Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Duta Besar India Nilai Open Network Berpotensi Besar Dorong Ekosistem Digital Indonesia

Duta Besar India Nilai Open Network Berpotensi Besar Dorong Ekosistem Digital Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

Jakarta — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai Indonesia Open Network (ION) memiliki potensi besar untuk memperluas ekosistem digital Indonesia melalui sistem yang lebih terbuka, inklusif, dan saling terhubung.

Hal tersebut disampaikan Sandeep Chakravorty saat menghadiri penutupan ION Launch Workshop di SMESCO Jakarta, Jumat (22/5/2026). Workshop tersebut mempertemukan developer, startup, dan pelaku teknologi dari Indonesia serta India untuk membangun berbagai aplikasi berbasis open network dalam waktu singkat.

Dalam workshop tersebut, peserta mempresentasikan sejumlah use case mulai dari marketplace UMKM, social commerce, distribusi rantai pasok, hingga layanan pembiayaan digital yang dikembangkan menggunakan konsep jaringan terbuka atau open network.

Menurut Sandeep, hasil workshop menunjukkan bahwa pengembangan aplikasi digital kini dapat dilakukan lebih cepat dengan dukungan AI dan sistem terbuka yang memungkinkan berbagai layanan saling terhubung.

“Untuk pertama kalinya saya melihat secara langsung apa yang bisa dicapai hanya dalam dua hari. Semua use case yang ditampilkan sangat menarik dan menunjukkan potensi besar pengembangan open network,” ujarnya.

Ia mengatakan berbagai demonstrasi yang ditampilkan memperlihatkan bagaimana open network dapat membuka peluang baru bagi UMKM dan pengembang lokal untuk lebih mudah terhubung ke ekosistem digital.

Beberapa aplikasi yang dipresentasikan memungkinkan seller app terhubung langsung dengan berbagai buyer app dalam satu jaringan terbuka, sehingga produk UMKM dapat diakses melalui banyak aplikasi secara bersamaan. Sistem tersebut juga mendukung transaksi, pengiriman, hingga rating lintas aplikasi.

Selain marketplace UMKM, workshop juga menampilkan platform social commerce berbasis AI yang menghubungkan promosi influencer dengan penjualan produk melalui open network. Terdapat pula demonstrasi layanan pembiayaan digital yang memungkinkan produk kredit tersedia di berbagai aplikasi konsumen dalam jaringan ION.

Menurut Duta Besar India untuk Indonesia tersebut, keterbukaan ekosistem digital akan menjadi faktor penting dalam memperluas partisipasi pelaku usaha kecil dan pengembang teknologi lokal di Indonesia.

Ia menilai pendekatan open network dapat menciptakan sistem digital yang lebih inklusif karena memungkinkan lebih banyak pihak ikut berpartisipasi tanpa harus bergantung pada satu platform tertutup.

“Saya sangat mendukung inisiatif ini dan berharap dapat mencapai critical mass sehingga benar-benar memberikan dampak,” katanya.

Sandeep juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan India dalam pengembangan teknologi terbuka. Menurutnya, kerja sama tersebut menunjukkan bagaimana kedua negara dapat bersama-sama mendorong inovasi digital yang lebih merata dan mudah diakses masyarakat luas.

Ia optimistis open network dapat menjadi salah satu fondasi penting bagi perkembangan ekonomi digital Indonesia di masa depan, terutama dalam memperluas akses UMKM terhadap perdagangan digital dan layanan teknologi.

Melalui ION Launch Workshop, para peserta juga menunjukkan bahwa pengembangan solusi digital kini tidak lagi terbatas pada perusahaan besar. Dengan dukungan AI dan open network, developer lokal dan startup dinilai memiliki peluang lebih besar untuk membangun aplikasi sesuai kebutuhan pasar Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Berpotensi Naik, Saham Energi Jadi Sorotan Investor Global

    Harga Minyak Berpotensi Naik, Saham Energi Jadi Sorotan Investor Global

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Memasuki periode musim panas di Amerika Serikat, pasar energi global kembali menyoroti fenomena tahunan yang dikenal sebagai “peak driving season” atau musim puncak perjalanan darat. Periode ini biasanya berlangsung mulai Mei hingga September dan identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat Amerika untuk berlibur, bepergian, maupun melakukan perjalanan jarak jauh. Lonjakan aktivitas perjalanan tersebut diperkirakan akan kembali […]

  • Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

    Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Memasuki tiga tahun operasional, LRT Jabodebek memperingatinya dengan kegiatan yang memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat. Pada Jumat (28/8), sebanyak 123 pohon Pule ditanam di 10 stasiun, sementara kegiatan donor darah digelar di Stasiun Jatimulya dan memberikan 300 kopi gratis kepada pengguna di Stasiun Bekasi Barat. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan […]

  • Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juli 2026 — Harga Bitcoin bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di kisaran US$66.400–US$66.500 pada 21 Juli 2026. Namun, penguatan tersebut tertahan setelah BTC terkoreksi ke area US$65.600–US$65.700 pada 22 Juli 2026.  Koreksi terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia, dengan WTI menembus US$85 per barel dan Brent mendekati US$90 per barel. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadaptekanan inflasi global dan arah kebijakan suku bunga The Fed.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi Bitcoin tidak serta-merta menghapus peluang penguatan, tetapi pasar membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat dari faktor makro dan arus dana institusional.  “Koreksi setelah Bitcoin menyentuh level tertinggi lima minggu adalah hal yang wajar, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari harga minyak dan geopolitik. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi pasar membutuhkan dukungan yang lebih solid, baik dari stabilisasi makro, meredanya risiko energi, maupun keberlanjutan inflow institusional,” ujar Yudho.  Menurut Yudho, harga minyak kini menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam membaca arah Bitcoin jangka pendek. Selama tekanan energi dan eskalasigeopolitik masih berlangsung, volatilitas pasar kripto berpotensi tetap tinggi.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi variabel yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika kenaikan harga energi berlanjut dan kembali mendorong kekhawatiran inflasi, ekspektasiterhadap arah suku bunga The Fed juga bisa berubah. Dampaknya dapat langsung terasa pada aset berisiko seperti Bitcoin,” jelasnya.  Menurut data riset Market Outlook FLOQ, level US$66.500 menjadi resistance jangka pendek Bitcoin setelah dua kali gagal ditembus sepanjang bulan ini. Sementara itu, area US$64.000 menjadisupport penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar.  Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Fokus  Data FLOQ mencatat eskalasi konflik AS-Iran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak. Selama tekanan geopolitik dan risiko pasokan energi belum mereda, hargaminyak diperkirakan tetap menjadi variabel penting yang memengaruhi pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi indikator penting untuk membaca arah Bitcoin. […]

  • Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

    Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG – Ambisi Indonesia untuk memutus rantai ketergantungan pada bahan bakar fosil kini menemukan titik tumpu baru di tanah Lampung melalui penguatan ekosistem bioetanol berbasis singkong. Holding Perkebunan Nusantara bersama Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) resmi memperkuat sinergi hulu-hilir guna membangun kedaulatan energi sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional. Langkah strategis ini diharapkan menjadi […]

  • Selama Bulan Ramadhan, Kuliner Kereta Siapkan Menu Takjil untuk Penumpang Kereta Api

    Selama Bulan Ramadhan, Kuliner Kereta Siapkan Menu Takjil untuk Penumpang Kereta Api

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Maret 2026 – Selama bulan Ramadhan, Kuliner Kereta by KAI Services menyediakan menu khusus berbuka puasa untuk para penumpang kereta api yang berbuka puasa dalam perjalanan didalam kereta. Sajian menu khusus yang bisa dipesan penumpang antara lain Buko Pandan, Bubur Kacang Hijau, Kolak Pisang, Kurma, hingga Gorengan. Tidak hanya menu khusus, untuk menu-menu […]

  • Material Banner di Supplier X Banner dan Pilihan Terbaik Tahan Lama

    Material Banner di Supplier X Banner dan Pilihan Terbaik Tahan Lama

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jenis material banner yang ditawarkan supplier x banner Supplier x banner menyediakan beberapa pilihan material banner yang sering dipakai untuk kebutuhan promosi dan event. Pilihan ini disusun berdasarkan ketahanan, kualitas cetak, dan tujuan pemakaian agar Anda bisa memilih sesuai kebutuhan konkret. Di bawah ini ringkasan tiap material lengkap dengan ketebalan umum dan rekomendasi penggunaan agar […]

expand_less