Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar

JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MINDID, terus menjadi penopang utama perekonomian di Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mimika pada 2025 tercatat tetap tinggi sebesar Rp131,07 triliun. Dari sisi struktur ekonomi, sektor pertambangan dan penggalian masih mendominasi. Pada 2025, kontribusi sektor ini tercatat sebesar Rp114,48 triliun.

Porsi kontribusi dari sektor tambang terhadap total PDRB pun meningkat. Pada 2025, kontribusinya mencapai 14,51 persen, naik dari 12,35 persen pada 2024.

Dari sisi kontribusi fiskal, pada 2025 PTFI mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar 4 persen atau senilai 112,4 juta dolar AS, serta kontribusi untuk pemerintah daerah sebesar 6 persen atau 168,6 juta dolar AS.

Total kontribusi langsung tersebut mencapai 281 juta dolar AS atau sekitar Rp4,5 triliun (asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS).

Selain itu, kontribusi royalti PTFI tercatat sebesar 345,8 juta dolar AS atau setara Rp5,9 triliun.

Dari sisi ketenagakerjaan, pada 2025 total ekosistem tenaga kerja PTFI mencapai sekitar 34.000 orang, terdiri dari 6.630 karyawan langsung dan 27.707 tenaga kerja kontraktor. Sebagian besar tenaga kerja terserap di wilayah operasional Papua, serta fasilitas hilirisasi seperti smelter dan Precious Metals Refinery (PMR) di Gresik.

Selain kontribusi langsung, aktivitas PTFI juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) melalui rantai pasok dan kegiatan ekonomi turunan lainnya.

Di sisi sosial, belanja program pengembangan masyarakat pada 2025 mencapai 86,2 juta dolar AS, yang difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman, menilai kontribusi PTFI dalam lima tahun terakhir semakin signifikan, terutama setelah proses divestasi yang membuat kepemilikan Indonesia mencapai 51 persen.

“Kontribusi Freeport untuk negara itu besar sekali, baik dari dividen maupun pajak. Sekarang juga terus berekspansi hingga ke hilirisasi, sehingga tidak hanya kontribusi fiskalnya besar, tapi juga potensi serapan tenaga kerja,” ujar Ferdy.

Menurut dia, keberadaan PTFI menjadikan Papua sebagai salah satu kontributor penting bagi perekonomian nasional, terutama melalui komoditas strategis seperti emas dan tembaga.

“Tembaga itu penting untuk industri, termasuk ekosistem baterai kendaraan listrik. Ini memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” ujarnya.

Ferdy juga menyoroti transformasi operasional PTFI di bawah MIND ID dari tambang terbuka (open pit) ke tambang bawah tanah (underground) sebagai capaian besar dengan standar internasional dan nilai investasi yang signifikan.

“Investasinya sangat besar, bisa mencapai 15 miliar dolar AS sampai 20 miliar dolar AS. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia,” kata dia.

Dari sisi daerah, ia menambahkan kontribusi PTFI terhadap perekonomian Papua, khususnya Mimika, sangat dominan, termasuk melalui kepemilikan saham daerah sebesar 10 persen yang memberikan tambahan dividen bagi pemerintah daerah.

Namun demikian, Ferdy mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana tersebut.

“Freeport sudah berkontribusi besar untuk negara dan daerah. Harapannya, dana itu benar-benar digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan masyarakat Papua,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menilai PTFI telah memberikan kontribusi sosial melalui pembangunan fasilitas seperti rumah sakit dan infrastruktur olahraga di Mimika, serta mendorong transfer pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat lokal.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menargetkan pendapatan daerah dalam APBD 2026 sebesar Rp2,43 triliun. Dengan kontribusi yang besar terhadap struktur ekonomi dan fiskal daerah, PTFI diproyeksikan tetap menjadi kontributor utama dalam mendukung pencapaian target tersebut.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bogor – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara, resmi menjalin mitra kerja sama strategis dengan PT Pascal Biotech Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dalam bidang inovasi dan pengembangan. Penandatanganan yang dihadiri oleh jajaran manajemen kedua belah pihak, ini berlangsung di Kantor Direksi PT RPN, Kota Bogor. Kerja sama ini […]

  • BINUS University Luncurkan Beasiswa untuk Perkuat Komitmen Mencetak Talenta Bedampak bagi Indonesia

    BINUS University Luncurkan Beasiswa untuk Perkuat Komitmen Mencetak Talenta Bedampak bagi Indonesia

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 Juli 2026 – Indonesia memiliki banyak talenta muda dengan potensi yang terus berkembang di berbagai bidang. Namun, kesempatan untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas masih belum dapat dirasakan secara merata. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia saat ini masih berada di kisaran 31,45%, sementara pemerintah menargetkan […]

  • Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

    Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Bagi Waringin Megah General Contractor, kepercayaan bukan sekadar reputasi yang dibangun melalui proyek-proyek yang selesai, tetapi kemampuan untuk tetap memberikan solusi ketika situasi menjadi kompleks. Dalam industri konstruksi, membangun bukan hanya soal mendirikan struktur yang kokoh. Ujian sebenarnya datang ketika proyek berada di bawah tekanan—ketika desain berubah, jadwal bergeser, biaya harus dikendalikan, dan kondisi lapangan […]

  • BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN

    BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sebagai bagian dari ekosistem pembiayaan perumahan nasional, BP Tapera terus mendukung penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak dan terjangkau. Melalui pengelolaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BP Tapera berkomitmen menghadirkan pembiayaan perumahan yang tepat sasaran sekaligus mendukung percepatan Program Tiga Juta Rumah. Jakarta, 23 Juli 2026 – Komisioner BP Tapera […]

  • Apa Itu SPF dan Berapa SPF yang Aman untuk Bayi dan Anak?

    Apa Itu SPF dan Berapa SPF yang Aman untuk Bayi dan Anak?

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kulit bayi itu unik, lembut, halus, dan masih dalam tahap berkembang. Tapi justru karena itulah, kulit si kecil jauh lebih rentan terhadap paparan sinar matahari dibandingkan kulit orang dewasa. Tanpa perlindungan yang tepat, paparan UV bisa membuat kulit lebih cepat kemerahan, kering, bahkan terasa tidak nyaman meski hanya terpapar sebentar. Di titik ini banyak orang […]

  • Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026

    Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Garut (Jawa Barat), 27 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pengguna jasa kereta api dari Stasiun Garut selama periode Angkutan Lebaran 2026. Kenaikan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk perjalanan mudik maupun balik. […]

expand_less