Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Siapkan Proyek Percontohan Kedelai untuk Dukung Target Swasembada Pangan

PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Siapkan Proyek Percontohan Kedelai untuk Dukung Target Swasembada Pangan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Jakarta — Upaya pemerintah mempercepat swasembada pangan nasional terus mendapat dukungan dari sektor perkebunan. Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN IV PalmCo menyiapkan proyek percontohan pengembangan kedelai di sejumlah wilayah potensial sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa saat mengunjungi sentra produksi kedelai di Desa Ngudikan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (15/5/2026). Kunjungan berlangsung di tengah panen raya kedelai nasional yang turut dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto.

Di hamparan lahan kedelai yang mulai dipanen petani tersebut, Jatmiko mengatakan perusahaan mulai memetakan peluang pengembangan kedelai secara lebih serius. Menurut dia, kedelai memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan masyarakat sehari-hari.

“Kedelai bukan sekadar komoditas pertanian, tetapi bagian dari stabilitas pangan masyarakat karena menjadi bahan baku utama tahu dan tempe. Karena itu kami mulai melihat peluang pengembangannya secara jangka panjang,” ujar Jatmiko.

Ia menilai langkah diversifikasi ke sektor pangan juga sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tingginya ketergantungan impor kedelai.

Kebutuhan kedelai nasional saat ini diperkirakan mencapai 2,6 juta hingga 2,7 juta ton per tahun. Namun, produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut sehingga sebagian besar pasokan masih berasal dari impor. Dalam beberapa tahun terakhir, luas panen kedelai nasional juga terus menyusut akibat peralihan lahan dan rendahnya minat petani.

Pemerintah kini mulai mendorong peningkatan produksi melalui perluasan areal tanam, penyediaan benih unggul, hingga kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan TNI.

Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu daerah yang dinilai potensial dalam pengembangan kedelai nasional. Berdasarkan hasil peninjauan PalmCo, pola tanam petani di Desa Ngudikan tergolong produktif dengan kombinasi satu musim padi, satu musim kedelai, dan dua musim bawang merah dalam setahun.

Dukungan irigasi, kondisi lahan yang relatif datar, serta kelembagaan petani yang kuat membuat produktivitas kedelai di wilayah tersebut mampu mencapai 1,7 hingga 2,1 ton per hektare. Bahkan, melalui penerapan teknologi organik dan prebiotik, hasil panen disebut berpotensi meningkat hingga 3,5 ton per hektare.

Menurut Jatmiko, pengalaman budidaya di Nganjuk menjadi referensi penting bagi PalmCo sebelum menjalankan proyek percontohan di wilayah perkebunan perusahaan.

Saat ini perusahaan mulai melakukan kajian kesesuaian areal untuk memastikan lahan yang akan digunakan memenuhi aspek agronomis, mulai dari kondisi tanah, ketersediaan air, topografi, hingga faktor iklim. “Kami ingin memastikan pengembangannya berjalan optimal dan berkelanjutan. Karena itu seluruh aspek teknis harus dipetakan terlebih dahulu,” katanya.

Tahap awal proyek akan dilakukan di sejumlah areal terpilih sebelum diperluas secara bertahap. Beberapa wilayah di Sumatera seperti Langkat, Deli Serdang, Pasaman, dan Banyuasin mulai masuk dalam pemetaan awal karena dinilai memiliki karakter agroklimat yang sesuai untuk pengembangan kedelai.

PalmCo berharap pengembangan kedelai tidak hanya berkontribusi memperkuat pasokan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitar kawasan perkebunan melalui pola kemitraan dan kolaborasi bersama petani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semester I 2026, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Penumpang Daop 2 Bandung Capai 99,85 Persen

    Semester I 2026, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Penumpang Daop 2 Bandung Capai 99,85 Persen

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Kamis, 30 Juli 2026 Semester I 2026, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Penumpang Daop 2 Bandung Capai 99,85 Persen Bandung (Jawa Barat), 30 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu. Hal […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Kawasan Bawang Putih Berbasis Konservasi di Jawa Barat

    Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Kawasan Bawang Putih Berbasis Konservasi di Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), resmi menginisiasi penyiapan lahan strategis untuk budidaya bawang putih di Jawa Barat sebagai langkah konkret mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Inisiatif ini dimulai di Perkebunan Teh Gedeh, Cianjur, sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Pertanian Amran Sulaiman guna […]

  • BRI Finance Optimistis Industri Multifinance Tumbuh di Tengah Dinamika Ekonomi Global

    BRI Finance Optimistis Industri Multifinance Tumbuh di Tengah Dinamika Ekonomi Global

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Jakarta, 15 Oktober 2026 – Industri multifinance masih memiliki peluang untuk tumbuh pada 2026, meskipun dihadapkan pada dinamika ekonomi global yang turut mempengaruhi aktivitas ekonomi domestik. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menilai proyeksi pertumbuhan piutang pembiayaan industri sebesar 2%–4% secara year-on-year (YoY) pada akhir tahun ini masih realistis, dengan dukungan kondisi ekonomi domestik yang […]

  • Karena yang Istimewa Pantas Ditemani Motor Istimewa,  Cek Penawaran Spesial dari BRI Finance

    Karena yang Istimewa Pantas Ditemani Motor Istimewa, Cek Penawaran Spesial dari BRI Finance

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Februari 2026 – Setiap momen memiliki makna tersendiri, termasuk perayaan Valentine yang identik dengan pemberian hadiah dan ungkapan perhatian. Selain dimaknai sebagai simbol kasih sayang, momen ini juga kerap menjadi waktu yang tepat untuk merealisasikan rencana yang telah dipersiapkan, termasuk menghadirkan sesuatu yang bernilai jangka panjang. Dalam konteks mobilitas dan gaya hidup modern, […]

  • Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi

    Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Bagi sebagian orang, kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Secangkir kopi dapat menemani pagi sebelum mulai bekerja, menjadi teman saat mengerjakan tugas, atau sekadar dinikmati ketika menghabiskan waktu bersama teman. Kebiasaan minum kopi juga dapat berbeda-beda. Ada yang menikmati kopi hitam, kopi susu, hingga berbagai minuman kopi dengan tambahan rasa dan topping. Frekuensinya pun […]

  • Apresiasi Semangat dan Sportivitas, BRI Region 6 Gelar Awarding Pemenang Lomba BCF

    Apresiasi Semangat dan Sportivitas, BRI Region 6 Gelar Awarding Pemenang Lomba BCF

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Rangkaian BRILiaN Culture Festival (BCF) BRI Region 6 di Ciloto berlangsung semakin meriah dengan digelarnya acara awarding bagi para pemenang berbagai lomba yang telah dilaksanakan selama rangkaian kegiatan. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas semangat, antusiasme, sportivitas, dan kekompakan para pekerja BRI Region 6. Berbagai perlombaan yang digelar dalam rangkaian BCF menjadi wadah bagi para […]

expand_less