Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » FinFest 2026: Saatnya Generasi Muda Berinovasi, Berwirausaha, dan Menciptakan Peluang Kerja di Era Digital

FinFest 2026: Saatnya Generasi Muda Berinovasi, Berwirausaha, dan Menciptakan Peluang Kerja di Era Digital

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

Empowering Youthpreneur to Shape a Sustainable Financial Future

BINUS Online menggelar seminar interaktif mendalam mengenai kewirausahaan dan pengelolaan finansial yang berkelanjutan dengan mengangkat tema “Empowering Youthpreneur to Shape a Sustainable Financial Future”, dengan menghadirkan: Irene Umar – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Special Remarks), M. Riza Adha Damanik, S.T., M.si., Ph.D., IPU – Deputy bidang Kewirausahaan Kementrian UMKM Republik Indonesia (Keynote Speakers), Speakers: Harry Hartono selaku Co-Founder & CEO Fundtastic Bank dan Marthani, SS, MBA, CPMA ASIA, CDMS selaku (Business Head of Retail, Loyalty, Community MCORP – MarkPlus,Inc.|MarkPlus Institute|Marketeers)

Tangerang, 18 Juni 2026 – Generasi muda dinilai akan menjadi penentu arah masa depan industri keuangan dan perekonomian Indonesia. Namun, di tengah pesatnya transformasi digital dan berkembangnya ekonomi kreatif, tantangan yang dihadapi bukan hanya soal kemampuan beradaptasi dengan teknologi, tetapi juga keberanian membangun usaha yang berkelanjutan, mampu menciptakan lapangan kerja dengan model bisnis baru yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Melihat besarnya peran tersebut, berbagai pihak terus mendorong peningkatan literasi keuangan, kewirausahaan, dan inovasi digital bagi generasi muda. Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah, diharapkan lahir talenta-talenta unggul yang tidak hanya siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan, tetapi juga mampu menjadi penggerak utama transformasi ekonomi digital Indonesia.

Pesan itu mengemuka dalam International FinFest 2026 bertema “Empowering Youthpreneur to Shape a Sustainable Financial Future” yang diselenggarakan Infobank Media Group melalui Infobank Financial Society (IFS) bekerja sama dengan Universitas BINA Nusantara melalui BINUS Online yang berlangsung di Sport Hall BINUS @Alam Sutera.

Membuka rangkaian acara, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan bahwa generasi muda Indonesia harus mengambil peran lebih besar dalam memanfaatkan peluang yang lahir dari perkembangan teknologi digital, mulai dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), big data, digital banking hingga fintech. Menurut Irene, teknologi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk cara masyarakat mengakses layanan keuangan dan menjalankan bisnis. Karena itu, generasi muda tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan harus tampil sebagai inovator dan pencipta solusi. “Generasi muda Indonesia memiliki peran yang sangat strategis. Mereka bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai inovator, problem solvers, dan future leaders yang akan menentukan arah perkembangan ekonomi dan industri keuangan Indonesia di masa depan,” ujar Irene Umar.

Ia menilai, ekonomi kreatif dan ekonomi digital kini menjadi salah satu fondasi penting pertumbuhan nasional. Dalam konteks tersebut, kreativitas tidak lagi sekadar nilai tambah, melainkan telah berkembang menjadi sumber daya ekonomi yang mampu menciptakan nilai, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Irene juga mengapresiasi penyelenggaraan Youthpreneur Competition dalam FinFest 2026 yang dinilai mampu membangun pola pikir kewirausahaan di kalangan generasi muda.

“Kita membutuhkan lebih banyak youthpreneur, lebih banyak creative innovators, dan lebih banyak talenta muda yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan pekerjaan bagi orang lain,” katanya.

Di hadapan mahasiswa, pelajar, komunitas kewirausahaan, regulator, dan pelaku industri yang hadir, Irene mengajak generasi muda memanfaatkan forum tersebut untuk memperluas jejaring, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kemampuan beradaptasi di tengah perubahan global yang berlangsung cepat.

Sementara, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Adha Damanik yang menyoroti pentingnya penguatan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan calon wirausaha muda.

Riza menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar pengembangan UMKM di Indonesia adalah masih lebarnya kesenjangan pembiayaan. Pada 2026, kebutuhan pembiayaan UMKM diperkirakan mencapai sekitar Rp4.300 triliun, sementara pembiayaan yang tersedia baru sekitar Rp1.900 triliun, Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah terus memperkuat berbagai instrumen pembiayaan. Mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan ultra mikro, penjaminan kredit, hingga pengembangan skema pembiayaan alternatif berbasis teknologi. Menurut Riza, upaya memperluas akses modal tidak cukup hanya dengan meningkatkan penyaluran kredit. Yang lebih penting adalah memastikan pelaku usaha memiliki kapasitas dan kesiapan untuk memperoleh pembiayaan secara berkelanjutan. “Tantangan terbesar bukan sekadar menyalurkan kredit, tetapi memastikan UMKM siap menerima pembiayaan. Karena itu, yang kami bangun adalah ekosistem yang membantu pelaku usaha meningkatkan legalitas, pencatatan keuangan, literasi finansial, dan kapasitas bisnis agar benar-benar siap mengakses pembiayaan formal,” ujar Riza.

Kementerian UMKM mendorong model inkubasi pembiayaan yang mengintegrasikan pendampingan sebelum dan sesudah pembiayaan.  Pada tahap pra-pembiayaan, pelaku usaha dibantu memperkuat aspek legalitas, sertifikasi usaha, pencatatan keuangan, hingga literasi keuangan. Setelah memperoleh akses modal, pendampingan tetap dilakukan untuk memastikan dana digunakan secara produktif dan risiko gagal bayar dapat ditekan.

Upaya tersebut juga tercermin dalam peningkatan kualitas penyaluran KUR. Hingga 17 Juni 2026, realisasi KUR telah mencapai Rp135,6 triliun kepada lebih dari 2,14 juta debitur. Sebanyak 64,3 persen di antaranya disalurkan ke sektor produksi, sementara jumlah debitur baru telah menembus 1,14 juta pelaku usaha.

Pemerintah menargetkan total penyaluran KUR tahun 2026 mencapai Rp295 triliun, dengan porsi pembiayaan sektor produksi sebesar 65 persen, sekaligus mencetak lebih dari 1,37 juta debitur baru dan 1,1 juta debitur graduasi atau UMKM yang berhasil naik kelas.

Riza menegaskan bahwa keberhasilan pembiayaan UMKM pada akhirnya tidak hanya diukur dari besarnya dana yang disalurkan, tetapi dari kemampuan pelaku usaha untuk tumbuh, berkembang, dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.

Fundtastic Bangun Pengalaman Investasi Humanis

Di waktu yang sama, Co-Founder & CEO Fundtastic Bank Harry Hartono menyoroti pentingnya literasi dan pendampingan dalam pengelolaan keuangan di era digital yang semakin kompleks.

Menurut Harry, kemudahan akses informasi saat ini tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas pengambilan keputusan finansial masyarakat. Banyak individu yang justru terjebak pada pilihan investasi dan keuangan yang tidak sesuai dengan kebutuhan maupun profil risikonya.

“Di era digital, akses terhadap informasi memang semakin terbuka. Namun yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukan hanya akses, melainkan pendampingan dan solusi yang relevan agar setiap keputusan finansial yang diambil benar-benar membantu membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Harry menjelaskan bahwa Fundtastic hadir bukan hanya sebagai penyedia produk investasi, tetapi sebagai mitra yang mendampingi perjalanan finansial pengguna melalui teknologi yang adaptif dan pendekatan yang tetap humanis.

Dengan dukungan otomatisasi cerdas, solusi yang terkurasi, serta sistem yang terus berkembang mengikuti kebutuhan pengguna, Fundtastic berupaya menghadirkan pengalaman investasi yang lebih terstruktur dan terarah.

“Kami tidak hanya menghadirkan produk, tetapi mengkurasi solusi finansial yang relevan bagi setiap pengguna. Kepercayaan adalah aset terbesar, karena performa tidak hanya diukur dari angka, tetapi dari kemampuan membantu masyarakat bertumbuh secara berkelanjutan,” kata Harry.

BINUS: Mahasiswa Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Menutup rangkaian diskusi, Rini Kurnia Sari, Head of Digital Business Management BINUS Online, menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini memiliki tanggung jawab lebih besar daripada sekadar menghasilkan lulusan yang siap bekerja.

Menurutnya, BINUS berupaya membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong mahasiswa memiliki keberanian untuk berwirausaha, menciptakan inovasi, dan menjadi pencipta lapangan kerja di masa depan.

Rini mengatakan, kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, regulator, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di era ekonomi digital.

Ia menambahkan, forum seperti FinFest 2026 menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk bertemu langsung dengan regulator, pelaku industri, dan praktisi keuangan sehingga dapat memahami tantangan nyata dunia usaha sekaligus memperluas jaringan kolaborasi.

Dengan mempertemukan perspektif pemerintah, industri keuangan, teknologi, dan dunia pendidikan, International FinFest 2026 mempertegas bahwa masa depan ekonomi Indonesia tidak hanya bergantung pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada lahirnya generasi youthpreneur yang melek finansial, cakap digital, berani berinovasi, serta mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • DJI FlightHub 2: Manajemen Operasional Drone dari Satu Platform

    DJI FlightHub 2: Manajemen Operasional Drone dari Satu Platform

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Operasional drone di lingkungan industri skala besar melibatkan banyak misi, banyak lokasi, dan banyak tim yang bekerja secara bersamaan. Tanpa platform manajemen terpusat, koordinasi misi, pemantauan real-time, dan pelaporan data menjadi proses yang tidak efisien. DJI FlightHub 2 hadir sebagai platform manajemen operasional drone all-in-one yang mencakup perencanaan misi, eksekusi otomatis, pemantauan live, dan pemrosesan […]

  • Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat

    Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Mei 2026 — Tokocrypto menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan industri kripto nasional melalui penguatan edukasi masyarakat. Langkah ini menjadi fokus utama perusahaan dalam rangka Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026. Sebagai bagian dari BLK 2026, Tokocrypto menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi offline di berbagai kota, antara lain Yogyakarta, Solo, Kebumen, Klaten, hingga melakukan kegiatan di […]

  • Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

    Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Pandai Gadai meluncurkan program Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk nasabah baru gadai elektronik (smartphone, laptop, tablet, kamera, TV, konsol game), sehingga terima bersih bisa semakin tinggi. Barang berbagai kondisi (layar retak halus, bodi lecet, tanpa dus, tanpa aksesoris) tetap bisa diajukan. Program ini menjadi salah satu keunggulan Pandai Gadai dalam menghadirkan layanan gadai yang lebih […]

  • KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan pada Angkutan Lebaran 2026

    KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan pada Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 13 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam melayani pelanggan yang akan menggunakan transportasi kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026. Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026 di halaman Stasiun Bandung pada Jumat, 13 Maret 2026. Bertindak […]

  • UPT BPOM di Jawa Timur dan Buleleng Ajak Masyarakat Selamatkan Masa Depan Jamu Indonesia dari Ancaman Bahan Kimia Obat

    UPT BPOM di Jawa Timur dan Buleleng Ajak Masyarakat Selamatkan Masa Depan Jamu Indonesia dari Ancaman Bahan Kimia Obat

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Banyuwangi, 05 Juni 2026 – Di tengah meningkatnya tren hidup sehat dan konsumsi produk herbal, ancaman jamu mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) masih menjadi perhatian serius. Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, Unit Pelaksana Teknis BPOM di wilayah Jawa Timur menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Menjamu Masa Depan dengan Jamu Aman Bebas BKO” dalam rangkaian Pekan […]

  • Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik & Penumpang Lancar

    Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik & Penumpang Lancar

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Medan, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan operasional di seluruh terminal yang dikelolanya dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan selama masa mudik dan arus balik. VP Komunikasi Korporasi […]

expand_less