Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures: Tren Bearish Masih Mendominasi

Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures: Tren Bearish Masih Mendominasi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam bayang-bayang tren penurunan, meski terdapat peluang penguatan terbatas dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat bahwa tekanan jual masih menjadi arah utama pasar. Namun, munculnya respons beli di area support membuka peluang terjadinya technical rebound sebelum harga kembali menentukan arah pergerakan berikutnya. Oleh karena itu, Dupoin Futures mengingatkan pelaku pasar agar tidak langsung menganggap kenaikan harga sebagai awal dari perubahan tren, melainkan sebagai fase koreksi yang masih perlu dikonfirmasi.

Menurut analisis teknikal Dupoin Futures, harga emas pada time frame H4 masih bergerak dalam struktur primary trend bearish. Artinya, kecenderungan utama pasar masih mengarah pada pelemahan. Meski demikian, setelah mengalami tekanan jual dalam beberapa sesi terakhir, harga berhasil bertahan di area support minor di kisaran 3.982. Level tersebut memicu munculnya minat beli yang tercermin dari terbentuknya swing low pada time frame yang lebih kecil. Bagi Dupoin Futures, kondisi ini menjadi sinyal awal bahwa buyer mulai memberikan perlawanan terhadap dominasi seller, meskipun belum cukup kuat untuk membalikkan arah tren secara keseluruhan.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menjelaskan bahwa respons positif dari area support tersebut berpotensi mendorong harga memasuki fase secondary trend, yaitu penguatan sementara yang lazim terjadi di tengah tren turun. Fase ini umumnya dimanfaatkan pasar untuk melakukan penyesuaian harga setelah penurunan yang cukup tajam. Namun, Dupoin Futures menilai bahwa peluang kenaikan tersebut masih bersifat terbatas selama belum ada sinyal teknikal yang benar-benar mengonfirmasi perubahan tren menjadi bullish.

Dalam proyeksinya, Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpeluang menguji area resistance di kisaran 4.039 hingga 4.063 apabila support 3.982 tetap mampu menahan tekanan jual. Zona tersebut dipandang sebagai area krusial yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya. Jika harga kembali mengalami penolakan (rejection) di area resistance tersebut, maka peluang seller untuk melanjutkan tren bearish akan semakin besar. Sebaliknya, apabila harga mampu menembus resistance dengan dukungan volume transaksi yang kuat, maka potensi penguatan yang lebih luas dapat mulai terbentuk, meski tetap membutuhkan konfirmasi lanjutan.

Dupoin Futures menegaskan bahwa secara teknikal struktur pasar belum menunjukkan perubahan signifikan. Dominasi tren turun masih tetap menjadi skenario utama karena harga belum membentuk pola yang mampu mengubah arah pergerakan dalam jangka menengah. Oleh sebab itu, investor dan trader disarankan tetap disiplin dalam mengelola risiko, terutama ketika harga mendekati area resistance yang berpotensi memicu tekanan jual baru.

Selain analisis teknikal, Dupoin Futures juga menilai bahwa faktor fundamental masih menjadi penyebab utama terbatasnya ruang kenaikan harga emas. Pasar saat ini masih dibayangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Bank sentral Amerika Serikat masih berupaya menjaga inflasi agar kembali ke target, sehingga suku bunga diperkirakan tetap berada di level tinggi untuk beberapa waktu ke depan. Kebijakan tersebut membuat aset berbasis dolar AS tetap menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Menurut Dupoin Futures, tingginya suku bunga dan kuatnya dolar AS menjadi kombinasi yang kurang menguntungkan bagi pasar emas. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga meningkatkan daya tarik instrumen berpendapatan tetap sehingga sebagian investor memilih mengurangi eksposur terhadap logam mulia.

Meski demikian, Dupoin Futures melihat peluang terjadinya buy on dip setelah harga emas mengalami penurunan cukup dalam hingga mendekati area support. Aksi beli pada harga rendah tersebut dapat memberikan dorongan bagi terjadinya technical rebound dalam jangka pendek. Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik global masih berpotensi menjaga permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Walaupun kenaikan harga energi memicu kekhawatiran inflasi yang dapat memperkuat kebijakan suku bunga tinggi, faktor risiko global tetap menjadi penopang yang dapat membatasi pelemahan harga.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Divre IV Tanjungkarang dan DAMRI Bahas Sinergi Transportasi Terintegrasi, Termasuk Layanan bagi Pegawai KAI

    KAI Divre IV Tanjungkarang dan DAMRI Bahas Sinergi Transportasi Terintegrasi, Termasuk Layanan bagi Pegawai KAI

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang melaksanakan pertemuan dengan Perum DAMRI sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan layanan transportasi publik yang terintegrasi di wilayah Lampung, termasuk untuk mendukung mobilitas pegawai KAI. Pertemuan tersebut membahas berbagai potensi kerja sama strategis, baik dalam mendukung konektivitas antarmoda antara layanan kereta api dan angkutan […]

  • Sinergi Kebaikan, FKIJK DKI Jakarta dan BRI Regional Office 1 Gelar Aksi Berbagi Takjil

    Sinergi Kebaikan, FKIJK DKI Jakarta dan BRI Regional Office 1 Gelar Aksi Berbagi Takjil

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mengisi momentum hari Jumat di bulan Februari dengan semangat kepedulian, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta berkolaborasi dengan BRI Regional Office (RO) Jakarta 1 menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan yang berpusat di area strategis sekitar kantor wilayah ini menyasar para pengguna jalan, pengemudi […]

  • Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR hingga 30%  pasca USDT Sentuh Rp17.000

    Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR hingga 30% pasca USDT Sentuh Rp17.000

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Nilai tukar Rupiah terus melemah bahkan sempat menembus level Rp17.100 per dolar Amerika Serikat (USD). Bertepatan dengan ini Bittime mencatatkan kenaikan trading volume USDT/IDR hingga 30% pada platform nya dalam seminggu terakhir. Jakarta, 7 April 2026 – Nilai tukar Rupiah terus melemah bahkan sempat menembus level Rp17.100 per dolar Amerika Serikat (USD). Bertepatan dengan ini […]

  • Balance Urban Living di Fatmawati City Center, Kawasan Strategis Jakarta Selatan

    Balance Urban Living di Fatmawati City Center, Kawasan Strategis Jakarta Selatan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Fatmawati City Center adalah jawaban dari solusi hunian modern masyarakat urban melalui apartment siap huni yang berada di kawasan strategis Jakarta Selatan. Fatmawati City Center adalah jawaban dari solusi hunian modern masyarakat urban melalui apartment siap huni yang berada di kawasan strategis Jakarta Selatan. Mengusung konsep kawasan terintegrasi seluas 22 hektar, Fatmawati City Center menjadi […]

  • KAI Daop 4 Semarang Pastikan Kesehatan Petugas Prasarana Selama Penanganan Genangan di Pekalongan

    KAI Daop 4 Semarang Pastikan Kesehatan Petugas Prasarana Selama Penanganan Genangan di Pekalongan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 69
    • 0Komentar

    ​KAI Daop 4 Semarang terus berupaya maksimal dalam melakukan proses normalisasi jalur kereta api di Pekalongan yang terdampak banjir selama dua hari terakhir. ​KAI Daop 4 Semarang terus berupaya maksimal dalam melakukan proses normalisasi jalur kereta api di Pekalongan yang terdampak banjir selama dua hari terakhir. Di tengah tantangan cuaca ekstrim, KAI memberikan perhatian khusus […]

  • Bittime Tanggapi Gejolak Bearish pada Pasar Aset Kripto dan Dampaknya Terhadap Investor

    Bittime Tanggapi Gejolak Bearish pada Pasar Aset Kripto dan Dampaknya Terhadap Investor

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 Februari 2026 – Kondisi pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase yang penuh gejolak atau bear market, di mana aset-aset utama seperti Bitcoin ($BTC), Ethereum ($ETH), dan XRP ($XRP) mengalami tekanan pasca aksi jual besar-besaran. Melihat ini Bittime bagikan fungsi aset digital tidak hanya sebagai alternatif aset spekulatif tapi juga sebagai […]

expand_less