Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Hindari “Sarjana Salah Jurusan,” BINUS @Bekasi Ungkap Strategi Orang Tua Hadapi Dilema Biaya & Karir 2026

Hindari “Sarjana Salah Jurusan,” BINUS @Bekasi Ungkap Strategi Orang Tua Hadapi Dilema Biaya & Karir 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Bekasi, 24 April 2026 – Memilih perguruan tinggi di tahun 2026 bukan lagi soal “masuk mana”, tapi lebih dari itu sebuah keputusan besar yang melibatkan kecemasan massal. Fenomena yang dikenal sebagai decision anxiety kini menjadi kenyataan yang menghantui banyak orang tua dan calon mahasiswa. Terlebih, dengan semakin banyaknya informasi dan pilihan, ditambah dengan ketidakpastian dunia kerja yang semakin dinamis, keputusan ini terasa jauh lebih berat dibandingkan generasi sebelumnya.

Kekhawatiran ini diperparah dengan data career mismatch, yang menunjukkan bahwa 36% pemuda Indonesia bekerja di bidang yang tak sesuai dengan pendidikan yang dimiliki. Angka ini bukan sekadar statistik, ini adalah kenyataan yang memicu kecemasan besar, terutama bagi orang tua yang harus mengeluarkan biaya tinggi untuk pendidikan anak mereka.

Seorang orang tua mahasiswa BINUS @Bekasi mengungkapkan bahwa perjalanan tersebut dimulai dari kekhawatiran yang sangat wajar.

“Di awal, jujur kami cukup khawatir. Takut salah jurusan, takut anak tidak siap menghadapi dunia kerja, dan tentu saja mempertimbangkan biaya pendidikan yang cukup besar. Namun setelah melihat program-program di BINUS yang langsung terhubung dengan dunia industri, saya mulai merasa bahwa ini adalah investasi yang tepat,” ungkap Ibu Rosita, salah satu orang tua mahasiswa BINUS @Bekasi.

Namun, semakin banyak orang tua yang kini melihat pendidikan tinggi bukan hanya sebagai biaya, tetapi sebagai investasi yang memberikan hasil nyata bahkan sebelum anak mereka lulus.

Prof. Gatot Soepriyanto, Direktur Kampus BINUS @Bekasi, menegaskan bahwa penawar terbaik untuk decision anxiety adalah kejelasan arah. Kejelasan arah ini menjadi hal yang sangat dicari oleh orang tua, yang ingin melihat bahwa anak mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga keterampilan yang relevan dengan dunia kerja.

“Orang tua saat ini tidak hanya bertanya ‘anak saya belajar apa?’, tetapi ‘anak saya jadi apa?’. Itulah sebabnya kami mengintegrasikan industri langsung ke dalam kelas kami, sebagai Business, Service & Technology Campus,” ujar Prof. Gatot. Menurutnya, pengenalan industri sejak dini adalah “obat penenang” terbaik bagi decision anxiety yang banyak dirasakan orang tua.

Selain memberi kejelasan arah karir, BINUS @Bekasi juga berusaha meredam tekanan finansial, yang sering menjadi salah satu sumber stres terbesar orang tua. Melalui Beasiswa EMAS (Empowering Achievement of Student), BINUS memastikan bahwa pendidikan tetap dapat diakses tanpa mengurangi kualitas. Program beasiswa ini memberikan dukungan finansial untuk mengurangi kekhawatiran orang tua mengenai biaya kuliah yang tinggi.

“Dengan adanya Beasiswa EMAS, orang tua bisa lebih fokus pada masa depan anak dan potensi mereka, tanpa merasa terbebani secara finansial. Beasiswa ini juga memberikan emas sebagai simbol investasi, mempertegas bahwa pendidikan adalah investasi yang dapat memberikan return dalam bentuk yang nyata, baik dari sisi finansial maupun karier,” jelas Prof. Gatot.

Menurut Dr. Istiani, M.Psi., Psikolog BINUS University, proses pengambilan keputusan pendidikan sekarang ini jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Tekanan ganda, yaitu keinginan orang tua untuk memberikan yang terbaik bagi anak sementara juga harus memastikan keputusan tersebut aman secara finansial, menciptakan kecemasan yang luar biasa.

“Orang tua saat ini menghadapi tekanan ganda: ingin memberikan yang terbaik untuk anak, tetapi juga harus memastikan keputusan tersebut aman secara finansial dan relevan dengan masa depan anak,” jelas Dr. Istiani. “Rasa yakin dalam memilih pendidikan sangat dipengaruhi oleh seberapa jelas orang tua melihat arah masa depan anak mereka.”

Melalui pendekatan yang mengintegrasikan pengalaman industri, ekosistem pembelajaran yang relevan, serta dukungan bagi orang tua, BINUS @Bekasi berupaya membantu orang tua melewati perjalanan ini dengan lebih tenang dan yakin.

Pada akhirnya, keputusan pendidikan bukan hanya tentang memilih kampus, tetapi tentang bagaimana orang tua dan anak bisa melangkah dengan lebih yakin tanpa rasa takut yang berlebihan, dan dengan keyakinan bahwa mereka sedang berada di jalur yang tepat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar

    Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Maret 2026 – Gejolak kondisi pasar ekonomi global masih mengalami tekanan menyusul konflik yang terjadi antara Amerika dan Timur Tengah. Hal ini, turut berdampak pada aset-aset Real World Assets (RWA) seperti emas, silver dan minyak bumi. Bertepatan dengan kondisi ini Bittime, menyediakan fitur flexible staking bagi Tether Gold ($XAUT) dan Silver Token ($SLVON) […]

  • Emas Stabil di Level Tinggi, Dupoin Futures Prediksi Potensi Kenaikan ke 5231

    Emas Stabil di Level Tinggi, Dupoin Futures Prediksi Potensi Kenaikan ke 5231

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Harga emas dunia masih menunjukkan ketahanan di tengah berbagai sentimen global yang memengaruhi pasar keuangan. Berdasarkan analisis pasar dari Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, pergerakan emas (XAU/USD) saat ini masih berada dalam tren bullish pada timeframe H1. Kombinasi pola candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average mengindikasikan bahwa momentum penguatan emas masih […]

  • DARI TRADISI MASA LALU MENJADI GAYA HIDUP MODERN – FUGUKU LUNCURKAN TAS ‘AIKIDO’ DAN KOLEKSI BUSANA READY-TO-WEAR

    DARI TRADISI MASA LALU MENJADI GAYA HIDUP MODERN – FUGUKU LUNCURKAN TAS ‘AIKIDO’ DAN KOLEKSI BUSANA READY-TO-WEAR

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    JAKARTA, Indonesia – Bagaimana sebuah tradisi tekstil yang berusia ratusan tahun dapat bertahan melintasi zaman? Jawabannya adalah dengan beradaptasi. Dalam edisi kedua dari seri Literasi Budaya kami, Fuguku mengeksplorasi titik temu yang indah antara siluet budaya tradisional dengan fungsionalitas mode modern yang berkelanjutan. Sepanjang sejarah mode, para desainer selalu meminjam inspirasi dari kejeniusan struktur pakaian […]

  • Pilih Express atau Economy? Trik Tepat Waktu Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri

    Pilih Express atau Economy? Trik Tepat Waktu Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sesuaikan budget dan urgensi Anda. Temukan panduan cerdas memilih layanan Express atau Economy saat kirim paket ke luar negeri agar tetap efisien dan aman. Dilema Klasik: Kecepatan Pengiriman vs Efisiensi Biaya Dalam dinamika dunia logistik internasional, waktu adalah uang. Saat Anda bersiap untuk kirim paket ke luar negeri, Anda umumnya akan dihadapkan pada dua pilihan […]

  • Bagian dari PSN, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Perkebunan di Jateng

    Bagian dari PSN, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Perkebunan di Jateng

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Semarang — PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 3, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), pada Senin (22/12) melaksanakan sosialisasi dan inisiatif program hilirisasi perkebunan yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Program ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan sekaligus memperkuat perekonomian daerah, khususnya di wilayah Jawa Tengah. […]

  • 60% Investor Kripto RI Usia Muda, Gen Z Paling Agresif Bertransaksi

    60% Investor Kripto RI Usia Muda, Gen Z Paling Agresif Bertransaksi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Solo, 15 April 2026 — Pertumbuhan penggunaan aset kripto di Indonesia terus menunjukkan tren positif, dengan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial muda, menjadi penggerak utama adopsi nasional. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Roadshow Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 yang digelar di Universitas Sebelas Maret, Solo, pada tanggal 14 April 2026, hasil kolaborasi Otoritas […]

expand_less