Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Turun, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Likuiditas Tanpa Menjual Aset

Emas Turun, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Likuiditas Tanpa Menjual Aset

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Penurunan harga emas dalam beberapa waktu terakhir mendorong perubahan perilaku finansial masyarakat, khususnya dalam cara mengelola aset dan memenuhi kebutuhan likuiditas. Di tengah tekanan harga, banyak pemilik emas kini menghadapi dilema antara menjual aset di harga yang menurun atau mempertahankannya dengan risiko keterbatasan dana tunai.

Fluktuasi harga emas global yang dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat serta ekspektasi kebijakan suku bunga telah menyebabkan koreksi harga yang cukup signifikan. Kondisi ini berdampak langsung terhadap nilai jual emas di pasar domestik, sehingga meningkatkan kehati-hatian masyarakat dalam mengambil keputusan.

Sejumlah pengamat menilai bahwa menjual emas dalam kondisi harga turun berpotensi mengunci kerugian, terutama bagi investor jangka menengah hingga panjang. Dalam situasi seperti ini, alternatif strategi yang memungkinkan pemilik aset tetap mendapatkan likuiditas tanpa kehilangan kepemilikan mulai menjadi perhatian.

Salah satu pendekatan yang semakin dilirik adalah pemanfaatan emas sebagai jaminan melalui skema gadai. Metode ini dinilai memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk memperoleh dana tunai dengan tetap mempertahankan asetnya.

Business Development deGadai, David Tatangsurja, menyatakan bahwa tren tersebut semakin terlihat dalam beberapa waktu terakhir, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan aset secara strategis.

“Ketika harga emas mengalami penurunan, banyak masyarakat mulai menyadari bahwa menjual bukan satu-satunya solusi. Kami melihat peningkatan minat terhadap gadai emas karena memberikan akses dana tanpa harus kehilangan aset di harga yang belum optimal,” ujar David.

Menurutnya, pendekatan ini memberikan ruang bagi pemilik emas untuk menunggu momentum pasar yang lebih baik sebelum mengambil keputusan jangka panjang terhadap aset mereka.

Sebagai perusahaan pembiayaan berbasis gadai yang berfokus pada aset bernilai tinggi, deGadai mencatat bahwa emas tetap menjadi salah satu instrumen yang paling stabil dan mudah dikonversi menjadi likuiditas. Dengan nilai intrinsik yang kuat serta pasar yang luas, emas dinilai memiliki karakteristik yang mendukung proses pembiayaan yang cepat dan transparan.

Selain itu, perubahan pola pikir masyarakat juga menjadi faktor pendorong utama. Aset yang sebelumnya hanya diposisikan sebagai investasi pasif kini mulai dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi keuangan yang lebih aktif dan adaptif terhadap kondisi pasar.

Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan bahwa setiap keputusan finansial perlu mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kemampuan pelunasan dan kondisi pasar ke depan. Pemanfaatan skema pembiayaan, termasuk gadai, tetap memerlukan perencanaan yang matang agar dapat memberikan manfaat optimal.

Dengan kondisi ekonomi global yang masih dinamis, kebutuhan akan solusi likuiditas yang fleksibel diperkirakan akan terus meningkat. Dalam konteks ini, pemanfaatan aset seperti emas tanpa harus menjualnya menjadi salah satu alternatif yang semakin relevan bagi masyarakat dalam menjaga stabilitas keuangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Pembiayaan Produktif, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio

    Perkuat Pembiayaan Produktif, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat pembiayaan produktif masih memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan dunia usaha untuk ekspansi dan memperkuat kapasitas operasional. Perseroan pun terus mengembangkan segmen ini secara selektif dengan tetap mengedepankan kualitas portofolio dan manajemen risiko. Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, peluang pertumbuhan […]

  • Ini Alasan Hoops Indonesia jadi Destinasi Wajib Anak Basket

    Ini Alasan Hoops Indonesia jadi Destinasi Wajib Anak Basket

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Temukan alasan mengapa Hoops Indonesia jadi destinasi wajib anak basket untuk berburu produk orisinal dari Nike, Air Jordan, hingga Puma Pusing karena banyaknya toko basket yang meragukan? Bagi kamu yang serius mengejar prestasi di lapangan, urusan perlengkapan tidak boleh main-main sebab akibatnya bisa fatal. Karena itu, Hoops Indonesia mengukuhkan diri sebagai satu-satunya destinasi resmi dengan […]

  • Hadapi Libur Panjang Imlek 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 25 Perjalanan KA dengan 67.510 Tempat Duduk

    Hadapi Libur Panjang Imlek 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 25 Perjalanan KA dengan 67.510 Tempat Duduk

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 12 Februari 2026 – Dalam rangka menghadapi libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 yang berlangsung pada periode 13 s.d. 17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyiapkan layanan optimal bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Pada periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sebanyak […]

  • Dokumen Elektronik Beredar lewat Pesan, Kapan Keasliannya Hilang?

    Dokumen Elektronik Beredar lewat Pesan, Kapan Keasliannya Hilang?

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Dokumen elektronik yang diteruskan melalui pesan atau tangkapan layar dapat menyulitkan proses verifikasi keaslian. Tanda tangan digital membantu memeriksa keaslian dan integritas dokumen selama data verifikasinya tetap terjaga. Sebuah kontrak sampai ke ponsel Anda lewat aplikasi pesan. Pengirimnya bukan pihak yang menandatangani, melainkan rekan yang meneruskannya. Dua hari kemudian versi lain muncul berupa tangkapan layar. […]

  • Rayakan Imlek 2577 Kongzili, KAI Daop 9 Jember Hadirkan Barongsai di Jember dan Banyuwangi

    Rayakan Imlek 2577 Kongzili, KAI Daop 9 Jember Hadirkan Barongsai di Jember dan Banyuwangi

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa (17/2), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar atraksi Barongsai serentak di dua titik utama, yakni Stasiun Jember dan Stasiun Banyuwangi Kota. Pertunjukan ini menjadi kejutan spesial bagi para penumpang di tengah momen arus balik libur panjang. Jember, 17 Februari 2026 […]

  • Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

    Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BI Fast adalah infrastruktur sistem pembayaran dari Bank Indonesia yang memungkinkan transfer dana antarbank dilakukan lebih cepat dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan metode transfer konvensional. Karena itu, BI Fast kini menjadi salah satu layanan transfer yang banyak digunakan oleh perbankan di Indonesia. Meski sama-sama digunakan untuk mengirim uang, BI Fast dan transfer biasa memiliki […]

expand_less