Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

Hari raya sering bikin beberapa kebutuhan mendadak naik harga, termasuk saat Iduladha. Penyebabnya biasanya sederhana: permintaan meningkat dalam waktu singkat, sementara stok barang di pasaran terbatas. Akibatnya, harga beberapa kebutuhan ikut melonjak dibanding hari biasa.

Kalau saat Idulfitri orang ramai berburu baju baru dan kebutuhan mudik, suasana Iduladha biasanya identik dengan olahan daging kurban, acara bakar sate, sampai kumpul keluarga. Nah, momen inilah yang sering membuat beberapa barang mendadak lebih mahal dari biasanya.

1. Hewan Kurban

Setiap menjelang Iduladha, harga hewan kurban seperti sapi, kambing, domba, dan kerbau biasanya ikut naik. Tahun ini, kondisi pasar hewan juga dipengaruhi oleh wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sempat menyerang ternak di beberapa daerah.

Karena permintaan hewan kurban meningkat menjelang hari raya, stok ternak yang sehat biasanya jadi lebih cepat terserap pasar. Akibatnya, harga hewan kurban di beberapa wilayah ikut mengalami penyesuaian.

Selain faktor stok, biaya pakan dan distribusi juga sering memengaruhi harga jual hewan kurban di lapangan.

2. Tusuk Sate

Salah satu barang yang sering mendadak laris saat Iduladha adalah tusuk sate.

Daging kurban biasanya diolah jadi sate untuk acara kumpul keluarga atau bakar-bakaran bersama teman. Karena permintaan meningkat dalam waktu bersamaan, harga tusuk sate di beberapa tempat juga ikut naik.

Kalau di hari biasa satu bungkus tusuk sate bisa dibeli sekitar Rp10 ribuan, saat Iduladha harganya bisa naik tergantung wilayah dan jumlah stok yang tersedia.

Meski terlihat sederhana, kebutuhan kecil seperti ini sering jadi pengeluaran tambahan yang tidak disadari.

3. Arang untuk Bakar Sate

Selain tusuk sate, arang juga jadi barang yang sering dicari saat Iduladha.

Permintaan arang meningkat karena banyak orang memilih memasak sate atau barbecue saat libur Iduladha. Akibatnya, harga arang di pasaran biasanya ikut naik dibanding hari biasa.

Di beberapa daerah, harga arang bisa meningkat hampir dua kali lipat ketika mendekati hari raya, terutama untuk ukuran kecil yang banyak dicari pengguna rumahan.

4. Panggangan Sate

Ada satu barang yang sering “hilang misterius” setiap Iduladha: panggangan sate.

Banyak orang merasa sudah punya alat panggangan di rumah, tapi entah kenapa saat mau dipakai justru tidak ditemukan. Akhirnya, beli baru jadi solusi paling cepat.

Karena permintaan meningkat menjelang Iduladha, harga panggangan sate juga biasanya ikut naik. Apalagi untuk model portable atau yang berbahan stainless steel.

Kalau beli mendadak dekat hari raya, pilihan barang biasanya juga lebih terbatas.

5. Cabai dan Minyak Goreng

Harga cabai sebenarnya cukup sering berubah bahkan di luar musim hari raya. Tapi saat Iduladha, permintaan bahan masakan biasanya meningkat karena banyak orang memasak dalam jumlah lebih besar.

Hal yang sama juga berlaku untuk minyak goreng. Kebutuhan memasak saat hari raya membuat permintaan meningkat di pasar dan retail.

Meski pemerintah tetap melakukan pengawasan harga pangan, fluktuasi harga musiman masih cukup sering terjadi di berbagai daerah tergantung distribusi dan stok barang.

6. BBM dan Biaya Perjalanan

Momen libur panjang saat Iduladha juga sering membuat mobilitas masyarakat meningkat. Banyak orang bepergian ke luar kota, pulang kampung singkat, atau sekadar jalan bersama keluarga.

Karena itu, pengeluaran untuk bahan bakar juga biasanya ikut naik selama periode libur panjang.

Harga BBM non subsidi sendiri memang mengikuti kebijakan masing-masing perusahaan dan kondisi harga minyak dunia. Jadi, saat harga energi global meningkat, biaya perjalanan masyarakat juga ikut terasa lebih besar.

7. Kenaikan Harga Musiman Memang Sering Terjadi

Naiknya harga beberapa kebutuhan saat Iduladha sebenarnya bukan hal baru. Fenomena ini hampir selalu terjadi ketika permintaan meningkat dalam waktu bersamaan.

Supaya pengeluaran lebih terkontrol, banyak orang biasanya mulai membeli kebutuhan tertentu lebih awal sebelum harga naik mendekati hari raya.

Mulai dari tusuk sate, arang, sampai kebutuhan dapur sederhana kadang justru lebih hemat kalau dibeli jauh-jauh hari. Selain lebih tenang, stok barang biasanya juga masih lebih mudah ditemukan.

Untuk kebutuhan belanja harian saat Iduladha, pembayaran digital seperti QRIS juga semakin sering digunakan karena lebih praktis saat bertransaksi di pasar, minimarket, sampai merchant UMKM. Melalui neobank, pengguna bisa melakukan pembayaran QRIS neobank langsung dari aplikasi untuk membantu transaksi harian jadi lebih mudah dan cepat.

***

Jika ingin mempelajari produk QRIS neobank lainnya yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link QRIS atau https://s.id/igneoqris.   

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling Sering Membengkak?

    Mengapa Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling Sering Membengkak?

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Banyak orang sudah mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum traveling, mulai dari tiket transportasi, penginapan, hingga itinerary perjalanan. Namun ketika liburan selesai, tidak sedikit yang terkejut melihat total pengeluaran yang ternyata jauh lebih besar dari perkiraan awal. Menariknya, salah satu penyebab yang paling sering membuat anggaran membengkak justru bukan tiket atau hotel, melainkan biaya makan dan jajan […]

  • BINUS University @Semarang Memperkuat Posisi sebagai Digital Transformation & AI Experience Campus

    BINUS University @Semarang Memperkuat Posisi sebagai Digital Transformation & AI Experience Campus

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Semarang – Tantangan yang sering terjadi adalah adanya jarak antara pembelajaran di kampus dengan kebutuhan nyata dunia kerja berbasis teknologi. Banyak lulusan sudah memahami konsep transformasi digital, tetapi belum terbiasa menjalani aktivitas dalam lingkungan yang sepenuhnya digital. Pengalaman belajar di kelas seringkali belum sepenuhnya mencerminkan situasi industri, sehingga lulusan membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi […]

  • Waringin Megah General Contractor Tegaskan Komitmen Dengan Perkuat Standar Kualitas dan SDM

    Waringin Megah General Contractor Tegaskan Komitmen Dengan Perkuat Standar Kualitas dan SDM

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Di tengah persaingan industri konstruksi yang semakin dinamis, Waringin Megah General Contractor menegaskan komitmennya sebagai perusahaan kontraktor nasional yang mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) secara berkelanjutan. Berdiri sejak 1987, Waringin Megah memulai perjalanan bisnisnya dengan mengerjakan proyek- proyek pengembangan internal sebelum berkembang dan menangani berbagai proyek berskala nasional, khususnya di […]

  • Financial Burnout: Saat Capek Cari Uang Tapi Saldo Tabungan Tidak Bertambah

    Financial Burnout: Saat Capek Cari Uang Tapi Saldo Tabungan Tidak Bertambah

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Financial burnout sering digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang merasa lelah atau tertekan karena terus memikirkan kondisi keuangan, misalnya bekerja keras tetapi tabungan belum juga bertambah.  Fenomena ini semakin sering dialami masyarakat di tengah kenaikan biaya hidup, tuntutan pekerjaan, dan gaya hidup yang terus berkembang. Tidak sedikit orang yang merasa lelah secara mental karena penghasilan […]

  • Sinergi untuk Bumi: BRI dan Keuskupan Agung Jakarta Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekologi

    Sinergi untuk Bumi: BRI dan Keuskupan Agung Jakarta Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekologi

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mempertegas komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penguatan kemitraan strategis bersama Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Langkah ini dilakukan dalam rangka menyukseskan tema tahunan “Penunjang Arah Dasar Pastoral KAJ 2026: Keutuhan Alam Ciptaan.” Sinergi yang mengedepankan prinsip keberlanjutan ini ditandai dengan seremoni penyerahan dukungan operasional berupa 1 […]

  • Progres pembangunan gedung health science kampus A Universitas Airlangga,
Foto by Management PT KWOSM    

    KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Januari 2026 – PT Krakatau Wajatama Osaka Steel Marketing (KWOSM) memasok 2.000 ton besi beton untuk pembangunan Gedung Health Science Kampus A, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. Proyek strategis ini dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) sebagai kontraktor utama, dengan target pembangunan berjalan sesuai jadwal dan topping off direncanakan pada November 2025. Direktur Utama […]

expand_less