Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama

Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Harga emas global diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari Kamis (25/6), seiring dominasi tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang berarti. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H1 masih mengindikasikan kecenderungan penurunan, meskipun sempat terjadi pergerakan naik dalam sesi sebelumnya.

Menurut Geraldo Kofit, penguatan harga emas yang terjadi semalam tidak dapat dianggap sebagai perubahan arah tren. Kenaikan tersebut lebih tepat dipandang sebagai koreksi sementara atau secondary trend dalam struktur penurunan yang lebih besar. Hal ini terlihat dari kegagalan harga untuk menembus area resistance penting di level 4.042. Ketika level tersebut tidak mampu ditembus, tekanan jual kembali meningkat dan mendorong terbentuknya candlestick bearish pada perdagangan pagi. Kondisi ini menegaskan bahwa sentimen pasar masih cenderung didominasi oleh tekanan jual.

Dari sisi struktur teknikal, pergerakan harga emas saat ini masih mengikuti arah tren utama yang bersifat bearish. Selama harga belum mampu keluar dari tekanan resistance yang ada, peluang untuk melanjutkan penurunan masih cukup besar. Dalam proyeksi Dupoin Futures, area support terdekat berada di level 3.958. Apabila level ini berhasil ditembus, maka penurunan berpotensi berlanjut menuju target berikutnya di sekitar 3.915, yang menjadi area support lanjutan.

Selain struktur harga, indikator teknikal juga memberikan konfirmasi terhadap dominasi tren turun. Stochastic saat ini bergerak menuju area oversold atau jenuh jual. Meskipun kondisi ini sering dianggap sebagai potensi rebound, dalam tren yang kuat indikator tersebut justru menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar. Dengan demikian, momentum penurunan masih memiliki ruang untuk berlanjut sebelum muncul sinyal pembalikan yang lebih kuat.

Sementara itu, indikator Moving Average juga memperkuat gambaran bearish yang sedang berlangsung. Harga emas masih bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama, yang menandakan bahwa struktur downtrend masih terjaga. Selama posisi harga belum mampu kembali menembus area Moving Average tersebut, maka ruang kenaikan diperkirakan tetap terbatas dan setiap penguatan cenderung bersifat sementara.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas juga masih dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat. Dolar yang menguat di tengah ekspektasi ekonomi AS yang tetap solid membuat emas menjadi kurang menarik bagi investor. Dalam kondisi ini, investor cenderung memilih aset berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih kompetitif dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga.

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS turut memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas. Lingkungan suku bunga tinggi membuat investor lebih memilih instrumen dengan return yang lebih pasti, sehingga minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai menjadi berkurang. Kondisi ini semakin memperkuat tekanan jual di pasar logam mulia.

Pelaku pasar juga terus mencermati data ekonomi Amerika Serikat, termasuk inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kondisi pasar tenaga kerja. Apabila data tersebut kembali menunjukkan hasil yang kuat, maka ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter ketat dalam waktu lebih lama akan semakin menguat. Hal ini berpotensi memberikan dorongan tambahan bagi dolar AS dan semakin menekan harga emas.

Di sisi lain, membaiknya sentimen risiko di pasar global turut mengurangi permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika investor lebih optimistis terhadap aset berisiko seperti saham, maka aliran dana cenderung menjauh dari emas, sehingga tekanan terhadap harga semakin meningkat.

Dengan kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memperkirakan bahwa harga emas masih berpotensi melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek. Selama resistance di level 4.042 belum berhasil ditembus dan dolar AS tetap kuat, maka peluang penurunan menuju area 3.958 hingga 3.915 masih terbuka. Investor disarankan untuk tetap mencermati perkembangan data ekonomi global dan arah kebijakan moneter AS yang dapat menjadi penentu arah pergerakan emas selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • ZTE dan MyRepublic Indonesia Luncurkan Proyek Ascend untuk untuk Mendorong Akses Broadband yang Lebih Merata di Seluruh Indonesia

    ZTE dan MyRepublic Indonesia Luncurkan Proyek Ascend untuk untuk Mendorong Akses Broadband yang Lebih Merata di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    – ZTE dan MyRepublic Indonesia berkolaborasi melalui Project Ascend untuk mendukung konektivitas broadband nasional yang inklusif di Indonesia. – Inisiatif ini memanfaatkan spektrum 1,4 GHz serta teknologi 5G FWA end-to-end dari ZTE untuk memperluas akses berkecepatan tinggi ke berbagai wilayah di luar pusat perkotaan. Jakarta, 19 Februari 2026 – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia […]

  • Cari Pusat Oleh-Oleh Magetan & Supplier MBG? Rehan Snack Rajanya Kulakan Terlengkap se-Karesidenan Madiun!

    Cari Pusat Oleh-Oleh Magetan & Supplier MBG? Rehan Snack Rajanya Kulakan Terlengkap se-Karesidenan Madiun!

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Tidak perlu pusing mencari vendor sana-sini. Untuk urusan kulakan toko, pengadaan program MBG, hingga belanja oleh-oleh wisata, Rehan Snack adalah satu-satunya solusi terlengkap di Karesidenan Madiun. Kualitas barang terjamin, harga berani diadu, dan pengiriman armada yang sat-set adalah komitmen kami. Ingin melihat katalog lengkap atau butuh info harga grosir terbaru? Kunjungi website resmi kami sekarang […]

  • Tourism India Showcase 2026 Dorong Kolaborasi Pariwisata India–Indonesia

    Tourism India Showcase 2026 Dorong Kolaborasi Pariwisata India–Indonesia

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kedutaan Besar India di Jakarta menyelenggarakan Tourism India Showcase 2026 di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Acara ini mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku industri pariwisata, asosiasi perjalanan, serta operator tur dari India dan Indonesia untuk membahas peluang kolaborasi sekaligus memperkuat konektivitas pariwisata antara kedua negara. Dalam sambutan pembukaannya, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep […]

  • KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

    KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian, KAI Logistik sebagai perusahaan penyedia layanan total logistics solution, berhasil mencatatkan kinerja operasional yang kokoh pada Triwulan I 2026. Perusahaan mencatatkan total volume pengelolaan angkutan barang mencapai sekitar 3,6 juta ton. Angka ini menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional. Direktur Utama KAI Logistik, […]

  • KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang

    KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 22 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung kembali mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas, khususnya saat melintasi perlintasan sebidang kereta api. Masyarakat diminta untuk berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, mendengarkan tanda peringatan, memastikan kondisi aman, baru kemudian melanjutkan perjalanan. Manager […]

  • NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

    NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menunjukkan ketahanan kinerja di tengah meningkatnya kewaspadaan industri terhadap risiko pembiayaan. Hingga Februari 2026, Perseroan berhasil menjaga rasio non-performing financing (NPF) pada level 2,23%, mencerminkan kualitas portofolio yang tetap terkelola dengan baik dan berada dalam batas yang sehat sesuai ketentuan regulator. Direktur Utama BRI […]

expand_less