Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 32 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendorong PT Perkebunan Nusantara I (Persero) untuk memperkuat kontribusinya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui percepatan pengembangan komoditas perkebunan strategis, penguatan riset bibit unggul, serta optimalisasi pemanfaatan lahan.

Arahan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menerima jajaran Direksi PTPN I yang dipimpin Direktur Utama PTPN I, Dr. Abdul Rivai Ras, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Menko Pangan menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, lembaga riset, perguruan tinggi, dan pelaku usaha. Menurutnya, sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus bergerak dalam satu barisan, bekerja sama, dan maju bersama. Komoditas perkebunan seperti kelapa, kakao, dan kopi memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, pengembangannya harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan, pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem perkebunan melalui pengembangan bibit unggul, peningkatan produktivitas lahan, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi. Sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), perguruan tinggi, serta kementerian dan lembaga terkait dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi sektor perkebunan nasional.

Menurut Menko Pangan, PTPN I memiliki posisi strategis untuk menjadi pusat pengembangan komoditas perkebunan nasional, mulai dari penyediaan lahan riset, pengembangan kebun induk bibit unggul, hingga implementasi teknologi budidaya yang mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan.

“PTPN I harus menjadi motor penggerak pengembangan perkebunan nasional. Hasil riset dan inovasi harus mampu meningkatkan produksi, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan agrowisata berbasis perkebunan,” katanya.

Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama PTPN I, Dr. Abdul Rivai Ras, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung penuh agenda strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“Arahan Bapak Menteri Koordinator Bidang Pangan menjadi penguatan bagi langkah transformasi yang sedang dijalankan PTPN I. Kami siap mempercepat pengembangan komoditas perkebunan strategis, memperkuat tata kelola, mengoptimalkan aset produktif, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani, masyarakat, dan perekonomian nasional,” ujar Abdul Rivai Ras.

Ia menambahkan, PTPN I akan terus mengembangkan komoditas unggulan seperti kelapa, kakao, kopi, tebu, teh, dan tembakau melalui pendekatan berbasis inovasi, hilirisasi, serta penerapan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar global.

Menurut Abdul Rivai Ras, transformasi yang dijalankan PTPN I tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kontribusi BUMN perkebunan dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, hilirisasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui penguatan sinergi antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PTPN I, diharapkan pengembangan komoditas perkebunan strategis dapat berjalan lebih terintegrasi, memperkuat swasembada pangan nasional, meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan, serta mendorong daya saing Indonesia sebagai salah satu negara agraris terkemuka di dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengguna LRT Jabodebek Tembus 139 Ribu Saat Long Weekend May Day, Jadi Tulang Punggung Mobilitas Liburan

    Pengguna LRT Jabodebek Tembus 139 Ribu Saat Long Weekend May Day, Jadi Tulang Punggung Mobilitas Liburan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek melayani 139.874 pengguna selama libur panjang May Day 1–3 Mei 2026, atau rata-rata 46.625 per hari. Puncak terjadi Sabtu (2/5) dengan 49.005 pengguna. Dukuh Atas, Cikoko, dan Harjamukti jadi stasiun terpadat berkat integrasi dengan KRL, MRT, KA Bandara, dan TransJakarta. KAI mengoperasikan 270 perjalanan per hari dan memperbolehkan sepeda non-lipat saat akhir pekan […]

  • Cari Info Tiket Kereta Api Lebaran?, KAI Daop 1 Jakarta Sampaikan Tiket Dapat Dipesan H-45

    Cari Info Tiket Kereta Api Lebaran?, KAI Daop 1 Jakarta Sampaikan Tiket Dapat Dipesan H-45

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KAI kembali membuka pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran dengan skema pemesanan H-45 sebelum keberangkatan. Kebijakan ini bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik lebih awal serta menghindari penumpukan pemesanan tiket menjelang hari raya. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa penjualan tiket kereta api dilakukan secara bertahap […]

  • Dialog Perdana Bharat Indonesia Cultural & Economic Forum (BICEF) Perkuat Keterlibatan India–Indonesia

    Dialog Perdana Bharat Indonesia Cultural & Economic Forum (BICEF) Perkuat Keterlibatan India–Indonesia

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA, 25 Februari 2025 — Bharat Indonesia Cultural & Economic Forum (BICEF) hari ini menyelenggarakan Sesi Dialog perdananya, menandai peluncuran platform nirlaba baru yang didedikasikan untuk memperkuat keterlibatan antar-masyarakat (people-to-people) antara India dan Indonesia. Acara ini mempertemukan para pemimpin dan pakar terkemuka untuk membahas tema yang relevan dan tepat waktu: “Skenario Global yang Sedang Berkembang: […]

  • Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Harga Emas dan Dolar

    Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Harga Emas dan Dolar

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Pasar keuangan global sangat sensitif terhadap kondisi geopolitik. Ketika konflik internasional meningkat, ketidakpastian ekonomi juga ikut meningkat dan memengaruhi pergerakan berbagai instrumen keuangan. Dua aset yang paling sering mengalami perubahan signifikan dalam situasi seperti ini adalah emas dan dolar Amerika Serikat. Emas dikenal sebagai aset safe haven yang sering dicari investor ketika situasi global tidak […]

  • BRI Sudirman Semanggi Gelar Sosialisasi BRIGuna Prapurna dan Purna bagi Pegawai DPR RI Menjelang Masa Pensiun

    BRI Sudirman Semanggi Gelar Sosialisasi BRIGuna Prapurna dan Purna bagi Pegawai DPR RI Menjelang Masa Pensiun

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BRI Sudirman Semanggi menggelar kegiatan sosialisasi produk BRIGuna Prapurna dan BRIGuna Purna kepada para pegawai DPR RI yang akan memasuki masa pensiun. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai solusi pembiayaan yang dapat membantu pegawai dalam mempersiapkan masa pensiun secara lebih terencana dan nyaman. Dalam kegiatan yang berlangsung secara interaktif tersebut, tim BRI Sudirman Semanggi […]

  • Kebiasaan Finansial yang Bisa Dimulai di Usia 20-an

    Kebiasaan Finansial yang Bisa Dimulai di Usia 20-an

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Usia 20-an adalah waktu yang tepat untuk mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat. Selain rutin menabung, kamu juga bisa mulai mengenal berbagai instrumen investasi, termasuk investasi emas untuk pemula, agar lebih siap menghadapi kebutuhan dan tujuan keuangan di masa depan. Memulai kebiasaan finansial sejak dini bukan berarti harus memiliki penghasilan besar. Justru, kebiasaan sederhana yang […]

expand_less