Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat

Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

BTSE Indonesia mendorong investor aset digital untuk memasukkan aset kripto sebagai komponen yang terukur dalam perencanaan keuangan, dengan tetap memperhatikan biaya transaksi karena dapat mengurangi hasil investasi bersih yang diperoleh

Jakarta, 7 Agustus 2026. Di tengah partisipasi masyarakat dalam investasi aset keuangan digital yang semakin besar, makna “merdeka finansial” perlu dikembalikan pada hal yang paling mendasar: kemampuan mengendalikan keputusan keuangan, bukan mengejar hasil cepat.

BTSE Indonesia menilai merdeka finansial dibangun dari kendali atas pendapatan, pengeluaran, tabungan, utang, dan keputusan-keputusan investasi. Dalam hal ini, aset kripto dapat menjadi salah satu komponen portofolio investasi sesuai profil risiko masing-masing personal, namun bukan merupakan keseluruhan strategi pengelolaan keuangannya.

Pernyataan tersebut sangat relevan karena secara data akses terhadap layanan keuangan tumbuh lebih cepat daripada pemahaman finansial. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 oleh OJK dan BPS mencatat indeks literasi keuangan Indonesia sebesar 66,46%, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51%. Adanya selisih 14,05% tersebut menunjukkan bahwa akses layanan dan produk investasi yang meluas bagi masyarakat harus berjalan bersama dengan peningkatan kemampuan untuk memahami potensi produk keuangannya, risikonya, biaya yang dikenakan, dan konsekuensi-konsekuensi lainnya terkait keputusan keuangan,seperti dana kebutuhan rumah tangga sehari-hari, dana darurat, dan uang hasil pinjaman tidak semestinya digunakan untuk aktivitas investasi berisiko tinggi. 

Empat langkah pengendalian sebelum berinvestasi di pasar yang berfluktuasi:

1. Pisahkan dana untuk kebutuhan utama. Pastikan dana yang dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari, pembayaran cicilan, serta dana darurat tidak bergantung pada hasil investasi.

2. Tetapkan batas toleransi risiko. Tetapkan jumlah kerugian yang masih dapat diterima baik dari sisi kemampuan finansial maupun kesiapan emosional, sebelum mulai berinvestasi.

3. Sesuaikan investasi dengan jangka waktu tujuan keuangan. Dana yang akan digunakan dalam waktu dekat sebaiknya tidak ditempatkan pada aset investasi dengan potensi fluktuasi harga yang tinggi dalam jangka pendek.

4. Lakukan diversifikasi portofolio. Menyebarkan investasi ke berbagai jenis aset dapat mengurangi risiko sehingga kinerja satu kelas aset tidak memberikan dampak yang terlalu besar terhadap kondisi keuangan secara keseluruhan.

Di pasar sideways, biaya dapat lebih terasa

Ketika pasar berada dalam kondisi sideways, yaitu harga bergerak relatif datar tanpa menunjukkan tren yang jelas, potensi perubahan nilai aset antar transaksi umumnya terbatas. Pada situasi ini, frekuensi transaksi yang tinggi dapat menyebabkan akumulasi biaya perdagangan semakin besar sehingga mengurangi hasil investasi yang diperoleh.

Biaya transaksi tidak hanya terdiri atas trading fee, tetapi juga mencakup spread, slippage, serta berbagai biaya lain yang mungkin timbul selama proses eksekusi. Oleh karena itu, trading fee hanya merupakan salah satu komponen biaya, sedangkan besarnya modal yang benar-benar digunakan untuk membuka posisi ditentukan oleh keseluruhan biaya eksekusi transaksi.

Biaya trading yang lebih rendah memberikan manfaat yang semakin nyata bagi investor yang melakukan transaksi secara berulang. Dana yang telah digunakan untuk membayar biaya transaksi tidak dapat dimanfaatkan kembali sebagai modal pada transaksi berikutnya. Oleh sebab itu, meskipun dua investor mengambil keputusan investasi yang serupa, hasil investasi bersih yang diperoleh dapat berbeda karena adanya perbedaan biaya per transaksi dan intensitas aktivitas perdagangan.

Contoh ilustratif: Pada transaksi pembelian senilai Rp10 juta, platform yang menawarkan trading fee 0% tetapi memiliki spread efektif sekitar 1% akan menimbulkan total biaya sekitar Rp100.000. Sementara itu, platform dengan trading fee sebesar 0,22% dan spread sekitar 0,08% menghasilkan biaya transaksi keseluruhan sekitar 0,30% atau setara dengan Rp30.000, sebelum memperhitungkan slippage maupun biaya lainnya. Ilustrasi ini tidak dimaksudkan sebagai perbandingan tarif dari platform tertentu, melainkan untuk menunjukkan bahwa klaim zero fee tidak selalu mencerminkan biaya eksekusi transaksi yang paling rendah.

Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia, menyampaikan bahwa sejalan dengan meningkatnya kebutuhan investor untuk memahami biaya transaksi secara menyeluruh, BTSE Indonesia mengedepankan proposisi nilai (unique selling proposition/USP) berupa “lowest fee and tight spreads”. Menurutnya, perusahaan mengombinasikan biaya trading yang diklaim sebagai salah satu yang terendah di Indonesia dengan spread yang kompetitif untuk membantu investor mengurangi biaya transaksi serta mempertahankan porsi modal yang lebih besar dalam setiap posisi trading, tanpa memengaruhi risiko yang berasal dari fluktuasi harga aset kripto. Ia juga menekankan bahwa sebelum melakukan transaksi, investor tetap perlu mencermati tarif maker dan taker, spread yang berlaku secara live, kedalaman order book, ukuran order, serta berbagai biaya lain yang dapat memengaruhi biaya eksekusi secara keseluruhan.

Gebyar Merdeka: partisipasi tetap dimulai dari dana pribadi

BTSE Indonesia menyelenggarakan Gebyar Merdeka Campaign pada 6-28 Agustus 2026. Campaign  bertema “Deposit dan trading, raih hadiah spesial Kemerdekaan” ini menawarkan lima misi. Peserta dapat memilih salah satu misi atau menyelesaikan seluruhnya; ketentuan dan hadiah berbeda pada tiap misi.

Syarat campaign  menegaskan bahwa dana yang digunakan harus berupa dana pribadi, bukan utang atau pinjaman. Peserta cukup menyelesaikan KYC Level 1, mendaftar melalui halaman Campaign Centre dan menjalankan berbagai misi yang dipilih. Ketentuan dana pribadi tersebut memperkuat pesan bahwa partisipasi di pasar aset digital tidak semestinya mengorbankan kebutuhan pokok atau menambah beban utang. Gebyar Merdeka menawarkan total hadiah senilai Rp100 juta*, yang mencakup USDT, BTSE Cash (bukan biaya trading tapi merupakan potongan biaya trading), iPhone 16 (128 GB), Garmin Forerunner, serta hadiah utama iPhone 17 (256 GB). *Nilai total dan bentuk hadiah mengikuti mekanisme, kriteria kelayakan, kuota, serta syarat dan ketentuan kampanye yang berlaku.

Misi campaign mencakup insentif bagi pengguna baru, program deposit, referral,  volume perdagangan, serta aktivitas media sosial terkait Gebyar Merdeka Campaign.

“Merdeka finansial bukan berarti selalu menang di pasar, namun artinya, kita tetap memegang kendali ketika pasar bergerak berlawanan: dana kebutuhan pokok tetap aman, risiko sudah diperhitungkan, dan setiap biaya dipahami sebelum transaksi dilakukan,” ujar Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Sumber publik :

– OJK & BPS, Hasil SNLIK 2025 (2 Mei 2025): https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-dan-BPS-Umumkan-Hasil-Survei-Nasional-Literasi-Dan-Inklusi-Keuangan-SNLIK-Tahun-2025.aspx

– OJK, RDKB Mei 2026 – data akun konsumen dan transaksi April 2026: https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-Mei-2026.aspx

– OJK, RDKB Juli 2026 – transaksi kripto Juni 2026: https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-Juli-2026.aspx

– Bank Indonesia, Survei Konsumen Juni 2026: https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2813326.aspx

– BTSE Indonesia, Trading Fee blog article : https://blog.btse.id/read/31203680-02a9-46b2-99dc-83635e25109c/biaya-trading-btse-indonesia

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan Penuh Berkah, Grup PT Pelindo Sinergi Lokaseva Salurkan Lebih dari 4.000 Bantuan Sosial bagi Masyarakat

    Ramadhan Penuh Berkah, Grup PT Pelindo Sinergi Lokaseva Salurkan Lebih dari 4.000 Bantuan Sosial bagi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Maret 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (“SPSL”) beserta anak usaha kembali menebar keberkahan di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M melalui rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyalurkan lebih dari 4.000 paket bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Pelindo Berbagi Ramadhan” oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Melalui […]

  • Diperkuat dengan Teknologi AI dan Pengalaman Lebih dari 100 Tahun, Media Info Grup Indonesia Resmi Meluncurkan Layanan Media Intelligence di Indonesia

    Diperkuat dengan Teknologi AI dan Pengalaman Lebih dari 100 Tahun, Media Info Grup Indonesia Resmi Meluncurkan Layanan Media Intelligence di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Media Info Grup resmi meluncurkan layanan media monitoring dan media intelligence di pasar Indonesia melalui acara soft launch yang diadakan di Hotel Gran Mahakam pada tanggal 27 Agustus 2026. Jakarta, 1 September 2026 – Media Info Grup Indonesia meluncurkan layanan media intelligence dan dashboardnya yang bernama media·web kepada pasar Indonesia. Peluncuran ini ditandai dengan diselenggarakannya […]

  • Apple Masuk ke Pasar Foldable, Bisakah iPhone Duo Menyaingi Samsung?

    Apple Masuk ke Pasar Foldable, Bisakah iPhone Duo Menyaingi Samsung?

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Persaingan di industri smartphone semakin menarik setelah Samsung mengungkap adanya peningkatan signifikan jumlah pengguna iPhone yang beralih ke perangkat foldable Galaxy. Momentum ini datang tepat ketika Apple akhirnya memasuki pasar smartphone lipat dengan memperkenalkan iPhone Duo pada September 2026. Kondisi tersebut membuka babak baru persaingan dua raksasa teknologi. Samsung selama bertahun-tahun telah membangun posisi di […]

  • Rapat dan Penandatanganan MoU Terkait Rencana Kerjasama PTPN III dan PT RNI/PT PPI

    Rapat dan Penandatanganan MoU Terkait Rencana Kerjasama PTPN III dan PT RNI/PT PPI

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III memperkuat sinergi dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD serta PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI) melalui rencana kerja sama yang berfokus pada penguatan pemasaran, distribusi, dan penyerapan produk perkebunan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghubungkan kapasitas produksi dan hilirisasi Perkebunan Nusantara dengan jaringan […]

  • TKD Minahasa Utara Dipotong Rp184 Miliar! ASN Terancam Tak Gajian? Ini Kata Bupati Joune Ganda!

    TKD Minahasa Utara Dipotong Rp184 Miliar! ASN Terancam Tak Gajian? Ini Kata Bupati Joune Ganda!

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Minut, ReputasiPlus.com – Kekhawatiran mulai mencuat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di Kabupaten Minahasa Utara setelah kabar mengejutkan beredar: Dana Transfer ke Daerah (TKD) Minahasa Utara dipangkas hingga Rp184 miliar untuk tahun 2026! Pemotongan ini merupakan imbas dari langkah pemerintah pusat yang melakukan penyesuaian dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara […]

  • Perkuat Sinergi dengan Agen BRILink, BRI Klaten Dorong Akses Layanan Keuangan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

    Perkuat Sinergi dengan Agen BRILink, BRI Klaten Dorong Akses Layanan Keuangan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Branch Office (BO) Klaten terus memperkuat hubungan kemitraan dengan Agen BRILink sebagai mitra strategis dalam memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat. Klaten, 21 Oktober 2026 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Klaten terus memperkuat hubungan kemitraan dengan Agen BRILink sebagai mitra strategis dalam memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat. Komitmen […]

expand_less