Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun

IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

IDX, IIX, dan BRIDS menyelenggarakan Indonesia Thematic Bonds Roundtable untuk membahas peluang pengembangan obligasi tematik dalam mendukung perekonomian yang inklusif dan tangguh.

Dengan Orange Bond sebagai salah satu studi kasus utama, forum ini mempertemukan pelaku pasar untuk membahas peluang pasar, praktik terbaik, serta langkah konkret dalam memperluas pipeline obligasi tematik di Indonesia.

Jakarta,
13 Agustus 2026
– Indonesia memiliki salah satu pasar
obligasi mata uang lokal terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai outstanding
mencapai sekitar Rp7.800 triliun (setara dengan USD480 miliar). Pemerintah
Indonesia juga telah menunjukkan kepemimpinan global dalam pengembangan
keuangan berkelanjutan, termasuk sebagai penerbit green sukuk terbesar di dunia,
sebuah instrumen pembiayaan inovatif yang kini telah direplikasi oleh berbagai
negara berkembang lainnya. Saat ini, surat utang negara mencakup lebih dari 90%
pasar obligasi domestik, mencerminkan peran sentral obligasi pemerintah
sekaligus menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan keuangan berkelanjutan di
masa depan.

Di tengah kondisi
tersebut, Indonesia mencatat tonggak baru dengan menjadi negara dengan komitmen
penerbitan Orange Bond terbesar di dunia sekaligus negara pertama yang
menerbitkan Orange Sukuk. Pencapaian ini justru didorong oleh sektor korporasi.
Jika penerbitan obligasi tematik di Indonesia selama ini banyak ditopang oleh
pemerintah, transaksi ini menandai semakin besarnya peran korporasi dalam
mendorong keuangan berkelanjutan, sekaligus membuka potensi pertumbuhan pasar
yang saling melengkapi. 

Sejalan
dengan momentum tersebut, Indonesia juga menargetkan penghimpunan Orange
Capital sebesar USD10 miliar pada tahun 2030, sebagaimana disepakati bersama
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan
Nasional (Bappenas). Pendanaan ini ditujukan untuk memberdayakan 100 juta
perempuan, anak perempuan, dan kelompok minoritas gender, khususnya dalam
mendukung aksi iklim dan pembangunan berkelanjutan yang berperspektif gender.

Untuk
memperkuat momentum tersebut, PT Bursa Efek Indonesia (IDX), Impact
Investment Exchange (IIX)
, dan PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)
menyelenggarakan Indonesia Thematic Bonds Roundtable bertajuk “Indonesia’s
Trillion-Rupiah Opportunity: Advancing an Inclusive and Resilient Economy
through Thematic Bonds” yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia.

Forum
ini mempertemukan calon penerbit obligasi dan para pelaku pasar modal untuk
membahas perkembangan pasar obligasi tematik di Indonesia, termasuk kerangka
kerja sebelum dan sesudah penerbitan (pre- and post-issuance framework) yang
diterapkan oleh para penerbit, dengan Orange Bond sebagai studi kasus utama.
Selain itu, forum ini juga akan membagikan pembelajaran dan praktik terbaik
dari berbagai penerbitan obligasi tematik, sekaligus merumuskan langkah-langkah
konkret untuk memperluas pipeline transaksi obligasi berbasis dampak
(impact-linked bonds) di Indonesia.

Listyorini Dian
Pratiwi, Wakil Direktur Pengembangan Perusahaan Tercatat Bursa Efek Indonesia,

mengatakan, “Momentum saat ini memberikan keyakinan kepada kami bahwa
target perolehan dana dari penerbitan instrumen utang berkelanjutan sebesar
lebih dari Rp200 triliun pada 2030, sebagaimana ditetapkan dalam Sustainable
Finance Roadmap, dapat tercapai. Nilai perolehan dana dari instrumen utang
berkelanjutan terus menunjukkan tren peningkatan dan sejak 2023 telah
berkontribusi lebih dari 10% terhadap total nilai perolehan dana instrumen
utang kami. Penerbitan Orange Bond dan Orange Sukuk oleh PNM tahun lalu yang
menjadi terobosan baru juga menunjukkan adanya permintaan yang jelas dari pasar
Indonesia terhadap peluang investasi yang berfokus pada gender. Seiring dengan
terus bertumbuhnya basis investor di pasar kami, kami meyakini pasar Indonesia
mampu menyerap lebih banyak penawaran instrumen utang berkelanjutan yang
inovatif dengan skala lebih besar di masa mendatang.”

Prof.
Shahnaz, CEO dan Founder Impact Investment Exchange (IIX),
mengatakan, “Selama lebih dari dua dekade, IIX membangun
infrastruktur pasar modal yang mampu menyalurkan investasi swasta untuk
mendorong kesetaraan gender dan ketahanan terhadap perubahan iklim. Indonesia
telah lama menjadi pasar prioritas bagi kami, mengingat besarnya pasar modal
nasional serta ambisi Indonesia dalam mengembangkan keuangan berkelanjutan. Penerbitan
perdana Orange Bond di Indonesia, yang didorong oleh sektor korporasi,
membuktikan bahwa modal tematik dapat bergerak melampaui neraca pemerintah dan
masuk ke arus utama pasar. Seiring Indonesia berupaya memobilisasi Orange
Capital sebesar USD10 Miliar pada 2030, kami terus bekerja bersama para mitra
ekosistem, termasuk BEI, BRIDS, serta para penerbit, investor, dan regulator
yang membentuk pasar ini, untuk menjalankan misi kami membangun perekonomian
yang inklusif dan tangguh melalui pasar modal yang memberikan manfaat bagi
semua. Roundtable ini merupakan bentuk kolaborasi yang kami butuhkan untuk
mewujudkannya.”

Plt.
Direktur Utama, Fifi Virgantria
mengatakan, “Obligasi
tematik membuka peluang besar untuk menghubungkan kebutuhan pendanaan korporasi
dengan meningkatnya minat investor terhadap investasi berkelanjutan. Sebagai
Joint Lead Underwriter (JLU) yang telah memimpin sejumlah penerbitan Orange
Bond dan Orange Sukuk, termasuk untuk PNM dan FIF, BRIDS melihat langsung
besarnya potensi pasar ini. Melalui kolaborasi dengan IDX dan IIX, kami
berharap semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan obligasi tematik sebagai
alternatif pendanaan sekaligus mempercepat terbentuknya pipeline penerbit
obligasi tematik di Indonesia.”

Rangkaian
acara roundtable meliputi pemaparan utama dari Bursa Efek Indonesia, sesi
pengenalan Orange Bond beserta peluang pasarnya oleh IIX, serta talk show
mengenai penerbitan Orange Bond pertama di Indonesia yang menghadirkan BRI
Danareksa Sekuritas, IIX, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Acara akan
dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan networking.

Indonesia
Thematic Bonds Roundtable diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas
partisipasi sektor korporasi dalam pasar obligasi tematik sekaligus mendukung
target nasional menghimpun Orange Capital sebesar USD10 miliar pada tahun 2030,
sejalan dengan posisi Indonesia sebagai ekonomi terbesar dan salah satu pasar
modal paling berkembang di Asia Tenggara.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Orange
Capital dan kerangka kerja Orange Bond, kunjungi https://orangemovement.global/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • MINIMALISME URBAN BERPADU SENI: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL Liveable Art Soirée DI LUMINE, ASHTA DISTRICT 8

    MINIMALISME URBAN BERPADU SENI: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL Liveable Art Soirée DI LUMINE, ASHTA DISTRICT 8

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, 6 Juli 2026 – Hari ini, kurasi kolaboratif utama Purana dan Puragraph x Anton Afganial hadir di jantung distrik finansial Jakarta. Kedua jenama ini menyelenggarakan Liveable Art Soirée eksklusif berkonsep tinggi di Lumine, Ashta District 8, yang dihadirkan khusus bagi masyarakat SCBD yang dinamis dan sadar akan gaya. Pameran terkurasi ini dirancang untuk masyarakat […]

  • Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia

    Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi berkunjung ke Indonesia pada awal Juli 2026, pembahasan tentu akan berfokus pada penguatan kerja sama bilateral di bidang perdagangan, investasi, pertahanan, energi, hingga kemitraan geopolitik. Seluruh agenda tersebut merupakan bagian penting yang mencerminkan semakin eratnya hubungan strategis antara dua negara demokrasi terbesar di Asia. Peluang tersebut adalah membangun […]

  • Tarif Maksimal 10.000, Siap Layani Pengguna LRT Jabodebek Saat Long Weekend Imlek

    Tarif Maksimal 10.000, Siap Layani Pengguna LRT Jabodebek Saat Long Weekend Imlek

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Tarif maksimal Rp10.000 dan 270 perjalanan per hari, LRT Jabodebek siap mendukung mobilitas masyarakat selama long weekend Imlek 14–17 Februari 2026. Libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek, atau mulai 14–17 Februari 2026, diprediksi mendorong peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah Jabodebek. Ditengah potensi kepadatan lalu lintas tersebut, LRT Jabodebek menghadirkan alternatif […]

  • Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

    Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 April 2026 – Situasi keamanan global saat ini tengah berada di ambang ketidakpastian yang tinggi seiring dengan mendekatnya batas waktu berakhirnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berakhir pada Rabu, 22 April 2026. Memandang ini, Bittime tekankan pentingnya diversifikasi aset investasi terhadap instrumen lindung nilai di tengah gejolak volatilitas pasar. […]

  • Start Franchise dan AKR Land Hadirkan Expo Franchise Pertama di Indonesia Timur

    Start Franchise dan AKR Land Hadirkan Expo Franchise Pertama di Indonesia Timur

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Surabaya, 11 Maret 2026 – Start Franchise bersama AKR Land akan menghadirkan Start Franchise International Expo Manado 2026, sebuah pameran franchise dan peluang usaha berskala nasional dan internasional yang akan berlangsung pada 15–17 Mei 2026 di Grand Kawanua K Walk City Mall, Manado, Sulawesi Utara. Event ini menjadi salah satu pameran franchise berskala besar pertama […]

  • Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Siap Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran Idulfitri 1447 H / 2026

    Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Siap Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran Idulfitri 1447 H / 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Semarang, Maret 2026 – Menjelang periode angkutan Hari Raya Idulfitri 1447 H / 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas memastikan kesiapan Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas dalam menghadapi peningkatan mobilitas penumpang selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Berbagai langkah kesiapan telah dilakukan guna memastikan pelayanan berjalan […]

expand_less