Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

Minat terhadap aset kripto terus meningkat, namun banyak investor pemula masih belum memiliki strategi yang terstruktur. FLOQ menekankan pentingnya diversifikasi portofolio, manajemen risiko, serta penggunaan fitur seperti Limit Order untuk membantu investor mengambil keputusan yang lebih disiplin dan terukur. Melalui kombinasi edukasi dan pendekatan portofolio yang seimbang, investor dapat membangun fondasi investasi yang lebih stabil di tengah dinamika pasar.

Jakarta, [3 Mei 2026] – Minat masyarakat terhadap aset kripto terus menunjukkan peningkatan, seiring dengan kemudahan akses dan berkembangnya ekosistem digital. Namun di balik pertumbuhan tersebut, banyak investor pemula masih memasuki pasar tanpa strategi yang jelas, mengandalkan intuisi, mengikuti tren, atau bereaksi terhadap pergerakan harga jangka pendek. 

“Trading bukan sekadar menebak arah harga. Ini adalah kombinasi antara disiplin, probabilitas, dan manajemen risiko. Pendekatan yang terstruktur sejak awal akan sangat menentukan hasil dalam jangka panjang,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ

Strategi Dasar: Dari Spekulasi ke Pendekatan Sistematis 

Dalam praktiknya, banyak pemula mengalami kerugian bukan karena salah membaca arah pasar, melainkan karena tidak memiliki sistem yang konsisten. Perilaku seperti FOMO (fear of missing out), panic selling, atau terlalu sering melakukan transaksi tanpa dasar yang jelas menjadi penyebab utama. 

Untuk itu, FLOQ menekankan beberapa prinsip dasar: 

• Mengutamakan perlindungan modal sebelum mengejar keuntungan 

• Menggunakan stop-loss dan take-profit sebagai kontrol risiko 

• Menghindari keputusan berbasis emosi 

• Membangun rutinitas investasi yang konsisten 

Pendekatan ini membantu investor berpindah dari spekulasi jangka pendek menuju strategi yang lebih terukur dan berkelanjutan. 

Membangun Portofolio Awal: Pendekatan Diversifikasi untuk Pemula 

Sebagai langkah awal, diversifikasi menjadi strategi penting dalam mengelola risiko di tengah volatilitas pasar kripto. Alih-alih berfokus pada satu aset, investor pemula dapat mempertimbangkan kombinasi beberapa kategori aset yang memiliki peran berbeda dalam ekosistem. 

Berikut adalah lima aset kripto yang dapat menjadi fondasi portofolio awal, lengkap dengan peran strategis dan kondisi pasar terkini: 

1. Bitcoin (BTC): Fondasi dan “Digital Safe Haven” 

*Harga diambil pada Sabtu, 2 Mei, pukul 14.00 WIB 

Harga saat ini: ~US$78,306* Sebagai aset kripto pertama dan terbesar di dunia, Bitcoin sering dianggap sebagai “digital gold” dan berperan sebagai penyimpan nilai (store of value). Dalam beberapa tahun terakhir, Bitcoin semakin banyak diadopsi oleh institusi global sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset. 

Peran dalam portofolio: Stabilitas relatif + fondasi utama investasi 

2. Ethereum (ETH): Mesin Inovasi Web3 

Harga saat ini: ~US$2,304*. Ethereum bukan hanya aset kripto, tetapi juga platform teknologi yang mendukung berbagai aplikasi seperti decentralized finance (DeFi), NFT, dan smart contracts. 

Peran dalam portofolio: Kombinasi antara utilitas teknologi dan potensi pertumbuhan 

3. Tether (USDT): Stabilitas dan Likuiditas 

Harga saat ini: ~US$0.997*. Sebagai stablecoin yang dipatok terhadap dolar AS, USDT digunakan sebagai alat lindung nilai terhadap volatilitas dan sebagai “cash position” dalam portofolio kripto. 

Peran dalam portofolio: Stabilizer + fleksibilitas dalam strategi trading 

4. Solana (SOL): Pertumbuhan dan Adopsi Cepat 

Harga saat ini: ~US$83.76*. Solana dikenal sebagai salah satu blockchain dengan kecepatan tinggi dan biaya transaksi rendah, menjadikannya populer di kalangan developer dan pengguna ritel. 

Peran dalam portofolio: Eksposur ke aset dengan potensi pertumbuhan lebih agresif 

5. Hyperliquid (HYPE): Eksposur Emerging Asset 

Harga saat ini: ~US$41.48*. Sebagai bagian dari kategori aset yang sedang berkembang, HYPE mencerminkan peluang pertumbuhan di fase awal adopsi, namun juga memiliki volatilitas yang lebih tinggi. 

Peran dalam portofolio: Pelengkap dengan porsi terbatas untuk mengeksplorasi peluang upside 

Sebagai ilustrasi sederhana, alokasi portofolio awal dapat dipertimbangkan sebagai berikut:  

Contoh Alokasi Portofolio Pemula (Total: Rp1.000.000) 

Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara stabilitas, likuiditas, dan potensi pertumbuhan, dengan tetap menjaga eksposur risiko pada level yang terukur. 

Sebagai ilustrasi, portofolio awal sebesar Rp1.000.000 dapat dialokasikan secara terstruktur untuk menyeimbangkan stabilitas, likuiditas, dan potensi pertumbuhan. Sekitar 40% atau Rp400.000 dialokasikan ke Bitcoin (BTC) sebagai fondasi utama portofolio, mengingat posisinya sebagai aset paling matang dengan likuiditas tinggi dan dominasi pasar yang kuat. 

Selanjutnya, 25% atau Rp250.000 ditempatkan pada Ethereum (ETH), yang memberikan eksposur terhadap pertumbuhan ekosistem Web3, termasuk DeFi dan berbagai inovasi berbasis blockchain. Untuk menjaga fleksibilitas, 20% atau Rp200.000 dialokasikan ke Tether (USDT) sebagai aset stabil yang berfungsi sebagai buffer likuiditas dan cadangan saat peluang pasar muncul. 

Di sisi pertumbuhan, 10% atau Rp100.000 dialokasikan ke Solana (SOL), yang dikenal dengan kecepatan tinggi dan adopsi yang berkembang pesat. Sementara itu, 5% atau Rp50.000 ditempatkan pada Hyperliquid (HYPE) sebagai eksposur terbatas terhadap aset emerging dengan potensi upside yang lebih tinggi, namun tetap dalam porsi kecil untuk menjaga risiko tetap terkendali. 

Logika di Balik Alokasi Ini 

Core Stability (65%) → BTC + ETH Mayoritas portofolio ditempatkan pada aset dengan: 

• Likuiditas tinggi 

• Adopsi luas 

• Risiko relatif lebih rendah Ini memastikan portofolio tidak terlalu terpengaruh volatilitas ekstrem. 

Defensive Layer (20%) → USDT Berfungsi sebagai: 

• “Dry powder” untuk buy the dip 

• Proteksi saat market turun 

Growth & Upside (15%) → SOL + HYPE Memberikan: 

• Eksposur ke pertumbuhan cepat 

• Potensi return lebih tinggi Namun dengan porsi kecil untuk menjaga risiko. 

Simulasi Potensi Return 

Catatan: Ini adalah simulasi berbasis performa historis 12 bulan terakhir (perkiraan), bukan jaminan hasil di masa depan. Estimasi berikut menggunakan pendekatan CAGR (Compound Annual Growth Rate), yaitu rata-rata pertumbuhan tahunan suatu aset berdasarkan performa historis, dengan asumsi pertumbuhan yang terakumulasi secara konsisten. Simulasi ini bersifat indikatif dan bukan jaminan hasil di masa depan. Harga aset kripto tercantum di artikel ini merupakan data pasar yang diambil pada Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 14.00 WIB dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar. Investor wajib melakukan riset tersendiri (DYOR). Artikel ini bertujuan untuk edukasi dan bukan nasihat finansial. 

Untuk memberikan gambaran yang lebih kontekstual, simulasi ini menggunakan asumsi alokasi portofolio sebesar Rp1.000.000. 

Bitcoin (BTC): US$78.306,26

Rp400.000 → Rp520.000 (+30%)

Ethereum (ETH): US$2.304,74

Rp250.000 → Rp312.500 (+25%)

Tether (USDT): US$0,9997

Rp200.000 → Rp200.000 (0%)

Nilai dalam Rupiah dapat berubah mengikuti pergerakan kurs USD/IDR saat dikonversikan.

Solana (SOL): US$83,76

Rp100.000 → Rp140.000 (+40%)

Hyperliquid (HYPE): US$41,48

Rp50.000 → Rp80.000 (~+60%)

Secara keseluruhan, portofolio ini berpotensi berkembang dari Rp1.000.000 menjadi sekitar Rp1.252.500 dalam satu tahun, mencerminkan estimasi blended return sebesar kurang lebih 25%

Ingat bagi para investor 

• Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan 

• Aset kripto memiliki volatilitas tinggi 

• Investor disarankan menyesuaikan dengan profil risiko masing-masing 

• Anda diwajibkan melakukan riset sendiri (DYOR) 

“Pendekatan portofolio yang terstruktur membantu investor pemula tidak hanya mengejar potensi keuntungan, tetapi juga mengelola risiko secara disiplin. Dengan kombinasi aset yang tepat, investor dapat membangun fondasi investasi yang lebih stabil di tengah dinamika pasar kripto.”

Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara stabilitas, likuiditas, dan potensi pertumbuhan, sekaligus membatasi eksposur terhadap risiko tinggi. 

Dengan memahami peran masing-masing aset, investor pemula tidak hanya sekadar membeli kripto, tetapi mulai membangun portofolio yang terstruktur dan selaras dengan profil risiko mereka. 

Membangun Kebiasaan Investasi yang Berkelanjutan 

FLOQ menekankan bahwa keberhasilan dalam investasi tidak hanya ditentukan oleh pemilihan aset, tetapi juga oleh perilaku dan konsistensi investor. Pendekatan bertahap, disiplin, dan berbasis strategi menjadi kunci dalam membangun portofolio yang sehat. 

Dengan semakin rendahnya hambatan untuk memulai investasi, investor kini memiliki kesempatan untuk belajar dan berkembang secara bertahap tanpa tekanan modal besar. 

Eksekusi yang Tepat: Mengoptimalkan Strategi dengan Limit Orde

Di tengah pergerakan pasar yang dinamis, cara melakukan transaksi menjadi faktor yang tidak kalah penting. Salah satu pendekatan yang dapat membantu investor pemula adalah penggunaan fitur Limit Order. 

Berbeda dengan Market Order yang mengeksekusi transaksi secara instan pada harga pasar, Limit Order memberikan kontrol lebih besar terhadap harga, sehingga membantu mengurangi risiko slippage dan meningkatkan presisi eksekusi. 

“Sering kali, investor sudah memiliki analisis yang tepat, namun hasilnya tidak optimal karena eksekusi yang kurang terkontrol. Dengan Limit Order, pengguna dapat menjalankan strategi mereka dengan lebih disiplin dan terukur,” tambah Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ

Langkah Berikutnya 

Di mana pun Anda berada dalam perjalanan investasi, langkah selanjutnya adalah memastikan Anda memiliki pemahaman dan strategi yang tepat. 

Bagi pemula, FLOQ menyediakan FLOQ Academy, sebuah platform edukasi yang dirancang untuk membantu pengguna memahami dasar-dasar investasi kripto secara bertahap dan terstruktur. Seluruh materi dapat diakses secara gratis, termasuk seri video edukasi melalui kanal YouTube FLOQ, sehingga pengguna dapat belajar kapan saja sesuai kebutuhan mereka. 

Sementara itu, bagi trader yang membutuhkan dukungan lebih lanjut dalam analisis maupun eksekusi transaksi, FLOQ juga menghadirkan layanan Guest Relation dan VIP Service. Dengan dukungan tim trading desk serta layanan yang lebih personal, pengguna dapat memperoleh insight yang lebih mendalam dan pengalaman trading yang lebih optimal. Tim kami dapat dihubungi melalui business@floq.id 

Layanan ini tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi strategi, tetapi juga mendukung pengelolaan portofolio yang lebih terarah di tengah dinamika pasar yang terus berkembang. 

Tentang FLOQ 

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. 

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

 

 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas

    Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Semarang (15/03) – Seiring dengan meningkatnya mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C. Berdasarkan data lalu lintas yang dihimpun dari sejumlah gerbang tol di wilayah Semarang, volume kendaraan tercatat mengalami peningkatan dibandingkan dengan kondisi lalu […]

  • Raih Pendanaan, PhotoBebaz Percepat Ekspansi sebagai Platform Creative-Tech Media

    Raih Pendanaan, PhotoBebaz Percepat Ekspansi sebagai Platform Creative-Tech Media

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    PhotoBebaz, perusahaan teknologi kreatif berbasis photobox interaktif, resmi mengumumkan perolehan pendanaan pertamanya sebagai langkah strategis untuk mempercepat ekspansi dan penguatan bisnis di 2026. Pendanaan ini difasilitasi oleh Fundhub sebagai funding aggregator yang mempertemukan PhotoBebaz dengan jaringan investor yang relevan dengan sektor teknologi kreatif dan media. Di tengah industri photobooth yang semakin kompetitif, PhotoBebaz memposisikan diri […]

  • JAKARTA Liveable Art Soirée: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL RESMI HADIR DI SARINAH THAMRIN

    JAKARTA Liveable Art Soirée: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL RESMI HADIR DI SARINAH THAMRIN

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, 10 Juli 2026 – Menyusul kesuksesan peluncurannya di Yogyakarta, koleksi kolaboratif Purana dan Puragraph x Anton Afganial yang diakui secara luas hari ini melanjutkan debutnya di Jakarta melalui Liveable Art Soirée eksklusif selama dua hari di Sarinah Thamrin (Lantai 1). Berlangsung dari tanggal 10 hingga 11 Juli 2026, perhelatan ini membawa energi kreatif Yogyakarta […]

  • Aceh Tegaskan Peran dalam Ekonomi Maritim Dunia, Dua Komoditas Unggulan Berlayar dari Pelabuhan Krueng Geukueh

    Aceh Tegaskan Peran dalam Ekonomi Maritim Dunia, Dua Komoditas Unggulan Berlayar dari Pelabuhan Krueng Geukueh

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Aceh Utara, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, Anak Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat peran Branch Lhokseumawe atau yang biasa dikenal Pelabuhan Krueng Geukueh sebagai gerbang perdagangan internasional melalui layanan pengapalan komoditas unggulan Aceh. Dalam kurun waktu kurang dari satu pekan, pelabuhan ini melayani pengiriman […]

  • Stop Percaya Mitos! Kuliah ke Luar Negeri Nggak Selalu Mahal.

    Stop Percaya Mitos! Kuliah ke Luar Negeri Nggak Selalu Mahal.

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Global Education Fair Surabaya & Malang 2026 merupakan acara gratis dan terbuka untuk umum yang menghadirkan perwakilan universitas internasional, konsultasi pendidikan dengan biaya Rp0, serta informasi peluang beasiswa. Acara berlangsung di Surabaya pada 25 Juli dan Malang pada 26 Juli 2026, dengan seminar gratis khusus bagi pengunjung di Malang. AECC Indonesia kembali menghadirkan Global Education […]

  • KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 415 Ribu Pelanggan Selama 12 Hari Angkutan Lebaran 2026

    KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 415 Ribu Pelanggan Selama 12 Hari Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 22 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dalam kurun waktu 12 hari pelaksanaan, KAI Daop 2 Bandung telah melayani hampir 415 ribu pelanggan kereta api di seluruh stasiun pelayanan penumpang KA Jarak Jauh di wilayah Daop 2 […]

expand_less