Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

BANDAR LAMPUNG – Ambisi Indonesia untuk memutus rantai ketergantungan pada bahan bakar fosil kini menemukan titik tumpu baru di tanah Lampung melalui penguatan ekosistem bioetanol berbasis singkong. Holding Perkebunan Nusantara bersama Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) resmi memperkuat sinergi hulu-hilir guna membangun kedaulatan energi sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional. Langkah strategis ini diharapkan menjadi katalisator bagi Lampung untuk bertransformasi menjadi barometer pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Direktur Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menegaskan bahwa penguatan ketahanan energi merupakan agenda strategis nasional yang mendesak, terutama dalam mengejar target implementasi B50 dan E20 pada tahun 2028.

Menurutnya, Lampung memiliki posisi strategis untuk menjadi model pengembangan singkong yang terintegrasi, namun hal tersebut memerlukan percepatan pengembangan lahan, pembangunan pabrik etanol, serta jaminan pasokan bahan baku yang stabil. Denaldy menilai pertemuan ini menjadi langkah awal yang vital untuk memastikan industri bioetanol nasional memiliki fondasi yang kokoh dan berkelanjutan.

Sejalan dengan visi besar tersebut, Direktur Operasional PTPN I, Fauzi Omar, menerangkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah. PTPN I berperan memastikan operasional di lapangan berjalan selaras dengan kebijakan nasional, di mana komoditas singkong tidak lagi hanya dipandang sebagai bahan pangan mentah, melainkan aset energi yang memiliki nilai tambah tinggi. Hilirisasi ini dipandang Fauzi sebagai kunci untuk meningkatkan daya saing industri domestik sekaligus memberikan kepastian pasar yang lebih luas bagi hasil bumi dalam negeri.

Upaya hilirisasi ini mendapat dukungan teknis dari FP Unila yang telah ditetapkan Bappenas sebagai pusat penelitian singkong nasional. Dekan FP Unila, Kuswanta Futas Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya kini fokus mengejar target produktivitas 30 ton per hektare melalui enam langkah utama, mulai dari pemetaan klon singkong, perbanyakan bibit unggul, hingga penerapan mekanisasi budidaya di empat kabupaten sentra. Transformasi di tingkat hulu ini menjadi krusial agar pasokan bahan baku pabrik bioetanol tetap terjaga tanpa mengganggu stabilitas kebutuhan pangan.

Meskipun akselerasi bioetanol terus dipacu, para akademisi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem industri yang sudah mapan. Prof. Udin Hasanudin mewanti-wanti agar pengembangan pabrik etanol tidak menekan keberadaan industri tapioka, sementara Prof. Setyo Dwi Utomo menekankan pentingnya pemanfaatan klon lokal potensial untuk meningkatkan efisiensi produksi. Di sisi lain, Prof. Radix Suharjo menyoroti pentingnya aspek kesehatan lahan melalui penggunaan bahan organik dan mikroba, agar tanah tetap produktif dan tanaman memiliki daya tahan yang kuat terhadap penyakit dalam jangka panjang.

Sinergi lintas sektor antara PTPN dan Unila ini akhirnya bermuara pada satu tujuan besar: kesejahteraan petani. Seluruh pihak sepakat bahwa kolaborasi antara riset, industri, dan petani adalah syarat mutlak agar hilirisasi singkong dapat berjalan berkelanjutan. Dengan integrasi yang matang, pengembangan bioetanol di Lampung tidak hanya akan memperkuat kedaulatan energi nasional, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi baru yang mampu mengangkat taraf hidup petani singkong secara signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Mobil Baru Awal Tahun Menguat,  BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan Kompetitif

    Pasar Mobil Baru Awal Tahun Menguat, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan Kompetitif

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Februari 2026 – Kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap kendaraan pribadi terus menunjukkan relevansi yang kuat. Data industri otomotif nasional mencatat bahwa sepanjang 2025, penjualan mobil baru masih bertahan di kisaran 800 ribu unit, mencerminkan daya tarik kendaraan sebagai penunjang mobilitas, produktivitas, dan kenyamanan keluarga. Memasuki awal 2026, pasar juga mulai menunjukkan sinyal pemulihan, seiring […]

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings who deal with complex […]

  • Bittime Mining Points Resmi Berakhir, Volume Perdagangan Naik Lebih dari 50%

    Bittime Mining Points Resmi Berakhir, Volume Perdagangan Naik Lebih dari 50%

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Maret 2026 – Kampanye Bittime Mining Points resmi berakhir pada 5 Maret 2026, dengan total volume perdagangan di Bittime yang meningkat hingga lebih dari 50% sepanjang periode kampanye berlangsung. Capaian positif ini menandakan besarnya antusiasme trader terhadap aktivitas trading di tengah kondisi volatilitas pasar. Pada puncak aktivitasnya, momentum perdagangan harian bahkan sempat melonjak […]

  • Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

    Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Mei 2026 – Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja asal Tiongkok menegaskan bahwa perlindungan industri baja domestik kini menjadi langkah strategis di tengah tekanan baja murah di pasar global. Kebijakan tersebut dinilai sebagai respons tegas terhadap lonjakan impor yang menggerus pasar domestik dan menekan […]

  • Easter Jubilee: Rayakan Momen Penuh Sukacita di Mall of Indonesia

    Easter Jubilee: Rayakan Momen Penuh Sukacita di Mall of Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Mall of Indonesia menghadirkan perayaan Easter yang penuh warna dan kebahagiaan melalui rangkaian acara “Easter Jubilee” yang berlangsung hingga 26 April 2026. Mengusung semangat Easter sebagai momen pembaruan, sukacita, dan awal yang baru, Mall of Indonesia mengajak pengunjung untuk menikmati pengalaman yang hangat, playful, dan penuh keajaiban dalam suasana yang vibrant dan uplifting. Memasuki area […]

  • KEK Gresik Disiapkan Jadi Pusat Hilirisasi Berdaya Saing Global

    KEK Gresik Disiapkan Jadi Pusat Hilirisasi Berdaya Saing Global

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    GRESIK – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik kian mengukuhkan posisinya sebagai hub hilirisasi terintegrasi berdaya saing global di Asia Tenggara. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) dua proyek strategis sektor mineral di kawasan terkait fasilitas produksi brass mill dan brass cup serta pabrik manufaktur emas logam mulia pada Rabu (29/4). Proyek yang […]

expand_less