Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Masih Lesu, Analis Dupoin Futures Prediksi Turun ke 4.446

Harga Emas Masih Lesu, Analis Dupoin Futures Prediksi Turun ke 4.446

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia masih dibayangi tekanan jual pada perdagangan hari Rabu (3/6). Meskipun pasar sempat menunjukkan fase konsolidasi dalam beberapa sesi terakhir, sinyal teknikal maupun fundamental mengindikasikan bahwa tren pelemahan masih menjadi skenario yang lebih dominan dalam jangka pendek.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pasangan XAU/USD pada timeframe daily belum memperlihatkan tanda-tanda pemulihan yang cukup kuat untuk mengubah arah tren utama. Harga emas masih bergerak di bawah sejumlah level teknikal penting yang selama ini menjadi acuan pelaku pasar dalam menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah kegagalan harga emas menembus area resistance di level 4.545. Dalam beberapa kali percobaan, harga belum mampu bertahan di atas level tersebut, yang menunjukkan bahwa tekanan jual masih cukup kuat untuk menahan laju kenaikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar masih cenderung berhati-hati dan belum memiliki keyakinan yang cukup untuk mendorong harga ke level yang lebih tinggi.

Selain itu, pergerakan harga juga membentuk pola candlestick Doji. Pola ini umumnya muncul ketika pasar sedang berada dalam kondisi seimbang antara tekanan beli dan tekanan jual. Artinya, baik buyer maupun seller sama-sama belum mampu mengambil kendali penuh terhadap arah pergerakan harga.

Namun, karena pola Doji tersebut muncul di tengah tren yang masih cenderung turun, sinyal yang dihasilkan belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan arah menuju tren bullish. Sebaliknya, pola tersebut lebih menggambarkan bahwa pasar sedang menunggu sentimen baru yang dapat menjadi pemicu pergerakan berikutnya.

Dari sisi indikator teknikal, posisi harga yang masih berada di bawah Moving Average (MA) 21 dan MA 50 juga memperkuat pandangan bearish. Kedua indikator tersebut masih berfungsi sebagai area resistance dinamis yang membatasi ruang penguatan harga emas. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan masih dinilai cukup terbatas.

Sementara itu, indikator stochastic belum menunjukkan arah yang tegas. Pergerakannya yang relatif datar menggambarkan bahwa momentum pasar masih lemah dan belum ada dorongan kuat yang mampu mengubah arah tren. Meski demikian, munculnya tekanan jual pada awal perdagangan menjadi petunjuk bahwa pelaku pasar masih lebih condong mengambil posisi jual dibandingkan membeli.

Dalam proyeksi jangka pendek, area support terdekat yang menjadi perhatian berada di level 4.446. Level ini diperkirakan akan menjadi titik uji penting bagi harga emas dalam beberapa sesi perdagangan ke depan. Jika area tersebut tidak mampu menahan tekanan jual, maka peluang penurunan menuju support berikutnya di level 4.365 akan semakin terbuka.

Dari sisi fundamental, kondisi pasar juga masih belum sepenuhnya mendukung penguatan harga emas. Salah satu faktor utama yang menekan pergerakan logam mulia adalah masih kuatnya dolar Amerika Serikat. Penguatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga berpotensi mengurangi permintaan global terhadap aset tersebut.

Selain faktor dolar, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield juga menjadi tantangan bagi harga emas. Ketika obligasi menawarkan tingkat pengembalian yang menarik, sebagian investor cenderung mengalihkan dana mereka ke instrumen tersebut dibandingkan menyimpan aset pada emas yang tidak memberikan imbal hasil tetap.

Pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan kebijakan Federal Reserve. Hingga saat ini, ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi masih cukup kuat. Jika data ekonomi Amerika Serikat, terutama inflasi dan pasar tenaga kerja, tetap menunjukkan kinerja yang solid, maka peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat akan semakin kecil.

Situasi tersebut berpotensi menjaga penguatan dolar AS dan mempertahankan tekanan terhadap harga emas. Di sisi lain, sentimen pasar global yang relatif stabil juga membuat minat terhadap aset safe haven belum mengalami peningkatan yang signifikan.

Secara keseluruhan, prospek harga emas masih cenderung bearish dalam jangka pendek. Kombinasi tekanan teknikal dan fundamental membuat ruang kenaikan masih terbatas, sementara risiko penurunan tetap perlu diwaspadai. Selama harga belum mampu menembus area resistance utama di 4.545 dan masih bergerak di bawah MA 21 serta MA 50, peluang pelemahan menuju area 4.446 hingga 4.365 diperkirakan masih terbuka.

Karena itu, investor dan trader disarankan untuk tetap memperhatikan perkembangan data ekonomi Amerika Serikat, arah kebijakan Federal Reserve, serta pergerakan dolar AS yang dapat menjadi faktor penentu arah harga emas dalam beberapa waktu mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur YSK Tegaskan: Wartawan Harus Cepat, Tapi Tetap Beretika! Dukung UKW 2025, Yulius Selvanus Komaling Dorong Profesionalisme Pers Sulut

    Gubernur YSK Tegaskan: Wartawan Harus Cepat, Tapi Tetap Beretika! Dukung UKW 2025, Yulius Selvanus Komaling Dorong Profesionalisme Pers Sulut

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di daerah. Hal itu terlihat dari kehadirannya dalam kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar Kompas Media Group, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulut dan Bank SulutGo (BSG), di Aula Kantor Cabang Utama […]

  • Dorong Komitmen Sosial, BRI Finance Gelar TJSL Ramadan di Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram

    Dorong Komitmen Sosial, BRI Finance Gelar TJSL Ramadan di Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Mataram, 5 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat seiring dengan ekspansi jaringan dan penguatan layanan pembiayaan di berbagai daerah. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) yang diberikan kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (5/3). Dalam […]

  • Bittime Hadirkan Kampanye #FindingGoldInBlokM Bagikan Emas (XAUT) di Tengah Gejolak Pasar Ekonomi Global

    Bittime Hadirkan Kampanye #FindingGoldInBlokM Bagikan Emas (XAUT) di Tengah Gejolak Pasar Ekonomi Global

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Bittime Hadirkan #FindingGoldInBlokM, kampanye interaktif berbasis rewards bagi masyarakat di tengah panasnya kondisi geopolitik Amerika-Iran. Jakarta, 9 April 2026 – Kondisi geopolitik dunia tengah menghadapi gejolak volatilitas menyusul ketegangan Amerika-Iran yang turut mempengaruhi kondisi psikologis pasar investasi. Di tengah dinamika tersebut, Bittime hadirkan kampanye #FindingGoldInBlokM membagikan hingga Rp8,000,000 dalam Tether Gold (XAUT). Melalui kampanye ini, […]

  • Sambut Imlek dan Ramadan, Tokocrypto Luncurkan Fitur Baru untuk Tingkatkan Transaksi Kripto

    Sambut Imlek dan Ramadan, Tokocrypto Luncurkan Fitur Baru untuk Tingkatkan Transaksi Kripto

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Februari 2026 — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tren pertumbuhan industri aset kripto nasional terus berlanjut hingga akhir tahun. Hingga Desember 2025, jumlah konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 20,19 juta orang, meningkat 3,22% dibandingkan posisi November 2025 yang tercatat sebanyak 19,56 juta konsumen. Dalam keterangan resmi pada Jumat (6/2/2026), OJK juga melaporkan […]

  • Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur, Dukung Peningkatan Kualitas SDM

    Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur, Dukung Peningkatan Kualitas SDM

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Surabaya, 12 Februari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Jawa Timur 1. Pembangunan SR merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penyediaan akses pendidikan yang berkualitas dan merata. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan […]

  • Penguatan Kompetensi PPO Logistik, BRI Region 6 Gelar Pendidikan Bidang Logistik

    Penguatan Kompetensi PPO Logistik, BRI Region 6 Gelar Pendidikan Bidang Logistik

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia, BRI Region 6 menyelenggarakan program pendidikan bagi Petugas Penunjang Operasional (PPO) bidang Logistik dari seluruh Unit Kerja. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Qlolal Gedung BRI Region 6 dan diikuti dengan antusias oleh para peserta. Pendidikan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan serta meningkatkan keahlian PPO dalam bidang […]

expand_less