Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

BANDAR LAMPUNG – Ambisi Indonesia untuk memutus rantai ketergantungan pada bahan bakar fosil kini menemukan titik tumpu baru di tanah Lampung melalui penguatan ekosistem bioetanol berbasis singkong. Holding Perkebunan Nusantara bersama Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) resmi memperkuat sinergi hulu-hilir guna membangun kedaulatan energi sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional. Langkah strategis ini diharapkan menjadi katalisator bagi Lampung untuk bertransformasi menjadi barometer pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Direktur Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menegaskan bahwa penguatan ketahanan energi merupakan agenda strategis nasional yang mendesak, terutama dalam mengejar target implementasi B50 dan E20 pada tahun 2028.

Menurutnya, Lampung memiliki posisi strategis untuk menjadi model pengembangan singkong yang terintegrasi, namun hal tersebut memerlukan percepatan pengembangan lahan, pembangunan pabrik etanol, serta jaminan pasokan bahan baku yang stabil. Denaldy menilai pertemuan ini menjadi langkah awal yang vital untuk memastikan industri bioetanol nasional memiliki fondasi yang kokoh dan berkelanjutan.

Sejalan dengan visi besar tersebut, Direktur Operasional PTPN I, Fauzi Omar, menerangkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah. PTPN I berperan memastikan operasional di lapangan berjalan selaras dengan kebijakan nasional, di mana komoditas singkong tidak lagi hanya dipandang sebagai bahan pangan mentah, melainkan aset energi yang memiliki nilai tambah tinggi. Hilirisasi ini dipandang Fauzi sebagai kunci untuk meningkatkan daya saing industri domestik sekaligus memberikan kepastian pasar yang lebih luas bagi hasil bumi dalam negeri.

Upaya hilirisasi ini mendapat dukungan teknis dari FP Unila yang telah ditetapkan Bappenas sebagai pusat penelitian singkong nasional. Dekan FP Unila, Kuswanta Futas Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya kini fokus mengejar target produktivitas 30 ton per hektare melalui enam langkah utama, mulai dari pemetaan klon singkong, perbanyakan bibit unggul, hingga penerapan mekanisasi budidaya di empat kabupaten sentra. Transformasi di tingkat hulu ini menjadi krusial agar pasokan bahan baku pabrik bioetanol tetap terjaga tanpa mengganggu stabilitas kebutuhan pangan.

Meskipun akselerasi bioetanol terus dipacu, para akademisi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem industri yang sudah mapan. Prof. Udin Hasanudin mewanti-wanti agar pengembangan pabrik etanol tidak menekan keberadaan industri tapioka, sementara Prof. Setyo Dwi Utomo menekankan pentingnya pemanfaatan klon lokal potensial untuk meningkatkan efisiensi produksi. Di sisi lain, Prof. Radix Suharjo menyoroti pentingnya aspek kesehatan lahan melalui penggunaan bahan organik dan mikroba, agar tanah tetap produktif dan tanaman memiliki daya tahan yang kuat terhadap penyakit dalam jangka panjang.

Sinergi lintas sektor antara PTPN dan Unila ini akhirnya bermuara pada satu tujuan besar: kesejahteraan petani. Seluruh pihak sepakat bahwa kolaborasi antara riset, industri, dan petani adalah syarat mutlak agar hilirisasi singkong dapat berjalan berkelanjutan. Dengan integrasi yang matang, pengembangan bioetanol di Lampung tidak hanya akan memperkuat kedaulatan energi nasional, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi baru yang mampu mengangkat taraf hidup petani singkong secara signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Raya Ajak Mahasiswa dan UMKM Tingkatkan Produktivitas Melalui Bank Digital

    Bank Raya Ajak Mahasiswa dan UMKM Tingkatkan Produktivitas Melalui Bank Digital

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group, Bank Raya terus memperkuat literasi keuangan digital di tengah masyarakat melalui beragam program edukasi. Salah satunya adalah penyelenggaraan kembali program Inspiraya yang kali ini mengangkat tema “Financial Wellness di Era Digital: Atur Uang Sesuai Tujuan, Hidup Lebih Tenang.” Sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI […]

  • Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

    Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Banyak orang ingin menyimpan dana di deposito karena menawarkan bunga yang umumnya lebih tinggi dibanding tabungan biasa. Namun, tidak sedikit yang ragu karena khawatir dana akan dibutuhkan sebelum jatuh tempo. Kalau kamu memiliki kondisi keuangan yang belum sepenuhnya pasti, deposito fleksibel bisa menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Produk ini dirancang untuk nasabah yang […]

  • PT Tracon Industri Tegaskan Komitmen Zero Fatality & Zero Waste, Kembali Dipercaya Dukung Turn Around Pabrik I Pusri Palembang

    PT Tracon Industri Tegaskan Komitmen Zero Fatality & Zero Waste, Kembali Dipercaya Dukung Turn Around Pabrik I Pusri Palembang

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    PT Tracon Industri kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan yang aman, andal, dan berkelanjutan melalui partisipasi pada kegiatan General Safety Talk Turn Around (TA) Pabrik I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. Pada kegiatan tersebut, PT Tracon Industri bersama manajemen Pusri dan seluruh mitra kerja menandatangani Komitmen Zero Fatality dan Zero […]

  • Dorong Lahirnya AI Content Creator Indonesia, MAXY Academy Siapkan Ekosistem Intensif bagi Talenta Muda

    Dorong Lahirnya AI Content Creator Indonesia, MAXY Academy Siapkan Ekosistem Intensif bagi Talenta Muda

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    MAXY Academy menghadirkan ekosistem pembelajaran AI yang inklusif dan aplikatif untuk mencetak talenta AI Content Creator Indonesia, mulai dari webinar gratis hingga Intensive Class “AI for Content Creator” yang berlangsung pada 4-5 Juni 2026 di MAXY AI Hub, Jakarta Selatan. Program ini menjawab kebutuhan industri kreatif yang kini menuntut kreator mampu mengintegrasikan berbagai platform AI […]

  • Sparks Your Happiness di Hublife, Momen Seru Bareng Keluarga

    Sparks Your Happiness di Hublife, Momen Seru Bareng Keluarga

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Hublife menghadirkan Sparks Your Happiness pada 11 September–4 Oktober 2026, sebuah wellness-inspired experience yang mengajak pengunjung untuk lebih mindful, menjaga keseimbangan emosional, dan menemukan kebahagiaan dari setiap momen. Menghadirkan rangkaian aktivitas mindful, creative wellness, hingga program apresiasi untuk menemani pengunjung menikmati momen bahagia dengan cara yang lebih sederhana. Kebahagiaan bisa hadir dari hal-hal sederhana, mulai […]

  • Polda NTT Putus Rantai Mafia BBM: 27 Kasus Terungkap, Hak Rakyat Diselamatkan

    Polda NTT Putus Rantai Mafia BBM: 27 Kasus Terungkap, Hak Rakyat Diselamatkan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kupang, NTT, 06 Mei 2026 – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) kembali menegaskan langkah tegas dalam menindak praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang selama ini merugikan masyarakat. Polda NTT menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga distribusi energi agar tepat sasaran dan berkeadilan. Dalam rentang Februari hingga Mei 2026, Polda NTT berhasil menangani […]

expand_less