Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dari Limbah Jadi Karya: ARTCYCLE Hadirkan Eksplorasi Material di ASHTA District 8

Dari Limbah Jadi Karya: ARTCYCLE Hadirkan Eksplorasi Material di ASHTA District 8

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

Dalam rangka merayakan Earth Month, ASHTA District8
menghadirkan ARTCYCLE, sebuah program kurasi yang menjadi ruang eksplorasi seni, desain, dan material berkelanjutan

Dalam rangka merayakan Earth Month, ASHTA District8 menghadirkan ARTCYCLE, sebuah program kurasi yang menjadi ruang eksplorasi seni, desain, dan material berkelanjutan. Mengusung tema EARTHFORM, program ini berlangsung pada 20 April hingga 17 Mei 2026 di area Melting Pot, menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana material sehari-hari dapat berevolusi menjadi karya yang bermakna.

Sebagai konsep utama dalam ARTCYCLE, EARTHFORM mempertemukan brand berkelanjutan dan seniman visual kontemporer untuk mengeksplorasi potensi material yang kerap terabaikan menjadi karya baru yang bermakna. Mulai dari plastik daur ulang, tekstil sisa, hingga material berbasis hayati dan elemen alami, setiap kolaborasi menghadirkan pendekatan unik terhadap transformasi material. Melalui pengalaman yang imersif, pengunjung diajak untuk melihat dan merasakan langsung bagaimana limbah dapat berevolusi menjadi bentuk yang inspiratif—menjadikan EARTHFORM tidak hanya sebagai pameran, tetapi juga perayaan kreativitas dan praktik yang lebih bertanggung jawab.

“ARTCYCLE: EARTHFORM merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan program yang tidak hanya relevan secara kreatif, tetapi juga berdampak. Kami berharap inisiatif ini dapat membuka perspektif baru tentang keberlanjutan, sekaligus mendorong kolaborasi dari berbagai latar belakang kreatif dalam melihat potensi material di sekitar kita,” ujar Leonardo Slatter, Sr. Manager Marketing Communications ASHTA District 8.

Dalam perjalanannya, ARTCYCLE: EARTHFORM menghadirkan berbagai kolaborasi antara brand dan seniman, di antaranya Aharimu x Chop Value, Alphabad x Rebricks, Gula x norm:al: living, Harishazka x Bell Living Lab, Lala Bohang x Pable. Setiap kolaborasi menampilkan interpretasi yang beragam, mulai dari karya fungsional hingga eksplorasi artistik yang memperkuat prinsip circular design.

Selain itu, ARTCYCLE juga didukung oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) dengan fokus pada pelestarian lingkungan. Melalui berbagai inisiatif yang berlandaskan pada lima pilar keberlanjutan, BLDF secara konsisten mendorong upaya pelestarian lingkungan, salah satunya dengan mengusung gerakan pengelolaan sampah organik. 

Dukungan ini sejalan dengan inisiasi yang tercermin dalam ARTCYCLE, sebagaimana mengangkat potensi material dan limbah menjadi karya yang bernilai. Kesamaan visi dalam mendorong kesadaran terhadap lingkungan melalui pendekatan yang kreatif dan kolaboratif menjadi dasar keterlibatan BLDF pada program ini.

“Kami melihat ARTCYCLE sebagai inisiatif yang menghadirkan pendekatan baru dalam mengomunikasikan isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah, menjadi lebih relevan, kreatif, dan inspiratif. Hadirnya kolaborasi ini, kami harap dapat menumbuhkan kesadaran serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Director – Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara.

JOURNEY TO SUSTAINABILITY

Sebagai bagian dari rangkaian ARTCYCLE, Liberty Society bersama MOP Beauty menghadirkan Journey into Sustainability, sebuah inisiatif yang mengangkat isu pengelolaan sampah di Indonesia melalui pendekatan visual dan edukatif. Program ini mengajak pengunjung memahami perjalanan limbah, termasuk realita di Bantar Gebang sebagai salah satu titik akhir terbesar sampah di Jakarta, sebuah ruang yang kerap menjadi “titik hilang” dari konsumsi sehari-hari. Melalui instalasi imersif, termasuk kanopi berbahan Tyvek yang terinspirasi dari lanskap Bantar Gebang, pengunjung diajak melihat bahwa sampah tidak berhenti sebagai limbah, melainkan memiliki potensi untuk diolah kembali menjadi produk bernilai guna.

Ruang pengalaman ini dirancang sebagai wadah interaktif yang menggabungkan edukasi, kreativitas, dan partisipasi publik. Pengunjung dapat mengeksplorasi proses transformasi material di area Upcycled Museum, terlibat langsung di Repair Station untuk mempersonalisasi tote bag dengan eco-friendly charms, hingga berpartisipasi dalam instalasi Tree of Hope bersama Paperina. Selain itu, tersedia Photo Moment berbasis moss serta dua kategori Dropbox Station, termasuk kolaborasi dengan MOP Beauty untuk kemasan kosmetik dan instalasi IEMAHKAI oleh Cahyono Perdana untuk limbah plastik dan kertas. Sebagai bagian dari perwujudan ekonomi sirkular, area Product Pop-Up turut menghadirkan koleksi hasil kolaborasi dengan berbagai green startup, di mana 10% dari hasil penjualan akan disalurkan untuk mendukung program pemberdayaan perempuan oleh Liberty Society Foundation.

Melengkapi rangkaian pengalaman tersebut, ASHTA District 8 juga menghadirkan berbagai program belanja yang sifat eksklusif yang dapat dinikmati pengunjung selama periode berlangsung. Melalui program Bring Your Own Tumbler, pengunjung dapat menikmati kopi pilihan hanya dengan Rp15.000 serta menukarkan 2 Koins melalui aplikasi ASRI Living. Selain itu, terdapat Green Picks yang menawarkan diskon 30% untuk tumbler dari Hydro Flask dengan penukaran 3 Koins.

Beragam penawaran menarik lainnya turut dihadirkan, seperti Live to Shop dengan voucher belanja Rp100.000 untuk minimum transaksi Rp750.000, serta Feel Good Shopping yang memberikan complimentary drink untuk minimum pembelanjaan Rp300.000. Bagi pengunjung District 8, tersedia pula program District 8 Exclusives berupa kopi gratis dengan minimum transaksi Rp100.000 dan menunjukkan kartu akses D8. Sementara itu, melalui Treat Yourself, pengunjung dapat menikmati minuman dengan penukaran 20 Koins di aplikasi ASRI Living.

Melalui ARTCYCLE, ASHTA District 8 terus memperkuat posisinya sebagai destinasi gaya hidup yang menghadirkan pengalaman terkurasi yang menghubungkan seni, budaya, dan komunitas. Program ini menjadi wadah kolaborasi sekaligus ruang refleksi yang mengajak publik untuk melihat material dari perspektif yang berbeda ARTCYCLE: EARTHFORM berlangsung di Melting Pot, ASHTA District 8, dan terbuka untuk publik mulai 20 April hingga 17 Mei 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BINUS University Bersama BCA Berbagi Ilmu untuk Kesiapan Karier Binusian

    BINUS University Bersama BCA Berbagi Ilmu untuk Kesiapan Karier Binusian

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, 8 April 2026 – Di tengah dinamika global yang semakin kompleks dan tidak menentu, generasi muda dituntut untuk tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah. Transformasi industri, perkembangan teknologi, serta ketidakpastian ekonomi menjadikan transisi dari dunia perkuliahan ke dunia profesional sebagai fase yang krusial bagi mahasiswa. […]

  • Kanzler Ubah ‘Jam Rawan’ Menjadi ‘Jam Segar’: Inovasi Sosis Tom Yum Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan

    Kanzler Ubah ‘Jam Rawan’ Menjadi ‘Jam Segar’: Inovasi Sosis Tom Yum Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kanzler kembali mencuri perhatian publik dengan menghadirkan inovasi terbarunya, Sosis Tom Yum, yang resmi diperkenalkan melalui rangkaian acara bertajuk Festival Sosis Jam 3 di Anjungan Sarinah, Jakarta, pada 5–8 Februari 2026. Festival ini menjadi momen pertama masyarakat dapat mencicipi varian terbaru Kanzler sekaligus merasakan pengalaman menikmati sosis dengan cara yang berbeda. Mengambil latar Sarinah sebagai […]

  • Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

    Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui BRI Branch Office Segitiga Senen melaksanakan simulasi bencana dalam kerangka Business Continuity Management (BCM). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pekerja di lingkungan kantor tersebut. Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pekerja dalam merespons situasi darurat secara cepat, tepat, […]

  • Respon Cepat PTPN Group Bangun Kembali Gedung Sekolah di Rokan Hulu Pasca Terbakar

    Respon Cepat PTPN Group Bangun Kembali Gedung Sekolah di Rokan Hulu Pasca Terbakar

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    ROKAN HULU — Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, yakni PTPN IV PalmCo Regional III, menunjukkan respons cepat dalam membantu pemulihan sarana pendidikan yang terdampak musibah kebakaran di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo Regional III menyalurkan bantuan sebesar Rp199 juta untuk mendukung pembangunan kembali SDN 011 […]

  • Pelindo Multi Terminal Perluas Dampak Ekonomi Lokal lewat Program UMKM Kedelai

    Pelindo Multi Terminal Perluas Dampak Ekonomi Lokal lewat Program UMKM Kedelai

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Surabaya, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bidang operasional terminal nonpetikemas, terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar Terminal Teluk Lamong melalui program pembinaan UMKM pengolahan kedelai. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan bersama FKS Group ini sebelumnya telah mendampingi kelompok masyarakat di wilayah Tambak Sarioso, […]

  • Pemantauan Lalu Lintas Berbasis Drone dalam Ekosistem ETLE

    Pemantauan Lalu Lintas Berbasis Drone dalam Ekosistem ETLE

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Pengawasan lalu lintas terus berkembang mengikuti kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin dinamis. Selain kamera statis di titik tertentu, kini pemantauan juga dapat dilakukan dari udara untuk memberikan gambaran kondisi lapangan yang lebih menyeluruh. Pemanfaatan drone patrol menjadi salah satu pelengkap dalam ekosistem ETLE. Sistem ini bekerja berdampingan dengan infrastruktur yang sudah ada untuk memperluas jangkauan […]

expand_less