Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Kembali Menguat, Sentimen Global dan Teknikal Kompak Dorong Kenaikan

Emas Kembali Menguat, Sentimen Global dan Teknikal Kompak Dorong Kenaikan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia pada perdagangan Kamis (30/4) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, seiring munculnya kombinasi sinyal teknikal yang positif serta dukungan dari faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD dalam timeframe H1 mulai menunjukkan indikasi pembalikan arah, setelah sebelumnya berada dalam tekanan.

Secara teknikal, salah satu sinyal utama yang menjadi perhatian adalah terbentuknya pola double bottom. Pola ini dikenal luas sebagai indikasi awal perubahan tren dari turun menjadi naik. Konfirmasi terhadap pola tersebut semakin kuat setelah harga berhasil menembus area neckline, yang menjadi batas penting dalam formasi tersebut. Penembusan ini mengindikasikan bahwa tekanan beli mulai meningkat dan pasar mulai beralih ke fase penguatan.

Dengan adanya sinyal tersebut, harga emas diperkirakan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.604. Level ini menjadi titik awal yang akan diuji oleh pasar dalam jangka pendek. Jika momentum penguatan tetap terjaga, maka peluang untuk melanjutkan kenaikan ke level berikutnya di sekitar 4.629 semakin terbuka.

Meski demikian, pergerakan harga tetap perlu diperhatikan, terutama di area resistance. Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, kenaikan harga biasanya tidak terjadi secara linier, sehingga diperlukan konfirmasi lanjutan agar tren naik dapat berlanjut dengan lebih kuat.

Dari sisi fundamental, sentimen positif terhadap emas juga didukung oleh keputusan suku bunga Amerika Serikat yang tetap atau tidak mengalami perubahan. Kebijakan ini memberikan sinyal bahwa tekanan pengetatan moneter mulai berkurang. Dengan kondisi tersebut, aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas menjadi lebih menarik dibandingkan instrumen berbasis yield.

Selain itu, pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau bahkan menurun turut menjadi faktor pendukung. Ketika yield tidak mengalami kenaikan, biaya peluang dalam memegang emas menjadi lebih rendah. Hal ini membuat investor kembali melirik emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio.

Faktor lain yang turut memperkuat potensi kenaikan emas adalah pergerakan dolar Amerika Serikat yang cenderung melemah atau bergerak terbatas setelah keputusan suku bunga. Dalam kondisi tersebut, harga emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global, sehingga permintaan cenderung meningkat.

Di sisi lain, sikap wait and see yang ditunjukkan pelaku pasar juga berkontribusi terhadap pergerakan emas. Ketidakpastian mengenai arah kebijakan ke depan serta kondisi ekonomi global membuat investor cenderung berhati-hati. Dalam situasi seperti ini, emas kembali dilirik sebagai aset lindung nilai yang relatif aman.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat bahwa kombinasi antara sinyal teknikal dan dukungan fundamental memberikan prospek yang cukup positif bagi harga emas dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area neckline yang telah ditembus, peluang untuk melanjutkan tren kenaikan masih terbuka.

Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati dinamika pasar global dan perkembangan data ekonomi yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi.

Dengan latar belakang tersebut, harga emas diperkirakan akan bergerak dalam kecenderungan bullish terbatas dalam jangka pendek, dengan fokus pada pengujian level resistance yang telah ditentukan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resilien di Tengah Koreksi Harga Batubara, Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tetap Ekspansif

    Resilien di Tengah Koreksi Harga Batubara, Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tetap Ekspansif

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (‘BRI Finance’), anak usaha BRI yang bergerak di bidang pembiayaan, membukukan kinerja yang solid pada segmen pembiayaan alat berat sepanjang kuartal I-2026, di tengah dinamika penurunan harga batubara serta penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) di sektor pertambangan. Per akhir Maret 2026, penyaluran pembiayaan alat […]

  • PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

    PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 April 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) dalam rangka menjajaki potensi kolaborasi pengembangan layanan logistik di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali.  Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya eksplorasi peluang sinergi antar entitas BUMN dalam mendukung penguatan layanan logistik sekaligus pengembangan ekosistem […]

  • Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime

    Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 April 2026 – Di tengah dinamika ekonomi global, tekanan nilai tukar Rupiah, serta meningkatnya kebutuhan akan instrumen investasi yang stabil dan mudah diakses, Bittime menghadirkan aset-aset tokenisasi Real World Assets (RWA). Ini merupakan langkah transformasi Bittime dalam membuka akses investasi terhadap aset dunia nyata bagi masyarakat Indonesia.  Sebelumnya, langkah strategis ini dilatarbelakangi oleh […]

  • Yulius Selvanus Komaling: Dari Kopassus ke Kursi Gubernur Sulawesi Utara

    Yulius Selvanus Komaling: Dari Kopassus ke Kursi Gubernur Sulawesi Utara

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    ReputasiPlus.com – Ketika nama Yulius Selvanus Komaling diumumkan sebagai Gubernur Sulawesi Utara pada Februari 2025, banyak yang mengenalnya sebagai mantan jenderal bintang dua. Namun, hanya sedikit yang benar-benar memahami bagaimana perjalanannya dari prajurit lapangan hingga menduduki salah satu posisi sipil tertinggi di Bumi Nyiur Melambai. Artikel ini menelusuri jejak Yulius Selvanus, lengkap dengan pencapaian, kontroversi, […]

  • KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia

    KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Kursus Virtual Assistant (KVA) yang didirikan oleh Mimi Amilia membuka VA Bootcamp Online 2026 pada 28 April–27 Mei 2026 untuk menjawab kebutuhan keterampilan kerja digital, melalui program intensif lima minggu berbasis praktik yang dirancang sesuai kebutuhan industri dan pasar global. Perubahan lanskap kerja global dalam beberapa tahun terakhir semakin memperlihatkan pergeseran signifikan dalam cara perusahaan […]

  • Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

    Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 April 2026 – Situasi keamanan global saat ini tengah berada di ambang ketidakpastian yang tinggi seiring dengan mendekatnya batas waktu berakhirnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berakhir pada Rabu, 22 April 2026. Memandang ini, Bittime tekankan pentingnya diversifikasi aset investasi terhadap instrumen lindung nilai di tengah gejolak volatilitas pasar. […]

expand_less