Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bagaimana Cara Mengatur Uang yang Baik agar Gaji Tidak Cepat Habis?

Bagaimana Cara Mengatur Uang yang Baik agar Gaji Tidak Cepat Habis?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Cara mengatur uang yang baik dimulai dari memahami ke mana penghasilan digunakan setiap bulan. Banyak orang merasa gajinya cepat habis bukan karena penghasilannya terlalu kecil, tetapi karena pengelolaan keuangannya belum terencana dengan baik.

Di tengah kenaikan biaya hidup dan berbagai kebutuhan yang terus bertambah, kemampuan mengatur uang menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki setiap orang. Tanpa pengelolaan yang tepat, gaji yang baru diterima di awal bulan bisa habis sebelum tanggal gajian berikutnya tiba.

Lalu, bagaimana cara mengatur uang yang baik agar kondisi keuangan lebih sehat dan tujuan finansial bisa tercapai?

Kenali Dulu Arus Pemasukan dan Pengeluaran

Langkah pertama dalam mengatur keuangan adalah mengetahui berapa jumlah pemasukan dan pengeluaran setiap bulan.

Banyak orang merasa uangnya cepat habis karena tidak pernah mencatat pengeluaran secara detail. Padahal, pengeluaran kecil yang terlihat sepele seperti kopi harian, biaya langganan aplikasi, atau jajan online bisa menjadi cukup besar jika diakumulasikan dalam satu bulan.

Cobalah membuat daftar sederhana yang berisi:

– Gaji atau sumber pendapatan

– Kebutuhan pokok

– Tagihan rutin

– Transportasi

– Hiburan

– Tabungan

– Dana darurat

Dengan mengetahui pola pengeluaran, kamu akan lebih mudah menentukan bagian mana yang perlu dikurangi.

Buat Anggaran Bulanan yang Realistis

Setelah mengetahui arus kas, langkah berikutnya adalah membuat anggaran bulanan.

Anggaran berfungsi sebagai panduan agar pengeluaran tetap berada dalam batas yang sudah ditentukan. Buatlah anggaran yang realistis dan sesuai kondisi keuangan saat ini.

Sebagai contoh, pembagian sederhana dapat dilakukan seperti berikut:

1. Kebutuhan Pokok: 50–60%

Makan, tempat tinggal, listrik, air, internet, dan kebutuhan rumah tangga.

2. Tabungan & Dana Darurat: 20%

Dana darurat, tabungan tujuan, dan persiapan kebutuhan masa depan.

3. Transportasi: 10%

Ongkos transportasi umum, BBM, parkir, atau kebutuhan mobilitas sehari-hari.

4. Hiburan & Kebutuhan Lain: 10–20%

Nongkrong, langganan streaming, hobi, belanja, dan kebutuhan fleksibel lainnya.

Persentase tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang.

Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Salah satu penyebab utama gaji cepat habis adalah sulit membedakan kebutuhan dan keinginan.

Kebutuhan merupakan pengeluaran yang harus dipenuhi seperti makanan, tempat tinggal, listrik, air, dan transportasi. Sedangkan keinginan adalah pengeluaran yang sifatnya tidak mendesak, misalnya membeli barang karena tren atau mengikuti gaya hidup tertentu.

Sebelum membeli sesuatu, coba tanyakan kepada diri sendiri:

– Apakah barang ini benar-benar dibutuhkan?

– Apakah pembelian ini bisa ditunda?

– Apakah ada alternatif yang lebih hemat?

Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi pengeluaran impulsif.

Terapkan Kebiasaan Menabung Sejak Awal

Banyak orang menabung dari sisa uang di akhir bulan. Sayangnya, metode ini sering gagal karena uang sudah habis terlebih dahulu untuk kebutuhan lainnya.

Sebagai alternatif, coba sisihkan tabungan segera setelah menerima gaji. Metode ini dikenal sebagai pay yourself first.

Misalnya, jika memiliki target menabung 10% dari penghasilan, langsung pindahkan dana tersebut ke rekening tabungan saat gaji masuk.

Dengan begitu, uang tabungan tidak tercampur dengan dana yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Siapkan Dana Darurat

Selain tabungan, dana darurat juga penting untuk dipersiapkan.

Dana darurat berfungsi sebagai cadangan keuangan ketika menghadapi kondisi yang tidak direncanakan, seperti:

– Kehilangan pekerjaan

– Biaya kesehatan

– Kerusakan kendaraan

– Kebutuhan mendesak lainnya

Idealnya, dana darurat disimpan secara terpisah agar tidak mudah digunakan untuk kebutuhan konsumtif.

Kurangi Pengeluaran yang Tidak Disadari

Di era digital, banyak pengeluaran kecil yang sering luput dari perhatian.

Contohnya:

– Langganan streaming yang jarang digunakan

– Biaya aplikasi premium

– Pesan makanan terlalu sering

– Belanja impulsif saat promo

Cobalah melakukan evaluasi pengeluaran setiap bulan untuk melihat apakah seluruh biaya tersebut masih benar-benar diperlukan.

Penghematan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar terhadap kondisi keuangan dalam jangka panjang.

Tentukan Tujuan Keuangan

Mengatur uang akan terasa lebih mudah jika memiliki tujuan yang jelas.

Tujuan keuangan bisa berbeda untuk setiap orang, misalnya:

– Membeli rumah

– Menikah

– Dana pendidikan anak

– Dana liburan

– Dana pensiun

Dengan target yang jelas, proses menabung menjadi lebih terarah dan motivasi untuk menjaga pengeluaran tetap terkendali akan semakin kuat.

Manfaatkan Teknologi untuk Mengelola Keuangan

Saat ini, berbagai layanan digital dapat membantu masyarakat mengelola keuangan dengan lebih praktis.

Mulai dari aplikasi pencatat keuangan hingga layanan tabungan online yang memungkinkan nasabah memantau saldo dan transaksi kapan saja melalui smartphone.

Kemudahan akses ini membantu pengguna lebih disiplin dalam mengelola uang dan memantau perkembangan tabungan secara berkala.

Cara mengatur uang yang baik tidak selalu berarti harus mengurangi seluruh pengeluaran atau hidup serba hemat. Jangan lupa untuk memahami kondisi keuangan, membuat prioritas, serta membangun kebiasaan mengelola uang secara konsisten.

Dengan mencatat pengeluaran, membuat anggaran, menyiapkan dana darurat, dan rutin menabung, kondisi keuangan dapat menjadi lebih sehat dan terarah.

Untuk membantu kebiasaan menabung, kamu dapat memanfaatkan Tabungan NOW di neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan digital ini menawarkan bunga kompetitif* dan cair harian, sehingga bisa digunakan untuk menyimpan dana darurat, dana liburan, maupun berbagai tujuan keuangan lainnya.

Sebelum membuka rekening tabungan, pastikan kamu memahami fitur, manfaat, biaya, risiko, serta ketentuan produk yang berlaku.

***

Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank. 

Jika ingin mempelajari fitur Tabungan NOW, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/TabunganNOW

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

    Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta (23/04), PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan kiprah nyata perempuan dalam mendorong inovasi berkelanjutan di sektor infrastruktur. Melalui kontribusi dan terobosan yang dihadirkan, Jasa Marga berhasil meraih penghargaan pada kategori Kartini Infrastruktur Inovatif dalam ajang Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah Lintas Infrastruktur dan Transportasi di Jakarta, Rabu (22/04). Ajang Anugerah […]

  • Akselerasi Hilirisasi Perlu Sinkronisasi Pusat & Daerah

    Akselerasi Hilirisasi Perlu Sinkronisasi Pusat & Daerah

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JAKARTA — Akselerasi hilirisasi mineral di Indonesia dinilai tidak cukup hanya mengandalkan investasi dan kapasitas industri. Sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor kunci agar manfaat nilai tambah dapat dirasakan secara optimal di dalam negeri.Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengatakan, tantangan hilirisasi tidak hanya berada pada aspek teknis […]

  • Kenapa Bank dengan Layanan Digital Mulai Jadi Pilihan Generasi Produktif

    Kenapa Bank dengan Layanan Digital Mulai Jadi Pilihan Generasi Produktif

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kenapa Bank dengan Layanan Digital Mulai Jadi Pilihan Generasi Produktif Bank dengan layanan digital mulai banyak digunakan generasi produktif karena menawarkan akses layanan keuangan yang lebih praktis, cepat, dan fleksibel langsung dari aplikasi. Mulai dari membuka rekening, transfer, menabung, hingga mengatur transaksi harian kini bisa dilakukan tanpa harus datang ke kantor cabang. Perubahan gaya hidup […]

  • Memangkas Tikungan, Menghubungkan Kawasan: WSBP Suplai PC-I Girder untuk Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Singaraja–Mengwitani

    Memangkas Tikungan, Menghubungkan Kawasan: WSBP Suplai PC-I Girder untuk Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Singaraja–Mengwitani

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk kembali dipercaya menyuplai produk beton precast PC-I Girder pada Proyek Strategis Nasional (PSN) Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Geometrik Bts. Kota Singaraja–Mengwitani (SC 9 & 10) Paket 1 di Provinsi Bali. Proyek yang dikerjakan oleh Waskita–Sinarbali KSO ini meliputi pembangunan jalan sepanjang 931,5 meter serta tiga jembatan […]

  • Telkom AI Center  Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain  di Era Generative AI

    Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Telkom AI Center Malang bersama Nortis AI membahas tantangan desain di era Generative AI serta pentingnya memanfaatkan AI secara kreatif tanpa kehilangan kualitas dan karakter karya. Malang, 21 September 2026 – Perkembangan Generative AI membawa perubahan pada proses kerja di berbagai bidang kreatif, termasuk desain. Kemampuan AI dalam menghasilkan visual secara cepat memberikan peluang baru […]

  • BRI Finance Hadirkan Pendanaan Tunai Fleksibel untuk Mendukung Pertumbuhan Usaha

    BRI Finance Hadirkan Pendanaan Tunai Fleksibel untuk Mendukung Pertumbuhan Usaha

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, 15 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha dan masyarakat produktif melalui program Fasilitas Dana dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor. Program ini hadir sebagai solusi pembiayaan yang cepat, fleksibel, dan mudah diakses di tengah meningkatnya kebutuhan modal usaha pada era ekonomi digital saat ini. […]

expand_less