Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kripto Makin Populer, OJK Ingatkan Investor Tak Sekadar Kejar Cuan

Kripto Makin Populer, OJK Ingatkan Investor Tak Sekadar Kejar Cuan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Jakarta, 31 Agustus 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi masyarakat di tengah pesatnya perkembangan industri aset digital dan kripto di Indonesia, termasuk meningkatnya minat terhadap aset seperti Bitcoin. Terbaru, OJK menerbitkan Buku Saku Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto 2.0 sebagai panduan bagi masyarakat untuk memahami ekosistem, regulasi hingga berbagai risiko yang mengiringi perkembangan industri tersebut.

Buku yang diterbitkan pada 26 Agustus 2026 tersebut merupakan pembaruan dari Buku Saku Pengaturan dan Pengawasan Aset Keuangan Digital Termasuk Aset Kripto yang sebelumnya diluncurkan pada 2025. Pembaruan dilakukan seiring semakin dinamisnya industri Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (AKD AK), termasuk perkembangan kerangka regulasi dan pengawasannya di Indonesia.

Langkah tersebut menjadi semakin relevan melihat besarnya partisipasi masyarakat Indonesia di pasar aset digital. OJK mencatat, hingga Juli 2026 jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital telah mencapai 22,93 juta akun. Pada periode yang sama, nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp20,52 triliun, sementara transaksi derivatif mencapai Rp3,41 triliun.

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai perkembangan jumlah investor perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas literasi. Menurutnya, semakin besar adopsi kripto di masyarakat, semakin penting pula kemampuan investor untuk memahami risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

“Pertumbuhan jumlah investor adalah sinyal positif bagi perkembangan industri, tetapi jumlah pengguna bukan satu-satunya ukuran kemajuan. Yang jauh lebih penting adalah apakah investor juga semakin memahami produk yang mereka beli, risikonya, dan bagaimana industri ini diregulasi. Literasi harus tumbuh sejalan dengan adopsi,” ujar Yudho.

Dari Regulasi hingga Modus Kejahatan Kripto

Buku Saku Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto 2.0 memuat pembahasan yang lebih komprehensif mengenai ekosistem industri. Tidak hanya menjelaskan mengenai aset keuangan digital dan aset kripto, OJK turut memasukkan informasi mengenai kerangka regulasi, benchmark internasional, hingga risiko dan modus kejahatan yang dapat terjadi di sektor tersebut.

Selain itu, buku tersebut membahas kolaborasi dalam kerangka pengawasan, roadmap pengembangan industri, tata kelola dan pelindungan konsumen hingga berbagai inovasi terbaru di bidang aset keuangan digital.

OJK berharap buku tersebut dapat menjadi rujukan bagi masyarakat, konsumen, pelaku industri, maupun pemangku kepentingan lainnya dalam memahami perkembangan industri aset digital secara lebih menyeluruh.

Menurut Yudho, edukasi mengenai kripto ke depan juga perlu bergerak lebih jauh dari sekadar menjelaskan peluang keuntungan atau pergerakan harga aset.

“Edukasi kripto seharusnya tidak berhenti pada pertanyaan aset mana yang naik atau kapan waktu membeli. Investor perlu memahami bagaimana suatu aset bekerja, siapa yang mengawasi ekosistemnya, bagaimana perlindungan konsumennya, hingga risiko seperti penipuan dan manipulasi. Semakin matang industrinya, kualitas edukasinya juga harus semakin matang,” jelas Yudho.

Literasi Jadi Fondasi Industri Kripto Indonesia

Penguatan literasi menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan industri aset digital nasional, terutama setelah pengawasan aset keuangan digital dan aset kripto berada di bawah OJK.

Dalam peluncurannya, OJK menyebut Buku Saku 2.0 disusun bersama industri sebagai panduan praktis untuk membantu masyarakat memahami karakteristik, manfaat serta risiko aset keuangan digital dan aset kripto. OJK juga menekankan pentingnya peningkatan kecerdasan finansial masyarakat dalam membangun kesejahteraan finansial.

Seiring perkembangan industri, infrastruktur pasar kripto Indonesia juga semakin luas. Hingga Juli 2026, OJK mencatat terdapat 2 bursa aset keuangan digital, 2 lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian, 2 pengelola tempat penyimpanan, serta 26 pedagang aset keuangan digital berizin.

Yudho menilai kombinasi antara regulasi, pengawasan, inovasi dan literasi masyarakat akan menjadi faktor penting bagi industri kripto Indonesia untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

“Indonesia punya basis pengguna yang sangat besar. Tantangannya sekarang adalah mengubah besarnya partisipasi tersebut menjadi ekosistem yang semakin berkualitas. Regulasi yang jelas, industri yang bertanggung jawab, dan investor yang semakin kritis harus berjalan bersama agar pertumbuhan kripto Indonesia bisa lebih sehat dan berkelanjutan,” pungkas CEO FLOQ.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia dan India: Membangun Motor Baru Pertumbuhan Asia

    Indonesia dan India: Membangun Motor Baru Pertumbuhan Asia

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Oleh Dr. (HC) Setyono Djuandi Darmono, Founder & Chairman Jababeka Group dan Founder President University Jakarta — Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia dalam waktu dekat bukan sekadar agenda diplomatik rutin. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mengangkat salah satu hubungan tertua di Asia menjadi salah satu kemitraan strategis […]

  • Tangkap Tren Luxury Preloved, deGaiya Luncurkan Lelang Tas Branded Rutin Dua Kali Seminggu

    Tangkap Tren Luxury Preloved, deGaiya Luncurkan Lelang Tas Branded Rutin Dua Kali Seminggu

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta – Tingginya minat masyarakat terhadap produk luxury, khususnya tas branded, tidak lagi hanya didorong oleh faktor gaya hidup, tetapi juga perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan value for money. Menjawab tren tersebut, deGaiya, mitra resmi deGadai, resmi meluncurkan program Luxury Bag Auction, sebuah lelang tas branded yang akan digelar secara rutin setiap hari Senin […]

  • Didukung Sri Sultan Hamengku Buwono X, Jasa Marga Percepat Pengembangan Akses Bokoharjo Tol Jogja-Solo untuk Dukung Konektivitas DIY

    Didukung Sri Sultan Hamengku Buwono X, Jasa Marga Percepat Pengembangan Akses Bokoharjo Tol Jogja-Solo untuk Dukung Konektivitas DIY

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Yogyakarta (07/08), PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) selaku pengelola Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo (Jogja–Solo) dan PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku pengelola Jalan Tol Yogyakarta–Bawen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam percepatan pengembangan infrastruktur jalan tol. Komitmen tersebut dipertegas melalui audiensi jajaran Direksi Jasa […]

  • Krakatau Steel Group Salurkan Daging Kurban  untuk Masyarakat Cilegon

    Krakatau Steel Group Salurkan Daging Kurban untuk Masyarakat Cilegon

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Cilegon, 29 Mei 2026 – Dalam rangka pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menyaluran bantuan hewan kurban total sejumpah 43 ekor sapi + 149 ekor kambing yang jika ditotal nilainya sebesar Rp.2 miliar dimana setara […]

  • Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

    Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kabupaten Tangerang, 15 Oktober 2026 – Menteri Perdagangan Budi Santoso hari ini, Kamis, (15/10) menyaksikan penandatanganan kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kementerian Perdagangan dan PT Nestlé Indonesia. MoU tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, dan Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia, Georgios Badaro, sebagai salah satu rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) […]

  • Agar Perjalanan Lebih Nyaman, Ini Tips Menggunakan LRT Jabodebek Saat Jam Sibuk

    Agar Perjalanan Lebih Nyaman, Ini Tips Menggunakan LRT Jabodebek Saat Jam Sibuk

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jumlah pengguna LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi terus naik. Pada Juni 2026, rata-rata tap in pukul 06.00–09.00 WIB mencapai 511 pengguna per stasiun, naik 12% dibanding 456 pengguna di Mei 2026. Aktivitas masyarakat yang memanfaatkan LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi di hari kerja (weekday) terus menunjukkan peningkatan. Pada bulan Juni 2026, rata-rata jumlah […]

expand_less