Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bagaimana Cara Mengatur Uang yang Baik agar Gaji Tidak Cepat Habis?

Bagaimana Cara Mengatur Uang yang Baik agar Gaji Tidak Cepat Habis?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Cara mengatur uang yang baik dimulai dari memahami ke mana penghasilan digunakan setiap bulan. Banyak orang merasa gajinya cepat habis bukan karena penghasilannya terlalu kecil, tetapi karena pengelolaan keuangannya belum terencana dengan baik.

Di tengah kenaikan biaya hidup dan berbagai kebutuhan yang terus bertambah, kemampuan mengatur uang menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki setiap orang. Tanpa pengelolaan yang tepat, gaji yang baru diterima di awal bulan bisa habis sebelum tanggal gajian berikutnya tiba.

Lalu, bagaimana cara mengatur uang yang baik agar kondisi keuangan lebih sehat dan tujuan finansial bisa tercapai?

Kenali Dulu Arus Pemasukan dan Pengeluaran

Langkah pertama dalam mengatur keuangan adalah mengetahui berapa jumlah pemasukan dan pengeluaran setiap bulan.

Banyak orang merasa uangnya cepat habis karena tidak pernah mencatat pengeluaran secara detail. Padahal, pengeluaran kecil yang terlihat sepele seperti kopi harian, biaya langganan aplikasi, atau jajan online bisa menjadi cukup besar jika diakumulasikan dalam satu bulan.

Cobalah membuat daftar sederhana yang berisi:

– Gaji atau sumber pendapatan

– Kebutuhan pokok

– Tagihan rutin

– Transportasi

– Hiburan

– Tabungan

– Dana darurat

Dengan mengetahui pola pengeluaran, kamu akan lebih mudah menentukan bagian mana yang perlu dikurangi.

Buat Anggaran Bulanan yang Realistis

Setelah mengetahui arus kas, langkah berikutnya adalah membuat anggaran bulanan.

Anggaran berfungsi sebagai panduan agar pengeluaran tetap berada dalam batas yang sudah ditentukan. Buatlah anggaran yang realistis dan sesuai kondisi keuangan saat ini.

Sebagai contoh, pembagian sederhana dapat dilakukan seperti berikut:

1. Kebutuhan Pokok: 50–60%

Makan, tempat tinggal, listrik, air, internet, dan kebutuhan rumah tangga.

2. Tabungan & Dana Darurat: 20%

Dana darurat, tabungan tujuan, dan persiapan kebutuhan masa depan.

3. Transportasi: 10%

Ongkos transportasi umum, BBM, parkir, atau kebutuhan mobilitas sehari-hari.

4. Hiburan & Kebutuhan Lain: 10–20%

Nongkrong, langganan streaming, hobi, belanja, dan kebutuhan fleksibel lainnya.

Persentase tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang.

Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Salah satu penyebab utama gaji cepat habis adalah sulit membedakan kebutuhan dan keinginan.

Kebutuhan merupakan pengeluaran yang harus dipenuhi seperti makanan, tempat tinggal, listrik, air, dan transportasi. Sedangkan keinginan adalah pengeluaran yang sifatnya tidak mendesak, misalnya membeli barang karena tren atau mengikuti gaya hidup tertentu.

Sebelum membeli sesuatu, coba tanyakan kepada diri sendiri:

– Apakah barang ini benar-benar dibutuhkan?

– Apakah pembelian ini bisa ditunda?

– Apakah ada alternatif yang lebih hemat?

Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi pengeluaran impulsif.

Terapkan Kebiasaan Menabung Sejak Awal

Banyak orang menabung dari sisa uang di akhir bulan. Sayangnya, metode ini sering gagal karena uang sudah habis terlebih dahulu untuk kebutuhan lainnya.

Sebagai alternatif, coba sisihkan tabungan segera setelah menerima gaji. Metode ini dikenal sebagai pay yourself first.

Misalnya, jika memiliki target menabung 10% dari penghasilan, langsung pindahkan dana tersebut ke rekening tabungan saat gaji masuk.

Dengan begitu, uang tabungan tidak tercampur dengan dana yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Siapkan Dana Darurat

Selain tabungan, dana darurat juga penting untuk dipersiapkan.

Dana darurat berfungsi sebagai cadangan keuangan ketika menghadapi kondisi yang tidak direncanakan, seperti:

– Kehilangan pekerjaan

– Biaya kesehatan

– Kerusakan kendaraan

– Kebutuhan mendesak lainnya

Idealnya, dana darurat disimpan secara terpisah agar tidak mudah digunakan untuk kebutuhan konsumtif.

Kurangi Pengeluaran yang Tidak Disadari

Di era digital, banyak pengeluaran kecil yang sering luput dari perhatian.

Contohnya:

– Langganan streaming yang jarang digunakan

– Biaya aplikasi premium

– Pesan makanan terlalu sering

– Belanja impulsif saat promo

Cobalah melakukan evaluasi pengeluaran setiap bulan untuk melihat apakah seluruh biaya tersebut masih benar-benar diperlukan.

Penghematan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar terhadap kondisi keuangan dalam jangka panjang.

Tentukan Tujuan Keuangan

Mengatur uang akan terasa lebih mudah jika memiliki tujuan yang jelas.

Tujuan keuangan bisa berbeda untuk setiap orang, misalnya:

– Membeli rumah

– Menikah

– Dana pendidikan anak

– Dana liburan

– Dana pensiun

Dengan target yang jelas, proses menabung menjadi lebih terarah dan motivasi untuk menjaga pengeluaran tetap terkendali akan semakin kuat.

Manfaatkan Teknologi untuk Mengelola Keuangan

Saat ini, berbagai layanan digital dapat membantu masyarakat mengelola keuangan dengan lebih praktis.

Mulai dari aplikasi pencatat keuangan hingga layanan tabungan online yang memungkinkan nasabah memantau saldo dan transaksi kapan saja melalui smartphone.

Kemudahan akses ini membantu pengguna lebih disiplin dalam mengelola uang dan memantau perkembangan tabungan secara berkala.

Cara mengatur uang yang baik tidak selalu berarti harus mengurangi seluruh pengeluaran atau hidup serba hemat. Jangan lupa untuk memahami kondisi keuangan, membuat prioritas, serta membangun kebiasaan mengelola uang secara konsisten.

Dengan mencatat pengeluaran, membuat anggaran, menyiapkan dana darurat, dan rutin menabung, kondisi keuangan dapat menjadi lebih sehat dan terarah.

Untuk membantu kebiasaan menabung, kamu dapat memanfaatkan Tabungan NOW di neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan digital ini menawarkan bunga kompetitif* dan cair harian, sehingga bisa digunakan untuk menyimpan dana darurat, dana liburan, maupun berbagai tujuan keuangan lainnya.

Sebelum membuka rekening tabungan, pastikan kamu memahami fitur, manfaat, biaya, risiko, serta ketentuan produk yang berlaku.

***

Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank. 

Jika ingin mempelajari fitur Tabungan NOW, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/TabunganNOW

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI KKB Expo 2026 Hadir di Semarang, BRI Finance Dorong Kemudahan Pembiayaan Kendaraan

    BRI KKB Expo 2026 Hadir di Semarang, BRI Finance Dorong Kemudahan Pembiayaan Kendaraan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Semarang, 8 Juli 2026 – Berbagai promo pembiayaan kendaraan dan penawaran menarik dari dealer rekanan hadir dalam penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026 di Semarang dan sekitarnya. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) sebagai bagian dari BRI Group turut mendukung penyelenggaraan expo yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026. Kegiatan ini digelar serentak di 131 Unit Kerja […]

  • Dukung Aktivitas Pariwisata Bali, Pengiriman KAI Logistik Terus Bertumbuh

    Dukung Aktivitas Pariwisata Bali, Pengiriman KAI Logistik Terus Bertumbuh

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatatkan pertumbuhan signifikan pada layanan distribusi logistik retail melalui KALOG Express, dengan Pulau Bali menjadi salah satu wilayah yang mengalami peningkatan aktivitas pengiriman. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan logistik seiring dengan geliat sektor pariwisata, perdagangan, dan ekonomi kreatif di wilayah tersebut. […]

  • 9 Medali, 3 Negara: Binusian Peraih Prestasi Emas, Jason Donovan Yusuf Harumkan Indonesia di Panggung Internasional

    9 Medali, 3 Negara: Binusian Peraih Prestasi Emas, Jason Donovan Yusuf Harumkan Indonesia di Panggung Internasional

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Juni 2026 — Jason Donovan Yusuf, mahasiswa Program Information Systems Binusian 2029 BINUS University, dinobatkan sebagai penerima penghargaan Prestasi Emas dalam Appreciation Day 2026 atas pencapaiannya meraih 9 medali di 3 negara di dunia olahraga renang sepanjang tahun 2025. Sejumlah pencapaian prestisius berhasil diraih Jason sepanjang tahun 2025, di antaranya Juara 1 dan […]

  • Cari Info Tiket Kereta Api Lebaran?, KAI Daop 1 Jakarta Sampaikan Tiket Dapat Dipesan H-45

    Cari Info Tiket Kereta Api Lebaran?, KAI Daop 1 Jakarta Sampaikan Tiket Dapat Dipesan H-45

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KAI kembali membuka pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran dengan skema pemesanan H-45 sebelum keberangkatan. Kebijakan ini bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik lebih awal serta menghindari penumpukan pemesanan tiket menjelang hari raya. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa penjualan tiket kereta api dilakukan secara bertahap […]

  • BSD City Siap Menjadi Kota Pendidikan Kelas Dunia dalam Global Sustainable Development Congress 2026

    BSD City Siap Menjadi Kota Pendidikan Kelas Dunia dalam Global Sustainable Development Congress 2026

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    https://www.gsdcongress.com/2026 BSD City, 22 May 2026 — Arah masa depan kota megapolitan berkelanjutan akan dirumuskan dan menjadi sorotan dunia di BSD City pada Juni mendatang. Sinar Mas Land secara resmimenjadi Headline Partner dalam ajang Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang akan berlangsung pada 22–25 Juni 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Dalam […]

  • BRI KCP Senen Jaya Hadirkan Layanan Weekend Banking untuk Kemudahan Transaksi Nasabah

    BRI KCP Senen Jaya Hadirkan Layanan Weekend Banking untuk Kemudahan Transaksi Nasabah

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik dan kemudahan akses transaksi kepada masyarakat, BRI KCP Senen Jaya menghadirkan layanan Weekend Banking bagi nasabah yang membutuhkan layanan perbankan di akhir pekan dan hari libur. Melalui layanan ini, nasabah tetap dapat melakukan berbagai transaksi perbankan seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, pembayaran, pembukaan rekening, aktivasi layanan digital banking, hingga […]

expand_less