Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Jakarta, 4 Mei 2026 – Transformasi aset dunia nyata atau RWA semakin memberikan peluang perluasan diversifikasi aset bagi Investor. Bittime hadir dengan one-stop solution yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai aset-aset RWA dalam satu platform. Didukung keunggulan fitur IDR SWAP zero fee yang secara signifikan diharapkan dapat menurunkan hambatan biaya masuk bagi pengguna baru.

Sebelumnya, industri aset kripto tengah mengalami transformasi fundamental, dan bergeser dari aset yang bersifat spekulatif menuju instrumen yang memiliki nilai riil melalui tokenisasi aset dunia nyata (RWA).

Selaras dengan ini, Indonesia menunjukkan langkah progresif dalam mengakui RWA sebagai kelas aset investasi yang sah. Di mana, pada tahun 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membentuk divisi Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) untuk mengawasi pengembangan aset keuangan digital, di mana tokenisasi RWA dikategorikan sebagai Backed Digital Financial Assets.

Langkah ini diperkuat dengan peluncuran regulatory sandbox melalui POJK 3/2024, yang memungkinkan pelaku industri RWA untuk beroperasi dalam kerangka hukum yang lebih jelas. Seiring dengan meningkatnya minat dari regulator maupun pelaku industri, RWA kini menjadi bagian penting dari agenda inovasi keuangan di Indonesia, sekaligus membuka peluang baru dalam mendorong inklusi investasi digital yang lebih luas.

Pergeseran pandangan industri aset kripto dari aset spekulatif menuju aset yang memiliki nilai nyata, serta meningkatnya kebutuhan investor terhadap instrumen yang lebih stabil, aset RWA dipandang sebagai solusi diversifikasi yang relevan di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis.

Di sisi lain, keunggulan utama dari aset-aset tokenisasi RWA ini terletak pada sistem kepemilikan fraksional (Fractional Ownership), yang memungkinkan setiap individu untuk memiliki aset dunia nyata (RWA) dengan jumlah yang sangat fleksibel.

Hal ini mendorong nilai likuiditas dan aksesibilitas 24/7 karena sifat terdesentralisasi yang dimiliki oleh aset tokenisasi RWA.

Selaras dengan ini, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), juga mencatatkan minat pasar terhadap aset-aset berbasis RWA. Di mana, pada hari ini, 30 April 2026, tercatat aset kripto Tether ($USDT), Emas Tether ($XAUT), dan Silver ($SLVON) berada pada peringkat teratas pada aset perdagangan hari ini.

Chief Executive Officer (CEO) Bittime, Ryan Lymn  menjelaskan bahwa kondisi geopolitik global yang tidak menentu cenderung mendorong investor beralih ke aset-aset stabil sebagai diversifikasi lindung nilai. Karena itu, aset-aset stabil RWA menjadi pilihan yang relevan dengan kebutuhan investor saat ini.

“Aset stabil Real-World Assets (RWA) kini menjadi pilihan yang sangat relevan. Sebagai platform one-stop solution, Bittime menyediakan akses ke berbagai aset global, termasuk USDT, Tether Gold (XAUT), dan saham AS Magnificent 7. Untuk semakin mendukung investor Indonesia, kami menghadirkan fitur IDR Swap 0 Fee yang memungkinkan konversi Rupiah ke aset kripto seperti USDT, BTC, dan XAUT secara lebih seamless, sekaligus memberikan kemudahan dan efisiensi biaya,” ujar Ryan.

Ia menambahkan, fitur ini diharapkan  dapat membantu pengguna mengonversi Rupiah ke $USDT dan aset lainnya tanpa biaya tambahan. Sehingga memungkinkan pengguna untuk mulai berinvestasi hanya dengan Rp10.000.

Selain itu, guna meningkatkan pertumbuhan portofolio, pengguna baru juga bisa menggunakan fitur staking untuk mendapatkan hingga 10% APY. Dengan begitu, investor dengan risiko investasi jangka panjang dapat mengamankan portofolio, sekaligus meningkatkan nilai investasi aset RWA nya.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • transcosmos Indonesia Luncurkan Generative AI Chatbot, Terapkan Standar Baru Customer Experience Berbasis AI

    transcosmos Indonesia Luncurkan Generative AI Chatbot, Terapkan Standar Baru Customer Experience Berbasis AI

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Juli 2026 – Artificial Intelligence (AI) terus berkembang menjadi salah satu teknologi yang paling cepat diadopsi oleh dunia bisnis. Menurut survei “The State of AI” dari McKinsey di tahun 2025, tercatat 88% perusahaan telah menggunakan AI setidaknya dalam satu fungsi bisnis, meski sebagian besar masih berada pada tahap awal. Menjawab transformasi tersebut, transcosmos […]

  • Pelindo Dukung Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan Aceh – Sumut

    Pelindo Dukung Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan Aceh – Sumut

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Medan, Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan melalui layanan kepelabuhanan yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik. Sepanjang periode 30 November 2025 hingga 11 Januari 2026, Pelindo Regional 1 mencatat pelayanan terhadap 127 kunjungan kapal yang mengangkut logistik bantuan kemanusiaan untuk wilayah Aceh dan Sumatera […]

  • Saatnya Indonesia–India Pererat Hubungan Saling Menguntungkan

    Saatnya Indonesia–India Pererat Hubungan Saling Menguntungkan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Oleh Primus Dorimulu* Jakarta — Hubungan Indonesia dan India telah melintasi ribuan tahun sejarah. Kini, saatnya kedua negara tidak hanya mewarisi masa lalu yang agung, tetapi bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik, yang membuat kedua negara memiliki pengaruh signifikan di dunia. Kunjungan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi ke Indonesia pada 7 Juli 2026 […]

  • Punya Kinerja Korporasi Positif, Entitas Grup MIND ID Dipresiasi DPR

    Punya Kinerja Korporasi Positif, Entitas Grup MIND ID Dipresiasi DPR

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang 2025. Apresiasi ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas evaluasi kinerja PT Inalum, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM). “Kami memberikan apresiasi […]

  • Membangun Masa Depan Riset dan Teknologi, Pembangunan Gedung L-SSIT Universitas Udayana Capai Progres 47,11%

    Membangun Masa Depan Riset dan Teknologi, Pembangunan Gedung L-SSIT Universitas Udayana Capai Progres 47,11%

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, Agustus 2026 – Pembangunan Gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana, Bali terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 47,11%. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dipercaya sebagai kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Laboratorium L-SSIT Universitas Udayana. Dalam proyek ini, WSBP bertanggung jawab atas seluruh […]

  • Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin

    Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 April 2026 – Di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian global, perilaku investor Indonesia menunjukkan pergeseran yang semakin strategis. CEO Bittime, Ryan Lymn, mengungkapkan bahwa mayoritas investor kini memilih berinvestasi pada aset-aset kripto yang cenderung lebih stabil seperti Tether ($USDT), Bitcoin ($BTC), dan Emas Tether ($XAUT) berdasarkan hasil voting […]

expand_less