Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Jakarta (13/4) – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS), Dr. Akbar Djohan, resmi dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum (Chairman) The Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) untuk periode kedua (2026-2030), menandai babak baru penguatan sinergi baja nasional. Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Jakarta, Jumat (10/4), dipimpin langsung oleh Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap stabilitas sektor logam.

Dalam arahannya, Menperin Agus Gumiwang menegaskan bahwa kepengurusan
IISIA periode ini merupakan mitra strategis krusal sekaligus motor penggerak
dalam memperkuat struktur industri baja yang mandiri, berdaya saing, dan
berkelanjutan. Menperin mencatat prestasi gemilang subsektor industri logam
dasar yang tumbuh pesat 15,71% pada tahun 2025, menempatkan Indonesia di
peringkat ke-13 produsen baja dunia dengan total produksi mencapai 19 juta ton.

Visi “Blue-Green” untuk Masa Depan Baja Nasional yang Rendah
Karbon dan Berkelanjutan.

Memasuki periode kedua kepemimpinannya, Dr. Akbar Djohan membawa visi
besar transformasi ekosistem baja melalui konsep “Blue-Green
Industry”. Inisiatif ini mengintegrasikan inovasi teknologi digital dengan
komitmen keberlanjutan lingkungan guna memenuhi standar global yang kian ketat.

“Kami bertekad menjadikan IISIA sebagai rumah yang inklusif dan
solid bagi seluruh pelaku industri baja nasional, baik dari sektor hulu hingga
hilir. Fokus kami pada 2026-2030 adalah membangun fondasi bangsa yang kuat
melalui penguatan solidaritas antaranggota dan peningkatan daya saing di kancah
internasional,” ujar Dr. Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman
ALFI/ILFA.

Menjawab Tantangan Struktural dan Tekanan Global

Meski produksi nasional tumbuh rata-rata 14% per tahun, Akbar menyoroti
tantangan optimalisasi utilisasi industri yang masih berada di angka 52,7%
serta ancaman praktik dumping impor yang mendistorsi persaingan sehat di pasar.
Menanggapi hal tersebut, Krakatau Steel bersama IISIA akan memperkuat sinergi
dengan pemerintah untuk mengoptimalkan perlindungan pasar melalui penerapan SNI
wajib secara konsisten dan tegas.

“Industri baja adalah tulang punggung pembangunan nasional. Melalui
penguatan hilirisasi dan produk bernilai tambah tinggi, kita tidak hanya akan
berjaya di negeri sendiri, tetapi juga menjadi pemain yang disegani di pasar
internasional,” tambahnya.

Melalui kepemimpinan di IISIA, Krakatau Steel
berkomitmen untuk terus memelopori integrasi industri baja dari hulu ke hilir,
memastikan pasokan baja untuk kebutuhan infrastruktur dan manufaktur nasional
tetap terjaga secara mandiri dan kompetitif sehingga sejalan dengan visi besar
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang tertuang dalam Asta Cita.

Optimalisasi
dan Transformasi Jadi Kunci Daya Saing

Pada
kesempatan tersebut Dr. Akbar Djohan turut menekankan dua mesin penggerak utama
dalam kepengurusannya: optimalisasi aset dan transformasi teknologi. Langkah
ini bertujuan menutup celah defisit produk antara (intermediate) dan hilir guna
menekan ketergantungan impor bahan baku serta memperkuat struktur biaya
industri nasional.

“Transformasi
digital dalam proses produksi dan penguatan rantai pasok domestik adalah kunci
agar industri baja kita efisien dan memiliki daya tawar tinggi di pasar
ekspor,” tegas Akbar.

Krakatau
Steel: Motor Penggerak Industri Nasional

Sebagai
pemimpin pasar, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) terus memperkuat peran
strategisnya sebagai lokomotif ekonomi dalam mendukung kemandirian industri
nasional. Dr. Akbar
Djohan memastikan bahwa Krakatau Steel Group akan terus meningkatkan kapasitas
dan efisiensi operasional untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.

Dengan sinergi di bawah naungan IISIA, Krakatau Steel Group siap menjadi
katalisator pertumbuhan sektor manufaktur serta pionir dalam penerapan standar
industri hijau yang kompetitif di kawasan regional, memastikan pasokan baja
untuk infrastruktur nasional tetap terjaga secara mandiri dan kompetitif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Daya Saing Pariwisata, SUCOFINDO Sertifikasi Hotel Mercure Kuta

    Perkuat Daya Saing Pariwisata, SUCOFINDO Sertifikasi Hotel Mercure Kuta

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Denpasar, (25/2) – PT SUCOFINDO (PERSERO) menegaskan komitmennya dalam memperkuat daya saing industri pariwisata nasional melalui layanan sertifikasi usaha pariwisata berbasis risiko dan sertifikasi hotel berbintang. Peran ini dijalankan PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai lembaga Testing, Inspection, and Certification (TIC) sekaligus Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata (LSUP) terakreditasi yang memastikan standar mutu, keselamatan, serta kepatuhan terhadap regulasi […]

  • Tom Lembong Laporkan Majelis Hakim ke MA Usai Dapat Abolisi dari Presiden Prabowo

    Tom Lembong Laporkan Majelis Hakim ke MA Usai Dapat Abolisi dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus.com — Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, yang akrab disapa Tom Lembong, resmi melaporkan majelis hakim yang menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara kepadanya ke Mahkamah Agung (MA). Langkah ini dilakukan usai ia memperoleh abolisi dari Presiden Prabowo Subianto, yang menghentikan proses hukum atas kasus yang menjeratnya. Sebelumnya, Tom divonis 4,5 tahun penjara oleh pengadilan dan sempat mengajukan banding. […]

  • Open Network: Paradigma Baru untuk Ekonomi Digital yang Inklusif

    Open Network: Paradigma Baru untuk Ekonomi Digital yang Inklusif

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sebuah berita terbaru di Jakarta Post mengenai para penjual e-commerce di Indonesia yang harus menghadapi kenaikan biaya platform menarik perhatian saya. Berita itu juga mengingatkan saya pada sebuah komitmen bilateral antara India dan Indonesia. Dalam kunjungan Presiden Prabowo ke India pada Januari 2025 atas undangan Perdana Menteri Modi, kedua pemimpin menegaskan komitmen untuk mempercepat kerja […]

  • MyRepublic Air Rampungkan Uji Laik Operasi di Palangka Raya, Tandai Kesiapan Ekspansi Nasional Layanan FWA

    MyRepublic Air Rampungkan Uji Laik Operasi di Palangka Raya, Tandai Kesiapan Ekspansi Nasional Layanan FWA

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MyRepublic Indonesia secara resmi merampungkan pelaksanaan Uji Laik Operasi (ULO) layanan MyRepublic Air di Palangka Raya. Palangka Raya, 7 April 2026 — MyRepublic Indonesia secara resmi merampungkan pelaksanaan Uji Laik Operasi (ULO) layanan MyRepublic Air di Palangka Raya. Pelaksanaan ULO ini menjadi tahapan akhir dalam rangkaian pengujian operasional layanan Fixed Wireless Access (FWA) MyRepublic Air, […]

  • Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy

    Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Telkom AI Center membekali kreator dengan insight monetisasi, strategi positioning, serta pemanfaatan AI untuk bersaing di era gig economy. Sepanjang Februari 2026, Telkom AI Center of Excellence Bandung menghadirkan rangkaian kegiatan AI Connect: From Idea to Income. Program ini dirancang sebagai ruang belajar bagi content creator, talenta digital, dan pelaku industri kreatif untuk memahami bagaimana […]

  • KAI Sumatera Utara Sediakan 231 Ribu Kursi Lebaran 2026, Tiket Masih Tersedia Luas

    KAI Sumatera Utara Sediakan 231 Ribu Kursi Lebaran 2026, Tiket Masih Tersedia Luas

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KAI Divre I Sumatera Utara menyediakan 231.704 kursi Angkutan Lebaran 2026, dengan 44.752 tiket telah terjual dan ketersediaan masih luas. Masyarakat diimbau segera memesan melalui kanal resmi agar rencana mudik berjalan lancar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 44.752 tiket Angkutan Lebaran 2026 telah dipesan oleh masyarakat sejak dibukanya […]

expand_less