fasilitas energi di wilayahnya, yang semakin memperbesar kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan.

Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian tersebut, emas sebenarnya masih dipandang sebagai aset safe haven yang sering dicari investor ketika risiko geopolitik meningkat. Namun dalam jangka pendek, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan dolar tetap menjadi faktor yang menahan laju kenaikan harga emas.

Secara teknikal, Andy Nugraha menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average masih menunjukkan sinyal penguatan tren bullish pada pasangan XAU/USD. Hal ini mengindikasikan bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat meskipun harga sempat mengalami koreksi dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan analisis tersebut, apabila tekanan beli terus berlanjut maka harga emas diperkirakan berpotensi naik menuju area resistance di sekitar level $5.231 per troy ounce. Level ini menjadi target kenaikan jangka pendek yang berpeluang diuji apabila sentimen positif kembali mendominasi pasar.

Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi harga. Jika harga emas gagal mempertahankan momentum kenaikan, maka pergerakan selanjutnya berpotensi mengarah ke area support terdekat di sekitar level $5.126. Level ini dinilai sebagai titik penting yang dapat menentukan arah pergerakan harga emas berikutnya.

Dalam beberapa hari ke depan, pergerakan harga emas diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh berbagai faktor global, termasuk perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, pergerakan harga energi, serta rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Salah satu data yang akan menjadi perhatian utama investor adalah laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi atau Personal Consumption Expenditures (PCE) yang sering dijadikan indikator inflasi utama oleh Federal Reserve.

Dengan kombinasi faktor fundamental dan teknikal tersebut, Dupoin Futures menilai bahwa volatilitas harga emas masih akan cukup tinggi dalam jangka pendek. Meski menghadapi sejumlah tekanan eksternal, tren bullish yang masih terlihat pada grafik intraday menunjukkan bahwa peluang kenaikan harga emas tetap terbuka selama pasar mampu mempertahankan momentum beli di atas area support utama.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Motor Premium Terus Tumbuh, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Mudah

    Tren Motor Premium Terus Tumbuh, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Mudah

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Juni 2026 – Sepeda motor premium kini tidak lagi sekadar alat transportasi, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Kehadiran berbagai model maxi scooter hingga sport bike semakin diminati karena menawarkan kombinasi desain modern, performa tinggi, kenyamanan berkendara, serta fitur yang mendukung mobilitas aktif sehari-hari. Perubahan tren tersebut turut mendorong pertumbuhan […]

  • Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

    Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat upaya pemulihan lingkungan melalui reklamasi lahan pascatambang dan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) di berbagai wilayah operasional. Secara kumulatif hingga 2025, Grup MIND ID telah mereklamasi lebih dari 8.000 hektare lahan pascatambang serta merehabilitasi lebih dari 37.700 hektare DAS. Capaian ini menjadi bagian dari implementasi […]

  • ASEAN-India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan

    ASEAN-India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta — Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, hubungan antara ASEAN dan India dinilai justru semakin menemukan relevansinya. Namun hubungan tersebut kini tidak hanya dibangun melalui forum diplomatik dan kerja sama formal antarpemerintah, melainkan juga melalui koneksi masyarakat, budaya, hingga ekonomi kreatif yang tumbuh dari komunitas. Semangat itu terlihat dalam penyelenggaraan ASEAN-India Bazaar 2026 […]

  • Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Proyeksikan XAUUSD Menuju 4.388–4.421

    Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Proyeksikan XAUUSD Menuju 4.388–4.421

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Harga emas atau XAUUSD berpotensi mencatatkan penguatan pada perdagangan hari Senin (14/9) setelah berhasil bertahan di area support penting. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada time frame H4 menunjukkan adanya peluang rebound setelah harga tertahan pada level 4.302 hingga 4.325. Area tersebut membentuk swing low baru yang menjadi salah satu sinyal penting dalam membaca […]

  • Kuliah S1 Internasional di PTN vs PTS, Apa Bedanya?

    Kuliah S1 Internasional di PTN vs PTS, Apa Bedanya?

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    “Lebih baik lanjut kuliah S1 di perguruan tinggi negeri atau swasta, ya?” Kalau kamu bingung memilih tempat yang tepat, terutama untuk menjalani program international di Indonesia, jangan khawatir! Sebab, program sarjana kelas internasional di tanah air sudah semakin berkembang dan sangat bersaing. Pilihan utama yang sering muncul biasanya antara kampus PTN seperti UI dan ITB, […]

  • Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Otista Kompak Berseragam Pakaian Nasional

    Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Otista Kompak Berseragam Pakaian Nasional

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Branch Office Otista tampil kompak dengan mengenakan pakaian nasional saat melayani nasabah. Penampilan seragam bernuansa budaya ini menghadirkan suasana berbeda di area layanan, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Para frontliner mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah dengan tetap menjaga kerapian serta […]

expand_less