Ademco Security Group Meluncurkan UltraSenSync: Teknologi Vision AI Mengubah Sistem Keamanan dan Pengelolaan Fasilitas
- account_circle vritimes
- calendar_month 58 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

Tenaga kerja generasi muda mulai meninggalkan pekerjaan konvensional yang monoton. Di sisi lain, dewan direksi menuntut produktivitas lebih tinggi dari fasilitas yang ada. Untuk menjembatani kesenjangan ini, Ademco mengembangkan platform vision AI secara mandiri.
UNTUK SEGERA DITERBITKAN
SINGAPURA / VRITimes / 29 September 2026 — Sektor keamanan dan pengelolaan fasilitas tengah menghadapi tantangan berat akibat krisis tenaga kerja. Pekerjaan seperti memantau layar monitor secara terus-menerus dan melakukan patroli rutin di rute yang sama semakin dihindari oleh generasi muda. Pada saat yang sama, dewan direksi menuntut efisiensi operasional yang instan melalui pemanfaatan teknologi.
Ademco Security Group hari ini resmi meluncurkan UltraSenSync, sebuah platform vision AI buatan mandiri yang dirancang khusus untuk mengatasi tantangan tersebut. Perusahaan meyakini bahwa dekade berikutnya dalam industri keamanan, pengelolaan fasilitas, dan operasional bisnis akan dimenangkan oleh organisasi yang mampu memantau seluruh kejadian secara real-time tanpa harus menempatkan lebih banyak personel di depan area monitoring.
UltraSenSync berbasis vision AI, berbeda dengan analisis konten video (video content analytics) tradisional. Platform ini dirancang untuk beroperasi di lokasi (on-premise), namun opsi cloud dan hybrid tetap tersedia sesuai kebutuhan fasilitas.
Sebagai penyedia layanan keamanan terkelola (managed security services) dan system integrator yang berdiri sejak tahun 1977, Ademco telah melayani lebih dari 6.000 institusi yang tersebar di Singapura, Malaysia, Filipina, Indonesia, Vietnam, dan India. Penerapan AI oleh Ademco memungkinkan model kecerdasan buatan beroperasi langsung pada perangkat (appliance) di lokasi dan terintegrasi dengan kamera yang sudah ada. Hasilnya, pengambil keputusan menerima pemberitahuan insiden penting secara langsung, bukan sekadar tumpukan data mentah.
Analisis video konvensional hanya mampu mendeteksi jika suatu garis batas terlewati, tanpa memahami konteks kejadian sebenarnya. UltraSenSync hadir untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sistem ini membaca keseluruhan situasi, memprioritaskan peristiwa penting, mendeskripsikannya dalam bahasa yang mudah dipahami, serta memungkinkan pencarian data dengan cepat di kemudian hari. Ademco menyesuaikan model AI ini khusus untuk setiap lokasi.
Model AI yang ditawarkan bukanlah paket generik yang langsung dipasang begitu saja. Sistem ini dikembangkan berdasarkan pengalaman puluhan tahun Ademco dalam menyelesaikan berbagai tantangan operasional nyata di industri kliennya. Perusahaan sebelumnya telah meluncurkan Verifsuite pada tahun 2023, layanan Robot-as-a-Service pada tahun 2017, serta mengembangkannya bersama drone otonom dengan mitra Eropa di bawah program Enterprise Singapore–EUREKA pada tahun 2020. UltraSenSync menjadi produk inti berbasis AI yang akan memberikan pengaruh signifikan terhadap lini produk dan layanan Ademco ke depan.
Perangkat keras (appliance) ditempatkan langsung di lokasi (at the edge) untuk mengubah rekaman video menjadi peristiwa terstruktur dan metadata. Proses deteksi tidak hanya berpatokan pada satu label saja, melainkan bersifat multi-kondisi (multi-conditional). Sebagai contoh, seorang karyawan yang sedang mengobrol dengan rekannya di tangga memiliki tingkat risiko keselamatan yang berbeda dibandingkan seseorang yang berjalan terdistraksi oleh ponsel tanpa berpegangan pada reling tangga. Sistem ini dirancang untuk mengidentifikasi potensi bahaya tersebut sebelum kecelakaan terjadi. Selain itu, platform ini dapat memproses data visual, audio, dan sensor IoT secara bersamaan.
Konsep inovatif ini juga telah diterapkan pada produk pergudangan. Melalui fitur Dock-Insight, sistem Intelligent Yard Management hadir untuk menyelesaikan kendala utama di pusat logistik skala besar, seperti antrean truk yang tiba, waktu tunggu, alokasi armada, hingga kesalahan penempatan area loading bay.
Sistem UltraSenSync hadir dalam dua tingkatan:
CORE merupakan tingkatan dasar untuk kebutuhan harian seperti deteksi, pencarian, dan perekaman.
IntelliOps menawarkan fitur analisis lanjutan, pencarian lebih mendalam, buku kasus investigasi (investigative casebook), pelacakan semantik, serta pemantauan kecerdasan area yang lebih kompleks.
Pustaka deteksinya mencakup lebih dari 20 kategori, meliputi penyusupan, tindakan berdiam diri tanpa tujuan (loitering), barang terbuang/tertinggal, deteksi api dan asap, pelanggaran APD dan helm keselamatan, korban jatuh, pergerakan kendaraan, LPR/ANPR, pengenalan wajah, dinamika kerumunan, hingga analisis logistik. Sistem luar dapat terhubung secara lancar melalui lapisan DataFlux milik UltraSenSync.
Unit yang dipasarkan saat ini beroperasi menggunakan arsitektur NVIDIA. Versi berbasis Intel dan AMD dijadwalkan meluncur pada kuartal kedua tahun 2027. Perangkat saat ini dilengkapi dengan RAM 16 GB hingga 64 GB serta kapasitas penyimpanan video sebesar 4 TB yang dapat ditingkatkan hingga 10 TB.
Sebelum kuartal kedua tahun 2027, Ademco berencana meluncurkan Agentic Control Room sebagai sistem asisten bagi operator. Versi ini dirancang untuk melatih tahap berikutnya: varian otonom yang lebih canggih, yang ditargetkan rilis sebelum akhir tahun 2027 setelah melalui uji coba dan evaluasi keselamatan menyeluruh. Varian otonom tersebut belum dipasarkan saat ini.
“Analisis video konvensional memang memadai untuk kebutuhan dasar. Namun, sebagian besar lokasi belum memiliki infrastruktur yang memahami konteks dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri (vertical),” ujar Patrick Lim, Group Strategy Director Ademco Security Group. “Hal ini membutuhkan pendekatan yang berbeda dalam membangun teknologi. Kami merancang UltraSenSync khusus untuk kebutuhan di lapangan, serta melatih dan mengoptimalkan model AI tersebut secara mandiri (in-house). Implementasi awal di beberapa lokasi rahasia (di bawah perjanjian NDA) menunjukkan efisiensi biaya langsung sebesar 20 hingga 40 persen dibandingkan dengan penggunaan sistem konvensional dan tenaga kerja manual. Kerugian akibat kesalahan operasional dan pemborosan yang berhasil dicegah di lokasi-lokasi tersebut sudah mencapai ratusan ribu dolar. Dalam tiga puluh tahun ke depan, tidak ada lagi tenaga kerja yang menginginkan pekerjaan monoton. Pekerjaan tersebut akan dialihkan ke mesin. Manusia akan fokus pada pekerjaan yang membutuhkan pertimbangan matang, interaksi sosial, dan tujuan yang jelas. Model operasional lama yang mengandalkan ketersediaan tenaga kerja untuk pekerjaan kurang menarik sudah tidak relevan lagi.”
Layanan penilaian lokasi (site assessment) kini tersedia melalui kantor Ademco di Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, India, dan Vietnam.
SUMBER: Ademco Security Group
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
- Penulis: vritimes


