Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar

BANDAR LAMPUNG – Ambisi Indonesia untuk memutus rantai ketergantungan pada bahan bakar fosil kini menemukan titik tumpu baru di tanah Lampung melalui penguatan ekosistem bioetanol berbasis singkong. Holding Perkebunan Nusantara bersama Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) resmi memperkuat sinergi hulu-hilir guna membangun kedaulatan energi sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional. Langkah strategis ini diharapkan menjadi katalisator bagi Lampung untuk bertransformasi menjadi barometer pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Direktur Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menegaskan bahwa penguatan ketahanan energi merupakan agenda strategis nasional yang mendesak, terutama dalam mengejar target implementasi B50 dan E20 pada tahun 2028.

Menurutnya, Lampung memiliki posisi strategis untuk menjadi model pengembangan singkong yang terintegrasi, namun hal tersebut memerlukan percepatan pengembangan lahan, pembangunan pabrik etanol, serta jaminan pasokan bahan baku yang stabil. Denaldy menilai pertemuan ini menjadi langkah awal yang vital untuk memastikan industri bioetanol nasional memiliki fondasi yang kokoh dan berkelanjutan.

Sejalan dengan visi besar tersebut, Direktur Operasional PTPN I, Fauzi Omar, menerangkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah. PTPN I berperan memastikan operasional di lapangan berjalan selaras dengan kebijakan nasional, di mana komoditas singkong tidak lagi hanya dipandang sebagai bahan pangan mentah, melainkan aset energi yang memiliki nilai tambah tinggi. Hilirisasi ini dipandang Fauzi sebagai kunci untuk meningkatkan daya saing industri domestik sekaligus memberikan kepastian pasar yang lebih luas bagi hasil bumi dalam negeri.

Upaya hilirisasi ini mendapat dukungan teknis dari FP Unila yang telah ditetapkan Bappenas sebagai pusat penelitian singkong nasional. Dekan FP Unila, Kuswanta Futas Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya kini fokus mengejar target produktivitas 30 ton per hektare melalui enam langkah utama, mulai dari pemetaan klon singkong, perbanyakan bibit unggul, hingga penerapan mekanisasi budidaya di empat kabupaten sentra. Transformasi di tingkat hulu ini menjadi krusial agar pasokan bahan baku pabrik bioetanol tetap terjaga tanpa mengganggu stabilitas kebutuhan pangan.

Meskipun akselerasi bioetanol terus dipacu, para akademisi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem industri yang sudah mapan. Prof. Udin Hasanudin mewanti-wanti agar pengembangan pabrik etanol tidak menekan keberadaan industri tapioka, sementara Prof. Setyo Dwi Utomo menekankan pentingnya pemanfaatan klon lokal potensial untuk meningkatkan efisiensi produksi. Di sisi lain, Prof. Radix Suharjo menyoroti pentingnya aspek kesehatan lahan melalui penggunaan bahan organik dan mikroba, agar tanah tetap produktif dan tanaman memiliki daya tahan yang kuat terhadap penyakit dalam jangka panjang.

Sinergi lintas sektor antara PTPN dan Unila ini akhirnya bermuara pada satu tujuan besar: kesejahteraan petani. Seluruh pihak sepakat bahwa kolaborasi antara riset, industri, dan petani adalah syarat mutlak agar hilirisasi singkong dapat berjalan berkelanjutan. Dengan integrasi yang matang, pengembangan bioetanol di Lampung tidak hanya akan memperkuat kedaulatan energi nasional, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi baru yang mampu mengangkat taraf hidup petani singkong secara signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gym Eksklusif di Alam Sutera Ini Beri Garansi Uang Kembali Jika Anda Capai Target.

    Gym Eksklusif di Alam Sutera Ini Beri Garansi Uang Kembali Jika Anda Capai Target.

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Mendisrupsi kegagalan gym komersial, Believe Fitness hadir sebagai elite premium lifting club eksklusif di Alam Sutera yang menjamin hasil melalui program transformasi kebugaran 6 minggu bergaransi uang kembali. ALAM SUTERA, TANGERANG SELATAN — Fakta pahit di balik industri commercial gym di Indonesia: model bisnis mereka sebenarnya bergantung pada ketidakhadiran Anda. Mereka menjual akses murah secara […]

  • Investor Saham Tumbuh 32,6%, BRI Danareksa Sekuritas Dorong Edukasi Fundamental Lewat Program Emiten Visit

    Investor Saham Tumbuh 32,6%, BRI Danareksa Sekuritas Dorong Edukasi Fundamental Lewat Program Emiten Visit

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Pertumbuhan investor saham di Indonesia terus meningkat. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor saham mencapai sekitar 8,46 juta atau tumbuh 32,6% secara tahunan, dari total lebih dari 20 juta Single Investor Identification (SID). Tren ini menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat di pasar saham sekaligus menegaskan pentingnya pemahaman fundamental emiten dalam pengambilan keputusan investasi. […]

  • Perubahan Preferensi Pasar Dorong Tren Hampers Lebaran Kekinian, Lokasoka Hadirkan Solusi Terkurasi

    Perubahan Preferensi Pasar Dorong Tren Hampers Lebaran Kekinian, Lokasoka Hadirkan Solusi Terkurasi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Lokasoka membagikan insight pasar kepada perusahaan dan klien korporasi bahwa tren hampers Lebaran 2026 bergeser dari sekadar hadiah musiman menjadi media komunikasi brand dan relationship marketing; perubahan gaya hidup dan ekspektasi penerima mendorong kebutuhan hampers yang lebih personal, estetik, dan berbasis experience, karena nilai hampers kini diukur dari dampaknya pada brand recall dan hubungan jangka […]

  • BINUS ASO Gandeng Imajin, Mahasiswa Siap Jadi Innovator

    BINUS ASO Gandeng Imajin, Mahasiswa Siap Jadi Innovator

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Di tengah perubahan industri manufaktur yang makin cepat dan serba digital, BINUS ASO School of Engineering terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai perusahaan dari Indonesia maupun Jepang untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Salah satu kolaborasi yang menarik adalah kerja sama dengan PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin). Melalui kolaborasi ini, BINUS ASO […]

  • MLV Teknologi Sukses Hadirkan Ruang Meeting Modern Berteknologi Tinggi untuk PT KIA Sales Indonesia di RDTX Place

    MLV Teknologi Sukses Hadirkan Ruang Meeting Modern Berteknologi Tinggi untuk PT KIA Sales Indonesia di RDTX Place

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MLV Teknologi berhasil menghadirkan ruang meeting modern untuk PT KIA Sales Indonesia di RDTX Place, Jakarta. Proyek ini mencakup integrasi solusi video conference pada tiga ruang meeting serta tujuh interactive display untuk mendukung kolaborasi hybrid yang lebih efektif. Ruang meeting dilengkapi Samsung 85” QBC Series 4K Display dan Interactive Display (QB85C), HP Thunderbolt 4 Ultra […]

  • Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI

    Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Menjawab krisis 7,4 juta pengangguran di Indonesia, PT Intervyou Labs Indonesia meluncurkan platform persiapan karir berbasis Generative AI dan Computer Vision pertama yang mengintegrasikan optimasi CV ATS dengan simulasi wawancara adaptif. Didukung oleh Google for Startup dan NVIDIA, Intervyou menawarkan akses mentor karir berkualitas bagi pencari kerja melalui sistem berbasis token, tanpa beban biaya langganan. […]

expand_less