Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Jepara – Di tengah kondisi ekonomi yang masih diwarnai tantangan daya beli dan meningkatnya kebutuhan hidup, semakin banyak masyarakat mulai mencari sumber penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama. Fenomena yang dikenal sebagai side hustle ini tidak lagi hanya dilakukan oleh pekerja lepas, tetapi juga karyawan, ibu rumah tangga, hingga lulusan baru yang ingin memiliki pemasukan lebih dari satu sumber.

Beragam pilihan usaha mulai diminati, mulai dari bisnis berbasis digital hingga sektor kuliner yang dinilai memiliki pasar luas karena produknya merupakan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, model kemitraan juga semakin banyak dipertimbangkan karena menawarkan sistem usaha yang telah dipersiapkan sehingga calon pelaku usaha tidak perlu membangun semuanya dari nol.

Melihat tren tersebut, You Need Mie menghadirkan program kemitraan kuliner yang dirancang bagi masyarakat yang ingin memulai usaha dengan sistem yang lebih praktis. Melalui konsep tersebut, mitra memperoleh perlengkapan usaha, bahan baku awal, pelatihan, hingga pendampingan operasional untuk membantu proses memulai bisnis.

Menurut pihak manajemen, perubahan kondisi ekonomi membuat banyak calon pelaku usaha lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Mereka tidak hanya mempertimbangkan besarnya modal, tetapi juga kesiapan sistem usaha yang akan dijalankan.

“Kami melihat banyak calon mitra sebenarnya memiliki keinginan untuk berwirausaha. Namun, mereka sering kali bingung harus memulai dari mana. Karena itu kami berupaya menghadirkan sistem yang dapat membantu mereka lebih siap ketika mulai menjalankan usaha,” ujar Budi Prihanto, manager marketing dan sales You Need Mie.

Selain menyediakan sistem operasional, You Need Mie menerapkan skema kemitraan tanpa pembagian hasil penjualan. Dengan konsep tersebut, seluruh hasil penjualan menjadi milik mitra, sementara perusahaan berfokus pada penyediaan sistem, branding, pelatihan, dan pendampingan.

Melalui program kemitraannya, You Need Mie berharap dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin memulai usaha kuliner dengan dukungan sistem yang telah dipersiapkan, sehingga mitra dapat lebih fokus mengembangkan bisnisnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Memilih Kandungan Shampo Kucing Untuk Kesehatan Bulu

    Tips Memilih Kandungan Shampo Kucing Untuk Kesehatan Bulu

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sebagai pemilik kucing, tentu kita ingin memastikan bahwa kucing kesayangan kita memiliki bulu yang sehat dan terawat. Namun, memilih shampo bulu kucing yang tepat ternyata bisa menjadi tugas yang cukup membingungkan. Banyak pemilik kucing yang masih menggunakan shampo sembarangan, tanpa memperhatikan kandungannya, yang bisa berisiko merusak kesehatan bulu kucing. Yuk, simak tips memilih kandungan shampo […]

  • ASAI Village Jimbaran: Oase Wellness di Bali

    ASAI Village Jimbaran: Oase Wellness di Bali

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    ASAI Village Jimbaran adalah tempat peristirahatan kesehatan yang tenang di Jimbaran – Bali, dibangun untuk orang-orang yang menginginkan ruang, ritme, dan waktu untuk bersantai. Proyek ini menyatukan 20 kompleks vila premium pribadi dengan layanan hotel, fasilitas kesehatan termasuk spa dan pusat kebugaran multifungsi, serta kafe dalam suasana desa yang tenang, hanya beberapa menit dari Pantai […]

  • Kementerian PU Bangun 66 Sumur Bor untuk Pastikan Pasokan Air Bersih Berkualitas bagi Korban Bencana di Sumatera

    Kementerian PU Bangun 66 Sumur Bor untuk Pastikan Pasokan Air Bersih Berkualitas bagi Korban Bencana di Sumatera

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA, 18 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan pascabencana dengan memprioritaskan penyediaan air baku di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 66 titik sumur bor tengah dibangun untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih berkualitas yang memenuhi standar kesehatan. Pembangunan ini difokuskan pada area […]

  • KEK Gresik Disiapkan Jadi Pusat Hilirisasi Berdaya Saing Global

    KEK Gresik Disiapkan Jadi Pusat Hilirisasi Berdaya Saing Global

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    GRESIK – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik kian mengukuhkan posisinya sebagai hub hilirisasi terintegrasi berdaya saing global di Asia Tenggara. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) dua proyek strategis sektor mineral di kawasan terkait fasilitas produksi brass mill dan brass cup serta pabrik manufaktur emas logam mulia pada Rabu (29/4). Proyek yang […]

  • Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

    Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KAI Divre I Sumatera Utara mengajak masyarakat menjaga keselamatan perjalanan kereta dengan menghentikan vandalisme dan tidak beraktivitas di jalur rel selama Ramadan. Langkah ini penting untuk melindungi keselamatan bersama serta memastikan operasional KA tetap aman dan lancar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam […]

  • Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

    Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 April 2026 – Memasuki awal pekan, perhatian pelaku pasar nasional masih tertuju pada pergerakan nilai tukar mata uang Rupiah yang sempat menyentuh level terlemahnya di angka Rp17.189 per dolar Amerika Serikat pada Jumat 17 April 2024 lalu. Angka ini mencerminkan pelemahan sekitar 0,97% dalam satu bulan terakhir, yang dipicu oleh tingginya inflasi di […]

expand_less