Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Aspekpir Apresiasi Holding Perkebunan Nusantara, Kemitraan PalmCo-Petani Dinilai Perkuat Masa Depan Sawit Indonesia

Aspekpir Apresiasi Holding Perkebunan Nusantara, Kemitraan PalmCo-Petani Dinilai Perkuat Masa Depan Sawit Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

Pekanbaru – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus memperkuat kemitraan strategis dengan petani sebagai bagian dari upaya membangun industri kelapa sawit nasional yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia yang menilai pola kemitraan antara PTPN IV PalmCo dan petani layak menjadi role model pengembangan perkebunan sawit nasional.

Ketua DPP Aspekpir Indonesia, Setiyono, mengatakan masa depan sawit rakyat Indonesia sangat ditentukan oleh penguatan kemitraan yang sehat dan saling menguntungkan antara petani, perusahaan, dan pemerintah. Menurutnya, pola kemitraan yang dijalankan PTPN IV PalmCo menunjukkan bagaimana hubungan antara perusahaan dan petani dapat tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan.

“Produksi sawit petani meningkat karena kemitraan. Masa depan sawit rakyat Indonesia adalah kemitraan, dan bermitra dengan PTPN IV merupakan pilihan yang tepat,” kata Setiyono saat diskusi panel dalam rangkaian peluncuran buku “Setiyono, Kisah dan Rahasia Sukses Petani Sawit Plasma Transmigrasi” di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Rabu (1/7).

Kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Wakil Menteri Pertanian yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Aspekpir Indonesia, Rusman Heriawan, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Arya Sandhiyuda, perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Togu Rudianto Saragih, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Mukti Sardjono, serta ratusan pengurus organisasi petani sawit dari berbagai daerah.

Menurut Setiyono, melalui kemitraan, petani dapat menerapkan Good Agricultural Practices (GAP), mulai dari penggunaan bibit unggul, pengelolaan lahan, pemupukan, pengendalian hama, hingga proses panen sesuai standar.

Penerapan praktik budidaya yang baik tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga daya saing industri sawit Indonesia di tengah tuntutan keberlanjutan yang semakin tinggi di pasar global.

Berdasarkan data Aspekpir Indonesia, program kemitraan melalui pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) maupun Kredit Koperasi Primer untuk Anggota (KKPA) saat ini tersebar di 20 provinsi dengan luas kebun plasma mencapai lebih dari 813 ribu hektare dan melibatkan sekitar 406 ribu kepala keluarga pekebun.

Menurutnya, sebagian besar kebun sawit rakyat kini telah memasuki generasi kedua sehingga membutuhkan program peremajaan untuk menjaga produktivitas. Aspekpir sendiri telah melaksanakan peremajaan sejak 2012 melalui program Revitalisasi Perkebunan dan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Ia menambahkan, salah satu keunggulan kemitraan dengan PTPN IV PalmCo adalah penerapan pola single management, yakni sistem pengelolaan terpadu mulai dari peremajaan hingga pemanenan dengan standar operasional perusahaan.

Sistem tersebut mencakup penerapan operational excellence, kesetaraan produktivitas antara kebun inti dan plasma, pemberdayaan petani melalui program cash for works, korporatisasi kelembagaan petani, serta prinsip transparansi dalam pengelolaan kebun.

Setiyono menilai penerapan sistem tersebut mampu mendorong produktivitas kebun plasma hingga mendekati produktivitas kebun inti perusahaan sekaligus memperkuat tata kelola kemitraan yang lebih profesional dan berkeadilan.

Ia juga menilai transformasi yang dilakukan PTPN IV PalmCo dalam beberapa tahun terakhir telah membawa perubahan positif dalam hubungan kemitraan antara perusahaan dan petani, terutama melalui penguatan komunikasi, tata kelola, serta peningkatan fokus terhadap kesejahteraan petani plasma.

“Kalau B50 ingin berhasil, maka produktivitas petani harus naik. Dan cara paling efektif untuk mewujudkannya adalah melalui kemitraan yang sehat antara petani dan perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, mengatakan pola kemitraan telah mengubah kehidupan masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi di berbagai sentra perkebunan sawit di Provinsi Riau.

Menurutnya, hubungan antara Aspekpir dan PTPN IV tidak sekadar kerja sama, tetapi juga telah membangun ikatan sosial yang kuat di tengah masyarakat perkebunan.

Kemitraan yang terbangun selama puluhan tahun tersebut dinilai telah berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani, pertumbuhan ekonomi pedesaan, serta mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru di wilayah perkebunan.

“Kemitraan yang dilangsungkan oleh Aspekpir telah banyak mengubah kehidupan dan menggerakkan ekonomi di akar rumput. Saya sudah enam tahun di Riau, hampir seluruh acara saya ikuti. Dan kita sama-sama rasakan, setiap asosiasi atau kelompok biasanya punya nuansa berbeda. Di Aspekpir, suasananya sangat berbeda, penuh kekeluargaan, mungkin karena latar belakang berdirinya jadi berpengaruh terhadap substansi dan suasana kebatinan,” ujarnya.

Senada, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyuda, menilai bahwa di tengah meningkatnya kebutuhan minyak sawit sebagai bahan baku pangan dan energi, penguatan kemitraan antara perusahaan dan petani menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan minyak sawit nasional.

Peningkatan produktivitas kebun rakyat melalui pola kemitraan juga semakin memperkuat ketersediaan bahan baku crude palm oil (CPO) untuk mendukung implementasi program mandatori biodiesel B50 yang tengah dipersiapkan pemerintah.

“Kebijakan B50, yang meningkatkan campuran biodiesel berbasis minyak sawit menjadi 50 persen, diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan CPO domestik secara signifikan. Karena itu, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi perkebunan perusahaan, tetapi juga pada kemampuan jutaan petani sawit rakyat dalam meningkatkan produktivitas dan mempercepat peremajaan kebun secara berkelanjutan,” kata Arya.

Dengan luas perkebunan rakyat yang mencapai lebih dari 40 persen dari total areal sawit nasional, petani memegang peran strategis dalam menjaga keseimbangan pasokan bahan baku bagi industri pangan dan energi. Dalam konteks tersebut, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo terus memperkuat kemitraan yang saling menguntungkan dengan petani sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, serta memastikan manfaat ekonomi industri sawit dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. Program kemitraan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem sawit nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI KK ITC Cempaka Mas Hadir Permudah Layanan Perbankan bagi Tenant, Pengunjung, dan Masyarakat

    BRI KK ITC Cempaka Mas Hadir Permudah Layanan Perbankan bagi Tenant, Pengunjung, dan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BRI Kantor Kas (KK) ITC Cempaka Mas hadir untuk memberikan kemudahan akses layanan perbankan bagi tenant, pengunjung, dan masyarakat umum yang beraktivitas di kawasan pusat grosir ITC Cempaka Mas, Jakarta. Kehadiran kantor kas ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung aktivitas perdagangan dan memenuhi kebutuhan layanan keuangan di salah satu sentra bisnis dan perdagangan […]

  • OJK Blokir 228 PAKD Ilegal, Pengguna Kripto Diimbau Pilih Platform Legal

    OJK Blokir 228 PAKD Ilegal, Pengguna Kripto Diimbau Pilih Platform Legal

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 September 2026 – Maraknya Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) ilegal menjadi salah satu tantangan dalam menjaga keamanan dan kepercayaan terhadap industri aset kripto di Indonesia. Isu tersebut menjadi pembahasan dalam sesi Risiko Penggunaan PAKD Ilegal dan Pengamanan Ekosistem AKD pada gelaran FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9). […]

  • Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau

    Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/BEI: HMSP) hari ini mengumumkan hasil kinerja tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), dengan mencatatkan volume penjualan sebanyak 79,4 miliar batang, serta berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri hasil tembakau Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 30,7%. JAKARTA, 18 Mei 2026 – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/BEI: […]

  • PT Tracon Industri Tegaskan Komitmen Zero Fatality & Zero Waste, Kembali Dipercaya Dukung Turn Around Pabrik I Pusri Palembang

    PT Tracon Industri Tegaskan Komitmen Zero Fatality & Zero Waste, Kembali Dipercaya Dukung Turn Around Pabrik I Pusri Palembang

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PT Tracon Industri kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan yang aman, andal, dan berkelanjutan melalui partisipasi pada kegiatan General Safety Talk Turn Around (TA) Pabrik I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. Pada kegiatan tersebut, PT Tracon Industri bersama manajemen Pusri dan seluruh mitra kerja menandatangani Komitmen Zero Fatality dan Zero […]

  • Hisense Tampilkan Inovasi AI dan Solusi Smart Living di AWE 2026, Perkuat Komitmen pada Pengalaman Pengguna

    Hisense Tampilkan Inovasi AI dan Solusi Smart Living di AWE 2026, Perkuat Komitmen pada Pengalaman Pengguna

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Hisense, merek global terkemuka di bidang elektronik konsumen dan peralatan rumah tangga, berpartisipasi dalam Appliance & Electronics World Expo 2026 (AWE 2026) di Shanghai, Tiongkok. Sebagai sponsor resmi FIFA World Cup 2026™, Hisense untuk pertama kalinya memperkenalkan portofolio produk terbaru Hisense Elite Collection untuk FIFA World Cup 2026™, serta menghadirkan berbagai solusi B2B untuk sektor […]

  • Tigo AI Memperkenalkan Matrix v4.0 untuk Mendukung Pemasaran Digital di Asia Tenggara

    Tigo AI Memperkenalkan Matrix v4.0 untuk Mendukung Pemasaran Digital di Asia Tenggara

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terus membuka peluang baru dalam industri pemasaran digital. Teknologi ini mulai digunakan tidak hanya untuk menghasilkan konten, tetapi juga untuk membantu proses distribusi, pengelolaan kreator, hingga analisis performa kampanye. Di tengah perkembangan tersebut, Tigo AI memperkenalkan Matrix v4.0 di Indonesia, sebuah sistem pemasaran yang dirancang untuk menghubungkan sejumlah […]

expand_less