Agar Perjalanan Lebih Nyaman, Ini Tips Menggunakan LRT Jabodebek Saat Jam Sibuk
- account_circle vritimes
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
Jumlah pengguna LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi terus naik. Pada Juni 2026, rata-rata tap in pukul 06.00–09.00 WIB mencapai 511 pengguna per stasiun, naik 12% dibanding 456 pengguna di Mei 2026.
Aktivitas masyarakat yang memanfaatkan LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi di hari kerja (weekday) terus menunjukkan peningkatan. Pada bulan Juni 2026, rata-rata jumlah pengguna yang melakukan tap in antara pukul 06.00–09.00 WIB di 18 stasiun tercatat 511 pengguna per stasiun setiap hari kerja, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan rata-rata pada bulan Mei 2026 yang mencapai 456 pengguna. Kondisi tersebut menunjukkan semakin tingginya mobilitas masyarakat pada pagi hari yang menggunakan LRT Jabodebek, dan kebiasaan sederhana setiap pengguna memiliki peran penting dalam memperlancar arus naik dan turun pengguna serta menciptakan perjalanan yang lebih nyaman bagi semua.
Karena itu, LRT Jabodebek membagikan sejumlah tips sederhana yang dapat diterapkan pengguna saat bepergian pada jam sibuk. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat menggunakan LRT Jabodebek pada jam sibuk :
1. Siapkan kartu pembayaran dan pastikan isi saldo kartu sebelum tiba di gate
Menyiapkan kartu uang elektronik atau metode pembayaran sejak sebelum mengantre di gate akan membantu memperlancar antrean masuk maupun keluar stasiun.
2. Hindari membawa barang berukuran besar apabila tidak mendesak
Pastikan barang bawaan pengguna memenuhi aturan yang diperbolehkan dibawa dan tidak melebihi ukuran maksimal 100 x 40 x 30 sentimeter. Selain itu, koper berukuran besar, kardus, maupun barang bawaan yang memerlukan ruang cukup luas dapat membatasi ruang gerak pengguna lain ketika kondisi kereta sedang padat. Apabila harus membawanya, pengguna disarankan menempatkan barang sedekat mungkin dengan tubuh agar tidak mengganggu pergerakan pengguna lain.
3. Gunakan ransel di depan tubuh saat kereta penuh
Tas ransel yang tetap dikenakan di punggung sering kali tidak disadari mengenai pengguna lain dan mengurangi ruang di dalam kereta. Memindahkan ransel ke depan tubuh akan membuat ruang berdiri menjadi lebih lega.
4. Dahulukan pengguna yang akan turun
Memberikan ruang bagi pengguna yang keluar dari kereta akan mempercepat proses pertukaran pengguna sehingga waktu berhenti di stasiun dapat dimanfaatkan secara optimal.
5. Jangan berhenti tepat di depan pintu kereta atau eskalator
Setelah turun dari kereta maupun selesai menggunakan eskalator, pengguna sebaiknya segera bergerak menuju area yang lebih lapang agar tidak menghambat arus pengguna di belakang.
6. Perhatikan waktu kedatangan kereta
Pengguna disarankan tiba beberapa menit lebih awal di stasiun, terutama pada jam sibuk. Datang terlalu mepet sering kali membuat pengguna terburu-buru, berlari menuju peron, atau mencoba masuk ketika pintu kereta akan menutup, yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna lainnya.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kenyamanan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, layanan, maupun keandalan operasional, namun juga oleh kesiapan pengguna sebelum memasuki stasiun, berada di dalam kereta, hingga tiba di stasiun tujuan.
“Hal-hal sederhana seperti menyiapkan kartu pembayaran serta memastikan saldo kartu sebelum memasuki gate, memberikan kesempatan kepada pengguna turun terlebih dahulu, hingga menempatkan barang bawaan dengan tepat dapat membantu mempercepat proses naik turun pengguna. Jika dilakukan bersama-sama, perjalanan akan terasa lebih nyaman dan tertib,” ujarnya.
Ditambahkannya bahwa disiplin kecil yang dilakukan oleh setiap pengguna akan memberikan dampak besar terhadap kenyamanan perjalanan secara keseluruhan.
“Transportasi publik merupakan ruang bersama. Ketika setiap pengguna saling menghargai dengan menerapkan etika sederhana selama perjalanan, suasana di dalam stasiun maupun kereta menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” tutup Radhitya.
Seiring meningkatnya jumlah pengguna LRT Jabodebek pada hari kerja, penerapan etika sederhana selama menggunakan transportasi publik diharapkan dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna.
Dengan begitu, perjalanan pada jam sibuk dapat berlangsung lebih lancar sehingga pengalaman menggunakan transportasi publik menjadi semakin baik.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
- Penulis: vritimes


