Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Godrej Consumer Products Dorong Kolaborasi Lintas Ekosistem untuk Perkuat Dampak Keberlanjutan

Godrej Consumer Products Dorong Kolaborasi Lintas Ekosistem untuk Perkuat Dampak Keberlanjutan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Tangerang — Upaya keberlanjutan tidak berhenti ketika sebuah produk keluar dari pabrik. Justru, tantangan terbesar sering kali muncul setelah produk digunakan konsumen. Hal itu disampaikan Wahyu Radita atau Dita, Head of Corporate Communications, Sustainability and Culture Godrej Consumer Products Indonesia, dalam sesi “Activating Corporate Infrastructure for Shared Sustainability Impact” pada Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 di ICE BSD City, Rabu (24/6/2026).

Menurut Dita, banyak perusahaan telah membuat kemajuan dalam operasional internal. Namun, dampak terbesar justru sering berada di luar kendali langsung perusahaan, terutama setelah produk digunakan konsumen.

“Ketika produk kami sudah dikirim dan berada di luar sana, di situlah kompleksitas sebenarnya dimulai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa diskusi mengenai keberlanjutan di kalangan perusahaan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) kini telah berkembang. Jika sebelumnya fokus utama berada pada pengelolaan dampak lingkungan di dalam operasional perusahaan, kini perhatian mulai meluas ke seluruh siklus hidup produk, termasuk pengumpulan, pemulihan, dan daur ulang kemasan setelah digunakan konsumen.

“Percakapannya telah berkembang dari yang semula berfokus pada operasi internal menjadi lebih luas, karena ketika berbicara tentang siklus hidup produk, dampak yang kami hasilkan melampaui dinding pabrik,” kata Dita.

Membangun ekosistem untuk ekonomi sirkular

Dita menilai salah satu tantangan terbesar saat ini adalah belum tersedianya ekosistem yang terintegrasi untuk mendukung target ekonomi sirkular.

Menurutnya, kondisi saat ini masih menunjukkan ekosistem yang terfragmentasi, sehingga berbagai pihak yang memiliki tujuan serupa belum dapat bekerja secara optimal dalam satu sistem yang terhubung.

“Saat ini lingkungannya masih berupa ekosistem yang terpecah-pecah,” katanya.

Dalam konteks tersebut, Godrej mendukung penguatan kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR) di Indonesia yang mendorong produsen untuk bertanggung jawab terhadap limbah pasca konsumsi. Namun, ia menekankan bahwa regulasi perlu diiringi kesiapan infrastruktur dan dukungan berbagai pemangku kepentingan.

“Tidak ada resep rahasia. Kami juga masih terus belajar,” ujar Dita saat menjelaskan perjalanan perusahaan dalam membangun kolaborasi terkait pengelolaan limbah.

Godrej Consumer Products Indonesia saat ini bekerja sama dengan instansi pemerintah, organisasi non-pemerintah, serta mitra pengelolaan dan daur ulang sampah untuk membangun sistem yang dapat mendukung pengumpulan dan pemulihan kemasan pasca konsumsi.

Meski masih dalam skala terbatas, Dita berharap model kolaborasi tersebut dapat berkembang lebih luas dan melibatkan lebih banyak pihak.

Keberlanjutan sebagai peluang bisnis

Dalam sesi yang sama, para pembicara sepakat bahwa keberlanjutan tidak lagi dapat dipandang sebagai aktivitas terpisah dari strategi bisnis.

Chris Eng, Head of Strategy for Group Community Financial Services di Maybank, menjelaskan bagaimana sektor perbankan dapat mendorong perubahan perilaku konsumen melalui pembiayaan kendaraan listrik dan produk rumah tangga hemat energi.

Menurutnya, masih ada persepsi bahwa keberlanjutan dan profitabilitas merupakan dua hal yang saling bertentangan, padahal keduanya dapat berjalan beriringan.

Sementara itu, CEO EcoMatcher Bas Fransen menyebut keberlanjutan sebagai peluang bisnis jangka panjang. Melalui platform yang dikembangkan EcoMatcher, perusahaan dapat mendukung program penanaman pohon yang terverifikasi sekaligus meningkatkan keterlibatan pelanggan dan karyawan.

“Keberlanjutan adalah peluang bisnis,” kata Fransen.

Ia menambahkan bahwa perusahaan yang mampu mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam model bisnisnya akan memiliki posisi yang lebih kuat di masa depan.

Perlu keseimbangan antara regulasi dan insentif

Meski semakin banyak perusahaan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, Dita menilai tantangan terbesar saat ini adalah investasi yang diperlukan untuk membangun inisiatif dalam skala besar.

Ketika ditanya hambatan apa yang ingin ia hilangkan jika memiliki “tongkat ajaib”, Dita menyoroti perlunya keseimbangan antara kewajiban regulasi dan insentif bagi pelaku usaha.

“Jika ada satu hal yang ingin saya ubah, itu adalah keseimbangan antara kewajiban regulasi dan insentif bagi pelaku usaha,” katanya.

Menurutnya, semakin banyak perusahaan sebenarnya ingin terlibat dalam inisiatif keberlanjutan. Namun, dukungan kebijakan dan insentif yang tepat akan membantu mendorong partisipasi dalam skala yang lebih besar.

“Saya berharap lebih banyak perusahaan bergabung dalam inisiatif keberlanjutan,” ujarnya.

Para panelis sepakat bahwa keberhasilan agenda keberlanjutan ke depan tidak hanya bergantung pada komitmen masing-masing perusahaan, tetapi juga pada kemampuan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem yang terhubung dan saling mendukung dalam menciptakan dampak yang lebih besar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Final Piala Presiden 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun

    Jelang Final Piala Presiden 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Kamis, 6 Agustus 2026 Jelang Final Piala Presiden 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Bandung (Jawa Barat), 6 Agustus 2026 – Menjelang pertandingan Final Piala Presiden 2026 antara PERSIB Bandung melawan Persebaya Surabaya yang akan berlangsung pada Kamis (6/8) malam di Bali, PT Kereta Api […]

  • Balance Urban Living di Fatmawati City Center, Kawasan Strategis Jakarta Selatan

    Balance Urban Living di Fatmawati City Center, Kawasan Strategis Jakarta Selatan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Fatmawati City Center adalah jawaban dari solusi hunian modern masyarakat urban melalui apartment siap huni yang berada di kawasan strategis Jakarta Selatan. Fatmawati City Center adalah jawaban dari solusi hunian modern masyarakat urban melalui apartment siap huni yang berada di kawasan strategis Jakarta Selatan. Mengusung konsep kawasan terintegrasi seluas 22 hektar, Fatmawati City Center menjadi […]

  • BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional

    BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kualitas jurnalisme di Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh para wartawan dari berbagai media, mulai dari media online, cetak, hingga elektronik. Dalam sesi pengarahan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai tujuan, mekanisme, serta tahapan program fellowship yang dirancang untuk […]

  • Aktif dan Kompetitif, Tim Futsal BRI Region 6/Jakarta 1 Ramaikan Berbagai Turnamen

    Aktif dan Kompetitif, Tim Futsal BRI Region 6/Jakarta 1 Ramaikan Berbagai Turnamen

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Aktif dan Kompetitif, Tim Futsal BRI Region 6/Jakarta 1 Ramaikan Berbagai Turnamen Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Krekot Percantik Kantor dengan Dekorasi Bernuansa Merah Putih

    Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Krekot Percantik Kantor dengan Dekorasi Bernuansa Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BRI Branch Office (BO) Krekot turut memeriahkan momentum kemerdekaan dengan menghias lingkungan kantor menggunakan berbagai dekorasi bernuansa merah putih. Beragam ornamen khas kemerdekaan menghiasi sejumlah sudut kantor BRI BO Krekot. Dominasi warna merah dan putih menghadirkan suasana kantor yang semakin semarak, ceria, dan penuh […]

  • Ekonomi Sulut Tumbuh 5,64% di Triwulan II-2025, Sektor Kesehatan dan Industri Jadi Penggerak Utama

    Ekonomi Sulut Tumbuh 5,64% di Triwulan II-2025, Sektor Kesehatan dan Industri Jadi Penggerak Utama

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Perekonomian Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan tren penguatan yang signifikan pada triwulan II-2025, dengan pertumbuhan mencapai 5,64 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini mencerminkan momentum pemulihan yang solid dan berkelanjutan bagi daerah yang dikenal sebagai gerbang ekonomi di kawasan timur Indonesia. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Aidil Adha, menjelaskan bahwa penguatan ini didorong oleh aktivitas […]

expand_less