Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Aspekpir Apresiasi Holding Perkebunan Nusantara, Kemitraan PalmCo-Petani Dinilai Perkuat Masa Depan Sawit Indonesia

Aspekpir Apresiasi Holding Perkebunan Nusantara, Kemitraan PalmCo-Petani Dinilai Perkuat Masa Depan Sawit Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Pekanbaru – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus memperkuat kemitraan strategis dengan petani sebagai bagian dari upaya membangun industri kelapa sawit nasional yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia yang menilai pola kemitraan antara PTPN IV PalmCo dan petani layak menjadi role model pengembangan perkebunan sawit nasional.

Ketua DPP Aspekpir Indonesia, Setiyono, mengatakan masa depan sawit rakyat Indonesia sangat ditentukan oleh penguatan kemitraan yang sehat dan saling menguntungkan antara petani, perusahaan, dan pemerintah. Menurutnya, pola kemitraan yang dijalankan PTPN IV PalmCo menunjukkan bagaimana hubungan antara perusahaan dan petani dapat tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan.

“Produksi sawit petani meningkat karena kemitraan. Masa depan sawit rakyat Indonesia adalah kemitraan, dan bermitra dengan PTPN IV merupakan pilihan yang tepat,” kata Setiyono saat diskusi panel dalam rangkaian peluncuran buku “Setiyono, Kisah dan Rahasia Sukses Petani Sawit Plasma Transmigrasi” di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Rabu (1/7).

Kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Wakil Menteri Pertanian yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Aspekpir Indonesia, Rusman Heriawan, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Arya Sandhiyuda, perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Togu Rudianto Saragih, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Mukti Sardjono, serta ratusan pengurus organisasi petani sawit dari berbagai daerah.

Menurut Setiyono, melalui kemitraan, petani dapat menerapkan Good Agricultural Practices (GAP), mulai dari penggunaan bibit unggul, pengelolaan lahan, pemupukan, pengendalian hama, hingga proses panen sesuai standar.

Penerapan praktik budidaya yang baik tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga daya saing industri sawit Indonesia di tengah tuntutan keberlanjutan yang semakin tinggi di pasar global.

Berdasarkan data Aspekpir Indonesia, program kemitraan melalui pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) maupun Kredit Koperasi Primer untuk Anggota (KKPA) saat ini tersebar di 20 provinsi dengan luas kebun plasma mencapai lebih dari 813 ribu hektare dan melibatkan sekitar 406 ribu kepala keluarga pekebun.

Menurutnya, sebagian besar kebun sawit rakyat kini telah memasuki generasi kedua sehingga membutuhkan program peremajaan untuk menjaga produktivitas. Aspekpir sendiri telah melaksanakan peremajaan sejak 2012 melalui program Revitalisasi Perkebunan dan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Ia menambahkan, salah satu keunggulan kemitraan dengan PTPN IV PalmCo adalah penerapan pola single management, yakni sistem pengelolaan terpadu mulai dari peremajaan hingga pemanenan dengan standar operasional perusahaan.

Sistem tersebut mencakup penerapan operational excellence, kesetaraan produktivitas antara kebun inti dan plasma, pemberdayaan petani melalui program cash for works, korporatisasi kelembagaan petani, serta prinsip transparansi dalam pengelolaan kebun.

Setiyono menilai penerapan sistem tersebut mampu mendorong produktivitas kebun plasma hingga mendekati produktivitas kebun inti perusahaan sekaligus memperkuat tata kelola kemitraan yang lebih profesional dan berkeadilan.

Ia juga menilai transformasi yang dilakukan PTPN IV PalmCo dalam beberapa tahun terakhir telah membawa perubahan positif dalam hubungan kemitraan antara perusahaan dan petani, terutama melalui penguatan komunikasi, tata kelola, serta peningkatan fokus terhadap kesejahteraan petani plasma.

“Kalau B50 ingin berhasil, maka produktivitas petani harus naik. Dan cara paling efektif untuk mewujudkannya adalah melalui kemitraan yang sehat antara petani dan perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, mengatakan pola kemitraan telah mengubah kehidupan masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi di berbagai sentra perkebunan sawit di Provinsi Riau.

Menurutnya, hubungan antara Aspekpir dan PTPN IV tidak sekadar kerja sama, tetapi juga telah membangun ikatan sosial yang kuat di tengah masyarakat perkebunan.

Kemitraan yang terbangun selama puluhan tahun tersebut dinilai telah berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani, pertumbuhan ekonomi pedesaan, serta mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru di wilayah perkebunan.

“Kemitraan yang dilangsungkan oleh Aspekpir telah banyak mengubah kehidupan dan menggerakkan ekonomi di akar rumput. Saya sudah enam tahun di Riau, hampir seluruh acara saya ikuti. Dan kita sama-sama rasakan, setiap asosiasi atau kelompok biasanya punya nuansa berbeda. Di Aspekpir, suasananya sangat berbeda, penuh kekeluargaan, mungkin karena latar belakang berdirinya jadi berpengaruh terhadap substansi dan suasana kebatinan,” ujarnya.

Senada, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyuda, menilai bahwa di tengah meningkatnya kebutuhan minyak sawit sebagai bahan baku pangan dan energi, penguatan kemitraan antara perusahaan dan petani menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan minyak sawit nasional.

Peningkatan produktivitas kebun rakyat melalui pola kemitraan juga semakin memperkuat ketersediaan bahan baku crude palm oil (CPO) untuk mendukung implementasi program mandatori biodiesel B50 yang tengah dipersiapkan pemerintah.

“Kebijakan B50, yang meningkatkan campuran biodiesel berbasis minyak sawit menjadi 50 persen, diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan CPO domestik secara signifikan. Karena itu, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi perkebunan perusahaan, tetapi juga pada kemampuan jutaan petani sawit rakyat dalam meningkatkan produktivitas dan mempercepat peremajaan kebun secara berkelanjutan,” kata Arya.

Dengan luas perkebunan rakyat yang mencapai lebih dari 40 persen dari total areal sawit nasional, petani memegang peran strategis dalam menjaga keseimbangan pasokan bahan baku bagi industri pangan dan energi. Dalam konteks tersebut, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo terus memperkuat kemitraan yang saling menguntungkan dengan petani sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, serta memastikan manfaat ekonomi industri sawit dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. Program kemitraan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem sawit nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Katolik Ketapang Apresiasi Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Nasional

    Pemuda Katolik Ketapang Apresiasi Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Nasional

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Pemuda Katolik Komisariat Cabang Ketapang melalui Sekretarisnya, Feri Hyang Daika, mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas keberhasilan menjaga stabilitas nasional di tengah krisis global akibat eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat–Israel yang memicu krisis energi dan ekonomi di berbagai negara; pernyataan ini disampaikan dalam situasi terkini saat banyak negara mengalami kelangkaan BBM dan ketidakstabilan, sementara Indonesia dinilai […]

  • Hadirkan Layar Interaktif, Perkuat Layanan Informasi dan Pengaduan Digital di LRT Jabodebek

    Hadirkan Layar Interaktif, Perkuat Layanan Informasi dan Pengaduan Digital di LRT Jabodebek

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KAI menghadirkan Layar Interaktif di 7 stasiun LRT Jabodebek untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna. KAI menghadirkan inovasi layanan berbasis digital melalui implementasi Layar Interaktif di tujuh stasiun LRT Jabodebek. Fasilitas ini merupakan bagian dari penguatan sistem pelayanan berbasis teknologi yang juga memberikan kemudahan akses bagi pengguna LRT Jabodebek. Layar Interaktif menyediakan tiga fitur […]

  • BINUS @Kemanggisan Siapkan Generasi Inovator Digital Technology yang Siap Berkarier Lebih Awal

    BINUS @Kemanggisan Siapkan Generasi Inovator Digital Technology yang Siap Berkarier Lebih Awal

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Maret 2026 – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa perubahan besar di berbagai sektor industri, mulai dari bisnis, kesehatan, hingga industri kreatif dan teknologi. Inovasi seperti Artificial Intelligence (AI), big data, cloud computing, hingga cybersecurity kini menjadi pondasi penting dalam menciptakan solusi baru sekaligus meningkatkan daya saing global.  Di tengah percepatan […]

  • Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

    Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Agustus 2026 – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahun membawa semangat untuk terus melangkah, berkarya, dan mewujudkan berbagai harapan. Semangat tersebut tidak hanya hadir dalam perayaan, tetapi juga dalam berbagai pencapaian yang ingin diwujudkan masyarakat, termasuk memiliki kendaraan yang dapat mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Turut menyemarakkan momentum tersebut, PT BRI Multifinance […]

  • Menguatkan di Tengah Pemulihan, Waskita Beton Precast Bersama PMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak di NTT

    Menguatkan di Tengah Pemulihan, Waskita Beton Precast Bersama PMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak di NTT

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Jakarta, Agustus 2026 – Bencana alam yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggalkan duka bagi masyarakat. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, berbagai dukungan terus hadir untuk membantu masyarakat terdampak kembali bangkit. Sebagai bagian dari kepedulian tersebut, PT Waskita Beton Precast Tbk berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak […]

  • Cara Menyesuaikan Utang dengan Kemampuan Bayar agar Keuangan Tetap Sehat

    Cara Menyesuaikan Utang dengan Kemampuan Bayar agar Keuangan Tetap Sehat

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Mengajukan pinjaman sebaiknya selalu disesuaikan dengan kemampuan bayar, bukan hanya berdasarkan jumlah dana yang dibutuhkan. Dengan mempertimbangkan penghasilan, pengeluaran rutin, dan tujuan penggunaan dana, kamu dapat memilih produk pinjaman yang lebih sesuai sehingga cicilan tetap dapat dikelola dengan baik. Saat ini banyak orang mencari pinjaman cepat, pinjaman bunga rendah, atau pinjaman hanya dengan KTP. Namun […]

expand_less