Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pendidikan Layak Menuju Kampus Impian

Pendidikan Layak Menuju Kampus Impian

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

Pagi di Asrama Pemali Boarding School selalu dimulai lebih awal. Sejumlah siswa sudah bangun sebelum matahari terbit, merapikan tempat tidur, bersiap mengikuti kegiatan pagi, sebelum benar-benar berangkat ke sekolah untuk mengikuti pelajaran akademik.

Bagi mereka, rutinitas bangun pagi ini menjadi kewajiban yang diberikan contoh dengan sangat baik dari para seniornya. Kelak, kebiasaan menjadi modal bagi mereka untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya di kampung halaman.

Di lingkungan asrama, para siswa mendapatkan ruang dan kesempatan untuk belajar dan berkembang lebih baik. Melalui program sekolah berasrama berbasis beasiswa, anak-anak peserta didik yang berasal dari keluarga buruh harian, nelayan, hingga pekerja serabutan kini memiliki akses pada pendidikan yang sebelumnya sulit dijangkau.

Program Pemali Boarding School yang didukung PT Timah, anggota holding industri pertambangan MIND ID, telah berjalan sejak tahun 2000 dan menjangkau wilayah Bangka Belitung, Karimun, hingga Meranti. Hingga kini, sekitar 952 alumni telah merasakan manfaat program tersebut.

Di balik angka tersebut, Kepala Asrama Pemali Boarding School, Ulul, menyampaikan bahwa mayoritas siswa berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

“Banyak orang tua yang awalnya ragu karena keterbatasan biaya. Mereka tidak membayangkan anaknya bisa mendapatkan fasilitas pendidikan seperti ini,” ujar Ulul.

Namun, setelah memahami bahwa program ini memberikan dukungan penuh, dari perusahaan, mulai dari pendidikan hingga berbagai program pembinaan, para orang tua justru menjadi pihak yang paling mendorong anak-anaknya untuk mengikuti seleksi.

Alhasil, setiap tahun sebanyak 36 siswa terpilih mendapatkan beasiswa penuh dan tinggal di asrama selama menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Pemali. Proses seleksi dilakukan melalui asesmen akademik dan psikologi bekerja sama dengan tim dari Universitas Padjadjaran.

Ulul menegaskan bahwa pembinaan di asrama tidak hanya berfokus pada akademik. Para siswa juga dibekali keterampilan seperti public speaking, pengelolaan media sosial, serta penguatan karakter dan kepemimpinan.

Pembinaan ini dilakukan secara rutin untuk membantu siswa menghadapi tantangan di luar sekolah, baik di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

“Yang kita bangun bukan hanya kemampuan akademik, tetapi juga kepercayaan diri dan cara mereka melihat masa depan,” ujarnya.

Dampak program ini mulai terlihat dari capaian para siswa. Tahun ini, sebanyak 20 siswa berhasil lolos ke perguruan tinggi melalui jalur prestasi, sementara siswa lainnya masih menjalani proses seleksi melalui jalur tes. Para siswa juga mencatatkan prestasi dalam lomba debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di tingkat Kabupaten Bangka.

Di samping itu, dampak yang lebih krusial justru terlihat dalam jangka panjang. Banyak alumni yang melanjutkan pendidikan atau telah bekerja, dan perlahan mulai berkontribusi kembali di lingkungan sekitarnya.

“Mereka tidak hanya berubah secara pribadi, tetapi juga membawa pengaruh bagi keluarga dan komunitasnya. Itu yang paling terasa,” katanya.

Menurut Ulul, tantangan terbesar para siswa justru muncul pada masa awal adaptasi. Sebagian siswa belum pernah tinggal jauh dari orang tua dan harus menyesuaikan diri dengan pola belajar yang lebih disiplin.

“Namun, proses itulah yang membentuk mereka. Seiring waktu, para siswa mulai menunjukkan perubahan. Mereka yang semula pendiam menjadi lebih berani berbicara, lebih percaya diri, dan mampu mengikuti ritme belajar yang lebih terstruktur,” jelasnya.

Bagi anak-anak dari pesisir dan kawasan tambang, kesempatan ini bukan sekadar soal bersekolah.

Kesempatan ini menjadi titik awal yang membuka masa depan baru, untuk melanjutkan pendidikan, membantu keluarga, dan melihat masa depan dengan cara yang berbeda dari sebelumnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Libur Panjang,  BRI Finance Optimalkan Pembiayaan Mobil Baru bagi Masyarakat

    Jelang Libur Panjang, BRI Finance Optimalkan Pembiayaan Mobil Baru bagi Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Mei 2026 – Bulan Mei 2026 kembali menghadirkan beberapa momen long weekend yang dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari. Mulai dari perjalanan singkat ke luar kota, staycation bersama keluarga, hingga road trip ke berbagai destinasi wisata menjadi pilihan yang mulai banyak direncanakan menjelang periode liburan panjang tersebut. Di tengah meningkatnya aktivitas […]

  • Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

    Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Perusahaan ritel peralatan olahraga Alpen Co., Ltd. melangkah lebih jauh dari kerangka ritel tradisional untuk membangun merek baru “ALPEN RUN,” yang menawarkan pengalaman lari dan komunitas. Sebagai pusat pertama yang mencerminkan filosofi merek tersebut, “ALPEN RUN MEIJI PARK” akan dibuka pada hari Jumat, 24 April 2026, di dalam Taman Meiji Metropolitan Tokyo, bersebelahan dengan Stadion […]

  • Pengguna LRT Jabodebek April Tembus 2,9 Juta, Kian Jadi Pilihan Mobilitas Harian Masyarakat

    Pengguna LRT Jabodebek April Tembus 2,9 Juta, Kian Jadi Pilihan Mobilitas Harian Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Minat masyarakat terhadap LRT Jabodebek terus meningkat, tercermin dari capaian 2,91 juta pengguna pada April 2026—menjadi rekor tertinggi sejak beroperasi. Angka ini naik 16 persen dibanding Maret 2026 dan sekitar 40 persen dibanding April 2025. Peningkatan ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi, nyaman, dan memiliki kepastian waktu. LRT Jabodebek dinilai […]

  • Ciri Sunscreen yang Aman untuk Kulit Bayi dan Anak

    Ciri Sunscreen yang Aman untuk Kulit Bayi dan Anak

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Saat si kecil mulai aktif merangkak ke teras, diajak jalan pagi, atau ikut mom and dad ke taman, paparan sinar matahari jadi hal yang sulit dihindari. Nah, di sinilah banyak orang tua mulai bertanya: apakah perlu pakai sunscreen? Dan kalau iya, bagaimana memilih sunscreen bayi kulit sensitif yang benar-benar aman? Memilih sunscreen bayi aman memang […]

  • Pelindo Multi Terminal Hadir di Universitas Al Azhar, Jembatani Dunia Pendidikan & Industri Pelabuhan

    Pelindo Multi Terminal Hadir di Universitas Al Azhar, Jembatani Dunia Pendidikan & Industri Pelabuhan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Medan, Januari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memperkuat komitmen keberlanjutan dan ketahanan operasional pelabuhan dengan hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Ceremony MoU dan MoA serta Kuliah Tamu bertajuk “Sinergi BMKG–Pelabuhan dalam Ketahanan Lingkungan Berbasis Cuaca” bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan […]

  • Cara Mengubah Konten SEO Biasa Menjadi Konten yang Disukai AI

    Cara Mengubah Konten SEO Biasa Menjadi Konten yang Disukai AI

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Banyak konten SEO sebenarnya masih bisa digunakan, tetapi belum siap untuk AI. Konten Lama Anda Mungkin Belum Usang, Hanya Belum Dioptimalkan Banyak brand merasa harus membuat konten baru untuk mengikuti perkembangan AI. Padahal, dalam banyak kasus, konten yang sudah ada sebenarnya masih relevan. Masalahnya bukan pada kontennya, tetapi pada cara konten tersebut disusun dan dipahami. […]

expand_less