Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi

Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Shelter Indonesia kini mengembangkan model bisnis baru dengan menggabungkan tenaga kerja dan teknologi dalam satu sistem operasional terintegrasi. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kontrol bagi perusahaan dalam menjalankan operasionalnya.

Surabaya, 17 April 2026 — Shelter Indonesia memperkenalkan arah baru perusahaan melalui agenda Corporate Branding: Brand Positioning Launch Shelter Indonesia sebagai langkah strategis untuk menegaskan transformasi bisnis perusahaan. Shelter Indonesia kini memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi alih daya yang tidak hanya bertumpu pada tenaga kerja, tetapi juga didukung oleh sistem dan teknologi terintegrasi.

Transformasi ini didorong oleh perubahan kebutuhan operasional dunia usaha. Saat ini, perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan layanan yang berjalan, tetapi juga visibilitas yang lebih jelas, kendali yang lebih kuat, serta pengambilan keputusan yang lebih akurat. Dalam konteks ini, Shelter Indonesia melihat bahwa pola operasional yang masih terpisah dan manual tidak lagi cukup untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin dinamis.

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Shelter Indonesia menghadirkan Shelter+, sebuah platform yang dirancang sebagai ekosistem digital untuk mendukung operasional secara menyeluruh. Melalui platform ini, berbagai aktivitas dapat dipantau dan dikelola dalam satu alur yang terintegrasi, mulai dari pemantauan keamanan melalui Shelter Guard, pengelolaan cleaning service melalui Shelter Cleaning, pelacakan aktivitas penjualan melalui Sellgo, hingga pengelolaan tenaga kerja fleksibel melalui Casual Work. Pendekatan ini memungkinkan proses operasional yang sebelumnya tersebar menjadi lebih terhubung, lebih terukur, dan lebih berbasis data.

Chief Executive Officer (CEO) Shelter Indonesia Hari Wahyudin mengatakan, arah baru ini berangkat dari kebutuhan untuk membangun operasional yang lebih utuh dan terkendali. Menurutnya, tantangan operasional saat ini bukan lagi sekadar memastikan pekerjaan berjalan, tetapi juga memastikan setiap proses dapat dipantau, diukur, dan dikelola dengan lebih baik.

“Arah Shelter Indonesia ke depan adalah menjadi mitra strategis operasional yang mengintegrasikan sumber daya manusia dan teknologi, agar operasional klien dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan terkendali,” ujar Hari.

Ia menambahkan, transformasi ini membawa Shelter Indonesia ke posisi baru. Perusahaan tidak lagi hanya hadir sebagai penyedia tenaga kerja operasional, tetapi berkembang menjadi ekosistem tenaga kerja terintegrasi yang memadukan sumber daya manusia dan teknologi untuk menjawab kebutuhan klien secara lebih menyeluruh.

Dari sisi pengembangan pasar dan solusi, Chief Marketing Officer (CMO) Shelter Indonesia Nino Mayvi menegaskan bahwa kebutuhan klien kini terus berkembang. Menurutnya, pasar tidak lagi hanya mencari dukungan tenaga kerja, tetapi juga menuntut visibilitas, kontrol, dan transparansi yang lebih kuat dalam operasional.

“Pasar hari ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja, tetapi juga membutuhkan visibilitas, kontrol, dan transparansi. Karena itu, kami membangun solusi yang relevan dengan kebutuhan klien modern,” kata Nino.

Ia menjelaskan, teknologi dalam konteks Shelter Indonesia bukan sekadar pelengkap, melainkan alat untuk menciptakan proses kerja yang lebih terlihat, dapat ditindaklanjuti, dan berbasis data. Dengan sistem yang terintegrasi, klien tidak hanya menerima hasil akhir, tetapi juga memperoleh gambaran proses operasional secara lebih terbuka dan terstruktur.

Perspektif tersebut diperkuat oleh Business Consultant Shelter Indonesia Gordon John Stevenson, yang hadir memberikan pandangan dari sisi pengembangan bisnis dan pertumbuhan strategis. Menurutnya, langkah yang dijalankan Shelter Indonesia bukan sekadar digitalisasi, melainkan respons strategis terhadap kebutuhan pasar yang terus berubah.

“Apa yang sedang dibangun Shelter bukan sekadar digitalisasi. Ini adalah respons strategis terhadap kebutuhan pasar sekaligus penegasan yang jelas mengenai arah perusahaan ke depan,” ujar Gordon.

Ia menambahkan, upaya Shelter Indonesia dalam menghubungkan berbagai elemen operasional ke dalam satu sistem terintegrasi menghadirkan tiga hal penting bagi dunia usaha saat ini, yaitu visibilitas, keterukuran, dan kendali. Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting bagi efisiensi operasional sekaligus keunggulan bersaing.

Melalui positioning baru bertajuk “A New Shape of Shelter Indonesia,” perusahaan ingin menegaskan bahwa masa depan layanan alih daya tidak lagi cukup bertumpu pada tenaga kerja semata. Ke depan, keberhasilan operasional akan semakin ditentukan oleh kemampuan mengelola aktivitas secara terintegrasi, memantau proses secara real-time, serta membangun sistem kerja yang lebih transparan, terukur, dan berbasis data.

Shelter Indonesia juga menegaskan bahwa teknologi tidak hadir untuk menggantikan peran manusia, melainkan untuk memperkuatnya. Sumber daya manusia tetap menjadi inti layanan, sementara teknologi berfungsi untuk mendukung akurasi, mempercepat koordinasi, memperkuat akuntabilitas, dan membantu klien memperoleh kendali yang lebih baik terhadap proses bisnis mereka.

Melalui langkah ini, Shelter Indonesia berharap dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong perkembangan industri alih daya menuju model layanan yang lebih modern, lebih terintegrasi, dan lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.

Tentang Shelter Indonesia

Shelter Indonesia merupakan perusahaan penyedia solusi alih daya yang terus berkembang dengan mengintegrasikan sumber daya manusia dan teknologi dalam satu ekosistem operasional. Melalui arah baru sebagai ekosistem tenaga kerja terintegrasi, Shelter Indonesia menghadirkan layanan yang lebih terukur, transparan, dan terkendali guna menjawab kebutuhan operasional bisnis yang semakin dinamis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cicilan yang Tidak Terduga? Kenali Dulu Cara Menghitung dan Mengaturnya

    Cicilan yang Tidak Terduga? Kenali Dulu Cara Menghitung dan Mengaturnya

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Ada kalanya kebutuhan datang ketika kondisi keuangan sedang tidak siap. Kendaraan perlu diperbaiki, perlengkapan kerja harus diganti, atau ada kebutuhan keluarga yang tidak bisa ditunda. Ketika dana yang tersedia belum cukup, cicilan bisa menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan. Sebelum mengambil pinjaman, penting untuk memahami apa itu cicilan, berapa total kewajiban yang harus dibayar, serta […]

  • Kelola Banyak Admin dalam Satu Nomor WhatsApp dengan Barantum

    Kelola Banyak Admin dalam Satu Nomor WhatsApp dengan Barantum

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak Admin Pakai 1 Nomor WhatsApp Tapi Chat Jadi Tidak Terkontrol Pernahkah Anda merasa satu nomor WhatsApp bisnis yang awalnya praktis justru […]

  • Elnusa Petrofin Perkuat Keunggulan Operasional dan HSSE dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional

    Elnusa Petrofin Perkuat Keunggulan Operasional dan HSSE dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Memasuki usia ke-30 tahun, PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat keunggulan operasional dan budaya Health, Safety, Security and Environment (HSSE) sebagai fondasi utama dalam mendukung distribusi energi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. Jakarta, 17 Juli 2026 – Memasuki usia ke-30 tahun, PT […]

  • Kalibrr Indonesia Ungkap Mismatch Ekspektasi Rekrutmen 2026: 62% Rekruter Mengira Kandidat Utamakan Gaji

    Kalibrr Indonesia Ungkap Mismatch Ekspektasi Rekrutmen 2026: 62% Rekruter Mengira Kandidat Utamakan Gaji

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kalibrr Indonesia bersama Jakpat melalui Kalibrr Communities merilis studi terbaru terkait tantangan rekrutmen di Indonesia, mulai dari perubahan ekspektasi kandidat hingga meningkatnya tantangan perusahaan dalam mempertahankan kandidat selama proses rekrutmen. Jakarta, Indonesia – Kalibrr Indonesia sebagai perusahaan penyedia platform lowongan kerja, bersama Jakpat sebagai platform mobile survei daring melalui inisiatif Kalibrr Communities, mengungkap adanya gap […]

  • Kenapa Finance di International Undergraduate Program Banyak Diminati

    Kenapa Finance di International Undergraduate Program Banyak Diminati

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Ketika pergerakan modal terjadi tanpa batas negara di zaman seperti sekarang, pemahaman akuntansi dasar saja tidak lagi cukup. Oleh karena itu, untuk kamu yang ingin bersaing di kancah global sebagai ahli keuangan digital, sekarang sudah ada international undergraduate program yang akan membekalimu dengan semua pengetahuan dan skill yang diperlukan: Finance International di BINUS International.   Program studi ini cukup populer […]

  • Libur Imlek Masih Berlanjut, Sisa Tiket di Daop 9 Jember Masih Tersedia untuk Beberapa Rute

    Libur Imlek Masih Berlanjut, Sisa Tiket di Daop 9 Jember Masih Tersedia untuk Beberapa Rute

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Animo masyarakat untuk menikmati masa libur Tahun Baru Imlek 2577 di wilayah Daop 9 Jember menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga Sabtu (14/2), tercatat sebanyak 50.820 tiket telah terjual untuk keberangkatan kereta api di wilayah Daop 9 Jember selama periode libur panjang ini. Jember, 14 Februari 2026 – Animo masyarakat untuk menikmati masa libur Tahun […]

expand_less