Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » UPT BPOM di Jawa Timur dan Buleleng Ajak Masyarakat Selamatkan Masa Depan Jamu Indonesia dari Ancaman Bahan Kimia Obat

UPT BPOM di Jawa Timur dan Buleleng Ajak Masyarakat Selamatkan Masa Depan Jamu Indonesia dari Ancaman Bahan Kimia Obat

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar

Banyuwangi, 05 Juni 2026 – Di tengah meningkatnya
tren hidup sehat dan konsumsi produk herbal, ancaman jamu mengandung Bahan
Kimia Obat (BKO) masih menjadi perhatian serius. Untuk meningkatkan kewaspadaan
masyarakat, Unit Pelaksana Teknis BPOM di wilayah Jawa Timur menggelar Focus
Group Discussion (FGD) bertema “Menjamu Masa Depan dengan Jamu Aman Bebas
BKO”
dalam rangkaian Pekan Jamu Nasional 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah
edukasi sekaligus ajakan bagi masyarakat untuk lebih cerdas dalam memilih Obat
Bahan Alam (OBA). Sebab, di balik janji “sembuh cepat” dan “khasiat
instan
”, masih ditemukan produk yang mengandung BKO dan berpotensi
membahayakan kesehatan. Padahal, jamu merupakan warisan budaya bangsa yang
memiliki nilai ekonomi tinggi serta telah menjadi bagian dari identitas
Indonesia selama ratusan tahun. Karena itu, peredaran jamu yang dicampur BKO
tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat menurunkan
kepercayaan terhadap jamu Indonesia.

Ancaman tersebut tercermin
dari data BPOM yang menunjukkan temuan OBA mengandung BKO meningkat dari 54
kasus pada 2023 menjadi 104 kasus pada 2024, lalu melonjak menjadi 187 kasus
pada 2025. Hingga Triwulan I Tahun 2026, masih ditemukan 33 kasus yang menandakan
persoalan ini belum sepenuhnya teratasi. Produk-produk tersebut umumnya
menawarkan klaim hasil instan atau “cespleng”, yang kerap menjadi daya
tarik utama bagi konsumen tanpa menyadari risiko kesehatan yang dapat
ditimbulkan.

Yudi Noviandi, M.Sc.,
Tech., Apt, Kepala Balai Besar POM di Surabaya,
menegaskan bahwa Pekan Jamu
Nasional menjadi momentum penting untuk mendorong jamu Indonesia yang lebih
aman dan berdaya saing. “Kami ingin memperkuat kolaborasi berbagai pihak untuk
mendukung inovasi, pemasaran, dan pengembangan UMKM jamu agar semakin dekat
dengan generasi muda serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.”

Menurut BPOM, tingginya
permintaan pasar menjadi salah satu faktor yang mendorong masih beredarnya
produk mengandung BKO. Oleh karena itu, peningkatan literasi masyarakat menjadi
langkah penting agar konsumen tidak mudah tergiur oleh klaim hasil cepat yang
sering digunakan untuk memasarkan produk ilegal.

Sejalan dengan upaya
tersebut, Benny Hendrawan Prabowo, S.Farm., Apt., Kepala Balai POM di Jember,
berharap momentum Pekan Jamu Nasional dapat mendorong semakin banyak produk
jamu asli Indonesia yang bebas BKO. “Jamu harus terus berkembang menjadi bagian
dari gaya hidup modern sehingga generasi muda dapat mengonsumsinya dengan aman,
nyaman, dan penuh keyakinan.”

Senada dengan itu, Winanto,
S.Si., Apt., M.Si., Kepala Balai POM di Kediri
, menegaskan pentingnya
kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media.
“Jamu bukan hanya produk kesehatan, tetapi juga warisan budaya bangsa yang
harus kita jaga bersama dan dorong agar semakin berdaya saing hingga ke tingkat
global.”

Sementara itu, Rai
Gunawan, S.Farm., Apt., Plt. Kepala Balai POM di Buleleng
, menekankan bahwa
upaya menghadirkan jamu yang aman tidak dapat dilakukan BPOM sendiri. “Edukasi
harus terus digaungkan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami
pentingnya memilih jamu yang aman dan tidak lagi memberikan ruang bagi peredaran
produk yang mengandung BKO.”

Aziz Jihaduddin, S.Farm., Apt., Kepala Loka POM di Kota Madiun,
menambahkan bahwa literasi yang kuat akan melahirkan konsumen
yang lebih kritis. “Masyarakat perlu membiasakan diri memeriksa izin edar BPOM
dan tidak mudah tergiur klaim instan, karena perlindungan terbaik dimulai dari
keputusan yang tepat saat memilih produk.”

Sebagai langkah
perlindungan diri, BPOM mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan CEK KLIK
(Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau
mengonsumsi produk obat bahan alam. Masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi
BPOM Mobile untuk memverifikasi izin edar produk serta memeriksa daftar Public
Warning BPOM guna menghindari produk yang terbukti mengandung BKO.

Melalui
FGD ini, BPOM mengajak pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, media, dan
masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam memutus mata rantai peredaran jamu
mengandung BKO. Kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci untuk menjaga kesehatan
masyarakat, meningkatkan daya saing produk jamu nasional, serta memastikan jamu
Indonesia tetap menjadi warisan budaya yang aman, bermutu, dan dipercaya hingga
generasi mendatang.

Jangan nodai reputasi dan kepercayaan publik
terhadap jamu Indonesia dengan penggunaan Bahan Kimia Obat. Masa depan jamu
Indonesia berada di tangan kita bersama. Komitmen kita adalah 100% Obat Bahan
Alam, 0% kompromi terhadap BKO.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur KA Tegowanu – Brumbung Aman Dilalui Usai Genangan Surut dan Dilakukan Penanganan Tim Daop 4, Perjalanan KA Normal Kembali

    Jalur KA Tegowanu – Brumbung Aman Dilalui Usai Genangan Surut dan Dilakukan Penanganan Tim Daop 4, Perjalanan KA Normal Kembali

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang menginformasikan bahwa perjalanan kereta api kembali normal setelah sempat terganggu akibat luapan air yang terjadi di Jembatan BH 46 Km 21+9/0 pada petak jalan antara Stasiun Tegowanu – Stasiun Brumbung serta di Jembatan BH 59 Km 27+9/0 antara Stasiun Gubug – Stasiun Tegowanu. KAI Daop 4 Semarang menginformasikan bahwa perjalanan kereta […]

  • Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

    Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG – Ambisi Indonesia untuk memutus rantai ketergantungan pada bahan bakar fosil kini menemukan titik tumpu baru di tanah Lampung melalui penguatan ekosistem bioetanol berbasis singkong. Holding Perkebunan Nusantara bersama Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) resmi memperkuat sinergi hulu-hilir guna membangun kedaulatan energi sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional. Langkah strategis ini diharapkan menjadi […]

  • Bittime IDR Swap Permudah Akses Investasi Aset Global di Tengah Tekanan Nilai Rupiah

    Bittime IDR Swap Permudah Akses Investasi Aset Global di Tengah Tekanan Nilai Rupiah

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Mei 2026 – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian mendorong perhatian investor terhadap aset diversifikasi lindung nilai atau ‘Safe haven’. Sejalan dengan kondisi tersebut, fitur IDR Swap zero fees  Bittime memungkinkan pengguna menukarkan aset rupiah (IDR) ke aset global tanpa biaya tambahan. Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring meningkatnya ketidakpastian […]

  • Strategi WhatsApp Marketing untuk Bisnis dengan Barantum

    Strategi WhatsApp Marketing untuk Bisnis dengan Barantum

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak Bisnis Sudah Menggunakan WhatsApp untuk Marketing Coba bayangkan bagaimana pelanggan pertama kali menghubungi bisnis Anda. Alih-alih membuka email atau website, sebagian […]

  • Mudik Aman & Nyaman, MIND ID Berangkatkan 1.700 Pemudik

    Mudik Aman & Nyaman, MIND ID Berangkatkan 1.700 Pemudik

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama Anggota Grup yakni ANTAM, Bukit Asam, INALUM, TIMAH dan Vale Indonesia, mendukung pelaksanaan Program Mudik Bersama tahun 2026. Program ini terselenggara melalui kolaborasi antara Grup MIND ID dengan Kementerian ESDM melalui Mudik Bareng Sektor ESDM dan BP BUMN melalui Mudik Nyaman bersama BP BUMN, Selasa (17/3/2026). […]

  • Libur Isra Mi’raj 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 58 Ribu Pelanggan, Okupansi Capai 72,4 Persen

    Libur Isra Mi’raj 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 58 Ribu Pelanggan, Okupansi Capai 72,4 Persen

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Momentum libur Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas pelanggan selama momen libur Isra’ Mi’raj ini. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menyampaikan bahwa selama masa […]

expand_less