Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pendiri Ondo Finance Nathan Allman Meninggal Dunia, Apa Selanjutnya untuk ONDO dan Masa Depan Tokenisasi Saham?

Pendiri Ondo Finance Nathan Allman Meninggal Dunia, Apa Selanjutnya untuk ONDO dan Masa Depan Tokenisasi Saham?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar

Jakarta, Indonesia [28 Mei 2026] — Industri aset digital global tengah menyoroti kabar meninggalnya Nathan Allman beberapa hari lalu, pendiri Ondo Finance, salah satu proyek terbesar dalam sektor Real World Assets (RWA) dan tokenisasi aset berbasis blockchain

Nathan Allman dikenal sebagai salah satu figur penting yang mendorong integrasi antara sistem keuangan tradisional (Traditional Finance / TradFi) dengan teknologi blockchain. Di bawah kepemimpinannya, Ondo berkembang dari proyek DeFi menjadi salah satu pemain utama dalam narasi tokenisasi aset global. Namun di tengah kabar tersebut, perhatian market kini mulai bergeser pada pertanyaan yang lebih besar: apakah tokenisasi saham dan aset finansial benar-benar akan menjadi masa depan industri keuangan global? 

Secara sederhana, Ondo mencoba membawa saham dan aset finansial dunia nyata ke blockchain. Jika sebelumnya investor membeli saham melalui broker tradisional dengan jam market terbatas, proses settlement yang memakan waktu, serta akses geografis tertentu, Ondo mencoba menghadirkan versi digitalnya melalui teknologi blockchain. 

Melalui platform Ondo Global Markets, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap saham dan ETF Amerika Serikat dalam bentuk token digital berbasis blockchain. Contohnya, saham seperti Apple, Tesla, Nvidia, hingga Meta dapat direpresentasikan menjadi token digital yang dapat diakses melalui ekosistem blockchain. 

Sebagai ilustrasi sederhana, ketika seseorang ingin memiliki eksposur terhadap saham Nvidia, aset saham tersebut dapat disimpan oleh kustodian resmi, lalu sistem menerbitkan token digital yang merepresentasikan eksposur ekonomi terhadap saham tersebut. Token tersebut kemudian dapat diakses, dipindahkan, dan digunakan di ekosistem blockchain secara lebih fleksibel. 

Konsep ini dikenal sebagai tokenized assets atau tokenisasi aset, di mana blockchain digunakan sebagai lapisan baru distribusi dan settlement aset finansial. Narasi ini mulai berkembang karena banyak pihak melihat sistem finansial tradisional masih memiliki berbagai keterbatasan, mulai dari jam trading yang terbatas, proses settlement yang membutuhkan waktu, hingga akses global yang belum sepenuhnya terbuka.  

Blockchain dinilai mampu menghadirkan sistem yang lebih cepat, transparan, dan dapat diakses secara global selama 24 jam. Karena itu, berbagai institusi besar mulai mengeksplorasi sektor tokenisasi aset, termasuk BlackRock, Franklin Templeton, JPMorgan, hingga Nasdaq. 

Di tengah berkembangnya sektor tersebut, Ondo Finance juga mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir sebagai salah satu proyek utama dalam narasi Real World Assets (RWA). Berdasarkan data market terbaru, ONDO saat ini memiliki Market Cap sekitar US$1.75 miliar dengan TVL (Total Value Locked) mencapai lebih dari US$3.83 miliar dan didukung oleh lebih dari 193 ribu holder global (data tanggal 28 Mei, 2.50PM WIB). Meski market mengalami volatilitas pasca kabar meninggalnya Nathan Allman, ONDO sendiri masih mencatatkan kenaikan sekitar +37% dalam 1 bulan terakhir, menunjukkan bahwa sektor tokenisasi aset dan Real World Assets (RWA) masih menjadi perhatian market global.

Ondo Global Markets juga berkembang menjadi salah satu platform tokenized equity terbesar dengan dukungan berbagai tokenized stocks dan ETF berbasis blockchain, termasuk eksposur terhadap saham seperti Apple, Nvidia, Tesla, dan Meta. 

Dalam market aset digital, berita terkait founder sebuah proyek memang dapat mempengaruhi sentimen market dan volatilitas harga dalam jangka pendek. Namun sebagian analis melihat perkembangan ONDO ke depan kemungkinan tetap akan bergantung pada pertumbuhan sektor tokenisasi aset, adopsi institusional, serta perkembangan blockchain sebagai infrastruktur finansial global. 

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menyampaikan bahwa perkembangan sektor Real World Assets (RWA) menunjukkan bagaimana blockchain mulai berkembang menjadi bagian dari sistem finansial generasi baru. 

“Blockchain tidak lagi hanya berbicara mengenai aset digital spekulatif. Saat ini market mulai melihat bagaimana teknologi blockchain digunakan untuk menjembatani aset finansial dunia nyata dengan ekosistem digital secara lebih efisien dan terbuka,” ujar Yudhono Rawis. 

Menurut FLOQ, perkembangan tokenisasi aset juga menjadi relevan bagi pengguna ritel karena membuka akses edukasi terhadap berbagai narasi market global yang sebelumnya lebih banyak diakses institusi besar. 

Bagi pengguna yang ingin mempelajari lebih lanjut mengenai ONDO, sektor Real World Assets (RWA), serta perkembangan tokenisasi aset global, aset ONDO sendiri saat ini juga telah tersedia di platform FLOQ dan dapat menjadi salah satu aset yang dipertimbangkan pengguna dalam mengikuti perkembangan narasi tokenisasi aset dan blockchain global. Informasi lebih lanjut mengenai Ondo Finance dan Ondo Global Markets bisa langsung kesini.   

Selain itu, pengguna FLOQ juga bisa diversifikasi portofolio melalui tokenisasi saham global melalui beberapa xStocks di FLOQ. Melalui xStocks, pengguna dapat mengakses saham global seperti GOOGLX (Google), TSLAX (Tesla), NVDAX (NVIDIA), dan METAX (META), yang merepresentasikan perkembangan integrasi antara aset finansial tradisional dan teknologi blockchain. 

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Profil Narendra Modi, Perdana Menteri India yang Akan Berkunjung ke Indonesia

    Profil Narendra Modi, Perdana Menteri India yang Akan Berkunjung ke Indonesia

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta — Menjelang kunjungan resmi Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Indonesia dalam waktu dekat, berikut kami bagikan profil mendalam mengenai rekam jejak beliau. Memasuki masa jabatan ketiganya berturut-turut pada tahun 2024, PM Modi mencatatkan sejarah sebagai salah satu Kepala Pemerintahan dengan masa jabatan terlama di dunia modern. Di bawah kepemimpinannya, India mengalami transformasi ekonomi […]

  • Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur

    Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember memperketat pengawasan di sepanjang jalur kereta api. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat, terutama mengantisipasi tradisi ‘ngabuburit’ di sekitar rel yang berisiko tinggi. Jember, 20 Februari 2026 – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, PT […]

  • Jaga Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 4 Tutup Perlintasan Sebidang di Grobogan

    Jaga Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 4 Tutup Perlintasan Sebidang di Grobogan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, KAI Daop 4 Semarang menutup perlintasan sebidang tidak terjaga JPL 83 Km 59+0/1 pada petak jalan Stasiun Karangsono – Stasiun Gundih, wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, KAI Daop 4 Semarang menutup perlintasan sebidang tidak terjaga […]

  • KAI Bandara Perkuat Konektivitas Medan–Binjai–Kuala Bingai untuk Dukung Mobilitas dan Perekonomian Sumatera Utara

    KAI Bandara Perkuat Konektivitas Medan–Binjai–Kuala Bingai untuk Dukung Mobilitas dan Perekonomian Sumatera Utara

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PT Railink sebagai operator Kereta Api Bandara terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang terintegrasi dan terjangkau bagi masyarakat Sumatera Utara. Melalui layanan KA Srilelawangsa yang berlaku mulai 1 Januari 2026, KAI Bandara melayani rute Stasiun Medan – Stasiun Binjai – Stasiun Kuala Bingai guna memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Rute ini […]

  • Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

    Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta terus berkomitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan dengan melakukan pekerjaan perbaikan geometri jalan rel pada perlintasan sebidang JPL 14 yang berlokasi di Jalan Bukit Duri Puteran, Jakarta Selatan. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan keselamatan dan keandalan prasarana perkeretaapian guna memastikan kondisi jalur rel tetap […]

  • Telkom AI Center Aceh Kenalkan Implementasi Agentic AI bagi Praktisi dan Akademisi

    Telkom AI Center Aceh Kenalkan Implementasi Agentic AI bagi Praktisi dan Akademisi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Telkom AI Center Aceh menggelar Technical Workshop Agentic AI secara hybrid yang diikuti lebih dari 100 peserta dari kalangan praktisi, pengembang, dan akademisi untuk membahas implementasi AI adaptif di berbagai sektor industri. Banda Aceh 21 Mei 2026 – Telkom AI Center of Excellence sukses menyelenggarakan “Technical Workshop Agentic AI” secara hybrid, dihadiri oleh 70 peserta […]

expand_less