Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pergantian Pimpinan Pengawas Kripto OJK, Dorong Kolaborasi Regulator dan Industri

Pergantian Pimpinan Pengawas Kripto OJK, Dorong Kolaborasi Regulator dan Industri

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Jakarta, 12 Maret 2026 — Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Adi Budiarso untuk menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menggantikan Hasan Fawzi yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan, Adi Budiarso saat ini menjabat sebagai Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, dan Pembiayaan Lainnya di Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.

Pelaku industri aset kripto menyambut baik kepemimpinan baru ini sekaligus menyampaikan apresiasi atas kontribusi Hasan Fawzi selama memimpin pengawasan sektor inovasi teknologi keuangan dan aset kripto.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Hasan Fawzi atas perannya dalam memperkuat fondasi industri kripto di Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hasan Fawzi atas kepemimpinan dan kontribusinya selama menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas IAKD. Di bawah kepemimpinan beliau, ekosistem kripto di Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari sisi tata kelola, penguatan regulasi, maupun peningkatan kepercayaan publik terhadap industri ini,” ujar Calvin.

Ia menambahkan bahwa salah satu pencapaian penting dalam periode tersebut adalah proses peralihan pengawasan industri kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK yang berjalan dengan baik, dengan tetap menjaga keberlanjutan ekosistem yang telah terbentuk.

Tokocrypto juga menyambut baik penunjukan Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas IAKD yang baru. Industri berharap kepemimpinan baru ini dapat semakin memperkuat ekosistem inovasi teknologi keuangan dan aset digital di Indonesia.

“Kami menyambut baik penunjukan Bapak Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas IAKD yang baru. Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, ekosistem aset kripto dan inovasi teknologi keuangan di Indonesia dapat terus berkembang secara berkelanjutan,” kata Calvin.

Menurutnya, dukungan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi akan menjadi kunci bagi pertumbuhan industri di masa depan.

“Ke depan, kami berharap OJK dapat terus mendorong terciptanya regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memberikan ruang inovasi bagi pelaku industri, serta memperkuat kolaborasi antara regulator, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang semakin kuat, kami optimistis industri aset kripto Indonesia dapat semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital nasional sekaligus memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Pertumbuhan Transaksi dan Status Syariah Kripto

Di tengah dinamika regulasi dan perkembangan industri, aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia masih menunjukkan tren yang kuat. Data dari Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) mencatat volume transaksi di pasar spot mencapai Rp24,33 triliun selama periode 1–28 Februari 2026. Selain itu, aktivitas perdagangan di pasar derivatif juga mencatat nilai transaksi sebesar Rp3,88 triliun pada periode yang sama, mencerminkan tingginya minat pelaku pasar terhadap instrumen kripto di Indonesia.

Calvin menilai, data tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap aset kripto di Indonesia masih tetap kuat, baik di pasar spot maupun derivatif. “Ini menjadi sinyal bahwa industri kripto nasional tetap memiliki daya tarik yang besar dan terus berkembang di tengah proses penguatan regulasi. Momentum ini juga menunjukkan pentingnya kehadiran kebijakan yang mendukung inovasi, menjaga kepercayaan pasar, serta memperkuat perlindungan bagi konsumen,” ujar Calvin.

Perkembangan industri ini juga diikuti dengan perhatian dari berbagai kalangan, termasuk lembaga keagamaan. Muhammadiyah baru-baru ini menerbitkan fatwa terkait hukum kripto dalam Islam melalui Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 4 Maret 2026.

Dalam fatwa tersebut dijelaskan bahwa kripto pada dasarnya dapat dikategorikan sebagai harta (māl mutaqawwam), yakni aset yang memiliki nilai ekonomi, dapat dimiliki, disimpan, dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, hukum dasar transaksi kripto pada prinsipnya adalah mubah atau diperbolehkan selama tidak melanggar prinsip-prinsip syariah.

Namun, Muhammadiyah menegaskan bahwa kebolehan tersebut bersifat bersyarat. Jika aset atau mekanisme transaksi kripto mengandung unsur riba, penipuan, perjudian, atau spekulasi berlebihan, maka hukumnya dapat berubah menjadi tidak diperbolehkan.

Dalam dokumen tersebut juga dijelaskan sejumlah aktivitas kripto yang dinilai diperbolehkan, antara lain investasi kripto di pasar spot, penggunaan kripto sebagai penyimpan nilai berbasis teknologi kriptografi, pemanfaatan utility token dalam ekosistem blockchain, governance token yang memberikan hak partisipasi dalam tata kelola proyek, serta airdrop kripto selama tidak melibatkan aktivitas yang melanggar prinsip syariah.

Menanggapi hal tersebut, Calvin mengatakan pandangan Muhammadiyah menjadi salah satu perkembangan positif yang dapat membantu memperluas pemahaman publik terhadap aset kripto, khususnya dari perspektif syariah.

“Kami melihat pandangan Muhammadiyah ini sebagai kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman masyarakat mengenai aset kripto. Ini memberikan perspektif bahwa kripto tidak hanya dilihat dari sisi tren investasi, tetapi juga dari aspek utilitas, tata kelola, dan mekanisme transaksinya. Ke depan, edukasi dan literasi tetap menjadi faktor penting agar masyarakat dapat memahami aset kripto secara lebih utuh dan bijak,” tutup Calvin.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pola Candlestick yang Menandakan Potensi Kenaikan

    Pola Candlestick yang Menandakan Potensi Kenaikan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Dalam analisis teknikal, candlestick menjadi salah satu alat paling penting untuk membaca pergerakan harga. Melalui bentuk dan struktur candlestick, trader dapat memahami psikologi pasar serta melihat keseimbangan antara tekanan beli dan jual. Bagi trader, terutama pemula, mengenali pola candlestick yang menandakan potensi kenaikan harga dapat membantu menentukan timing entry yang lebih terukur. Pola candlestick tidak […]

  • Dari Packaging Mewah hingga Undangan Digital, PEPA Hadirkan Solusi Event & Bisnis yang “Seamless”

    Dari Packaging Mewah hingga Undangan Digital, PEPA Hadirkan Solusi Event & Bisnis yang “Seamless”

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PEPA, Solusi Cerdas “Fisik & Digital” dalam Satu Pintu PT. Warna Makmur Persada (PEPA) adalah mitra terbaik untuk meningkatkan level acara dan bisnis Anda melalui dua pilar utama: Produk Fisik Premium: Cetak Undangan, Paperbag, dan Packaging dengan kualitas material berkelas untuk kesan pertama yang mewah. Teknologi Digital Modern: Sistem Undangan Digital, RSVP WhatsApp Official, dan […]

  • Solusi Pasca Kebijakan Meta 1 Oktober dengan WA Coexistence, Amankah?

    Solusi Pasca Kebijakan Meta 1 Oktober dengan WA Coexistence, Amankah?

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Perubahan tarif WhatsApp pada 1 Oktober 2026 membuat bisnis perlu lebih cermat mengelola biaya […]

  • Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

    Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Bravo Motor, bisnis sparepart otomotif asal Kedungdoro, Surabaya, yang didirikan pada tahun 1996 oleh Hengky Purnomo dan kini diteruskan oleh Kenny Purnomo, menyoroti perubahan besar dalam industri sparepart otomotif di era digital. Semakin banyak pemilik kendaraan kini membeli sparepart sendiri melalui marketplace, WhatsApp, dan platform online karena ingin membandingkan harga atau menghindari markup bengkel. Namun […]

  • Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Inspirasi Generasi Muda

    Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Inspirasi Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Cilacap, Agustus 2026 – PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Intan menerima kunjungan 150 siswa-siswi berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan dalam rangkaian Gelar Anak Daerah (GADA) Bercahaya Angkatan XXXIII Tahun 2026. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat dunia kepelabuhanan sekaligus melihat secara langsung peran pelabuhan dalam mendukung pergerakan barang, kelancaran […]

  • Landed Cost Odoo: HPP Bahan Baku Impor Termasuk Bea Masuk dan Freight

    Landed Cost Odoo: HPP Bahan Baku Impor Termasuk Bea Masuk dan Freight

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Landed Cost Odoo membantu menghitung HPP bahan baku impor dengan memasukkan biaya tambahan seperti freight, bea masuk, dan kepabeanan. Dengan pembebanan biaya yang tepat, nilai persediaan dan margin keuntungan menjadi lebih akurat. Harga beli dari pemasok luar negeri sering terlihat sangat bersaing. Setelah barang tiba di gudang, angkanya bergerak cukup jauh. Karena itu landed cost […]

expand_less