Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Analisis Dupoin Futures, XAUUSD Berpotensi Naik Menuju Resistance US$4.021

Analisis Dupoin Futures, XAUUSD Berpotensi Naik Menuju Resistance US$4.021

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia atau XAUUSD berpotensi melanjutkan penguatan setelah menunjukkan respons positif ketika bergerak di sekitar zona support penting. Kendati volatilitas pasar masih cukup tinggi akibat ketidakpastian kebijakan moneter Amerika Serikat, munculnya tekanan beli memberikan peluang bagi logam mulia untuk melanjutkan pemulihan dalam jangka pendek. Dupoin Futures menilai bahwa perkembangan teknikal saat ini perlu dicermati untuk melihat potensi arah pergerakan harga berikutnya.

Berdasarkan analisis teknikal Dupoin Futures, Geraldo Kofit menjelaskan bahwa pergerakan emas pada timeframe H4 memperlihatkan rejection yang cukup kuat ketika harga menguji area US$3.895–US$3.917. Respons tersebut menunjukkan bahwa tekanan beli mulai muncul di zona tersebut, sehingga area support ini berpotensi menjadi fondasi bagi kenaikan harga selanjutnya.

Dupoin Futures mengidentifikasi peluang terbentuknya pola ABC Correction ke arah atas. Pola tersebut dapat menjadi indikasi bahwa harga emas sedang memasuki fase koreksi naik setelah mengalami tekanan sebelumnya. Selama XAUUSD mampu mempertahankan pergerakan di atas support US$3.895–US$3.917, peluang penguatan masih terbuka.

Dalam skenario bullish yang dipantau Dupoin Futures, harga emas berpotensi bergerak menuju resistance terdekat pada kisaran US$3.997–US$4.021. Area tersebut menjadi target kenaikan yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar. Namun, keberhasilan harga mempertahankan posisinya di atas zona support akan menjadi faktor penting untuk mendukung kelanjutan momentum positif.

Sebaliknya, apabila tekanan jual kembali meningkat dan harga bergerak menembus area US$3.895–US$3.917, prospek kenaikan yang diproyeksikan Dupoin Futures perlu dievaluasi. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan bahwa kekuatan pembeli belum cukup solid untuk mempertahankan pemulihan harga.

Selain faktor teknikal, pergerakan emas juga dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi global, khususnya ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve atau The Fed. Mengacu pada rangkuman berita MarketScreener, harga emas masih bergerak fluktuatif karena pasar menghadapi sejumlah sentimen yang saling berlawanan.

Salah satu faktor yang berpotensi mendukung harga emas adalah penurunan harga minyak dunia. Harga minyak yang lebih rendah dapat membantu meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. Apabila inflasi menunjukkan tanda-tanda mereda, kebutuhan The Fed untuk mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi dalam waktu lama berpotensi berkurang. Situasi tersebut dapat memberikan sentimen positif bagi emas sebagai aset yang tidak menghasilkan imbal hasil bunga.

Namun, Dupoin Futures juga mencermati adanya faktor yang dapat membatasi penguatan logam mulia. Penguatan dolar Amerika Serikat dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS masih menjadi tantangan bagi harga emas. Kedua faktor tersebut dapat meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar sekaligus mengurangi minat investor terhadap emas.

Pasar juga masih memperhitungkan kemungkinan The Fed kembali menaikkan suku bunga pada Desember. Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat berpotensi menjaga penguatan dolar AS dan memberikan tekanan terhadap XAUUSD.

Dalam waktu dekat, perhatian investor akan tertuju pada hasil pemilu paruh waktu AS serta rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat. Kedua agenda tersebut dapat memberikan gambaran tambahan mengenai kondisi ekonomi dan menjadi pertimbangan pasar dalam memperkirakan arah kebijakan The Fed.

Dengan mempertimbangkan kombinasi sentimen tersebut, Dupoin Futures melihat bahwa peluang pemulihan harga emas masih terbuka selama zona support US$3.895–US$3.917 mampu dipertahankan. Resistance US$3.997–US$4.021 menjadi area yang perlu dicermati sebagai target kenaikan berikutnya. Meski demikian, pergerakan dolar AS, imbal hasil obligasi, dan perkembangan kebijakan moneter tetap berpotensi memicu perubahan arah harga.

Analisis Dupoin Futures ini merupakan skenario pasar, bukan kepastian arah harga maupun rekomendasi transaksi. Perdagangan berjangka memiliki risiko kerugian yang signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Raya Dukung Lala Market Vol.11, Hadirkan Pengalaman Transaksi Digital Praktis untuk Ribuan Fashion Enthusiasts

    Bank Raya Dukung Lala Market Vol.11, Hadirkan Pengalaman Transaksi Digital Praktis untuk Ribuan Fashion Enthusiasts

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong adopsi transaksi digital melalui dukungan kepada komunitas fashion dan lifestyle pada Lala Market Vol.11 yang diselenggarakan pada 3–5 Juli 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong adopsi transaksi digital melalui […]

  • International Undergraduate Program Pilihan untuk Future Creative Designer

    International Undergraduate Program Pilihan untuk Future Creative Designer

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Menjadi desainer di era digital tidak hanya soal mahir menggambar. Kamu butuh pola pikir global, kepekaan terhadap budaya, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi terkini. Untuk anak muda berjiwa kreatif yang ingin bersaing di kancah global, kini tersedia international undergraduate program yang dirancang khusus untukmu, yaitu Graphic Design & New Media di BINUS International. Program studi ini memadukan […]

  • FIFGROUP Cabang Bitung, Pos Airmadidi Gelar Gathering Customer dan Pameran Produk Danastra, Spektra, Fifastra, dan Amitra

    FIFGROUP Cabang Bitung, Pos Airmadidi Gelar Gathering Customer dan Pameran Produk Danastra, Spektra, Fifastra, dan Amitra

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 207
    • 48Komentar

    Minut, ReputasiPlus.com – Dalam rangka mempererat hubungan dengan pelanggan sekaligus memperkenalkan berbagai produk dan layanan unggulan, FIFGROUP Cabang Bitung, Pos Airmadidi menggelar acara Gathering Customer dan Pameran Produk yang melibatkan unit-unit bisnis Danastra, Spektra, Fifastra, dan Amitra, pada hari ini (15/09) di Airmadidi. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh puluhan pelanggan setia FIFGROUP serta […]

  • FLOQ Hadir di TOKEN2049 Singapore 2026, Jadi Bagian dari Momentum Besar Industri Kripto Global

    FLOQ Hadir di TOKEN2049 Singapore 2026, Jadi Bagian dari Momentum Besar Industri Kripto Global

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Singapura, 7 Oktober 2026 — FLOQ turut hadir dalam TOKEN2049 Singapore 2026, salah satu konferensi terbesar di industri aset kripto dan blockchain yang berlangsung pada 7–8 Oktober 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, turut hadir dalam gelaran tersebut, mengikuti perkembangan dan berbagai pembahasan yang mempertemukan pelaku industri aset digital global. TOKEN2049 Singapore […]

  • Weekend Makin Aktif di Acara Move & Connect at  K Mall

    Weekend Makin Aktif di Acara Move & Connect at K Mall

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Bulan Juli jadi waktu yang tepat untuk lebih aktif, mencoba hal baru, dan bertemu dengan komunitas yang punya minat yang sama. Mulai 4 hingga 26 Juli 2026, K Mall menghadirkan Move & Connect Bulan Juli jadi waktu yang tepat untuk lebih aktif, mencoba hal baru, dan bertemu dengan komunitas yang punya minat yang sama. Mulai […]

  • Hadir di Mekari Conference 2026, RevComm Dukung Pemanfaatan AI di Dunia Kerja

    Hadir di Mekari Conference 2026, RevComm Dukung Pemanfaatan AI di Dunia Kerja

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 September 2026 — Penerapan artificial intelligence (AI) di dunia kerja terus berkembang, dari sekadar otomatisasi menjadi bagian dari berbagai aktivitas bisnis yang dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan menyederhanakan pekerjaan. Hal ini menjadi fokus Mekari Conference 2026 yang mengangkat tema “AI at Work” pada 29 September 2026 di Raffles Hotel Jakarta. Pada gelaran konferensi yang mempertemukan para […]

expand_less