Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Militansi Insan KRAS Reborn: Jamin Kualitas dan Akselerasi Manufaktur Baja Nasional

Militansi Insan KRAS Reborn: Jamin Kualitas dan Akselerasi Manufaktur Baja Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

Cilegon, 2 April 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group(KRAS) mempertegas komitmen operational excellence dengan capaian produksi yang menembus angka 120 ribu ton pada Maret 2026. Capaian impresif ini merupakan bagian dari implementasi strategi “KRAS Reborn” guna mendukung visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian industri nasional dan percepatan hilirisasi.

Hal tersebut
ditegaskan jajaran Direksi Krakatau Steel dalam forum  ngobrol bareng bersama Direksi Kraktaau Steel
Group dan karyawan pabrik Hot Strip Mill (HSM) dan Cold Rolling Mill (CRM) di
Cilegon pada Selasa (31/3). Agenda ini menjadi momentum penguatan militansi dan
soliditas seluruh insan perseroan dalam mengawal transformasi perusahaan.

Kepemimpinan Melayani dan
Pemulihan Fundamental Keuangan
 

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menekankan pentingnya
budaya “Kepemimpinan Melayani”. Ia membuka akses komunikasi langsung
bagi seluruh karyawan guna mendorong budaya speak
up
dan perbaikan berkelanjutan (continuous
improvement)
di setiap lini.

“Seluruh
insan Krakatau Steel Group harus memiliki ruang untuk menyampaikan masukan dan
solusi. Saya membuka pintu komunikasi kapan pun, karena transparansi adalah
fondasi penguatan organisasi kita,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat
sebagai Chairman IISIA dan Chairman ALFI/ILFA.

Lebih
lanjut, Dr. Akbar Djohan menjelaskan
bahwa transformasi fundamental dan transparansi keuangan menjadi kunci
pemulihan. Krakatau Steel Group berhasil mencatatkan tonggak sejarah melalui
restrukturisasi utang dengan efisiensi (diskon) hingga 80%. Langkah strategis
ini berhasil membalikkan kondisi keuangan perusahaan dari kerugian besar di
masa lalu menjadi raihan profit signifikan pada tahun buku 2025.

Akselerasi Kinerja Operasional
dan Efisiensi Terukur
 

Direktur Infrastruktur dan Operasi PT
Krakatau Steel (Persero) Tbk, Sidik Darusulistyo, menambahkan bahwa volume
produksi 120 ribu ton pada Maret 2026 adalah hasil kerja kolektif yang solid.
“Kinerja ini menjadi basis kuat bagi Perseroan untuk mengejar target profit
sebesar USD 115 juta pada tahun 2026,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sidik turut
memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai inisiatif efisiensi di lapangan,
di antaranya penghematan Waste Pickle Liquor (WPL) di pabrik CRM senilai Rp1
miliar, optimalisasi learning curve tim HSM dalam mitigasi kendala produksi,
hingga peningkatan kualitas packing ekspor.

Dirinya turut menyampaikan bahwa saat
ini, Perseroan tengah menyusun peta jalan (roadmap)
modernisasi fasilitas produksi guna meningkatkan keandalan dan daya saing Krakatau
Steel di pasar global.

Dedikasi
Kualitas dan Penguatan Karakter Militansi

Sebagai wujud nyata dalam menjaga
kualitas produk dan efisiensi aset, manajemen Krakatau Steel Group
menginstruksikan optimalisasi pemanfaatan gudang secara menyeluruh. Dengan
memastikan seluruh produk baja, baik koil maupun plat tersimpan dengan standar
keamanan tinggi di dalam ruangan, Perseroan menjamin setiap produk yang
diterima pelanggan senantiasa dalam kondisi prima dan terlindungi sepenuhnya
dari faktor cuaca.

Langkah ini mempertegas komitmen
Krakatau Steel Group dalam menghadirkan produk baja nasional dengan standar
keandalan tertinggi. Guna menyelaraskan langkah, Perseroan juga menyatukan
indikator kinerja melalui standarisasi “Satu KPI Krakatau Steel”. Langkah ini
diambil untuk memastikan seluruh unit kerja bergerak dalam satu komando dan
memiliki tanggung jawab kolektif terhadap target besar perusahaan.

“Kami mengajak seluruh karyawan
untuk menumbuhkan militansi dan kebanggaan dalam menjaga setiap inci produk
yang kita hasilkan. Dengan semangat kebersamaan ini, kami optimistis Krakatau
Steel tidak hanya mampu menjaga keberlanjutan usaha, tetapi juga terus menjadi
motor penggerak ekonomi nasional hingga puluhan tahun ke depan,” pungkas Dr.
Akbar Djohan. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Divre III Palembang Update Penjualan Tiket Lebaran 2026 Hingga H+5

    KAI Divre III Palembang Update Penjualan Tiket Lebaran 2026 Hingga H+5

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Palembang, Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. Sejak dibukanya pemesanan tiket pada 25 Januari 2026, hingga Senin (9/2), sebanyak 29.253 tiket telah terjual atau sekitar 50 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan. Manager […]

  • Normalisasi Jalur Pekalongan – Sragi yang Terdampak Banjir Terus Dilakukan, KA Berjalan 40 Kpj dan Tidak Ada Pembatalan Perjalanan

    Normalisasi Jalur Pekalongan – Sragi yang Terdampak Banjir Terus Dilakukan, KA Berjalan 40 Kpj dan Tidak Ada Pembatalan Perjalanan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi tepatnya di KM 88. KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi tepatnya di KM 88. Hingga Kamis (22/1), jalur tersebut tetap dapat dilalui kereta […]

  • Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy

    Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Telkom AI Center membekali kreator dengan insight monetisasi, strategi positioning, serta pemanfaatan AI untuk bersaing di era gig economy. Sepanjang Februari 2026, Telkom AI Center of Excellence Bandung menghadirkan rangkaian kegiatan AI Connect: From Idea to Income. Program ini dirancang sebagai ruang belajar bagi content creator, talenta digital, dan pelaku industri kreatif untuk memahami bagaimana […]

  • Harga Emas Masih Berpotensi Menguat, Tren Naik XAU/USD Bertahan di Atas .000

    Harga Emas Masih Berpotensi Menguat, Tren Naik XAU/USD Bertahan di Atas $5.000

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan berlangsung dinamis dengan kecenderungan positif, meskipun tekanan jangka pendek belum sepenuhnya mereda. Logam mulia emas (XAU/USD) tercatat mengalami pembalikan arah ke zona negatif pada sesi perdagangan Selasa, seiring reaksi pasar terhadap rilis data ekonomi Amerika Serikat yang hasilnya berada di bawah ekspektasi. Data tersebut […]

  • Antusiasme Meningkat, Pemenang Terus Bertambah di Promo Hadiah Milyaran

    Antusiasme Meningkat, Pemenang Terus Bertambah di Promo Hadiah Milyaran

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Program promo dari Champ x BoBoiBoy makin ramai dan terus menarik perhatian. Jumlah peserta yang ikut semakin bertambah, diikuti dengan pemenang baru di setiap periodenya. Dengan total hadiah bernilai milyaran rupiah, program ini menghadirkan berbagai hadiah impian seperti PS5, tablet Android, smartphone, tabungan pendidikan, hingga pulsa. Semakin banyak pembelian dan kode yang dikumpulkan, semakin besar […]

  • Work from Hotel Jadi Alternatif Baru Bagi Profesional di Jakarta

    Work from Hotel Jadi Alternatif Baru Bagi Profesional di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 April 2026 – Perubahan pola kerja dalam beberapa tahun terakhir mendorong banyak profesional untuk mencari cara baru dalam menjaga produktivitas. Meski work from home (WFH) memberikan fleksibilitas, tidak sedikit yang mulai merasakan tantangan seperti distraksi di rumah hingga sulitnya memisahkan waktu kerja dan istirahat. Di sisi lain, kembali bekerja dari kantor juga tidak […]

expand_less