Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » IndCham dan Kedutaan Besar India Dorong Kepemimpinan Perempuan di Indonesia lewat Diskusi Hari Kartini 2026

IndCham dan Kedutaan Besar India Dorong Kepemimpinan Perempuan di Indonesia lewat Diskusi Hari Kartini 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Jakarta — IndCham bekerja sama dengan Kedutaan Besar India di Jakarta menggelar forum diskusi Hari Kartini 2026 di Wayang Auditorium, Kedutaan Besar India, Jakarta, Senin (20/4/2026). Mengusung tema “Celebrating Women Thought Leaders”, acara ini menghadirkan sejumlah tokoh perempuan lintas sektor untuk membahas kepemimpinan, kesetaraan, dan masa depan perempuan di tengah perubahan global.

Forum ini tidak hanya menjadi ruang refleksi atas warisan R.A. Kartini, tetapi juga menegaskan peran perempuan sebagai penggerak utama dalam pembangunan ekonomi, kesehatan, hingga teknologi di Indonesia.

Warisan Kartini dan Relevansinya Hari Ini

Acara dibuka oleh Joint Secretary IndCham, Bipin Mishra, yang menekankan bahwa perempuan saat ini tidak lagi sekedar menjadi bagian dari kemajuan, tetapi telah berada di garis depan sebagai pemimpin perubahan.

“Hari ini adalah tentang perempuan yang bukan hanya menjadi bagian dari kemajuan, tetapi juga memimpin kemajuan itu sendiri,” ujarnya.

Sambutan resmi kemudian disampaikan oleh Malvika Priyadarshani dari Kedutaan Besar India di Jakarta yang mengangkat kembali nilai-nilai perjuangan Kartini, terutama dalam hal pendidikan dan kesetaraan.

Ia menegaskan bahwa pemikiran Kartini tetap relevan hingga saat ini. “Di jantung perjuangan Kartini adalah keyakinan sederhana namun kuat bahwa perempuan berhak memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi,” ujarnya.

Malvika juga mengingatkan bahwa perjuangan tersebut belum sepenuhnya selesai dan membutuhkan keberanian untuk terus mempertanyakan norma serta bertindak nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Kepemimpinan Perempuan dalam Kebijakan, Pembangunan, dan Kesehatan

Panel pertama menghadirkan Gita Sabharwal sebagai United Nations Resident Coordinator Indonesia dan Leona A. Karnali sebagai CEO Primaya Hospital, yang dimoderatori oleh Aasthaa Maheshwari.

Dalam diskusi tersebut, Gita menekankan bahwa kehadiran perempuan dalam ruang pengambilan keputusan membawa perspektif yang berbeda dan berdampak nyata terhadap keberlanjutan kebijakan.

“Ketika perempuan dilibatkan dalam proses penyelesaian konflik, hasilnya cenderung lebih bertahan dan tidak mudah runtuh,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa Indonesia telah mengalami kemajuan signifikan dalam pemberdayaan perempuan, namun masih menghadapi tantangan struktural, terutama dalam hal keterwakilan di posisi strategis.

“Ini bukan soal kurangnya talenta, karena talenta perempuan di Indonesia sangat banyak. Tantangannya ada pada faktor sistemik yang masih menjadi hambatan,” jelasnya.

Sementara itu, Leona menekankan pentingnya kolaborasi lintas gender dalam membangun sistem kesehatan yang lebih baik dan inklusif.

“Kita semua bekerja untuk satu tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas layanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga membagikan prinsip kepemimpinan yang ia pegang dalam membangun tim.

“Cintai diri sendiri, cintai tim, dan cintai pekerjaan,” katanya.

Peran Laki-laki dalam Mendorong Kesetaraan

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, dalam pidato kuncinya menyoroti aspek yang sering luput dalam diskusi kesetaraan gender, yaitu peran laki-laki sebagai bagian dari solusi.

Ia menegaskan bahwa perubahan tidak bisa hanya dibebankan kepada perempuan.

“Kalau kondisi perempuan ingin menjadi lebih baik, maka laki-laki juga harus berubah dan menciptakan ruang serta peluang,” ujarnya.

Dalam pidatonya, ia juga berbagi refleksi personal sebagai seorang ayah dari dua anak perempuan yang menghadapi tantangan di dunia kerja. Ia menekankan bahwa pengalaman tersebut membuka pemahamannya terhadap realitas yang dihadapi perempuan di lingkungan profesional.

Ia juga mengangkat contoh sejarah dari India, yakni sosok reformis sosial Maharshi Karve, yang berani menentang norma sosial pada masanya untuk memperjuangkan pendidikan dan hak perempuan.

“Perubahan nyata terjadi ketika ada keberanian untuk bertindak, bahkan ketika harus menghadapi tekanan sosial,” ujarnya, merujuk pada perjuangan tokoh tersebut.

Lebih lanjut, Sandeep menegaskan bahwa kesetaraan gender membutuhkan perubahan pola pikir yang lebih luas di masyarakat.

“Kesetaraan tidak akan tercapai jika hanya perempuan yang bergerak. Ini harus menjadi tanggung jawab bersama, termasuk laki-laki dalam posisi kepemimpinan,” tambahnya.

Perempuan dalam Media, Teknologi, dan Ekonomi Kreatif

Panel kedua menghadirkan Svida Alisjahbana sebagai CEO GCM Group sekaligus Chair Jakarta Fashion Week, serta Catherine Hindra Sutjahyo sebagai Commissioner GoTo Group, dengan moderator Aparna Saxena.

Diskusi ini menyoroti perjalanan karier, kepemimpinan, serta tantangan perempuan dalam sektor yang terus berkembang, khususnya media dan teknologi.

Catherine menekankan pentingnya keberanian untuk terus berkembang di tengah perubahan yang cepat, terutama dengan hadirnya teknologi baru.

“Ketika kita mulai merasa nyaman, mungkin justru itu saatnya untuk menaikkan standar dan keluar dari zona nyaman,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kesetaraan tidak berarti menyeragamkan peran antara laki-laki dan perempuan.

“Setara tidak berarti harus sama, justru perbedaan itu yang menjadi kekuatan dalam kepemimpinan,” katanya.

Sementara itu, Svita menyoroti pentingnya kesiapan dalam menangkap peluang sebagai kunci kesuksesan.

“Keberuntungan itu terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa perempuan perlu terus membangun ekosistem yang saling mendukung agar dapat berkembang secara berkelanjutan di berbagai sektor.

Mendorong Aksi Nyata untuk Kesetaraan

Diskusi sepanjang acara menegaskan bahwa semangat Kartini tetap relevan dalam konteks modern, terutama dalam mendorong perempuan untuk mengambil peran kepemimpinan di berbagai bidang.

Meskipun berbagai kemajuan telah dicapai, forum ini menyoroti bahwa perjalanan menuju kesetaraan masih panjang dan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Melalui sinergi antara IndCham, Kedutaan Besar India, serta para pemangku kepentingan, acara ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mendorong lebih banyak perempuan tampil sebagai pemimpin dan agen perubahan di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rangkaian koleksi Ramadhan dari Mulia Box yang menawarkan berbagai pilihan desain orisinal untuk mempercantik hantaran Idul Fitri.

    Mulia Box Luncurkan Koleksi Ramadhan 2026: Solusi Kemasan Premium Low-MOQ untuk UMKM

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JAKARTA, 3 Maret 2026 – Memasuki musim perayaan Ramadhan 1447 H, Mulia Box, produsen kemasan inovatif nasional, resmi meluncurkan koleksi khusus Ramadhan 2026. Menjawab tantangan logistik dan stok yang sering dialami pelaku UMKM, koleksi ini hadir dengan sistem Low Minimum Order Quantity (MOQ) yang memungkinkan pembelian dalam jumlah satuan dan berstatus ready stock. Koleksi tahun […]

  • Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026

    Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), sebagai anak usaha PT Pelindo Multi Terminal dan satu-satunya operator terminal kendaraan dalam ekosistem kepelabuhanan terintegrasi Pelindo, mencatatkan kinerja keuangan yang mengalami penyesuaian akibat kondisi geopolitik nasional maupun global. Dalam Laporan Keuangan Triwulan II Tahun 2026 yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan […]

  • Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    K Mall at Menara Jakarta menghadirkan Glow Society, rangkaian aktivitas yang berlangsung pada 11 September hingga 4 Oktober 2026. Mengusung semangat Discover Your Inner Glow, Glow Society mengajak pengunjung menikmati berbagai pengalaman seputar wellness, movement, beauty, dan mindful living, sekaligus menjadi ruang bertemunya beragam komunitas di K Mall. Sebagai destinasi lifestyle dan community hub dengan […]

  • Kopi sebagai Bagian dari Rutinitas, Bagaimana Agar Tidak Buat Dompet Boncos?

    Kopi sebagai Bagian dari Rutinitas, Bagaimana Agar Tidak Buat Dompet Boncos?

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Bagi sebagian orang, kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Secangkir kopi dapat menemani pagi sebelum mulai bekerja, menjadi teman saat mengerjakan tugas, atau sekadar dinikmati ketika menghabiskan waktu bersama teman. Kebiasaan minum kopi juga dapat berbeda-beda. Ada yang menikmati kopi hitam, kopi susu, hingga berbagai minuman kopi dengan tambahan rasa dan topping. Frekuensinya pun […]

  • Harga Minyak WTI Hari Ini: Dupoin Futures Soroti Peluang Kenaikan ke US6,61

    Harga Minyak WTI Hari Ini: Dupoin Futures Soroti Peluang Kenaikan ke US$106,61

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) mengalami open gap down setelah sebelumnya menyentuh area US$104 per barel. Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan jual setelah kenaikan harga yang tajam. Meski demikian, analisis Dupoin Futures pada timeframe Weekly masih mengidentifikasi potensi kelanjutan tren bullish, dengan level US$96,54 sebagai support penting dan US$106,61 sebagai target resistance berikutnya. […]

  • 17 Ribu Kilometer Demi Tanah: Perjalanan Konstantin Zulske Melintasi Negara dan Benua

    17 Ribu Kilometer Demi Tanah: Perjalanan Konstantin Zulske Melintasi Negara dan Benua

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta — Sulit rasanya melihat berita dunia belakangan ini tanpa dihantui perang, kelangkaan sumber daya, dan situasi politik yang penuh ketidakpastian. Banyak dari peristiwa itu terjadi jauh dari kehidupan sehari-hari sehingga terkadang terasa lebih mudah untuk berpikir bahwa semua itu bukan urusan kita. Jarak sering membuat orang merasa dapat mengambil langkah menjauh dari suatu persoalan. Namun […]

expand_less