Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Di Usia Berapa Sebaiknya Mulai Investasi?

Di Usia Berapa Sebaiknya Mulai Investasi?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa investasi hanya bisa dilakukan setelah memiliki penghasilan besar atau kondisi keuangan yang benar benar mapan. Akibatnya, tidak sedikit orang yang menunda investasi hingga bertahun tahun karena merasa belum memiliki dana yang cukup.

Padahal, investasi tidak selalu harus dimulai dengan modal besar. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan menyisihkan dana secara rutin dan memahami tujuan keuangan yang ingin dicapai.

Karena itu, pertanyaan mengenai usia ideal untuk mulai investasi sebenarnya tidak memiliki jawaban yang sama untuk setiap orang.

Semakin Dini Memulai, Semakin Panjang Waktu yang Dimiliki

Salah satu keuntungan memulai investasi sejak usia muda adalah memiliki waktu yang lebih panjang untuk mencapai tujuan keuangan.

Di usia 20-an, misalnya, seseorang biasanya mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan masa depan seperti dana pernikahan, dana pendidikan lanjutan, kendaraan, hingga pembelian rumah pertama.

Dengan rentang waktu yang lebih panjang, seseorang memiliki kesempatan untuk membangun portofolio investasi secara bertahap sesuai kemampuan finansial masing masing.

Selain itu, memulai lebih awal juga membantu membentuk kebiasaan finansial yang lebih disiplin dalam jangka panjang.

Tidak Ada Kata Terlambat untuk Mulai Investasi

Meski banyak ahli keuangan menganjurkan untuk mulai berinvestasi sedini mungkin, bukan berarti mereka yang baru memulai di usia 30 atau 40 tahun kehilangan kesempatan.

Setiap fase kehidupan memiliki tujuan keuangan yang berbeda. Di usia 30-an, fokus investasi sering kali berkaitan dengan kebutuhan keluarga, pendidikan anak, atau persiapan dana pensiun.

Sementara itu, pada usia yang lebih matang, investasi dapat menjadi bagian dari strategi menjaga nilai aset dan mempersiapkan kebutuhan jangka panjang.

Yang terpenting adalah menyesuaikan strategi investasi dengan kondisi keuangan, tujuan, dan profil risiko masing masing.

Dana Darurat Tetap Menjadi Prioritas

Sebelum mulai berinvestasi, penting untuk memastikan kondisi keuangan dasar sudah cukup sehat. Salah satu langkah yang sering dianjurkan adalah menyiapkan dana darurat terlebih dahulu.

Dana darurat dapat membantu menghadapi kebutuhan tak terduga tanpa harus mengganggu dana investasi yang telah disiapkan untuk tujuan tertentu.

Selain itu, memiliki pengelolaan keuangan yang lebih teratur juga dapat membantu seseorang berinvestasi dengan lebih nyaman dan sesuai rencana.

Memulai Investasi Kini Semakin Mudah

Perkembangan layanan keuangan digital membuat akses terhadap berbagai produk investasi menjadi semakin mudah. Masyarakat kini dapat mempelajari berbagai pilihan investasi dan memulai sesuai kemampuan finansial melalui aplikasi digital.

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat mengakses produk Reksa Dana langsung melalui aplikasi. Fitur ini memungkinkan pengguna mulai berinvestasi secara lebih praktis sesuai tujuan dan profil risiko masing masing.

Tidak ada usia yang benar benar terlambat untuk mulai berinvestasi. Namun, semakin cepat seseorang memahami pentingnya mengelola keuangan dan membangun kebiasaan investasi, semakin banyak waktu yang dimiliki untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan finansial di masa depan.

***

Jika ingin mempelajari produk Reksa Dana, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di  PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Reksa Dana atau https://s.id/igneoreksadana.

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan bank.

Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum berinvestasi.

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Riset Rp12 Triliun Dukung Hilirisasi dan Swasembada Energi, Kemendiktisaintek Kerja Sama dengan MIND ID

    Anggaran Riset Rp12 Triliun Dukung Hilirisasi dan Swasembada Energi, Kemendiktisaintek Kerja Sama dengan MIND ID

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JAKARTA — Penguatan agenda hilirisasi dan swasembada energi nasional kini mendapat dukungan arsitektur riset berbasis problem statement yang disiapkan pemerintah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka ruang kolaborasi strategis dengan Dewan Energi Nasional (DEN) serta pelaku industri, dengan menempatkan MIND ID sebagai salah satu mitra kunci. Langkah ini diakselerasi untuk memastikan kebijakan energi […]

  • Kinerja Positif Triwulan I 2026, KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang 8,47%

    Kinerja Positif Triwulan I 2026, KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang 8,47%

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Triwulan I (Januari – Maret 2026), KAI Bandara mencatat kinerja positif dengan total volume penumpang mencapai 1,7 juta penumpang penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 1,6 juta penumpang atau tumbuh 8,47% (year-on-year). Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat serta kepercayaan pengguna terhadap layanan transportasi kereta api bandara yang semakin andal, tepat […]

  • Optimalisasi Jual Beli Mesin dan Peralatan Bekas Secara Online

    Optimalisasi Jual Beli Mesin dan Peralatan Bekas Secara Online

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Perusahaan Jepang, PT LIB MITRA INDONESIA, mulai menyediakan platform “Asset Bank” yang memungkinkan jual beli mesin perkakas bekas, peralatan presisi, dan berbagai aset industri lainnya secara online. Platform ini menghadirkan digitalisasi dalam transaksi peralatan bekas yang sebelumnya lebih banyak mengandalkan koneksi personal dan jaringan lokal, sehingga mampu mempertemukan penjual dan pembeli secara lebih luas. Selama […]

  • KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

    KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Keselamatan di perlintasan sebidang kembali menjadi perhatian serius di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Padatnya arus lalu lintas kerap memicu perilaku tergesa-gesa pengguna jalan, yang pada akhirnya meningkatkan risiko kecelakaan. Berangkat dari kondisi tersebut, KAI Daop 1 Jakarta bersama Komunitas Sadulur Spoor menggelar sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang kereta api JPL 78, Bekasi, Minggu (1/2). Kegiatan […]

  • Berkah Ramadan dari Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Salurkan Ribuan Bantuan

    Berkah Ramadan dari Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Salurkan Ribuan Bantuan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Medan, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat melalui program Pelindo Berbagi Ramadan tahun 2026 sebagai bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Group. Selama bulan suci Ramadan 1447 H, Pelindo Multi Terminal […]

  • Apa Itu Core Banking System (CBS) dalam Perbankan?

    Apa Itu Core Banking System (CBS) dalam Perbankan?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Dalam era transformasi digital yang bergerak sangat cepat, perbankan tidak lagi hanya soal gedung fisik dan pelayanan tatap muka. Di balik setiap transaksi yang kita lakukan melalui aplikasi seluler atau mesin ATM, terdapat sebuah infrastruktur pusat yang bekerja tanpa henti untuk memastikan validitas dan keamanan data. Infrastruktur ini dikenal sebagai Core Banking System (CBS), yang […]

expand_less