Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif pada Semester I 2026

Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif pada Semester I 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Medan, Agustus 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak dalam pengelolaan dan operasional terminal nonpetikemas, mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Performa operasional yang terus bertumbuh jadi bagian penguatan fundamental bisnis perusahaan dalam mendukung kelancaran arus logistik serta aktivitas perdagangan nasional.

SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, menyampaikan bahwa perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan positif untuk arus bongkar muat barang selama semester I tahun 2026.

“Capaian ini menjadi refleksi dari upaya berkelanjutan Pelindo Multi Terminal dalam memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efektivitas operasional, serta menghadirkan pengelolaan terminal nonpetikemas yang semakin andal dan berdaya saing,” ujar Finan.

Dari sisi operasional, Pelindo Multi Terminal Group mencatatkan pertumbuhan arus barang yang positif sepanjang Semester I 2026. Total arus barang yang dikelola mencapai 59,59 juta ton/m3, tumbuh 10,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan sejumlah segmen komoditas utama. Arus General & Bag Cargo tercatat sebesar 14,56 juta ton/m3, meningkat dari 13,72 juta ton/m3 pada 2025 atau tumbuh 6,11 persen.

Sementara itu, komoditas Curah Cair mencapai 14,41 juta ton, naik dari 13,34 juta ton pada periode yang sama tahun lalu atau tumbuh 7,97 persen. Segmen Curah Kering mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan realisasi 30,63 juta ton, meningkat dari 26,69 juta ton pada 2025 atau tumbuh 14,74 persen. Adapun arus komoditas Gas mencapai 8,12 juta MMBTU, meningkat dari 7,77 juta MMBTU atau tumbuh 4,49 persen.

Finan menyampaikan bahwa peningkatan kinerja tersebut tidak terlepas dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi operasional melalui penguatan proses bisnis, sumber daya manusia, teknologi, peralatan, infrastruktur, serta penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

“Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen menjaga keandalan operasional terminal melalui inovasi dan transformasi yang berkelanjutan. Dengan layanan yang semakin efektif dan terintegrasi, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam memperlancar rantai logistik nasional,” jelas Finan.

Capaian positif Pelindo Multi Terminal Group tersebut juga selaras dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong penguatan konsistensi layanan dan keandalan operasional perusahaan negara guna menjaga kelancaran distribusi logistik serta mendukung pertumbuhan aktivitas perdagangan nasional.

Sebagai operator terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal terus memperkuat perannya dalam menghadirkan layanan terminal nonpetikemas yang modern, aman, dan berdaya saing melalui pengembangan teknologi, peningkatan produktivitas, serta penguatan ekosistem kepelabuhanan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Butuh Dana untuk Liburan Akhir Pekan? BRI Finance Punya Solusinya

    Butuh Dana untuk Liburan Akhir Pekan? BRI Finance Punya Solusinya

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Juni 2025 – Ritme kehidupan yang semakin cepat dan tuntutan pekerjaan yang kian tinggi, mendorong kebutuhan masyarakat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas menjadi semakin penting. Tidak sedikit pekerja yang memanfaatkan akhir pekan panjang maupun musim liburan untuk melakukan perjalanan singkat, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar menikmati waktu untuk memulihkan energi dan menjaga keseimbangan […]

  • TSLA Kembali Unjuk Taring, Harga Naik Tapi Permintaan Tetap Kuat

    TSLA Kembali Unjuk Taring, Harga Naik Tapi Permintaan Tetap Kuat

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Tesla kembali menjadi sorotan pasar setelah resmi menaikkan harga kendaraan listrik Model Y di Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Langkah ini dinilai sebagai sinyal penting bahwa permintaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) mulai menunjukkan pemulihan, khususnya pada segmen premium. Perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk tersebut menaikkan harga beberapa varian […]

  • Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar Anak

    Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar Anak

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Masih dalam rangka Hari Anak Nasional 2026, LRT Jabodebek kembali mengajak anak-anak belajar langsung mengenai disiplin, keselamatan, dan penggunaan transportasi publik melalui kegiatan edukasi di Stasiun Halim dan perjalanan menuju Stasiun Jatimulya, Jumat (24/7). Kegiatan ini diikuti oleh siswa dari SLB Negeri 3 Jakarta, SLB Negeri 11 Jakarta, SLB B Pangudi Luhur, dan SLB Santi […]

  • Bitcoin Tembus US.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    [Jakarta, 5 Mei 2026] – Pasar global memasuki fase transisi yang krusial. Dalam satu minggu terakhir, investor dihadapkan pada tiga perkembangan utama: pertemuan terakhir Federal Reserve di bawah kepemimpinan Jerome Powell, meningkatnya perpecahan internal dalam Federal Open Market Committee (FOMC), serta volatilitas tajam di pasar kripto pasca pengumuman kebijakan moneter.  Kombinasi ini menunjukkan bahwa pasar tidak sekadar bereaksi terhadap peristiwa jangka pendek, tetapi sedang menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan global, likuiditas, dan risk appetite ke depan.  The Fed Memasuki Era Transisi, Ketidakpastian Masih Mendominasi  Pada 29 April, Jerome Powell memimpin pertemuan FOMC terakhirnya sebagai Ketua The Fed. Suku bunga dipertahankan di kisaran 3,50%–3,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut, menegaskan pendekatan data-dependent di tengah tekanan inflasi yang belum sepenuhnya mereda.  Di saat yang sama, Komite Perbankan Senat AS meloloskan nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya dengan selisih tipis. Jika disahkan dalam voting penuh Senat dalam waktu dekat, Warsh akan resmi menggantikan Powell pada pertengahan Mei, menandai salah satu transisi kepemimpinan paling penting bagi pasar keuangan global tahun ini.  Namun, sinyal yang lebih dalam justru datang dari dinamika internal FOMC. Empat anggota menyampaikan dissent dalam satu keputusan, fenomena yang jarang terjadi dan mencerminkan perbedaan pandangan yang semakin tajam terkait arah kebijakan moneter ke depan.  Situasi ini memperkuat narasi higher-for-longer. Selama tekanan inflasi, terutama dari sektor energi dan ketegangan geopolitik global, belum mereda, ruang bagi The Fed untuk beralih ke kebijakan yang lebih akomodatif masih terbatas.  Bitcoin dan Pola Sell-the-News: Volatilitas Tanpa Perubahan Struktur  Di pasar kripto, Bitcoin saat ini bergerak di kisaran US$80.000–US$81.000*, mencerminkan fase konsolidasi setelah reaksi cepat pasca-FOMC. Berdasarkan analisis internal , harga Bitcoin sempat turun sekitar US$1.300 hanya dalam waktu 10 menit setelah pengumuman kebijakan, melanjutkan pola sell-the-news yang telah terjadi dalam 8 dari 9 pertemuan The Fed terakhir.  Fenomena ini menegaskan bahwa volatilitas pasca-FOMC merupakan respons jangka pendek terhadap likuiditas dan positioning pasar, bukan refleksi perubahan fundamental. Secara historis, periode 24–48 jam setelah pengumuman kebijakan sering kali dipenuhi fluktuasi tajam sebelum pasar kembali mengikuti arah tren yang lebih besar.  Di tengah tekanan jangka pendek tersebut, fondasi struktural pasar kripto tetap menunjukkan ketahanan. Arus dana institusional, khususnya melalui produk spot Bitcoin ETF, masih mencerminkan akumulasi yang konsisten. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar besar tetap berfokus pada narasi adopsi jangka panjang, bukan volatilitas berbasis peristiwa.  Dari sisi teknikal, […]

  • KLTC® Tunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama, Perkuat Fokus pada Pengembangan Keluarga dan SDM

    KLTC® Tunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama, Perkuat Fokus pada Pengembangan Keluarga dan SDM

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KLTC® resmi menunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama untuk memperkuat fokus pengembangan SDM melalui pendekatan keluarga dan perkembangan anak. Dengan latar belakang sebagai konsultan ilmu keluarga & perkembangan anak, Saskia membawa perspektif bahwa kualitas individu dan kepemimpinan tidak terlepas dari fondasi yang dibangun sejak usia dini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi KLTC® dalam […]

  • BFSI Summit Indonesia 2026

    BFSI Summit Indonesia 2026

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    📅 Tanggal: 18 Juni 2026 📍 Lokasi: AYANA Midplaza Jakarta Mendefinisikan Ulang BFSI di Era Intelijen BFSI Indonesia Summit 2026 merupakan ajang strategis yang mempertemukan para pemimpin industri perbankan, fintech, pembayaran, asuransi, regulator, serta penyedia solusi teknologi untuk membahas masa depan sektor BFSI (Banking, Financial Services & Insurance) di era kecerdasan buatan (AI). Acara ini […]

expand_less