Breaking News
light_mode
Beranda » Pilihan Editor » Jalan Sudah Dibuka Rektor Unima, Dosen Bermasalah Sudah Digeser, Kini Giliran Keluaga Korban Berani Lapor!

Jalan Sudah Dibuka Rektor Unima, Dosen Bermasalah Sudah Digeser, Kini Giliran Keluaga Korban Berani Lapor!

  • account_circle Tim Reputasi
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

TONDANO, MEDIA.REPUTASIPLUS – Kabar dari Tondano ini mengejutkan, tapi sekaligus melegakan. Di saat Polsek setempat seperti dikutip dari Swaramedia, mengaku belum menerima satu lembar pun laporan resmi soal kasus pelecehan yang viral itu, Rektor Unima justru sudah ambil langkah kuda.

Tanpa menunggu polisi mengetuk pintu, SK penonaktifan dosen terduga pelaku langsung diteken.

Ini bukan keputusan sembarangan. Kita tahu, biasanya birokrasi kampus itu lambat dan cenderung main aman. Seringkali pimpinan institusi berlindung di balik kalimat sakti: “Kami menunggu proses hukum inkrah.” Akibatnya? Keluarga korban seringkali harus berpapasan dengan pelaku di koridor kampus selama bertahun-tahun proses berjalan.

Tapi kali ini beda. Pimpinan Unima Dr. Joseph Philip Kambey, SE., Ak., MBA seolah paham betul bahwa rasa aman mahasiswa lainnya, serta keluarga korban yang merasa berduka tidak bisa menunggu stempel kepolisian. Keputusan menonaktifkan dosen tersebut adalah langkah cerdas memisahkan antara etika akademik dan pidana.

Kampus membereskan urusan “rumah tangganya” duluan: mematikan akses kuasa terduga pelaku agar tidak bisa mengintimidasi siapa pun, termasuk menghalangi upaya keluarga korban agar mendapat kebenaran.

Langkah ini pesannya jelas, Kampus tidak melindungi “bangkai”.

Sekarang, situasinya jadi menarik. Pihak Unima sudah membuka jalan selebar-lebarnya. “Duri” di dalam kampus sudah dicabut sementara agar proses investigasi tidak terhalang. Artinya, Unima siap kooperatif dan terbuka data demi penegakan hukum.

Tantanannya kini berbalik ke pihak keluarga korban dan tim kuasa hukum. Jalan sudah dimuluskan oleh Rektor, sayang sekali kalau momentum emas ini cuma habis di perdebatan media sosial. Narasi viral memang membangun simpati, tapi tidak bisa memenjarakan pelaku.

Pihak yang merasa dirugikan harus merespons “kode keras” dari Rektor ini dengan tindakan nyata: Lapor Polisi. Jangan biarkan langkah tegas pimpinan kampus ini jadi sia-sia hanya karena keraguan menempuh jalur formal. Kampus sudah pasang badan, saatnya korban menuntut keadilan yang sejati di mata hukum. (Tim Reputasi)

  • Penulis: Tim Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Bearish ke Bullish, Struktur Harga Emas Mulai Berbalik Arah

    Dari Bearish ke Bullish, Struktur Harga Emas Mulai Berbalik Arah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Harga emas dunia berpeluang mengalami penguatan dalam jangka pendek setelah sebelumnya berada dalam tekanan, seiring munculnya indikasi pembalikan arah yang semakin jelas pada pergerakan teknikal. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 kini menunjukkan kecenderungan bullish, didukung oleh sinyal-sinyal teknikal yang mengarah pada potensi rebound harga. Dalam […]

  • PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih dari 1.300 Peserta Magang

    PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih dari 1.300 Peserta Magang

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di tengah tingginya kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja yang siap pakai, program pemagangan semakin dipandang sebagai salah satu jembatan untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Subholding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menjadi salah satu perusahaan yang memperluas skema tersebut dengan membuka akses magang hingga ke seluruh lini bisnis, […]

  • Menakar Masa Depan Baja Nasional: Level Playing Field dan Data Objektif Jadi Kunci Hadapi Dominasi Impor

    Menakar Masa Depan Baja Nasional: Level Playing Field dan Data Objektif Jadi Kunci Hadapi Dominasi Impor

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Maret 2026 – Perdagangan baja global memasuki fase baru yang semakin ditentukan oleh kebijakan negara melalui tarif, kuota impor, hingga instrumen pengamanan perdagangan. Kondisi ini menuntut penguatan kebijakan perdagangan nasional agar industri baja domestik tetap kompetitif di tengah tekanan global yang meningkat. Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Dr. Akbar Djohan, menegaskan […]

  • Momentum Imlek 2026, Okupansi KA Rajabasa dan Kualastabas Melonjak Signifikan

    Momentum Imlek 2026, Okupansi KA Rajabasa dan Kualastabas Melonjak Signifikan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Menyambut libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang berlangsung pada 14 hingga 17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat peningkatan signifikan jumlah pelanggan. Tingginya mobilitas masyarakat pada momen tersebut tercermin dari penjualan tiket KA Rajabasa dan KA Kualastabas yang melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan. Manajer Humas KAI […]

  • 5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Ulasan Pengguna

    5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Ulasan Pengguna

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak perusahaan mulai mencari CRM setelah menghadapi masalah yang sebenarnya muncul akibat pertumbuhan bisnis. Semakin banyak pelanggan yang datang, semakin besar pula […]

  • Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

    Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jepara – Di tengah kondisi ekonomi yang masih diwarnai tantangan daya beli dan meningkatnya kebutuhan hidup, semakin banyak masyarakat mulai mencari sumber penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama. Fenomena yang dikenal sebagai side hustle ini tidak lagi hanya dilakukan oleh pekerja lepas, tetapi juga karyawan, ibu rumah tangga, hingga lulusan baru yang ingin memiliki pemasukan […]

expand_less