Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Riset F&B: 83% Bisnis Kuliner Lolos Tahun Ke-1 Tapi Beguguran karena 5 Faktor Ini

Riset F&B: 83% Bisnis Kuliner Lolos Tahun Ke-1 Tapi Beguguran karena 5 Faktor Ini

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

Salah satu mitos bisnis industri F&B yang paling sering diulang adalah “Sebagian besar restoran 70-80% gagal di tahun pertama.” dan ini ulang diberbagai media dan blog.

Namun, Tim Riset Tantri menemukan menemukan hasil riset yang berbeda. Berdasarkan data UC Berkeley, OECD, BLS AS, dan Cornell menemukan 70–83% bisnis F&B bertahan di tahun pertama. Tantangan terbesar justru muncul pada tahun ke-3 hingga ke-5 akibat lemahnya sistem operasional dan cashflow.

Data dalam riset ini disusun berdasarkan cross-analysis berbagai penelitian dan dataset internasional, termasuk studi UC Berkeley terhadap 1,9 juta bisnis dan 81.000 restoran independen, data business survival U.S. Bureau of Labor Statistics (BLS), framework OECD, serta Cornell Hospitality Research terkait operasional, cashflow, dan customer experience bisnis restoran.

5 Faktor Utama Tingkat Survival Rate Bisnis Cafe dan Resto

Melalui “Weighted Operational Survival Analysis”, Tim Riset Tantri mengidentifikasi lima faktor operasional yang paling konsisten berkorelasi dengan survival bisnis cafe dan restoran dalam jangka panjang.

Temuan ini juga memperlihatkan bahwa banyak kegagalan bisnis restoran sebenarnya bukan disebabkan oleh kurangnya permintaan pasar, melainkan akumulasi masalah operasional yang terjadi secara perlahan dalam beberapa tahun pertama bisnis berjalan.

1. Financial dan Cashflow Control (30%)

Masalah yang paling sering terjadi pada bisnis F&B terlihat ramai secara penjualan, tetapi sebenarnya memiliki margin yang sangat tipis. Kenaikan food cost, biaya operasional, dan labor cost sering kali tidak diikuti kontrol cashflow yang baik. (Deloitte Restaurant Industry Outlook, Restaurant365 Industry Reports)

Dalam banyak kasus, owner baru menyadari masalah ketika:

cashflow mulai seret,

pembayaran vendor terlambat,

atau profit tidak sebanding dengan omzet.

tindakan yang tepat seharusnya melakukan: monitoring food cost,

laporan cashflow realtime,

kontrol margin per menu,

serta visibility terhadap biaya operasional harian.

2. Operational Systems dan SOP (25%)

Kasus kedua tertinggi bisnis cafe dan restoran masih bergantung pada owner atau staff tertentu. Ketika volume order meningkat atau tim bertambah, operasional mulai tidak konsisten:

antrean lebih panjang,

salah input order,

stok tidak terkontrol,

hingga kualitas pelayanan menurun.

solusi fase ini adalah membangun sistem sepert:

SOP operasional,

workflow kerja,

inventory system,

serta reporting system yang terstandarisasi. (Cornell Hospitality Quarterly, National Restaurant Association Research)

3. Customer Experience Consistency (20%)

Fokus mencari customer baru tetapi kurang menjaga konsistensi customer experience merupakan faktor ketiga yang kruisial. Padahal customer loyal akan membawa keberlanjutan bisnis sedangkan customer baru tanda perkembangan namun konsekuensi biaya promosi.

Akibatnya:

rasa berubah-ubah,

pelayanan tidak stabil,

waiting time terlalu lama,

atau pengalaman pelanggan berbeda setiap kunjungan.

Hal ini membuat repeat order dan loyalitas pelanggan sulit terbentuk.

Pemilik Bisnis perlu menjaga hal – hal berikut:

konsistensi rasa,

kecepatan pelayanan,

customer flow,

dan quality control operasional. (PwC Consumer Insights Survey ,Deloitte Consumer Experience Research)

4. Adaptability to Consumer Trends (15%)

Perubahan perilaku konsumen di industri F&B saat ini terjadi jauh lebih cepat dibanding beberapa tahun sebelumnya. sementara operasional bisnis cafe / restoran belum mampu beradaptasi dengan cepat.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren konsumen F&B global mulai bergeser ke arah:

delivery & online ordering,

cashless & QR payment,

convenience experience,

self-service ordering,

digital loyalty program,

personalized customer experience,

hingga fast-response service.

Adaptasi terhadap tren bukan hanya mengikuti teknologi baru, tetapi bagaimana bisnis mampu membuat pengalaman pelanggan menjadi:

lebih cepat,

lebih praktis,

lebih nyaman,

dan lebih konsisten. (Deloitte Digital Consumer Trends, McKinsey Perspectives on the future of restaurants, Euromonito Key Consumer Foodservice Trends )

5. Sustainable Expansion Pace (10%)

Mengejar momentum dengan terlalu cepat sebelum sistem bisnis benar-benar matang. Dalam banyak kasus:

kualitas mulai tidak konsisten,

kontrol operasional melemah,

cashflow terganggu,

dan manajemen tim menjadi lebih kompleks.

Bisnis perlu memastikan:

operasional stabil,

cashflow sehat,

SOP berjalan konsisten,

dan tim siap sebelum melakukan ekspansi besar.

salah satu studi kasus di indonesia adalah warung SSB awal bisnis 2002 dan baru tahun 2012 mulai membuka cabang perlahan hingga 86 gerai secara keseluruhan, dengan rincian 85 gerai tersebar di berbagai wilayah Indonesia (mulai dari Pekanbaru, Malang, hingga Denpasar) dan 1 gerai internasional yang berada di Arab Saudi.

Viral Belum Tentu Sustainable

Fokus membantu fondasi yang kuat akan lebih membantu bisnis cafe dan resto tidak hanya bertahan namun berkembang dalam jangka panjang.  

Tidak hanya melalui riset di dunia F&B, Tantri.id telah membantu 2000+ cafe dan restoran Sejak 2023 agar lebih efisien & rapi dengan QR Menu ordering yang terhubung ke POS & Sistem Dapur mengurangi salah orderan dan efisiensi waktu.

Integrasi Inventory mampu menjaga foodcost lebih terkontrol, hingga kelola cabang memastikan perfoma dan SOP terjaga.

160+ fitur digital lainya membuat bisnis kuliner tidak ketinggalan trend sehingga 5 malasah survival rate yang sudah dibahas mampu teratasi dalam 1 aplikasi. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disatukan di Jakarta! Lebih Dari 80 Karyawan GokoMart Kalimantan Hadiri GokoMart Town Hall 2026

    Disatukan di Jakarta! Lebih Dari 80 Karyawan GokoMart Kalimantan Hadiri GokoMart Town Hall 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Gokomodo menggelar GokoMart Town Hall 2026 selama empat hari di Jakarta yang diikuti hampir ratusan karyawan GokoMart dari Kalimantan sebagai langkah menyatukan strategi dan memperkuat pertumbuhan bisnis toko tani modern. Manajemen berharap kegiatan ini menumbuhkan semangat, kolaborasi, dan inovasi yang lebih berdampak, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan membuka peluang kerja melalui Training Center dan rekrutmen rutin […]

  • Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%

    Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 8 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen pembiayaan multiguna pada kuartal I-2026. Penyaluran pada segmen ini tercatat meningkat sebesar 37,47% secara tahunan (year-on-year/YoY), di mana pertumbuhan ini didorong oleh permintaan masyarakat yang tetap kuat. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Kondisi […]

  • Bittime Luncurkan Program Mining Points bagi Seluruh Investor, dengan Total Prize Pool hingga 100.000 USDT

    Bittime Luncurkan Program Mining Points bagi Seluruh Investor, dengan Total Prize Pool hingga 100.000 USDT

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Februari 2026 – Bittime, platform crypto exchange berizin dan diawasi di Indonesia, memperkenalkan Bittime Mining-Points dengan total prize pool hingga 100.000 $USDT. Program insentif berbasis aktivitas trading dan referral ini dirancang untuk mendorong partisipasi investor terhadap platform Bittime.  Mengusung prinsip keterbukaan dan kemudahan akses, program ini dapat diikuti oleh seluruh investor aset kripto. […]

  • Loko Cafe Hadirkan Promo Kurma di Bulan Ramadhan

    Loko Cafe Hadirkan Promo Kurma di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 Februari 2026 – Memasuki bulan Ramadhan, Loko Café menghadirkan menu-menu andalan dalam promo Kuliner Ramadhan (Kurma) yang hadir di sepanjang bulan Ramadhan. Beragam menu bisa dipilih pelanggan Loko Café mulai dari Mie Godhog Malioboro, Bebek Goreng Bima, hingga Sop Iga Jayakarta. Selama Ramadhan, pengunjung bisa mendapatkan gratis takjil kurma dan Hot Tea. Pelanggan […]

  • Kabar Gembira, Pemerintah Berikan 10.176 Tiket Kereta Murah di Sumut untuk Mudik Lebaran 2026

    Kabar Gembira, Pemerintah Berikan 10.176 Tiket Kereta Murah di Sumut untuk Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Pemerintah bersama KAI Divre I Sumatera Utara menghadirkan 10.176 tiket kereta diskon 30% untuk mudik Lebaran 2026 periode 14–29 Maret. Tarif Medan–Rantau Prapat kini menjadi Rp119.000 guna mendukung mobilitas masyarakat selama Idulfitri 1447 H. Pemerintah resmi memperkuat stimulus ekonomi nasional pada Triwulan I 2026 melalui kebijakan insentif tarif transportasi kereta api menjelang Idulfitri 1447 H. […]

  • KAI Divre III Palembang Bekali Frontliner Pemahaman P3K Jelang Angkutan Lebaran 2026

    KAI Divre III Palembang Bekali Frontliner Pemahaman P3K Jelang Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Palembang, 11 Maret 2026 – Menjelang penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1447 H / 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus memperkuat kesiapan pelayanan kepada pelanggan. Salah satunya melalui kegiatan pembekalan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) tentang materi Bantuan Dasar Hidup (BDH) bagi para petugas frontliner yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan perjalanan […]

expand_less