Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama

Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

Harga emas global diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari Kamis (25/6), seiring dominasi tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang berarti. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H1 masih mengindikasikan kecenderungan penurunan, meskipun sempat terjadi pergerakan naik dalam sesi sebelumnya.

Menurut Geraldo Kofit, penguatan harga emas yang terjadi semalam tidak dapat dianggap sebagai perubahan arah tren. Kenaikan tersebut lebih tepat dipandang sebagai koreksi sementara atau secondary trend dalam struktur penurunan yang lebih besar. Hal ini terlihat dari kegagalan harga untuk menembus area resistance penting di level 4.042. Ketika level tersebut tidak mampu ditembus, tekanan jual kembali meningkat dan mendorong terbentuknya candlestick bearish pada perdagangan pagi. Kondisi ini menegaskan bahwa sentimen pasar masih cenderung didominasi oleh tekanan jual.

Dari sisi struktur teknikal, pergerakan harga emas saat ini masih mengikuti arah tren utama yang bersifat bearish. Selama harga belum mampu keluar dari tekanan resistance yang ada, peluang untuk melanjutkan penurunan masih cukup besar. Dalam proyeksi Dupoin Futures, area support terdekat berada di level 3.958. Apabila level ini berhasil ditembus, maka penurunan berpotensi berlanjut menuju target berikutnya di sekitar 3.915, yang menjadi area support lanjutan.

Selain struktur harga, indikator teknikal juga memberikan konfirmasi terhadap dominasi tren turun. Stochastic saat ini bergerak menuju area oversold atau jenuh jual. Meskipun kondisi ini sering dianggap sebagai potensi rebound, dalam tren yang kuat indikator tersebut justru menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar. Dengan demikian, momentum penurunan masih memiliki ruang untuk berlanjut sebelum muncul sinyal pembalikan yang lebih kuat.

Sementara itu, indikator Moving Average juga memperkuat gambaran bearish yang sedang berlangsung. Harga emas masih bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama, yang menandakan bahwa struktur downtrend masih terjaga. Selama posisi harga belum mampu kembali menembus area Moving Average tersebut, maka ruang kenaikan diperkirakan tetap terbatas dan setiap penguatan cenderung bersifat sementara.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas juga masih dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat. Dolar yang menguat di tengah ekspektasi ekonomi AS yang tetap solid membuat emas menjadi kurang menarik bagi investor. Dalam kondisi ini, investor cenderung memilih aset berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih kompetitif dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga.

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS turut memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas. Lingkungan suku bunga tinggi membuat investor lebih memilih instrumen dengan return yang lebih pasti, sehingga minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai menjadi berkurang. Kondisi ini semakin memperkuat tekanan jual di pasar logam mulia.

Pelaku pasar juga terus mencermati data ekonomi Amerika Serikat, termasuk inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kondisi pasar tenaga kerja. Apabila data tersebut kembali menunjukkan hasil yang kuat, maka ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter ketat dalam waktu lebih lama akan semakin menguat. Hal ini berpotensi memberikan dorongan tambahan bagi dolar AS dan semakin menekan harga emas.

Di sisi lain, membaiknya sentimen risiko di pasar global turut mengurangi permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika investor lebih optimistis terhadap aset berisiko seperti saham, maka aliran dana cenderung menjauh dari emas, sehingga tekanan terhadap harga semakin meningkat.

Dengan kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memperkirakan bahwa harga emas masih berpotensi melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek. Selama resistance di level 4.042 belum berhasil ditembus dan dolar AS tetap kuat, maka peluang penurunan menuju area 3.958 hingga 3.915 masih terbuka. Investor disarankan untuk tetap mencermati perkembangan data ekonomi global dan arah kebijakan moneter AS yang dapat menjadi penentu arah pergerakan emas selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Demam Piala Dunia, Bittime Hadirkan League of Traders Bagi Investor Indonesia

    Rayakan Demam Piala Dunia, Bittime Hadirkan League of Traders Bagi Investor Indonesia

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 Juni 2026 – Di tengah semarak Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan tim-tim terbaik dunia dalam perebutan gelar Piala Dunia, Bittime menghadirkan Bittime League of Traders. Kampanye berbasis program Mining Points ketiga ini, merupakan bentuk dukungan bagi investor Indonesia yang ingin ikut merasakan semangat kompetisi melalui aktivitas trading dan referal. Bertema “Trade Any […]

  • Resign Tanpa Pekerjaan Baru, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

    Resign Tanpa Pekerjaan Baru, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Belakangan ini, media sosial ramai membahas keputusan resign dari pekerjaan demi mencari lingkungan kerja yang lebih baik, mengejar passion, atau beristirahat dari rutinitas yang melelahkan. Tidak sedikit orang yang memilih mengundurkan diri meski belum memiliki pekerjaan baru atau sumber penghasilan pengganti. Keputusan tersebut tentu menjadi hak masing-masing individu. Namun di tengah kondisi ekonomi yang masih […]

  • SUCOFINDO Perkuat Penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi Pertamina Hulu Rokan

    SUCOFINDO Perkuat Penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi Pertamina Hulu Rokan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, (19/8) – PT SUCOFINDO (PERSERO) menyerahkan Sertifikat Surveillance ISO Sistem Manajemen Integrasi (SMI) kepada PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Sertifikat tersebut diserahkan sebagai bentuk pengakuan atas kesesuaian penerapan sistem manajemen mutu, manajemen lingkungan, serta manajemen kesehatan dan keselamatan kerja PHR terhadap standar internasional. Sertifikat ini diserahkan langsung oleh Direktur Komersial PT SUCOFINDO (PERSERO), Agus […]

  • KAI Daop 7 Madiun Gandeng Taruna dan Taruni PPI, Perkuat Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    KAI Daop 7 Madiun Gandeng Taruna dan Taruni PPI, Perkuat Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggandeng taruna dan taruni Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun untuk menggelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api. KAI Daop 7 Madiun Gandeng Taruna dan Taruni PPI, Perkuat Edukasi Keselamatan di Perlintasan […]

  • Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan     Pemerataan Fasilitas Publik

    Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan Pemerataan Fasilitas Publik

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jakarta , 9 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) memperkuat komitmennya dalam pembangunan nasional melalui inovasi infrastruktur baja modular yang cepat bangun dan adaptif. Langkah ini dirancang sebagai solusi konkret untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Indonesia secara luas. Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa transformasi […]

  • Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026, Pilihan Nomor Satu Asuransi Jiwa Syariah

    Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026, Pilihan Nomor Satu Asuransi Jiwa Syariah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 Juni 2026 – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meraih pencapaian sebagai pemenang Marketeers OMNI Brands of the Year 2026 untuk kategori Online–Offline Community Engagement. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan kampanye pemasaran terintegrasi Bulan Ramadan 2026 berjudul “Festival 1.000 Berkah Ramadan 2026” yang menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara nyata […]

expand_less