Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Dollar Cost Averaging (DCA) adalah strategi investasi dengan cara menanamkan dana dalam jumlah yang sama secara berkala, misalnya setiap bulan. Strategi ini banyak digunakan oleh investor karena membantu membangun kebiasaan investasi tanpa harus menunggu waktu yang dianggap paling tepat untuk masuk ke pasar.

Bagi kamu yang baru mulai berinvestasi, DCA dapat menjadi salah satu pendekatan yang layak dipertimbangkan. Bahkan, investasi dapat dimulai dari nominal yang relatif terjangkau, misalnya reksa dana 100 ribu, sesuai produk dan ketentuan yang berlaku.

Apa Itu Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana?

Dollar Cost Averaging atau DCA adalah metode investasi rutin dengan nominal tetap dalam periode tertentu, misalnya setiap bulan.

Sebagai contoh, seseorang memutuskan untuk berinvestasi Rp1.000.000 setiap bulan ke produk reksa dana yang sama. Saat harga unit penyertaan naik, dana tersebut akan membeli unit lebih sedikit. Sebaliknya, ketika harga turun, dana yang sama akan memperoleh unit lebih banyak.

Dengan cara ini, investor tidak perlu terlalu fokus mencari waktu terbaik untuk mulai berinvestasi.

Mengapa Dollar Cost Averaging Banyak Digunakan?

Nilai investasi dapat mengalami kenaikan maupun penurunan mengikuti kondisi pasar. Karena itu, tidak mudah menentukan kapan waktu terbaik untuk membeli.

Melalui strategi DCA, investasi dilakukan secara konsisten sehingga keputusan investasi tidak hanya bergantung pada kondisi pasar dalam satu waktu tertentu.

Beberapa manfaat pendekatan ini antara lain:

1. Membantu membangun kebiasaan investasi secara rutin

2. Mengurangi kecenderungan mengambil keputusan berdasarkan emosi

3. Memudahkan pengelolaan anggaran bulanan

4. Cocok bagi investor yang ingin berinvestasi secara bertahap

Perlu dipahami bahwa DCA bukan merupakan strategi yang menjamin keuntungan atau menghilangkan risiko investasi.

Reksa Dana 100 Ribu, Apakah Bisa?

Banyak orang mengira investasi harus dimulai dengan modal besar. Padahal, kini tersedia produk yang memungkinkan investasi mulai dari nominal yang lebih terjangkau.

Misalnya, terdapat pilihan reksa dana 100 ribu yang dapat menjadi langkah awal bagi investor pemula untuk mulai membangun kebiasaan investasi.

Bagaimana Jika Investasi Reksa Dana 1 Juta per Bulan?

Jika memiliki anggaran lebih besar, sebagian investor memilih berinvestasi reksa dana 1 juta per bulan menggunakan strategi Dollar Cost Averaging.

Dengan investasi rutin setiap bulan, investor dapat membangun portofolio secara bertahap sesuai rencana keuangan jangka menengah maupun jangka panjang.

Besaran investasi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing. Hindari menggunakan dana yang dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari atau dana darurat.

Bagaimana Memilih Reksa Dana yang Bagus?

Tidak ada satu produk yang dapat disebut sebagai reksa dana yang bagus untuk semua orang. Pilihan produk bergantung pada tujuan investasi, jangka waktu, dan profil risiko masing-masing investor.

Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan sebelum memilih reksa dana antara lain:

– Tujuan investasi

– Profil risiko

– Jenis reksa dana yang dipilih

Kinerja produk berdasarkan informasi resmi (bukan sebagai jaminan hasil di masa depan)

Memahami Prospektus dan Fund Fact Sheet sebelum berinvestasi

Memahami karakteristik produk akan membantu investor mengambil keputusan yang lebih sesuai dengan kebutuhannya.

Reksa Dana untuk Pemula, Mulai dari yang Sesuai Profil Risiko

Bagi yang baru mengenal investasi, memilih reksa dana untuk pemula sebaiknya dimulai dengan memahami profil risiko terlebih dahulu.

Setiap orang memiliki toleransi risiko yang berbeda. Ada yang lebih nyaman dengan fluktuasi yang relatif rendah, sementara yang lain siap menghadapi pergerakan nilai investasi yang lebih tinggi untuk tujuan jangka panjang.

Karena itu, penting memilih produk yang sesuai dengan tujuan keuangan, bukan hanya mengikuti tren.

Mulai Investasi Reksa Dana di neobank

Reksa Dana neobank adalah layanan investasi reksa dana melalui mitra di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce yang memungkinkan nasabah berinvestasi pada berbagai pilihan produk sesuai profil risiko dan tujuan investasi.

Beberapa keunggulan Reksa Dana di neobank:

– Investasi mulai dari Rp100.000

– Pilihan produk yang beragam sesuai profil risiko

– Seluruh proses dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank

– Dapat memantau investasi langsung dari aplikasi

Dollar Cost Averaging merupakan strategi investasi yang dilakukan dengan nominal tetap secara berkala. Pendekatan ini dapat membantu membangun kebiasaan investasi tanpa harus menentukan waktu terbaik untuk masuk ke pasar.

Baik memulai dengan reksa dana 100 ribu maupun reksa dana 1 juta per bulan, yang terpenting adalah menyesuaikannya dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan kemampuan finansial. Sebelum memilih reksa dana yang bagus, pastikan memahami karakteristik produk, membaca Prospektus dan Fund Fact Sheet, serta memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan investasi.

***

Investasi reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus serta Ringkasan Informasi Produk sebelum melakukan investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang.

Jika ingin mulai investasi reksa dana, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Reksa Dana di website resmi Bank Neo Commerce

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya

    Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Dunia pasar modal tidak selalu berisi tentang perusahaan dengan fundamental kokoh dan pertumbuhan yang stabil. Bagi investor pemula, istilah “saham gorengan” sering kali terdengar sebagai jalan pintas menuju kekayaan instan karena pergerakan harganya yang sangat agresif dalam waktu singkat. Secara terminologi, saham gorengan merujuk pada saham perusahaan dengan kapitalisasi pasar kecil yang harganya dimanipulasi oleh […]

  • DJI EV50 Resmi Hadir di Indonesia, eVTOL Kargo Pertama DJI yang Teruji hingga Ketinggian Everest

    DJI EV50 Resmi Hadir di Indonesia, eVTOL Kargo Pertama DJI yang Teruji hingga Ketinggian Everest

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DJI EV50 adalah drone kargo eVTOL pertama DJI, menggabungkan lepas landas vertikal dan efisiensi sayap tetap dalam satu platform. Dengan payload 50 kg dan jangkauan 150 km, EV50 dibangun untuk pengiriman jarak jauh ke lokasi tanpa landasan. Kemampuannya sudah dibuktikan pada ekspedisi ilmiah di ketinggian 8.861 meter di kawasan Everest. Logistik ke lokasi terpencil di […]

  • Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung  Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

    Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Bandung, 6 Juli – Di tengah berkembangnya industri gaya hidup dan personal care di Indonesia, bisnis parfum lokal menunjukkan pertumbuhan yang semakin menjanjikan. Meningkatnya minat konsumen terhadap produk parfum dengan karakter dan identitas yang kuat membuka peluang baru bagi para pelaku usaha untuk menghadirkan konsep yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar. Bagi sebagian entrepreneur muda, […]

  • Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks  Diminati Investor

    Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Pasar tokenisasi aset Indonesia diproyeksikan mencapai US$88 miliar pada 2030. Bittime melihat Tokenized US Stocks semakin diminati investor seiring meningkatnya kebutuhan diversifikasi ke aset global. Tokenisasi aset diperkirakan akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan industri aset keuangan digital di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.  Berdasarkan riset Tiger Research, nilai pasar tokenisasi aset ata Real World […]

  • Optimalkan Momentum BRI Consumer Expo 2026,  BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Otomotif di Surabaya

    Optimalkan Momentum BRI Consumer Expo 2026, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Otomotif di Surabaya

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Surabaya, 24 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut ambil bagian dalam ajang BRI Consumer Expo 2026 yang diselenggarakan pada 24–26 April 2026 di Ciputra World Mall, Surabaya. Kegiatan ini merupakan inisiatif PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai induk perusahaan untuk mendorong pertumbuhan bisnis konsumer melalui penyediaan berbagai solusi keuangan, mulai […]

  • Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy

    Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta (27/03), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H+5 libur Idulfitri 1447H/2026 atau pada periode 11-26 Maret 2026 mencapai 2.357.203 kendaraan. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT […]

expand_less