Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendorong PT Perkebunan Nusantara I (Persero) untuk memperkuat kontribusinya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui percepatan pengembangan komoditas perkebunan strategis, penguatan riset bibit unggul, serta optimalisasi pemanfaatan lahan.

Arahan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menerima jajaran Direksi PTPN I yang dipimpin Direktur Utama PTPN I, Dr. Abdul Rivai Ras, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Menko Pangan menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, lembaga riset, perguruan tinggi, dan pelaku usaha. Menurutnya, sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus bergerak dalam satu barisan, bekerja sama, dan maju bersama. Komoditas perkebunan seperti kelapa, kakao, dan kopi memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, pengembangannya harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan, pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem perkebunan melalui pengembangan bibit unggul, peningkatan produktivitas lahan, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi. Sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), perguruan tinggi, serta kementerian dan lembaga terkait dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi sektor perkebunan nasional.

Menurut Menko Pangan, PTPN I memiliki posisi strategis untuk menjadi pusat pengembangan komoditas perkebunan nasional, mulai dari penyediaan lahan riset, pengembangan kebun induk bibit unggul, hingga implementasi teknologi budidaya yang mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan.

“PTPN I harus menjadi motor penggerak pengembangan perkebunan nasional. Hasil riset dan inovasi harus mampu meningkatkan produksi, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan agrowisata berbasis perkebunan,” katanya.

Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama PTPN I, Dr. Abdul Rivai Ras, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung penuh agenda strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“Arahan Bapak Menteri Koordinator Bidang Pangan menjadi penguatan bagi langkah transformasi yang sedang dijalankan PTPN I. Kami siap mempercepat pengembangan komoditas perkebunan strategis, memperkuat tata kelola, mengoptimalkan aset produktif, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani, masyarakat, dan perekonomian nasional,” ujar Abdul Rivai Ras.

Ia menambahkan, PTPN I akan terus mengembangkan komoditas unggulan seperti kelapa, kakao, kopi, tebu, teh, dan tembakau melalui pendekatan berbasis inovasi, hilirisasi, serta penerapan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar global.

Menurut Abdul Rivai Ras, transformasi yang dijalankan PTPN I tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kontribusi BUMN perkebunan dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, hilirisasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui penguatan sinergi antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PTPN I, diharapkan pengembangan komoditas perkebunan strategis dapat berjalan lebih terintegrasi, memperkuat swasembada pangan nasional, meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan, serta mendorong daya saing Indonesia sebagai salah satu negara agraris terkemuka di dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Promo neobank September 2026, Ada Hadiah untuk Pengguna Baru hingga Diskon QRIS 50%

    Promo neobank September 2026, Ada Hadiah untuk Pengguna Baru hingga Diskon QRIS 50%

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    September jadi makin seru buat kamu yang ingin menikmati berbagai keuntungan dari transaksi digital. Lewat rangkaian promo neobank, ada sejumlah penawaran yang bisa dimanfaatkan, mulai dari hadiah untuk pengguna baru, ajak teman, hingga promo transaksi menggunakan QRIS melalui neobank HematPay. Setiap promo memiliki periode, manfaat, dan ketentuan yang berbeda. Jadi, sebelum ikut, pastikan kamu memahami […]

  • Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

    Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Volume arus peti kemas nasional mengalami pertumbuhan positif dalam lima tahun terakhir. Untuk itu, diperlukan integrasi data antara terminal, perusahaan pelayaran, depo, trucking, kawasan industri, dan pemerintah. MERAUKE— Peningkatan kapasitas pelabuhan peti kemas perlu diikuti penguatan simpul logistik di sisi darat. Hal ini perlu dilakukan agar percepatan bongkar muat tidak justru memindahkan titik hambatan ke […]

  • XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah

    XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Harga emas dunia atau XAUUSD masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari Selasa (15/9). Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan harga emas pada time frame Daily menunjukkan kecenderungan bearish yang masih cukup kuat. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai tekanan jual berpotensi berlanjut apabila harga belum mampu menembus sekaligus bertahan di atas level resistance penting 4.355. Menurut […]

  • Skema Mulai 0,7%,  BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Motor Premium

    Skema Mulai 0,7%, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Motor Premium

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas, efisiensi biaya, serta kemampuannya menjangkau berbagai kebutuhan mobilitas menjadikan sepeda motor tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat urban yang […]

  • TES Hadirkan Rangkaian Forum Bisnis Internasional dan Seminar Global Growth di CIEIE 2026

    TES Hadirkan Rangkaian Forum Bisnis Internasional dan Seminar Global Growth di CIEIE 2026

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    The Entrepreneurs Society (TES) menghadirkan rangkaian forum bisnis internasional dalam CIEIE 2026 pada 3–5 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. CIEIE 2026 menjadi ruang bagi entrepreneur, business owner, brand owner, investor, supplier, dan profesional untuk menemukan peluang bisnis, produk, supplier, investasi, serta koneksi perdagangan lintas negara. Rangkaian agenda TES meliputi: 1. International […]

  • Berawal dari Jadi Ojol, Rayyan Kenal Kripto hingga Tembus Coinfest Asia 2026

    Berawal dari Jadi Ojol, Rayyan Kenal Kripto hingga Tembus Coinfest Asia 2026

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bali, 24 Agustus 2026 — Siang-siang Rayyan biasanya dihabiskan di atas sepeda motor. Pemuda berusia 23 tahun yang lahir di Bali itu berpindah dari satu titik ke titik lain, mengikuti pesanan yang muncul di layar ponselnya sebagai pengemudi ojek daring.  Namun, satu perjalanan membawanya lebih jauh dari sekadar alamat tujuan.  Semua bermula ketika salah seorang karyawan FLOQ menggunakan jasa Rayyan. Seperti banyak percakapan singkat antara pengemudi dan penumpang, obrolan awalnya berlangsung sederhana. Hingga pembicaraan mengarah pada pekerjaan, investasi, dan aset kripto.  Dari percakapan itu, karyawan FLOQ mengetahui bahwa Rayyan ternyata sedang memulai perjalanan investasinya. Kripto bukan sesuatu yang sepenuhnya asing baginya. Ia sudah lebih dulu mengenalnya melalui berbagai konten edukasi di internet, salah satunya dari Akademi Crypto, platform pembelajaran yang membahas aset kripto dan ekosistemnya.  Rasa ingin tahu itu kemudian mendorong Rayyan membuka akun di FLOQ.  Ia tidak langsung menjadi trader yang setiap hari memandangi pergerakan grafik harga. Justru sebaliknya. Rayyan mengaku masih belum berani melakukan trading aktif.  Ia memilih berjalan perlahan.  Alih-alih mengejar pergerakan harga jangka pendek, Rayyan menggunakan pendekatan dollar cost averaging (DCA), yakni membeli aset kripto tertentu secara bertahap dalam periode tertentu. Di sela aktivitasnya sebagai pengemudi ojol, ia juga terus mengikuti konten edukasi untuk memahami dunia yang baru dimasukinya itu.  Bagi Rayyan, langkah pertamanya di kripto bukan dimulai dari keberanian mengambil risiko besar, melainkan dari belajar.  Undangan yang Membuka Pintu Lebih Lebar  Pertemuan sederhana antara pengemudi dan penumpang tersebut kemudian berkembang menjadi pengalaman yang tidak diduga Rayyan.  Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat belajarnya, FLOQ mengundang Rayyan menghadiri Coinfest Asia 2026. Festival kripto tersebut berlangsung pada 20-21 Agustus 2026 di Melasti Beach, Bali, dan mempertemukan pelaku industri, komunitas, pengembang, hingga trader dari berbagai negara.  Bagi seseorang yang sebelumnya mengenal kripto terutama melalui layar ponsel, kesempatan itu menawarkan pengalaman berbeda.  Di Coinfest Asia, Rayyan dapat melihat bahwa dunia kripto bukan hanya tentang harga Bitcoin […]

expand_less