Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya

Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia pada perdagangan hari Rabu (6/5) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan, didorong oleh kombinasi sinyal teknikal yang semakin solid serta dukungan dari faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD pada timeframe harian mulai memperlihatkan tanda-tanda pembalikan arah setelah sebelumnya mengalami tekanan.

Secara teknikal, harga emas berhasil membentuk titik terendah baru atau swing low yang valid di area support kuat di level 4.523. Level ini menjadi area penting yang menahan penurunan harga dan menandai berakhirnya tekanan bearish dalam jangka pendek. Ketika harga mampu bertahan di atas level tersebut, hal ini sering diartikan sebagai sinyal awal perubahan arah tren dari turun menjadi naik.

Penguatan sinyal tersebut juga terlihat dari terbentuknya candlestick bullish marubozu. Pola ini menunjukkan dominasi pembeli yang cukup kuat dalam satu periode perdagangan, di mana harga bergerak naik tanpa tekanan jual yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa minat beli mulai meningkat dan berpotensi mendorong harga lebih tinggi.

Selain itu, pola double bottom yang terbentuk semakin memperkuat indikasi pembalikan tren. Pola ini merupakan salah satu formasi teknikal yang sering digunakan untuk mengidentifikasi potensi kenaikan setelah fase penurunan. Dengan adanya pola ini, peluang bagi harga emas untuk melanjutkan kenaikan menjadi semakin besar.

Dari sisi indikator, stochastic juga memberikan konfirmasi tambahan. Pergerakan indikator yang mulai naik setelah keluar dari area oversold menunjukkan bahwa tekanan jual telah mereda dan momentum kenaikan mulai terbentuk. Hal ini memperkuat pandangan bahwa harga emas memiliki potensi untuk bergerak lebih tinggi dalam waktu dekat.

Berdasarkan kondisi tersebut, harga emas diperkirakan akan bergerak menuju area resistance terdekat di level 4.660. Jika momentum penguatan tetap terjaga, maka peluang kenaikan lanjutan menuju level 4.740 semakin terbuka. Level tersebut menjadi target berikutnya yang akan diuji oleh pasar dalam jangka menengah.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati pergerakan harga di area resistance. Kenaikan yang terjadi tetap memerlukan dukungan volume dan sentimen pasar agar dapat berlanjut secara konsisten.

Dari sisi fundamental, prospek penguatan emas juga didukung oleh meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Ketidakpastian ekonomi global, mulai dari risiko perlambatan pertumbuhan hingga ketegangan geopolitik, membuat investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman, seperti emas.

Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve yang mulai mengarah ke arah yang lebih longgar turut menjadi faktor penting. Pelaku pasar mulai memperkirakan adanya kemungkinan pelonggaran kebijakan atau bahkan penurunan suku bunga dalam jangka menengah. Kondisi ini biasanya memberikan dorongan bagi harga emas.

Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, emas cenderung lebih menarik ketika suku bunga riil menurun. Dalam situasi tersebut, selisih keuntungan antara emas dan instrumen berbasis bunga menjadi lebih kecil, sehingga meningkatkan minat investor.

Faktor lain yang turut mendukung adalah pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau menurun. Ketika yield tidak mengalami kenaikan, biaya peluang dalam memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga mendorong permintaan.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal yang kuat dan dukungan faktor fundamental memberikan gambaran bahwa harga emas masih memiliki ruang untuk melanjutkan kenaikan. Selama harga mampu bertahan di atas area support penting, peluang menuju level 4.660 hingga 4.740 tetap terbuka.

Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk memperhatikan dinamika global yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga. Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Lakukan Migrasi Sistem Pemesanan Online, Seluruh Channel Pemesanan Online Tidak Dapat Diakses pada Rabu, 21 Januari 2026 Pukul 00.00–04.00 WIB

    KAI Lakukan Migrasi Sistem Pemesanan Online, Seluruh Channel Pemesanan Online Tidak Dapat Diakses pada Rabu, 21 Januari 2026 Pukul 00.00–04.00 WIB

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 20 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi dan penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Langkah ini mencakup seluruh sistem pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal (KAI & KAI Commuter), guna memastikan keandalan […]

  • PT RPN melalui Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

    PT RPN melalui Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Aceh Tamiang – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui entitasnya, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Cabang Pusat Penelitian Karet, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial institusi dalam membantu masyarakat yang […]

  • Helm Kuning dan Petualangan Tambang, Hari Pertama Junior Miners Fun Fest 2026 Disambut Antusias

    Helm Kuning dan Petualangan Tambang, Hari Pertama Junior Miners Fun Fest 2026 Disambut Antusias

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rabu, 2 Juli 2026, area Avenue of the Star, Lippo Mall Kemang Village, Jakarta Selatan, tampak lebih hidup dari biasanya. Sejak area Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 dibuka, anak-anak mulai berdatangan mengenakan helm keselamatan dan rompi proyek. Sebagian langsung berlari menuju zona permainan, sementara orang tua mengikuti dari belakang sambil mengabadikan momen […]

  • Hadapi Ketidakpastian RKAB,  BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio

    Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 April 2026 – Di tengah dinamika sektor pertambangan, khususnya batu bara, industri pembiayaan saat ini mengadopsi pendekatan yang lebih selektif dalam penyaluran kredit, terutama pada segmen alat berat. Hal ini sejalan dengan masih berlangsungnya proses penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026, di tengah indikasi penurunan target produksi batu bara nasional […]

  • Muslim AI Companion dari Indonesia Dipakai di 160 Negara, Raih Investasi dari  HASAN.VC

    Muslim AI Companion dari Indonesia Dipakai di 160 Negara, Raih Investasi dari HASAN.VC

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Muslim AI Companion, sebuah platform kecerdasan buatan (AI) yang beretika dan berfokus pada kesejahteraan spiritual serta dukungan digital yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan, telah memperoleh pendanaan tahap awal pertamanya dari HASAN.VC. Pendanaan ini mendukung misi platform tersebut untuk menghadirkan solusi AI yang penuh empati, beretika, dan peka terhadap budaya bagi komunitas Muslim global, dengan pengguna yang […]

  • Jalur
penyangga sistem ban berjalan (conveyor belt support structure)    

    Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Cilegon, 18 Mei 2026 – PT Krakatau Baja Konstruksi (KBK) menyelesaikan Proyek Engineering Procurement Construction (EPC) Pembangunan Coal Handling Facility (CHF) Inpit Conveyor Banko (ICB) (SPPH 4540) bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada awal tahun 2026. Penyelesaian proyek ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung penguatan kapasitas infrastruktur penanganan batubara, sekaligus menunjukkan kemampuan KBK […]

expand_less