Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Keselamatan Pengguna di LRT Jabodebek, Mengapa Kebiasaan Sederhana Tidak Boleh Diabaikan?

Keselamatan Pengguna di LRT Jabodebek, Mengapa Kebiasaan Sederhana Tidak Boleh Diabaikan?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar

LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk membangun budaya keselamatan melalui kebiasaan sederhana selama berada di stasiun maupun di dalam kereta. Keselamatan perjalanan merupakan tanggung jawab bersama antara operator dan masyarakat.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa selain memastikan layanan berjalan sesuai standar operasional, LRT Jabodebek juga mengajak pengguna untuk tertib dalam menggunakan transportasi publik karena setiap kebiasaan positif dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

LRT Jabodebek mengimbau pengguna untuk selalu berdiri di belakang garis kuning saat menunggu kereta, mendahulukan penumpang yang turun sebelum naik, tidak menghalangi pintu kereta, membawa ransel di bagian depan tubuh saat kereta padat, serta menggunakan fasilitas darurat hanya dalam kondisi yang benar-benar diperlukan.

Selain itu, pengguna juga diimbau segera melaporkan kepada Train Attendant atau petugas stasiun apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun kenyamanan perjalanan. Dengan kepedulian dan partisipasi seluruh pengguna, LRT Jabodebek berharap tercipta layanan transportasi publik yang semakin aman, tertib, nyaman, dan andal.

Setiap hari, puluhan hingga ratusan ribu masyarakat memanfaatkan LRT Jabodebek untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga berwisata. Di tengah tingginya mobilitas tersebut, keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada sistem dan petugas, tetapi juga pada kebiasaan setiap pengguna selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.

Masih terdapat beberapa kebiasaan yang kerap dianggap sepele, seperti berdiri terlalu dekat dengan tepi peron, menghalangi pintu kereta saat proses naik dan turun penumpang, atau menggunakan fasilitas darurat tidak sesuai peruntukannya. Padahal, perilaku tersebut dapat memengaruhi keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran perjalanan bersama.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa transportasi publik yang aman dibangun melalui kolaborasi antara operator dan masyarakat.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Selain memastikan layanan berjalan sesuai standar operasional, kami juga mengajak seluruh pengguna untuk membangun budaya menggunakan transportasi publik secara tertib. Kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap pengguna dapat memberikan dampak besar terhadap keselamatan dan kenyamanan perjalanan bagi semua,” ujar Radhitya.

Sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan di transportasi publik, LRT Jabodebek mengajak masyarakat menerapkan beberapa kebiasaan berikut saat menggunakan layanan.

Pertama, berdiri di belakang garis kuning saat menunggu kereta. Garis kuning di peron berfungsi sebagai batas aman bagi pengguna sebelum kereta berhenti sempurna. Menunggu di belakang garis tersebut membantu mengurangi risiko tersenggol kereta maupun terdorong akibat kepadatan penumpang.

Kedua, dahulukan pengguna yang turun sebelum naik ke dalam kereta. Kebiasaan ini membantu memperlancar arus perpindahan penumpang, mengurangi kepadatan di pintu, serta mempercepat proses naik dan turun tanpa mengurangi aspek keselamatan.

Ketiga, hindari menghalangi pintu kereta yang akan menutup. Pintu kereta merupakan bagian dari sistem operasi yang dirancang untuk mendukung perjalanan sesuai jadwal. Menghalangi pintu dapat mengganggu proses keberangkatan dan berdampak pada kelancaran perjalanan.

Keempat, lepaskan ransel dan bawa barang bawaan di bagian depan tubuh saat kereta padat. Cara sederhana ini memberikan ruang gerak yang lebih nyaman bagi sesama pengguna, mengurangi risiko menyenggol penumpang lain, serta mempermudah mobilitas di dalam kereta.

Kelima, gunakan fasilitas darurat hanya dalam kondisi yang benar-benar memerlukan penanganan segera. Fasilitas seperti Emergency Intercom disediakan agar pengguna dapat berkomunikasi dengan petugas apabila terjadi kondisi darurat. Penggunaan yang tepat akan membantu petugas memberikan respons secara cepat dan efektif.

Radhitya menambahkan bahwa budaya keselamatan di transportasi publik tidak hanya tercermin dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari kepedulian terhadap pengguna lain.

“Hal-hal sederhana seperti mengantre dengan tertib, memberikan ruang bagi penumpang yang turun, serta mengikuti arahan petugas merupakan bentuk kepedulian yang dapat menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi semua. Semakin banyak masyarakat yang menerapkan kebiasaan tersebut, semakin baik pula pengalaman menggunakan transportasi publik,” tambahnya.

LRT Jabodebek juga mengimbau pengguna untuk segera menyampaikan informasi kepada Train Attendant atau petugas di stasiun apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun kenyamanan perjalanan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, tertib, dan andal bagi seluruh pengguna.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Asian Telecom Summit 2026, MyRepublic Air Jadi Benchmark Asia Tenggara untuk Implementasi FWA

    Di Asian Telecom Summit 2026, MyRepublic Air Jadi Benchmark Asia Tenggara untuk Implementasi FWA

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MyRepublic Air, tekonologi Fixed Wireless Access (FWA) dari MyRepublic Indonesia akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri telekomunikasi Asia Tenggara. Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menegaskan bahwa Fixed Wireless Access (FWA) akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri telekomunikasi Asia Tenggara dalam forum Asian Telecom Summit 2026, Singapura. Dalam sesi […]

  • Gejolak Timur Tengah Guncang Kripto, Ke Mana Arah Bitcoin?

    Gejolak Timur Tengah Guncang Kripto, Ke Mana Arah Bitcoin?

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Maret 2026 – Pasar kripto kembali mengalami tekanan tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa serangan udara terhadap Iran akan terus berlanjut hingga tujuan militer tercapai. Pernyataan tersebut memicu gelombang risk-off di pasar global dan mendorong harga aset kripto utama kembali melemah. Bitcoin (BTC) tercatat turun ke kisaran US$65.954 pada Senin […]

  • Cara Mengubah Konten SEO Biasa Menjadi Konten yang Disukai AI

    Cara Mengubah Konten SEO Biasa Menjadi Konten yang Disukai AI

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Banyak konten SEO sebenarnya masih bisa digunakan, tetapi belum siap untuk AI. Konten Lama Anda Mungkin Belum Usang, Hanya Belum Dioptimalkan Banyak brand merasa harus membuat konten baru untuk mengikuti perkembangan AI. Padahal, dalam banyak kasus, konten yang sudah ada sebenarnya masih relevan. Masalahnya bukan pada kontennya, tetapi pada cara konten tersebut disusun dan dipahami. […]

  • Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat

    Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 April 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menilai pergeseran peta industri baja global pada 2025 menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur pasar domestik dan menjaga keberlanjutan industri nasional. Data World Steel Association mencatat Amerika Serikat memproduksi sekitar 82 juta ton crude steel pada 2025 dan menyalip Jepang […]

  • Mahasiswa School of Computer Science BINUS Kembali Ukir Prestasi Global, Raih Bronze Medal di ICPC Asia Pacific Championship 2026

    Mahasiswa School of Computer Science BINUS Kembali Ukir Prestasi Global, Raih Bronze Medal di ICPC Asia Pacific Championship 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 April 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa BINUS University. Tim Jollybee dari School of Computer Science BINUS University berhasil menunjukkan performa luar biasa dalam ajang bergengsi ICPC Asia Pacific Championship 2026 yang diselenggarakan di Taiwan. Dalam kompetisi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik tersebut, tim BINUS […]

  • Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Istana Merdeka, Tegaskan Eratnya Hubungan Indonesia-India

    Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Istana Merdeka, Tegaskan Eratnya Hubungan Indonesia-India

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyambut Perdana Menteri India Narendra Modi dalam upacara penyambutan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Penyambutan berlangsung khidmat sekaligus meriah, menandai dimulainya agenda utama kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia yang dijadwalkan berlangsung hingga 8 Juli. PM Modi tiba di kawasan Istana sekitar pukul 10.20 WIB dengan iring-iringan pasukan pengawal bermotor […]

expand_less