Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

96 unit Widya Load Scanner kini beroperasi di 19 wilayah Indonesia, akurasi 98% tersertifikasi Sucofindo, cegah kecurangan muatan tambang.

Yogyakarta, 17 September 2026 — Widya Robotics, perusahaan teknologi asal Yogyakarta yang mengembangkan solusi berbasis LiDAR dan kecerdasan buatan, mencatat sedikitnya 96 unit Widya Load Scanner kini beroperasi di 19 provinsi dan kota di seluruh Indonesia. Sebaran ini membentang dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Merauke di ujung timur Papua.

Widya Load Scanner adalah sistem pengukuran volume muatan truk dan dump truck berbasis teknologi LiDAR yang digunakan di sektor tambang dan konstruksi. Alat ini bekerja dengan cara memindai permukaan material saat truk masih bermuatan, kemudian memindai kembali kondisi bak truk setelah kosong. Selisih dari dua hasil pindaian tersebut menghasilkan volume aktual muatan yang diangkut, tanpa perlu proses manual yang rawan kesalahan atau manipulasi.

Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah unit terbanyak, yaitu 14 unit, disusul Sumatera Selatan dengan 12 unit, dan Jambi serta Banten yang masing-masing memiliki 10 unit. Di wilayah pertambangan Kalimantan, alat ini juga tersebar cukup merata, dengan Kalimantan Timur mencatat 9 unit dan Kalimantan Tengah 4 unit. Sementara di kawasan timur Indonesia, unit ini bahkan sudah menjangkau Merauke dengan 2 unit yang aktif digunakan.

Yang membuat teknologi ini berbeda dari sistem serupa di pasaran adalah proses sertifikasi independennya. Tingkat akurasi Widya Load Scanner, yang mencapai hingga 98 persen, telah diverifikasi oleh PT Sucofindo, lembaga inspeksi dan sertifikasi milik negara yang selama ini dikenal sebagai rujukan pengujian di berbagai sektor industri di Indonesia. Sertifikasi ini penting karena data volume muatan yang dihasilkan tidak lagi sekadar klaim teknis dari produsen, melainkan angka yang sudah melalui uji pihak ketiga dan dapat dipertanggungjawabkan secara bisnis maupun hukum.

CEO Widya Robotics, Alwy Herfian, mengatakan penyebaran teknologi ini ke berbagai wilayah menunjukkan kebutuhan industri ekstraktif dan konstruksi Indonesia terhadap sistem pengawasan yang transparan dan bisa diandalkan.

“Selama ini, banyak perusahaan tambang dan konstruksi masih mengandalkan penaksiran manual untuk menghitung volume muatan, dan itu membuka celah kesalahan sekaligus potensi kecurangan. Dengan Load Scanner, semua pihak punya angka yang sama dan bisa dipercaya, karena hasilnya sudah lewat sertifikasi independen. Kami senang teknologi buatan anak negeri ini bisa dipakai dari Sumatra sampai Merauke, dan ini jadi bukti bahwa solusi lokal juga mampu bersaing di industri berat,” ujar Alwy.

Ia menambahkan, penggunaan Widya Load Scanner sejauh ini banyak diadopsi oleh perusahaan konstruksi dan BUMN karya, mengingat sektor ini kerap menghadapi tantangan dalam memastikan akurasi laporan volume material di lapangan, terutama pada proyek berskala besar yang melibatkan ratusan hingga ribuan rit truk setiap harinya.

Widya Load Scanner sendiri tersedia dalam dua versi, yaitu versi portable yang mudah dipindahkan untuk proyek jangka pendek seperti pembangunan jalan, dan versi static yang dipasang permanen di lokasi tetap seperti tambang atau batching plant. Setiap proses pemindaian hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit, sehingga tidak mengganggu ritme operasional truk di lapangan.

Dengan cakupan yang terus meluas ke berbagai wilayah, Widya Robotics menyatakan akan terus mengembangkan teknologi ini agar semakin adaptif terhadap kondisi lapangan di Indonesia, termasuk area dengan cuaca ekstrem dan medan yang sulit dijangkau.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • IEF 2026: Logistik Jadi Tulang Punggung Perdagangan Digital

    IEF 2026: Logistik Jadi Tulang Punggung Perdagangan Digital

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sesi IEF Talks Panel 2 bertema “Delivering Digital Commerce: The Logistics Layer” berlangsung di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta, membahas bagaimana logistik harus bertransformasi untuk mendukung ekosistem digital berbasis ION. Tanpa logistik kuat, e-commerce tak efektif Keynote disampaikan oleh Ratnesh Verma (Founder & CEO, PIDGE). “Digital commerce hanya akan sekuat rantai logistiknya. Jika pengiriman mahal dan […]

  • Bitcoin Tembus US.000 di Tengah Ketegangan AS-Iran, Ini Risiko Harga Bitcoin

    Bitcoin Tembus US$64.000 di Tengah Ketegangan AS-Iran, Ini Risiko Harga Bitcoin

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah bergerak di sekitar level US$64.000. Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya kembali ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang turut mendorong investor mencermati aset-aset yang dianggap mampu menjadi pelindung ketika ketidakpastian pasar meningkat. Pada perdagangan terbaru, Bitcoin sempat berada di sekitar US$63.600–US$64.000. Data pasar menunjukkan aset kripto terbesar berdasarkan […]

  • loan

    loan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan digital yang mudah, cepat, dan aman bagi masyarakat. Melalui super apps BRImo, BRI menyediakan berbagai kemudahan transaksi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan finansial nasabah secara praktis dalam satu aplikasi. BRImo hadir sebagai solusi layanan perbankan modern yang selaras dengan gaya hidup digital saat ini. Nasabah […]

  • Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?

    Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    ” /> Jakarta, 22 September 2026 – Transaksi aset kripto di Indonesia terus memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak dari transaksi aset kripto mencapai Rp268,95 miliar hingga 31 Agustus 2026. Jika diakumulasikan sejak 2022, total penerimaan pajak dari transaksi aset kripto telah mencapai Rp2,15 triliun. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan […]

  • Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo

    Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Yahukimo, Papua Pegunungan, 5 Juli 2026 – Koops TNI Habema bergerak cepat mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban penembakan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Jumat (3/7). Di waktu yang sama, tim patroli juga diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku penembakan pilot […]

  • Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures: Tren Bearish Masih Mendominasi

    Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures: Tren Bearish Masih Mendominasi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam bayang-bayang tren penurunan, meski terdapat peluang penguatan terbatas dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat bahwa tekanan jual masih menjadi arah utama pasar. Namun, munculnya respons beli di area support membuka peluang terjadinya technical rebound sebelum […]

expand_less