Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Strategi Komunikasi QRIS Jadi Model Implementasi UU Pelindungan Data Pribadi

Strategi Komunikasi QRIS Jadi Model Implementasi UU Pelindungan Data Pribadi

  • account_circle Editor Reputasi
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 172
  • comment 0 komentar

Keberhasilan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Bank Indonesia menjadi bukti bahwa komunikasi efektif merupakan kunci utama dalam menjembatani regulasi dengan perilaku nyata masyarakat. Strategi komunikasi yang sederhana, masif, dan kolaboratif membuat regulasi yang awalnya kompleks dapat diterima hingga ke akar rumput.

 

Pola komunikasi yang diterapkan Bank Indonesia ini kini disebut relevan untuk menjadi acuan dalam implementasi regulasi lain, khususnya Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Dengan risiko penyalahgunaan data yang kian meningkat, pemerintah dituntut menghadirkan strategi komunikasi regulasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mendorong tindakan nyata masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pelindungan data pribadi.

 

Regulasi Tanpa Komunikasi Berisiko Mandek

 

Pemerintah memiliki kewenangan untuk menyusun regulasi sebagai landasan hukum, namun implementasinya kerap menghadapi hambatan. Menurut pengamat kebijakan publik, banyak aturan gagal berjalan karena tidak diimbangi strategi komunikasi yang memadai. Regulasi yang ditulis dengan bahasa teknis seringkali tidak dipahami masyarakat luas, sehingga tujuan pembentukan aturan tersebut tidak tercapai.

 

Hal inilah yang membedakan QRIS. Sejak diperkenalkan, BI mampu mengomunikasikan QRIS bukan hanya sebagai instrumen keuangan, melainkan sebagai solusi nyata untuk memudahkan transaksi masyarakat. Pesan sederhana seperti “Satu QRIS untuk Seluruh Pembayaran” menjadi jembatan komunikasi yang efektif, sehingga masyarakat langsung memahami manfaatnya tanpa harus mempelajari regulasi yang kompleks.

 

Pencapaian QRIS: Dari Regulasi ke Perubahan Perilaku

 

Sejak diluncurkan pada 2019, QRIS mencatat pertumbuhan pesat. Hingga 2025, lebih dari 55 juta pengguna tercatat aktif menggunakan QRIS, dengan ratusan ribu pelaku UMKM ikut terdigitalisasi. Transaksi non-tunai meningkat signifikan, mendukung agenda pemerintah dalam mendorong ekonomi digital nasional.

 

Capaian tersebut tidak semata-mata karena regulasi, melainkan strategi komunikasi yang terencana. BI menggandeng bank, fintech, pelaku usaha, influencer, hingga komunitas UMKM dalam sosialisasi. Kampanye dilakukan melalui berbagai saluran, baik media digital, iklan, hingga program pelatihan, sehingga pesan regulasi tidak berhenti pada level dokumen hukum, tetapi benar-benar mengubah kebiasaan masyarakat.

 

Lima Kunci Komunikasi Regulasi yang Efektif

 

Dari pengalaman QRIS, terdapat lima kunci utama yang dapat dijadikan rujukan untuk regulasi lain, termasuk UU PDP:

 

1. Bahasa sederhana. Pesan QRIS dikemas lugas dan menekankan manfaat langsung. Untuk UU PDP, bahasa komunikasi harus menyoroti risiko konkret seperti pencurian identitas, peretasan rekening, hingga potensi stalking, agar masyarakat merasa dekat dengan isu tersebut.

 

2. Multi-channel campaign. BI tidak terpaku pada satu saluran, melainkan menyebarkan informasi melalui media sosial, iklan digital, onboarding UMKM, hingga influencer. Edukasi UU PDP pun perlu menyasar berbagai kanal, agar seluruh segmen masyarakat terjangkau.

 

3. Insentif bagi adopsi. BI memberi insentif bagi UMKM dan pengguna QRIS. Untuk UU PDP, pemerintah bisa mendorong partisipasi dengan penghargaan bagi perusahaan atau lembaga yang menerapkan prinsip transparansi dan keamanan data.

 

4. Kolaborasi lintas sektor. Keberhasilan QRIS tidak lepas dari sinergi antara BI, bank, fintech, UMKM, dan masyarakat. Dalam konteks UU PDP, pemerintah perlu melibatkan perbankan, sektor teknologi, aparat hukum, hingga komunitas pengguna internet untuk membangun ekosistem pelindungan data.

 

5. Branding sebagai bagian transformasi nasional. QRIS diposisikan sebagai standar pembayaran digital nasional. Demikian pula, UU PDP harus diposisikan sebagai bagian integral dari agenda transformasi digital Indonesia, bukan sekadar aturan hukum yang bersifat administratif.

 

UU PDP: Tantangan dan Urgensi

 

Tantangan utama UU PDP adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi data pribadi. Banyak pengguna internet masih mengabaikan risiko berbagi data di media sosial atau aplikasi digital. Padahal, menurut laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika, kasus kebocoran data di Indonesia terus meningkat dalam tiga tahun terakhir.

 

Di sinilah strategi komunikasi regulasi menjadi krusial. Regulasi harus mampu “diterjemahkan” ke dalam pesan yang sederhana, kontekstual, dan menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat. Tanpa itu, regulasi berpotensi hanya menjadi teks hukum yang sulit dijalankan.

 

Kesimpulan: Komunikasi adalah Jembatan Regulasi

 

Keberhasilan QRIS menjadi bukti nyata bahwa regulasi yang diiringi komunikasi efektif dapat mengubah perilaku masyarakat secara masif. Pemerintah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan dituntut meniru strategi ini dalam implementasi UU PDP maupun regulasi lain di masa mendatang.

 

Dengan komunikasi yang sederhana, kampanye multi-channel, dukungan insentif, kolaborasi lintas sektor, serta branding yang kuat, regulasi bukan hanya hadir sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai gerakan bersama yang melindungi kepentingan masyarakat luas.

 

Sumber : Redaktur Reputasi

  • Penulis: Editor Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITSM Perkuat Posisi sebagai Kampus Inovatif melalui Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies pada Kazan Forum 2026

    ITSM Perkuat Posisi sebagai Kampus Inovatif melalui Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies pada Kazan Forum 2026

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Positive Technologies, perusahaan keamanan siber terkemuka asal Rusia, dalam rangkaian Forum Ekonomi Internasional Russia–Islamic World: Kazan Forum 2026. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini menjadi tonggak penting dalam upaya ITSM memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat perannya dalam pengembangan teknologi digital, keamanan siber, ekonomi […]

  • BRI Finance Hadirkan Solusi Kepemilikan Mobil Lebih Mudah di “BRI Goes to Office” BRI Veteran

    BRI Finance Hadirkan Solusi Kepemilikan Mobil Lebih Mudah di “BRI Goes to Office” BRI Veteran

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 April 2026 – Dalam upaya memperluas akses pembiayaan kendaraan yang mudah, cepat, dan kompetitif, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali berpartisipasi dalam gelaran “BRI Goes to Office”, program pameran otomotif yang diinisiasi oleh Divisi Consumer Loan BRI. Kegiatan ini berlangsung pada 6–10 April 2026 di BRI Branch Office Veteran, dan menjadi bagian […]

  • Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional

    Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Juli 2026 – Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey menyelenggarakan serangkaian agenda Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026 sebagai tindak lanjut hasil Asesmen Green and Smart Port 2025 yang telah dilaksanakan oleh IDSurvey pada 8 pelabuhan di Indonesia. Mengusung tema “Hijau Hari Ini, Cerdas Esok Hari, Ketahanan Pangan Selamanya,” GSPI ASRI […]

  • 5 Kelebihan Adopsi Kucing Dari Shelter

    5 Kelebihan Adopsi Kucing Dari Shelter

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Mengapa Adopsi Kucing Shelter Semakin Populer? Pawfriends, tren adopsi kucing shelter semakin meningkat karena banyak orang mulai sadar bahwa memberi rumah untuk kucing terlantar adalah tindakan penuh empati. Selain membantu hewan yang membutuhkan, adopsi kucing shelter juga memberikan banyak manfaat bagi pemiliknya. Tidak hanya soal kasih sayang, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kualitas hidup […]

  • Tips Bisa Healing Tipis-Tipis Tanpa Panik Lihat Saldo

    Tips Bisa Healing Tipis-Tipis Tanpa Panik Lihat Saldo

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Healing hemat sekarang jadi pilihan banyak orang. Harga tiket naik, biaya makan makin terasa, tapi kebutuhan buat rehat tetap ada. Untungnya, staycation hemat masih bisa dilakukan tanpa bikin saldo langsung ngos-ngosan di akhir bulan. Banyak orang mulai sadar kalau healing tidak selalu identik dengan liburan mahal. Kadang, pindah suasana sehari atau dua hari sudah cukup […]

  • Potongan Tarif Tol Berlaku Hari ini di Tol Trans Jawa, JTT Terus Pantau Lalu Lintas Melewati GT Cikampek Utama

    Potongan Tarif Tol Berlaku Hari ini di Tol Trans Jawa, JTT Terus Pantau Lalu Lintas Melewati GT Cikampek Utama

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Cikampek (15/03) – Seiring dengan mulai berlakunya potongan tarif tol di sejumlah ruas Trans Jawa pada hari ini, mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur terus menunjukkan peningkatan. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 168.863 kendaraan melintas menuju arah Timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode H-10 hingga H-7 (11–14 Maret 2026). Volume tersebut […]

expand_less