Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Apa yang Dapat Dipelajari Brand Hospitality dari Creative Market di Jakarta

Apa yang Dapat Dipelajari Brand Hospitality dari Creative Market di Jakarta

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Jakarta, 29 May 2026 – Creative market di Jakarta kini tidak lagi sekadar menjadi tempat berbelanja. Dalam beberapa tahun terakhir, event lifestyle terkurasi seperti Brightspot City telah berkembang menjadi destinasi sosial, di mana pengunjung datang bukan hanya untuk membeli produk, tetapi juga untuk menikmati atmosfer, budaya, kuliner, musik, serta interaksi komunitas.

Perubahan ini mencerminkan transformasi yang lebih besar dalam perilaku konsumen modern, sesuatu yang tidak lagi dapat diabaikan oleh brand hospitality di sektor hotel, resort, café, maupun restoran.

Saat ini, konsumen semakin memprioritaskan pengalaman dibanding sekadar transaksi. Mereka tertarik pada tempat yang terasa lebih personal dan berkesan suasana yang berkesan, dan kesempatan untuk menemukan pengalaman baru. Dalam banyak hal, creative market di Jakarta telah menjadi gambaran bagaimana ruang hospitality modern dapat tetap relevan di tengah industri lifestyle yang semakin kompetitif.

Pengalaman Kini Menjadi Produk Utama

Dulu, industri retail tradisional berfokus pada produk dan transaksi. Namun saat ini, keberhasilan creative market justru terletak pada kemampuannya menciptakan pengalaman yang imersif dan melibatkan emosi pengunjung.

Pengunjung sering menghabiskan waktu berjam-jam menjelajahi gerai terkurasi, mencoba konsep kuliner baru, menikmati pertunjukan musik, hingga berinteraksi langsung dengan berbagai brand. Banyak yang datang tanpa tujuan khusus untuk berbelanja, tetapi akhirnya menghabiskan waktu dan uang karena keseluruhan pengalaman terasa menyenangkan dan bermakna.

“Creative market menunjukkan bahwa masyarakat saat ini semakin menghargai pengalaman yang terasa lebih personal dan berkesan. Hal ini juga menjadi pembelajaran penting bagi industri hospitality untuk terus menghadirkan ruang yang mampu membangun koneksi dengan pengunjung,” ujar Chandra Himawan, Head of Marketing Marclan International

Hal ini menjadi pelajaran penting bagi industri hospitality. Hotel dan destinasi kuliner kini tidak lagi bersaing hanya melalui fasilitas, pilihan menu, atau harga kamar. Konsumen semakin memilih destinasi berdasarkan atmosfer, storytelling, estetika, serta bagaimana sebuah tempat membuat mereka merasa nyaman dan terhubung secara emosional.

Dengan kata lain, hospitality kini semakin digerakkan oleh pengalaman, bukan hanya produk.

Kembalinya Pengalaman Offline

Di tengah pesatnya pertumbuhan platform digital, belanja online, dan layanan pesan antar makanan, pengalaman lifestyle secara fisik tetap mampu menarik perhatian banyak orang. Hal ini menunjukkan bahwa kemudahan digital tidak sepenuhnya dapat menggantikan interaksi manusia dan pengalaman secara langsung. 

Masyarakat tetap mencari koneksi sosial, suasana yang imersif, pengalaman spontan, dan momen berkesan yang dapat dinikmati secara langsung. Creative market berhasil karena mampu menciptakan lingkungan di mana pengunjung merasa hadir, terhubung, dan terlibat secara emosional.

Bagi brand hospitality, hal ini menegaskan bahwa ruang fisik masih memiliki nilai yang sangat penting. Restoran, café, dan hotel bukan sekadar tempat operasional, tetapi juga ruang di mana orang mencari kenyamanan, identitas, dan pengalaman sosial.

F&B Menjadi Pusat Ruang Lifestyle

Salah satu aspek paling terlihat dari creative market di Jakarta adalah semakin besarnya peran pengalaman food & beverage. F&B kini bukan lagi sekadar elemen pendukung dalam sebuah destinasi lifestyle, melainkan telah menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung bertahan lebih lama, bersosialisasi, dan berinteraksi lebih dalam dengan sebuah ruang.

Konsumen saat ini semakin tertarik pada pengalaman bersantap yang menggabungkan atmosfer, desain, hiburan, dan interaksi komunitas. Tren ini menjelaskan mengapa banyak brand hospitality mulai berinvestasi pada live music, konsep dining kolaboratif, aktivasi budaya, pengalaman tematik, hingga program berbasis komunitas.

Aktivitas makan kini tidak lagi dipandang semata sebagai konsumsi, tetapi telah menjadi bagian dari hiburan dan budaya lifestyle.

Ruang Hospitality Bertransformasi Menjadi Pusat Budaya

Pelajaran penting lainnya dari creative market di Jakarta adalah meningkatnya kebutuhan akan ruang yang memiliki relevansi budaya.

Konsumen semakin tertarik pada destinasi yang terasa autentik, memiliki koneksi lokal, dan dikurasi secara kreatif. Ruang yang berhasil menggabungkan hospitality dengan unsur budaya sering kali mampu menciptakan keterlibatan emosional yang lebih kuat serta visibilitas sosial yang lebih tinggi.

Karena itu, banyak venue hospitality modern mulai menghadirkan event budaya, kolaborasi kreatif, pameran seni, pertunjukan musik, hingga gathering komunitas.

Batas antara ruang hospitality, ruang event, pusat budaya, dan destinasi lifestyle kini semakin tipis. Bagi brand hospitality, hal ini membuka peluang untuk bergerak melampaui model layanan tradisional dan membangun hubungan jangka panjang yang lebih kuat dengan audiens melalui pengalaman yang bermakna.

Masa Depan Hospitality Digerakkan oleh Pengalaman

Popularitas creative market di Jakarta mencerminkan perubahan yang lebih besar dalam cara konsumen urban menghabiskan waktu dan perhatian mereka. Masyarakat kini tidak lagi sekadar mencari tempat untuk menginap, makan, atau berbelanja. Mereka mencari ruang yang menawarkan koneksi, atmosfer, eksplorasi, dan pengalaman yang berkesan.

Bagi brand hospitality, tantangan ke depan bukan hanya menghadirkan produk dan layanan berkualitas, tetapi juga menciptakan lingkungan yang benar-benar ingin dikunjungi kembali dan dibicarakan oleh konsumen.

Seiring semakin menyatunya batas antara hospitality, hiburan, retail, dan budaya, ruang yang berfokus pada pengalaman kemungkinan akan menjadi penentu fase berikutnya dalam perkembangan industri hospitality Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pererat Silaturahmi, BRI Regional Office Jakarta 1 Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

    Pererat Silaturahmi, BRI Regional Office Jakarta 1 Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mengangkat tema “Ramadhan Menguatkan Ukhuwah, Bersama Membangun Kinerja yang Berkah”, BRI Regional Office (RO) Jakarta 1 menyelenggarakan acara Buka Puasa Bersama yang penuh khidmat pada Kamis, 12 Maret 2026. Acara ini menjadi momentum penting bagi seluruh Insan BRILian untuk memperkuat tali persaudaraan sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan suci. Kehangatan dalam Kebersamaan Acara yang […]

  • Bukan Sekadar Banderol: Manuver Arsenal di Balik Valuasi Tinggi Jakub Kiwior, Arteta Kirim Sinyal Jelas ke Pasar

    Bukan Sekadar Banderol: Manuver Arsenal di Balik Valuasi Tinggi Jakub Kiwior, Arteta Kirim Sinyal Jelas ke Pasar

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle editor News
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Keputusan Arsenal untuk memasang banderol £26,1 juta (Rp 548 Miliar) pada Jakub Kiwior yang membuat FC Porto mundur teratur bukanlah sekadar taktik negosiasi standar. Lebih dari itu, ini adalah sebuah manuver strategis dan sinyal kuat yang dikirimkan oleh manajer Mikel Arteta dan manajemen klub ke seluruh pasar transfer Eropa: era di mana […]

  • Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke .000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

    Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Mei 2026 – Bitcoin, aset kripto utama tercatat terkoreksi hingga ke level $76.00 per-hari ini (18 Mei 2026) pada perdagangan di Bittime. Bertepatan dengan ini Bittime menggelar kampanye Bittime Road to Bitcoin Pizza Day bertajuk “Trade Any Coins and Earn BTC!” bagi investor aset kripto Indonesia yang dapat menjadi kesempatan “Buy The Deep”. […]

  • BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara

    BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja pembiayaan alat berat tetap stabil di tengah berkembangnya wacana penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara tahun 2026. Perseroan melihat bahwa dinamika tersebut merupakan bagian dari siklus perencanaan di industri pertambangan yang masih berada dalam koridor wajar. Direktur […]

  • KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

    KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 21 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menghadirkan inovasi layanan transportasi baru dengan meluncurkan Kereta Api (KA) Sangkuriang relasi Bandung – Ketapang Banyuwangi. Kehadiran layanan baru ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas masyarakat dari wilayah Jawa Barat menuju Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga ke ujung timur Jawa Timur. KA […]

  • Customer Data Management Jadi Kunci Dorong Performa Bisnis di Era Personalisasi Berbasis Data

    Customer Data Management Jadi Kunci Dorong Performa Bisnis di Era Personalisasi Berbasis Data

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah tantangan pengelolaan data yang semakin kompleks, banyak perusahaan masih terjebak dalam pengumpulan data tanpa pemanfaatan yang jelas. Kondisi “data-rich but insight-poor” ini membuat potensi pertumbuhan bisnis sering terlewatkan. Menjawab kebutuhan tersebut, transcosmos Indonesia (TCID) berkolaborasi dengan MoEngage menyelenggarakan sesi berbagi strategi bertajuk “Monetizing Customer Data: Turning Insights into […]

expand_less