Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sentimen Global Topang Emas, Target Kenaikan Hingga 5.045 Terbuka

Sentimen Global Topang Emas, Target Kenaikan Hingga 5.045 Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (20/4) diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, meski pasar sempat dibuka dengan tekanan yang memicu terbentuknya gap down. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai kondisi tersebut belum mengubah arah tren utama, mengingat struktur pergerakan emas secara keseluruhan masih menunjukkan kecenderungan bullish yang cukup kuat.

Dalam analisisnya, pembukaan harga yang sempat turun dan membentuk gap dinilai lebih sebagai respons jangka pendek terhadap dinamika pasar, bukan sinyal pembalikan arah. Bahkan, kondisi ini justru membuka peluang terjadinya penutupan gap, yang dalam banyak kasus menjadi bagian dari pergerakan harga sebelum kembali mengikuti tren utamanya.

Menurut Geraldo Kofit, terbentuknya swing low pada timeframe yang lebih kecil menjadi salah satu indikasi bahwa harga mulai menemukan pijakan untuk kembali bergerak naik. Kondisi ini memperkuat peluang bahwa area gap yang terbentuk sebelumnya dapat tertutup, sekaligus menjadi landasan bagi harga untuk melanjutkan penguatan.

Secara teknikal, tren bullish emas dinilai masih solid karena harga tetap bergerak di atas area support dinamis yang dibentuk oleh Moving Average 21 dan 34. Bertahannya harga di atas area tersebut menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar dan belum ada sinyal pelemahan yang cukup kuat untuk mengubah struktur tren.

Dalam proyeksi jangka pendek, Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpotensi menguji level resistance di kisaran 4.892. Area ini dipandang sebagai level penting yang dapat menjadi penentu arah pergerakan berikutnya. Jika harga mampu menembus level tersebut dengan kuat, maka peluang kenaikan menuju target berikutnya di 5.045 semakin terbuka.

Level 5.045 dipandang sebagai area resistance lanjutan yang juga memiliki arti penting secara psikologis. Jika tercapai, level ini berpotensi menjadi acuan baru bagi pasar dalam mengukur kekuatan tren emas ke depan.

Dari sisi fundamental, prospek kenaikan harga emas juga masih ditopang oleh sentimen global yang mendukung. Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang masih berlangsung membuat permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi. Dalam situasi pasar yang cenderung fluktuatif, investor masih melihat emas sebagai salah satu instrumen yang mampu menjaga nilai aset.

Selain itu, ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat juga menjadi faktor yang menopang pergerakan emas. Pasar mulai melihat peluang bahwa Federal Reserve akan mengambil kebijakan yang lebih longgar, termasuk kemungkinan menahan kenaikan suku bunga atau bahkan membuka ruang penurunan suku bunga ke depan.

Kondisi tersebut menjadi sentimen positif bagi emas, mengingat logam mulia ini umumnya lebih menarik ketika suku bunga rendah. Di saat yang sama, potensi pelemahan dolar Amerika Serikat juga memberikan dorongan tambahan terhadap harga emas. Dengan hubungan yang berlawanan arah antara dolar dan emas, tekanan pada dolar cenderung membuka ruang penguatan bagi logam mulia.

Faktor lain yang turut diperhatikan adalah proses rebalancing posisi pelaku pasar serta aliran likuiditas pasca pembukaan pasar. Kondisi ini kerap menjadi pemicu percepatan penutupan gap dan dapat membantu harga kembali bergerak sejalan dengan tren utama yang sedang berlangsung.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat bahwa prospek harga emas masih cenderung positif meskipun sempat dibuka dengan gap down. Selama harga bertahan di atas area support utama, peluang kenaikan dinilai masih terbuka, dengan target jangka pendek di 4.892 dan potensi lanjutan menuju 5.045.

Pelaku pasar tetap disarankan mencermati perkembangan sentimen global serta level-level penting yang menjadi acuan pergerakan harga. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pendekatan yang disiplin dan terukur dinilai menjadi kunci dalam merespons dinamika pasar emas saat ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelindo Multi Terminal Catat Pertumbuhan Bongkar Muat Nonpetikemas di Branch Gresik

    Pelindo Multi Terminal Catat Pertumbuhan Bongkar Muat Nonpetikemas di Branch Gresik

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Gresik, April 2026 — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Gresik mencatatkan peningkatan kinerja produksi yang positif pada Triwulan I tahun 2026. Sepanjang periode Januari hingga Maret 2026, capaian arus nonpetikemas tercatat mencapai 1.137.736 ton/m3, meningkat 7,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 1.056.975 ton/m3. Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan aktivitas operasional serta meningkatnya […]

  • Akselerasi Digitalisasi, BRI KC Otista Gelar Program “Racing BRImo” bagi Pegawai BKN

    Akselerasi Digitalisasi, BRI KC Otista Gelar Program “Racing BRImo” bagi Pegawai BKN

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Kantor Cabang (KC) Jakarta Otista terus menunjukkan agresivitasnya dalam mendorong penetrasi perbankan digital. Kali ini, BRI menjalin kolaborasi strategis dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui peluncuran program “Racing BRImo” yang ditujukan khusus bagi para pegawai di lingkungan BKN pusat. Program ini dirancang untuk meningkatkan aktivitas transaksi […]

  • Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia

    Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia Indonesia remains one of the most attractive destinations for foreign investors, professionals, and international business travelers. However, one of the most common compliance issues faced by foreign nationals and companies is misunderstanding the difference between a Business Visa Indonesia and a Work Permit Indonesia. This misunderstanding […]

  • Pastikan Mudik Aman, KAI Divre I Sumut Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta Laik Operasi

    Pastikan Mudik Aman, KAI Divre I Sumut Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta Laik Operasi

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KAI Divre I Sumatera Utara menyiagakan 31 lokomotif dan 73 kereta laik operasi untuk memastikan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman dan tepat waktu. Kesiapan armada diperkuat melalui perawatan intensif dan ramp check bersama BTP Kelas 1 Medan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyiagakan 31 unit lokomotif dan 73 sarana kereta […]

  • Penguatan Sistem Mutu Perguruan Tinggi dan Apresiasi Mahasiswa Jadi Sorotan lewat “BINUS Untuk Medan”

    Penguatan Sistem Mutu Perguruan Tinggi dan Apresiasi Mahasiswa Jadi Sorotan lewat “BINUS Untuk Medan”

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Medan, 17 Juni 2026 — Dalam rangka menyambut 45 tahun perjalanan BINUS University dalam berkontribusi bagi pendidikan Indonesia, BINUS @Medan menghadirkan sebuah inisiatif bertajuk “BINUS Untuk Medan” sebagai wujud kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di daerah. Program ini menjadi wadah kolaboratif yang mempertemukan perguruan tinggi, praktisi, serta berbagai pihak di bidang pendidikan untuk […]

  • Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Otista Kompak Berseragam Pakaian Nasional

    Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Otista Kompak Berseragam Pakaian Nasional

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Branch Office Otista tampil kompak dengan mengenakan pakaian nasional saat melayani nasabah. Penampilan seragam bernuansa budaya ini menghadirkan suasana berbeda di area layanan, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Para frontliner mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah dengan tetap menjaga kerapian serta […]

expand_less