Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231

Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia diperkirakan masih akan bergerak dinamis pada perdagangan hari ini, dengan peluang penguatan yang tetap terbuka meskipun sempat mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, secara teknikal pergerakan emas masih menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H1, sehingga potensi kenaikan harga masih cukup besar selama sentimen pasar tetap mendukung.

Pada perdagangan terbaru, harga emas atau XAU/USD tercatat mengalami penurunan tipis sekitar 0,37% dan diperdagangkan di kisaran $5.170 per troy ounce. Pelemahan ini terjadi di tengah penguatan dolar Amerika Serikat setelah rilis data inflasi terbaru dari AS yang menunjukkan hasil relatif sejalan dengan ekspektasi pasar. Data inflasi yang stabil membuat pelaku pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan sikap hati-hati dalam menentukan arah kebijakan moneternya.

Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan menguatnya dolar AS, yang secara historis sering menjadi faktor penekan bagi harga emas. Ketika dolar menguat, harga emas cenderung menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan terhadap logam mulia tersebut bisa berkurang dalam jangka pendek.

Di sisi lain, faktor geopolitik juga turut memengaruhi pergerakan harga emas global. Ketegangan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menambah kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik yang lebih luas. Situasi ini memicu kenaikan harga minyak dunia karena adanya risiko gangguan terhadap pasokan energi global.

Lonjakan harga energi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terkait inflasi global. Pasar menilai bahwa kenaikan harga minyak berpotensi memperpanjang tekanan inflasi, yang pada akhirnya dapat memengaruhi keputusan bank sentral, khususnya Federal Reserve, terkait waktu dan besaran penurunan suku bunga. Saat ini, sebagian besar pelaku pasar hanya memperkirakan satu kali penurunan suku bunga oleh The Fed hingga akhir tahun ini.

Selain itu, ketidakpastian geopolitik juga semakin meningkat setelah muncul laporan mengenai operasi militer yang melibatkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersama kelompok Hizbullah terhadap sejumlah target di kawasan Timur Tengah. Bahkan, otoritas Bahrain menyatakan bahwa Iran telah menargetkan fasilitas energi di wilayahnya, yang semakin memperbesar kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan.

Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian tersebut, emas sebenarnya masih dipandang sebagai aset safe haven yang sering dicari investor ketika risiko geopolitik meningkat. Namun dalam jangka pendek, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan dolar tetap menjadi faktor yang menahan laju kenaikan harga emas.

Secara teknikal, Andy Nugraha menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average masih menunjukkan sinyal penguatan tren bullish pada pasangan XAU/USD. Hal ini mengindikasikan bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat meskipun harga sempat mengalami koreksi dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan analisis tersebut, apabila tekanan beli terus berlanjut maka harga emas diperkirakan berpotensi naik menuju area resistance di sekitar level $5.231 per troy ounce. Level ini menjadi target kenaikan jangka pendek yang berpeluang diuji apabila sentimen positif kembali mendominasi pasar.

Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi harga. Jika harga emas gagal mempertahankan momentum kenaikan, maka pergerakan selanjutnya berpotensi mengarah ke area support terdekat di sekitar level $5.126. Level ini dinilai sebagai titik penting yang dapat menentukan arah pergerakan harga emas berikutnya.

Dalam beberapa hari ke depan, pergerakan harga emas diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh berbagai faktor global, termasuk perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, pergerakan harga energi, serta rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Salah satu data yang akan menjadi perhatian utama investor adalah laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi atau Personal Consumption Expenditures (PCE) yang sering dijadikan indikator inflasi utama oleh Federal Reserve.

Dengan kombinasi faktor fundamental dan teknikal tersebut, Dupoin Futures menilai bahwa volatilitas harga emas masih akan cukup tinggi dalam jangka pendek. Meski menghadapi sejumlah tekanan eksternal, tren bullish yang masih terlihat pada grafik intraday menunjukkan bahwa peluang kenaikan harga emas tetap terbuka selama pasar mampu mempertahankan momentum beli di atas area support utama.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat Brand Lain Bakar Budget, Her Assets Society Semarang Bangun Sistem Mini Konsorsium

    Saat Brand Lain Bakar Budget, Her Assets Society Semarang Bangun Sistem Mini Konsorsium

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Dalam dunia bisnis, bahkan konglomerat membangun group dan holding untuk memperbesar skala, memperkuat sistem, dan mengamankan pertumbuhan jangka panjang. Bisnis besar tidak berjalan sendiri. Di tengah tingginya biaya KOL, mahalnya exposure digital, serta kompetisi pasar yang semakin padat, womenpreneur pun membutuhkan ekosistem. Her Assets Society hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Her Assets Society Resmi […]

  • Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara, Dukung Fiskal Nasional

    Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara, Dukung Fiskal Nasional

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Dengan meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan, sektor kepelabuhanan diproyeksikan akan terus menjadi salah satu fondasi penting pertumbuhan ekonomi Indonesia. SURABAYA– PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat kontribusi kepada negara mencapai Rp1,73 triliun sepanjang tahun 2025. Setoran ini mencerminkan kuatnya peran perusahaan dalam menyokong fiskal nasional.   Kontribusi tersebut terdiri atas setoran pajak sebesar Rp1,45 triliun, Penerimaan […]

  • loan

    loan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan digital yang mudah, cepat, dan aman bagi masyarakat. Melalui super apps BRImo, BRI menyediakan berbagai kemudahan transaksi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan finansial nasabah secara praktis dalam satu aplikasi. BRImo hadir sebagai solusi layanan perbankan modern yang selaras dengan gaya hidup digital saat ini. Nasabah […]

  • Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

    Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 2
    • 0Komentar

    SURABAYA – Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Provinsi Jawa Timur mempercepat implementasi transformasi teknologi pada jaringan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah strategis ini memperkuat peran korporasi desa agar tetap relevan dan memiliki daya saing kompetitif di era digital. Kebijakan ini sekaligus mendukung perluasan Program Koperasi Merah Putih nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo […]

  • Apakah SPF Tinggi Selalu Lebih Baik untuk Kulit Bayi?

    Apakah SPF Tinggi Selalu Lebih Baik untuk Kulit Bayi?

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sebagai orang tua, wajar kalau kita ingin memberikan perlindungan terbaik untuk si kecil. Saat memilih sunscreen, banyak yang langsung berpikir: “Semakin tinggi SPF, pasti semakin bagus.” Tapi benarkah SPF tinggi bayi selalu jadi pilihan paling tepat? Atau justru ada hal lain yang perlu dipertimbangkan supaya tetap memilih sunscreen bayi aman untuk kulit sensitif? Di tengah […]

  • Manjakan Pecinta Anime, MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Yoko Ishida, Ultraman, Hingga Gundam Workshop dengan Dukungan SMBC Indonesia

    Manjakan Pecinta Anime, MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Yoko Ishida, Ultraman, Hingga Gundam Workshop dengan Dukungan SMBC Indonesia

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta – Merah! Merah! Anime Japan!! (MMAJ) Jakarta 2026 akan segera digelar pada 30-31 Mei 2026 di Gandaria City, Jakarta Selatan. Acara ini hadir sebagai festival budaya pop Jepang terbesar dan paling otentik di Jakarta. Tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, MMAJ Jakarta juga menjadi wadah kolaborasi yang menyatukan keluarga, komunitas, serta pelaku industri dalam […]

expand_less